Levastozo_Porquador
Di suatu daerah Mexico, lahirlah seorang anak tunggal bernama Levastozo Porquador. Ia tinggal bersama Ayah dan Ibunya di perkampungan kecil. Levastozo Porquador adalah anak yang cukup nakal, ia selalu membantah perkataan orang tuanya dan bermain tanpa ingat waktu. Seiring berjalannya waktu, Levastozo tumbuh besar, ia sudah tidak seperti dulu lagi. Tumbuh dewasa itu tidak seperti yang ia bayangkan saat waktu kecil, ia kira dewasa adalah hal yang menyenangkan, tapi tidak nyatanya. Levastozo teringat masa kecilnya, sering membentak orang tuanya dan sangat nakal, ia lalu meminta maaf kepadanya soal masa lalu. Levastozo pun tenang atas balasan orang tuanya, orang tuanya sangat senang Levastozo berubah.
Levastozo Porquador ingin membalas budi atas kebaikan orang tuanya, ia belajar dengan giat saat kuliah dan diiringi dengan bekerja. Ia merasakan letihnya bekerja dan belajar, namun itulah hal yang ia tunggu-tunggu, karena tanpa adanya kerja keras, maka tidak ada yang namanya hasil. Saat lulus kuliah, orang tuanya sangat bangga padanya, akhirnya Levastozo bisa membahagiakan orangtuanya walau dengan hal yang cukup sepele bagi dia. Setelah itu Levastozo pun bekerja dengan keras sampai ia bisa mengumpulkan uang untuk membiayai kebutuhan orang tuanya. Uang pun terkumpul dan Levastozo sangat senang karena kerja kerasnya yang tidak menghianati hasil. Ia lalu membelikannya rumah yang layak untuk orang tuanya dan tidak tinggal di daerah yang kumuh seperti dulu.
Kehidupan Levastozo sangat baik setelah sekian lamanya, namun Ibunya meninggal dan menyisakan ia dan Ayahnya yang tua sendiri di rumahnya. Keadaan Levastozo sangat hancur karena ketiadaan Ibunya, ia berpikir bahwa hidup adalah titipan dan semua yang ia punya akan diambil nantinya. Levastozo memeluk ayahnya erat-erat agar kesedihan yang ia alami mereda. Levastozo dan ayahnya pun pindah kerumah neneknya di Los Santos karena tanpa ada Ibu, rumah yang ia beli saat itu seperti tidak ada apa apanya. Ia pindah ke United States of America lebih tepatnya di Los Santos, dimana rumah nenek ia berada, Levastozo masih merasakan sedih yang mendalam karena ketiadaan ibunya. Ia mulai bekerja di sana dengan sifat yang beda, tidak se ceria dulu lagi dan tidak se semangat kala itu. Walau kesedihannya sangat besar, ia masih mempunyai Ayah yang selalu menyemangati nya kapan pun ia berada. Setelah sekian lama Levastozo di Los Santos dan mempunyai banyak teman, ia sudah tidak sedih tentang kabar duka Ibunya, karena teman-temannya yang selalu memberi dukungan padanya dan selalu ada di sisinya. Ia menjadi warga yang sangat baik disana dan tidak nakal seperti dulu kala.
Questions
Character Story Pertama: No
Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya peno412 selaku pemilik account UCP cell340 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Levastozo_Porquador) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.