Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

All Activity

This stream auto-updates

  1. Past hour
  2. Quintana_Salazar Medellín 1990, kekacauan terjadi secara masif di setiap sudut-sudut kota, disebabkan karena perang berdarah kartel Medellín melawan pemerintah Kolombia, serta berbagai teror bom dan pembunuhan bersenjata, membuat kota Medellín dijuluki Ibu Kota Pembunuhan Dunia. Di waktu itu juga, terlahir anak laki-laki dari keluarga Salazar di pinggir kota Medellín. Lahir saat kasus penculikan dan penembakan massal sedang masif di pinggir kota. Anak laki-laki tersebut diberi nama Quintana Salazar oleh ibunya. Quintana tumbuh dimasa yang mencekam untuk hidup, bahkan waktu yang sangat tidak beruntung untuk dilahirkan, ditengah krisis perang dan terror dimana-mana. Ayah Quintana, Alberto Salazar, yang merupakan salah satu anggota kartel Medellín, harus ikut dalam pengeboman kantor polisi distrik El Poblado. Diwaktu misi dijalankan, Ia harus menjadi pengemudi mobil yang dipasang peledak, beruntung ia tidak terlambat untuk pergi dan selamat dari ledakan. Di tahun 1992-1993, polisi dan militer Columbia melakukan penyergapan ke teritori para anggota kartel Medellín sebagai salah satu aksi balasan serta dengan misi utama menghabisi Pablo Escobar, pemimpin Kartel Medellín. berbagai perlawanan pemerintah dilakukan, dan ayah Quintana tidak ada pilihan lain selain melakukan perlawanan balik. Anggota elit Columbia "Bloque de Búsqueda" mulai dilepas untuk misi utama, mencari Pablo Escobar dan membersihkan anggota-anggota kartel lainnya. Penyergapan sampai ke rumah keluarga Salazar, Tim Khusus berhasil mendobrak pintu rumah dan mengahiri hidup Ayah Quintana dengan ditembak di kaki kanan dan punggung saat hendak kabur dari rumah lewat pintu belakang, Quintana yang masih berusia 3 tahun harus kehilangan ayahnya sedari kecil, ibunya melindunginya dan mengikuti tim penyelamat untuk dievakuasi pergi dari Medellín ke kota terdekat yang aman dalam perlindungan pemerintah. Pablo Escobar akhirnya tewas oleh Tim Khusus colombia pada tanggal 2 Desember 1993. Quintana tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan baik, Ia membantu Ibunya berjualan Taco di tempat pengungsian hingga bisa menyewa apartemen di pusat Kota Jardin, sembari menunggu kondisi kota Medellín membaik. 12 Tahun setelah meredanya aktifitas kejahatan di Medellín tepatnya 7 Juli 2005, Quintana dan Ibunya kembali ke Medellín untuk betemu saudara dan anggota keluarga yang ada di kota Medellín. Di tahun tersebut kondisi kota Medellín sudah membaik dan cukup aman untuk ditempati, rumah keluarga Salazar juga direnovasi kembali. Quintana bisa meneruskan pendidikannya hingga ia tamat sekolah dan bergabung dengan Kepolisian setempat, Ia tidak mau mengikuti jejak ayahnya sebagai anggota sebuah organisasi kartel yang berbahaya. Karir dan Hidup Quintana berjalan aman dan damai seiring Kota Medellín yang perlahan pulih dari perdagangan obat-obatan terlarang dan pencurian. Quintana juga ikut andil dalam pemulihan kondisi kota, Ia memimpin beberapa operasi penyergapan ke berbagai tempat persembunyian para bandar obat-obatan terlarang dan markas gang Cali yang mengganggu ketertiban kota. Hingga Ia naik menjadi Captain dan diberi promosi ke Los Santos, Amerika Serikat untuk melanjutkan karir di Kepolisian dan Uang liburan untuk mengambil cuti sejenak di Los Santos. Quintana pergi meninggalkan keluarganya ke Los Santos di tanggal 28 Juli 2026 di usia 36 Tahun melalui perjalanan Darat dan Udara. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 3 - 6 bulan URL Namechange: https://jogjagamers.org/topic/384457-cn-boston-gaviria-to-quintana_salazar-kingsland/ Account UCP yang saya miliki: Kingsland Account Forum yang saya miliki: Kingsland Saya KingsLand selaku pemilik account UCP KingsLand bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Quintana_Salazar) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  3. 