Chester Davis
Chester Davis adalah seorang anak muda yang dahulunya hidup dijalanan yang sering terlihat diemperan toko atau gang-gang kecil di kota. Dia anak sebatang kara, kedua orang tuanya telah meninggal saat dia kecil. Chester tumbuh tanpa bimbingan orang tua, penuh hari-harinya diisi dengan mengamen, tampil di konser bawah tanah, dan tidur di emperan toko atau taman kota. Penampilannya khas dengan mohawk putih menyala, jaket denim yang dia beli di pasar loak penuh emblem, serta tatapan tajam yang membuat orang enggan mendekat. Namun di balik itu semua, dia menyimpan kehampaan yang terus menghantuinya. Suasana yang dahulunya terasa asik dan menyenangkan perlahan berubah menjadi sebuah bencana baginya. Puncaknya adalah saat dia lapar dan tak ada duit sepeser pun yang dia punya.Sejak hari itu, Chester memutuskan untuk berubah. Dia mencukur rambutnya, menyimpan gitarnya, memperbaiki segala pribadinya dan mulai mencari pekerjaan tetap. Dia akhirnya diterima sebagai petugas kebersihan di bawah jembatan yang terletak persis dekat dengan gedung perkantoran. Walau penghasilannya sangat kecil, dia merasa bangga sekali bisa menghasilkan uang dari kerja kerasnya sendiri.
Suatu pagi, saat sedang membersihkan jalan, Chester tidak sengaja menabrak mobil pengemudi di depannya karena dia masih mengantuk akibat bekerja lembur. Dia lalu menghampiri pengemudi mobil yang dia tabrak dan meminta maaf. Namun suatu kejadian mengejutkan terjadi alih-alih marah, pengemudi ini malah turun dan mengajak bicara Chester. Di sela pembicaraannya, dia sudah memaafkannya dan memberikan nasihat kepada Chester bahwa dia dahulunya juga berasal dari anak punk jalanan yang sama nasibnya seperti Chester. Dia lalu memberikan nasihat yang menggetarkan hati Chester: "Mas, perubahan dan harapan itu ada, selama kamu berani melangkah”. Kata-kata itu terus terngiang di kepalanya. Sejak saat itu, Chester mulai memantapkan hati dan memberanikan diri mengambil keputusan untuk memperbaiki nasib hidupnya. Dia belajar dasar komputer, mengikuti pelatihan gratis di balai kota, dan memberanikan diri melamar posisi sebagai tenaga administrasi. Meski banyak yang meragukannya, dia tetap gigih. Perlahan tetapi pasti, dia mulai dipercaya mengelola arsip dan tugas-tugas lainnya. Dia tak lagi hanya bekerja untuk bertahan, tetapi karena dia memiliki tujuan dan harapan.
Setiap malam, dia menyempatkan diri untuk meditasi dan mengulang kembali pelajaran yang dia dapatkan, serta merenungkan hal-hal kecil yang membuatnya bersyukur. Namun Chester masih memiliki rasa yang tak bisa diutarakan oleh kata walau hidupnya telah perlahan membaik dikarenakan sang ibu pergi akibat sakit yang dideritanya. Chester merasa sangat sedih karena selama dia memperbaiki hidupnya, dia belum pernah sama sekali bertemu dan berbicara lagi dengan orang tuanya. Kini Chester hanya bisa mengunjungi makam kedua orang tuanya; dia selalu membayangkan dirinya yang sering bercanda dahulu dengan kedua orang tuanya. Di mata Chester, kedua orang tuanya bukan hanya orang tua yang baik, tetapi orang tua yang selalu ada dan mampu menerima Chester apa adanya. Kini, Chester mungkin tak lagi terlihat nyentrik atau mencolok. Dia mengenakan kemeja rapi dan membawa tas kerja sederhana. Tetapi dalam hatinya, api yang dahulunya menyala di jalanan masih hidup. Bedanya, kini api itu membakar semangat untuk dia terus melangkah kedepan, bukan untuk melawan kerasnya jalanan tapi untuk tetap membuktikan kepada ibunya dan dirinya sendiri bahwasannya ia telah berubah. Chester Davis adalah bukti nyata bahwa siapa pun bisa berubah, siapapun bisa melangkah, siapapun bisa berkembang dan tumbuh asal punya tekad dan keberanian untuk memulai.
Questions
Character Story Pertama: Yes
Durasi bermain di JG:RP: 3 - 6 bulan
URL Namechange: Character baru
Account UCP yang saya miliki: https://ucp.jg-gta.com/index.php
Account Forum yang saya miliki: https://jogjagamers.org/profile/145557-harsya-ramadhan/
Saya Harsya Ramadhan selaku pemilik account UCP ChesterDavis bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Chester Davis) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.