Search the Community
Showing results for tags 'venti'.
-
Nariaki_Kochi Pada tanggal 12 Desember 1992 di Kota Banyuwangi, Jawa Timur lahirlah seorang anak laki-laki yang diberi nama Nariaki Kochi. Kochi adalah anak pertama dari 4 bersaudara dan memiliki kedua orang tua yang berbeda asal. Ayahnya berasal dari Jepang dan Ibunya berasal dari Banyuwangi. Ayahnya adalah seorang pengusaha makanan instan. Suatu hari terjadi peristiwa yang tidak diinginkan yang menyebabkan usaha ayahnya menjadi bangkrut. Aset dan properti disita oleh bank dan kini keluarganya jatuh miskin. Setiap hari Kochi merasa gelisah karena masih menjadi beban keluarganya. Setiap waktu Kochi merenung memikirkan nasib dan perekonomian keluarganya yang sangat miris. Kochi sempat berpikir untuk melangkahkan kaki untuk keluar dari kota kelahirannya. Hingga pada suatu sore, Kochi memberanikan diri untuk membicarakan niatnya kepada kedua orang tua dan adik-adiknya. Dengan perasaan gelisah, Kochi memanggil mereka. Kochi dan keluarganya berkumpul di teras belakang rumah dan membicarakan tentang niatnya yang akan mengais rezeki di tanah orang. Dengan tegas Kochi menjelaskan maksud dan tujuannya memanggil mereka. Dia meminta izin kepada kedua orang tuanya bahwa dia ingin pergi keluar negeri untuk bekerja. Tujuannya adalah ke Los Santos. Kedua orang tua dan adiknya cukup terkejut dengan keputusannya, namun mereka menyetujui keputusan Kochi, bahkan mendukungnya juga. Ayahnya berpesan untuk tidak melupakan keluarga dan tanggung jawabnya. Ibunya juga berpesan agar jangan melakukan hal-hal yang bersifat buruk di tempat orang lain. Adik-adiknya sangat sedih dengan keputusan Kochi, karena biasanya dia mengajak adik-adiknya bermain, menonton dan sebagainya ketika dia sedang ada waktu tenggang. Tak terasa matahari sudah mulai tenggelam. Kochi segera mandi dan melaksanakan ibadah Salat Maghrib. Setelah salat, Kochi berdoa kepada Allah swt. supaya diberikan kemudahan dan keselamatan dalam mengambil keputusannya itu. Setelah salat, Kochi merapikan pakaian, alat-alat, dan perlengkapan lainnya kedalam tas dan koper. Setelah itu dia langsung tidur untuk mempersiapkan hari esok. Keesokan harinya Kochi pergi ke bandara bersama keluarganya menggunakan taxi. Setelah sampai, mereka menunggu pesawat. Sembari menunggu pesawat mereka bercanda gurau dan bercerita tentang masa lalu. Tak lama kemudian, pesawat sudah siap untuk terbang. Ibunya memberikan sebuah gantungan kunci agar ingat kepada keluarga. Kochi pun berpamitan kepada kedua orang tua dan adik-adiknya. Mereka menyapa seolah mereka menunggu kedatangannya lagi di suatu hari nanti. Setibanya di Los Santos Airport, Kochi langsung bernafas lega karena telah sampai ketempat tujuannya dengan selamat. Setelah keluar bandara, Kochi melihat sebuah kecelakaan kecil yang melibatkan seorang pengendara mobil dan pengendara motor. Namun sang pengendara mobil kabur. Kochi langsung menghampiri dan menolong bapak-bapak yang mengendarai motor. Untung saja tidak ada luka yang serius. Bapak itu berterimakasih dengan wajah yang tulus. Setelah Kochi menolongnya, beliau memberitahukan nama nya. Pak Jarot, beliau bekerja sebagai supir truk. setelah Pak Jarot mempekenalkan dirinya, dia menanyakan nama, asal dan tujuan Kochi. Dengan senang hati Kochi menjawab pertanyaan dari Pak Jarot. Pak Jarot cukup terkejut setelah mengetahui bahwa Kochi berasal dari Indonesia. Ternyata Pak Jarot juga dari Indonesia. Pak Jarot memberikan sebuah penawaran kepada Kochi berupa tempat tinggal dan pekerjaan yang cukup mudah. Dengan hati gembira Kochi langsung menerima tawaran itu, tawaran yang mungkin tidak akan datang untuk kedua kalinya. Dan dari sinilah kehidupan Kochi dimulai bersama dengan Pak Jarot… Questions Character Story Pertama: Ya Durasi bermain di JG:RP: 3 - 6 bulan URL Namechange: - Account UCP yang saya miliki: alghasa Account Forum yang saya miliki: @Alghasa Saya Alghasa selaku pemilik account UCP alghasa bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Nariaki_Kochi) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