12 O'Clock Trail Road Blazers or well known as Trailblazers 12 is a bikelife community diving into drug trafficking organization based criminal group beneath its umbrella—Black Mafia Family (BMF). The faction is adapting the modern bikelife network blended with street-level gang culture. It isn't tied with any conventional gang culture such as Crips, Bloods, Sureños, Norteños, Hoover, etc. Instead, Trailblazers 12 stood up themselves as the responses of racial and street violence in groups representing red Bloods alike color as retaliation for Crips. Retaining its previous generation—Wilding 12 Boys, Trailblazers 12 tends to be straight-to-the-business. In East Los Santos, Trails are mostly originated from Monte Vista Avenue, Fame Street, even Artesia High School. We always let and prioritize each Trail to build their own character development as long as it doesn't step above common sense. Great communication wins every single confusion. Any circumstance can happen in life—it doesn't always end being murdered. Trailblazers 12 find to create meaningful roleplays through long-term development instead of rushing over. Being a primarily money oriented large crew. @Dena_7730 @DaffaRexandro @zyozyozyo @DraconixZ
  4. Employee Name : Fernando LeNormand Division : Automotive Activity Description : Meminta pendapat kepada Mizuno Minamino tentang livery Benson yang baru dibuatnya. Screenshot :
  5. Dengan hormat, izinkan saya terlebih dahulu untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus keberatan atas laporan yang diajukan oleh Menzy Junior, terkait dugaan penghinaan terhadap karakter dengan menggunakan kata "miskin" dan "yatim". Sebelum masuk ke pokok perkara, ada satu hal mendasar yang menurut saya wajib diperjelas terlebih dahulu disini, seluruh percakapan yang terjadi dan dipermasalahkan dalam laporan tersebut terjadi murni dalam konteks In Character. Tidak ada satu pun momen di mana komunikasi berpindah ke ranah Out of Character, baik lewat chat OOC, PM pribadi, maupun ucapan yang secara eksplisit ditujukan langsung ke pemain di balik karakter. Ini penting untuk digarisbawahi di awal, karena seluruh penilaian terhadap laporan ini semestinya berangkat dari konteks tersebut, bukan dari kalimat yang dicomot begitu saja dari percakapan. Dengan demikian menurut pandangan saya, peristiwa yang telah terjadi harus terlebih dahulu ditempatkan dalam konteks Roleplay In Character secara perspektif utama, jangan adanya anggapan mengenai prespektif ketiga yang tidak saya lakukan. Soal kedudukan komunikasi sebagai komunikasi dari In Character. Server kita, lewat dalam Pasal 12, mengatur mengenai penggunaan chatting dan sudah membedakan dengan jelas antara chat IC dan OOC. Chat IC pada dasarnya adalah bagian dari dunia roleplay itu sendiri, bukan pernyataan personal dari pemain satu ke pemain lain. Dalam perkara kasus yang telah terjadi, seluruh percakapan komunikasi berlangsung lewat telepon IC dan sepenuhnya antar-character. Yang mengartikan bahwa, apa yang saya ucapkan di sana adalah dialog character terhadap character, bukan saya sebagai pemain menyerang Menzy Junior secara pribadi. Hal tersebut menjadi penting karena perbedaan ini bukan sekadar formalitas, dikarenakan ada beda yang cukup jauh antara: penghinaan terhadap character dalam konteks IC, yang memang lazim terjadi dalam dinamika roleplay tergantung konteks yang terjadi, dengan penghinaan terhadap player secara OOC, yang jelas melanggar. Dan sejauh yang bisa saya lihat dari bukti yang dilampirkan sendiri oleh pelapor, tidak ada indikasi peralihan dari IC ke OOC di dalam percakapan itu. Situasi yang terjadi percakapan ini dua arah, bukan sepihak. Saya tidak akan menyangkal bahwa ada kata-kata kasar yang saya ucapkan. Tapi saya keberatan kalau kalimat "dasar yatim lo" diambil sendiri, dilepas dari konteksnya, seolah itu penghinaan sepihak yang muncul begitu saja. Kalau kita lihat log yang dilampirkan pelapor sendiri, jelas kelihatan bahwa percakapan itu saling balas. Sebelum kalimat itu keluar, dari pihak pelapor sudah ada kalimat seperti "apasih ngentod", "yahaha ga laku", "yua totol". Baru setelah itu muncul balasan dari saya, "masih bego", "pura pura bego apa bego beneran", "emang elu gak ada duit", "duit pas pasan", "tolol banget jadi orang", sampai akhirnya "dasar yatim lo". Jadi ini bukan penghinaan satu arah tanpa sebab. Ini interaksi verbal dua arah yang terjadi dalam konteks roleplay, dan kalau mau dinilai adil, ya kedua sisi percakapan ini harus dilihat utuh, bukan cuma potongan yang menguntungkan salah satu pihak. Mengenai persoalan pada Pasal 20 tentang SARA. Kalau laporan ini bermaksud memasukkan kata "yatim" sebagai pelanggaran SARA, menurut saya perlu diluruskan dulu maka perlu dilakukan pembedaan secara normatif. Pasal 20 mengatur soal Suku, Adat, Ras, dan Agama secara eksplisit. Kata "yatim" itu sendiri, secara tekstual, tidak masuk ke kategori mana pun dari keempat itu. Jadi tidak ada dasar yang cukup kuat untuk menarik kata itu masuk ke ranah Pasal 20. Kalau staff menilai ini lebih ke arah ejekan, mungkin yang lebih relevan justru Pasal 18 soal Respect, khususnya bagian bahasa kasar atau ejekan antar player. Tapi ya, sama seperti poin sebelumnya, penerapan Pasal 18 pun tetap harus melihat konteks keseluruhan, termasuk fakta bahwa ini murni komunikasi IC dan berlangsung dua arah. Soal tuduhan kata "miskin". Terkait tuduhan ini, saya tidak akan menyangkal bahwa kalimat tersebut ada saya ucapkan dalam rangkaian percakapan itu. Namun saya ingin menempatkan pernyataan ini pada konteksnya secara utuh, bukan dilihat sebagai ucapan yang berdiri sendiri. Pertama, ucapan tersebut keluar di tengah pertukaran kata kasar yang sudah berlangsung dua arah sejak awal telepon, di mana pelapor sendiri lebih dulu melontarkan kalimat seperti "apasih ngentod", "yahaha ga laku", dan "yua totol". Kalimat saya soal "duit pas pasan" dan sejenisnya keluar sebagai respons dalam alur percakapan yang sama, bukan sebagai serangan yang muncul tiba-tiba tanpa provokasi. Kedua, saya sudah menelusuri seluruh 34 pasal dalam rulebook server, dan tidak ada satu pasal pun yang secara eksplisit melarang penyebutan kata "miskin" atau istilah semacamnya sebagai kategori yang dilindungi dari ejekan. Ini berbeda dengan Pasal 20 soal SARA yang closed list dan spesifik menyebut Suku, Adat, Ras, dan Agama. Kalau memang mau dikenakan sanksi, seharusnya lewat Pasal 18 soal Respect, yang mengatur "bahasa kasar atau ejekan" secara umum tapi pasal ini pun tidak memberi definisi jelas soal batas ejekan yang wajar dalam konteks RP konfliktual dan yang murni ditujukan untuk merendahkan orang lain di luar konteks RP. Saya tidak bermaksud membenarkan ucapan tersebut. Saya hanya ingin menekankan bahwa kalau memang dinilai sebagai pelanggaran, penilaiannya semestinya proporsional, mengingat pelapor juga melontarkan kata-kata kasar terlebih dahulu dalam percakapan yang sama, dan rulebook sendiri belum secara eksplisit mengatur batas yang jelas untuk situasi semacam ini. Tidak Ada Unsur Membawa Konflik ke Ranah OOC. Poin yang paling ingin saya tegaskan adalah sekalipun saya tidak menyangkal ada kata-kata kasar yang saya ucapkan dalam percakapan itu, saya tidak pernah membawa konflik ini keluar dari konteks IC menuju ranah personal atau OOC. Tidak ada satu pun bagian dari percakapan itu yang menyerang identitas pribadi pelapor di dunia nyata, tidak ada yang menyinggung kehidupan pribadinya di luar karakter, dan tidak ada komunikasi OOC yang saya lakukan untuk merendahkan pemain di balik character tersebut. Seluruh kalimat yang dipermasalahkan, termasuk yang paling tajam sekalipun, diucapkan oleh character saya kepada character pelapor, dalam rangkaian dialog telepon IC yang sama, dan sebagai bagian dari alur percakapan yang memang sudah bernada konfrontatif dari kedua belah pihak sejak awal. Ini yang menurut saya jadi pembeda penting. Ada perbedaan mendasar antara: ucapan kasar yang keluar sebagai bagian dari dialog character dalam situasi RP yang memang sedang panas (dalam hal ini, RP negosiasi yang berujung adu mulut); dengan serangan personal yang ditujukan untuk merendahkan pemain di baliknya, di luar konteks karakter. Yang terjadi dalam kasus ini murni kategori pertama. Saya tidak pernah keluar dari peran character saya untuk mengejek Menzy Junior sebagai pribadi, tidak pernah menyebut hal-hal di luar dunia RP, dan tidak ada jejak komunikasi OOC dalam bentuk apa pun terkait perkara ini. Karena itu, kalaupun ucapan-ucapan tersebut tetap dinilai memenuhi unsur Pasal 18 soal Respect, saya rasa perlu dibedakan dulu antara pelanggaran yang menyerang sesama player secara personal, dengan dialog character yang meskipun kasar, tetap berada dalam bingkai roleplay yang wajar terjadi dalam situasi konflik semacam ini. Rulebook sendiri, sepanjang penelusuran saya, tidak membuat pembedaan eksplisit soal ini, sehingga saya mohon staff mempertimbangkan konteks tersebut sebelum menyimpulkan bahwa ini setara dengan penghinaan personal ke ranah OOC. Kesimpulan. Saya memohon agar laporan ini tidak dinilai hanya dari satu kalimat yang dilepas dari konteksnya. Kalau dilihat dari bukti yang dilampirkan pelapor sendiri, faktanya: seluruh komunikasi terjadi lewat mekanisme IC, tidak ada peralihan ke OOC, percakapan berlangsung dua arah dengan kata-kata kasar dari kedua pihak, kata "yatim" secara tekstual tidak masuk kategori SARA di Pasal 20, terkait kalimat yang menyinggung kondisi ekonomi, saya tidak menyangkalnya, namun itu keluar dalam konteks pertukaran ejekan dua arah dan tidak ada pasal yang secara eksplisit melarangnya, dan tidak ada bukti saya membawa konflik ini ke ranah personal pemain. Dengan pertimbangan itu, saya mohon kepada Staff JG:Roleplay untuk menilai perkara ini berdasarkan konteks roleplay secara utuh, bukan sepotong kalimat saja, dan tetap mempertimbangkan asas objektivitas serta kesetaraan dalam menilai kedua belah pihak yang terlibat. Sebagai penutup, saya ingin mengutip asas hukum yang relevan dengan situasi ini: Nullum delictum, nulla poena sine praevia lege poenali, tidak ada tindak pidana dan tidak ada hukuman tanpa aturan yang lebih dulu mengaturnya secara jelas. Prinsip inilah yang mendasari permohonan saya agar penilaian dilakukan secara proporsional, bukan lewat perluasan penafsiran pasal yang ada. Saya menghormati sepenuhnya kewenangan Staff dalam mengambil keputusan akhir sesuai peraturan server yang berlaku.
  6. Selamat datang, kali ini saya menjual 3 Unit Garasi pribadi di 3 titik Lokasi yang cukup Strategis. untuk harga? ini sudah termasuk murah ya, silahkan. Private Garage Ocean Docks. Price: $290.000 Private Garage Rockshore. Price: $290.000 Private Garage Ganton. Price: $290.000 Berminat? silahkan hubungi nomor atau kontak dibawah ini. Call: 30002 Email: [email protected] (PM Forum)
  7. El Cartel De Santa Fe is a cartel organization from Colombia located in Bogota, Santa Fe. El Cartel De Santa Fe decided to expand into a wider area to make their business even bigger. El Cartel De Santa Fe accepts all kinds of people who want to learn together to make this faction even better. We accept all racial groups besides the Asian race of this faction. El Cartel De Santa Fe will NOT tolerate members using their main character to roleplay as robbers and smugglers when they join this faction. El Cartel De Santa Fe will not tolerate members who break the Jogjagamers rules and the Family & Gangs rules and do not want to change after joining this faction. If you want to join our faction El Cartel De Santa Fe. You can register yourself on our discord server or send a private message to : @revanzaputra @Jarvis@Sophrosyne
  8. Employee Name: Brayzen Constantine Activity Description: Membereskan hasil panen semalam Screenshot:
  1. Load more activity
×
×
  • Create New...