All Activity
- Past hour
-
-
Halo, teman-teman. Ijin sebelumnya saya punya karakter dev yang hobi sama seni seperti Street Tagging/Bombing. Saya ada niat untuk membuat ssrp tentang karakter saya ini, jadi saya ingin membuat tagging di jalan, tapi karena keterbatasan fitur GTA SA, jadi tagging hanya bisa memakai font biasa. pertanyaanya bisa/masalah ga sih kalo saya menambah objek tagging melalui AI (only objek tagging). jadi nantinya AI menambahkan objek tagging yang saya buat ke dalam ssrp saya. masukannya teman-teman, terimakasih
-
- 1,626 replies
-
- nasgorgang
- semakindidepan
-
(and 1 more)
Tagged with:
-
ilmare started following Willie_Stroker [ilmare]
-
Willie_Stroker Willie Stroker Willie Stroker lahir dan dibesarkan di sebuah daerah pedesaan miskin di tenggara Ohio, Amerika Serikat. Rumah kayu kecil keluarganya berdiri jauh dari keramaian, dikelilingi hamparan ladang jagung dan hutan lebat. Sejak kecil, dunia yang dikenalnya nyaris tidak pernah melampaui batas komunitas tempat ia tinggal. Komunitas tersebut menamakan diri mereka sebagai The Covenant of the Lost Sheep. Bagi orang luar, mereka tampak seperti kelompok religius biasa. Namun, di balik itu, seluruh kehidupan anggotanya dikendalikan oleh seorang pemimpin kultus yang mengatur hampir setiap aspek kehidupan mereka. Anak-anak dilarang berinteraksi dengan dunia luar, akses terhadap pendidikan dibatasi, informasi disensor, dan setiap bentuk pertanyaan dianggap sebagai tindakan pembangkangan. Sejak kecil, Willie dikenal sebagai anak yang "nakal dan bermasalah." Ia sulit duduk diam, mudah terdistraksi, kerap melupakan instruksi, dan pikirannya selalu meloncat loncat tidak beraturan. Ketika menemukan sesuatu yang menarik, seperti mesin tua, radio rusak, atau generator, ia dapat menghabiskan waktu seharian membongkarnya tanpa menyadari waktu telah berlalu. Sayangnya, tidak seorang pun berusaha memahami perilakunya. Di dalam kultus, sikap Willie dianggap sebagai suatu kelemahan. Ia kerap dihukum karena dinilai malas, tidak patuh, atau "digoda oleh pikiran yang sesat." Tidak pernah ada pemeriksaan medis ataupun bantuan psikologis. Tidak seorang pun menyadari bahwa Willie kemungkinan besar hidup dengan ADHD yang tidak pernah didiagnosis. Seiring bertambahnya usia, Willie mulai menyadari berbagai kejanggalan di dalam komunitas tersebut. Ia tidak segan untuk mempertanyakan semua hal yang mengganjal di pikirannya. “Mengapa para anggota tidak boleh meninggalkan komunitas?” “Mengapa setiap keputusan harus mendapat persetujuan pemimpin?” “Mengapa rasa takut selalu dijadikan alat untuk mempertahankan kepatuhan?” Pertanyaan-pertanyaan itu membuatnya semakin diawasi. Ia dipaksa mengikuti sesi pemurnian jiwa karena diyakini bahwa pikiran-pikiran tersebut merupakan hasil dari bisikan setan. Akhirnya, Willie dipermalukan di hadapan anggota lain dan dicap sebagai orang aneh titisan setan. Bertahun-tahun hidup dalam tekanan meninggalkan luka psikologis yang mendalam. Willie tumbuh dengan rasa bersalah yang sulit dijelaskan. Setiap hari dia selalu dihantui ketakutan akan melakukan kesalahan dan terus mempertanyakan nilai dirinya sendiri. Meski demikian, rasa ingin tahunya tidak pernah benar-benar padam. Secara diam-diam, ia mulai membaca buku-buku bekas yang dibuang orang luar. Untungnya ada sekolah dalam komunitas itu yang mengajarkannya baca, tulis dan hitungan dasar sehingga dia dapat mengerti buku-buku bekas itu. Selain itu, dia juga memperbaiki radio tua agar dapat menangkap siaran dari kota dan mempelajari dunia yang selama ini disembunyikan darinya. Hal itu akhirnya memberikan secercah harapan pada kehidupan Willie yang kelam untuk tetap melangkah maju. Pada usia delapan belas tahun, Willie akhirnya melarikan diri dari komunitas itu di tengah malam. Ia hanya berbekal pakaian yang melekat di tubuhnya, sebuah obeng tua peninggalan ayahnya, serta uang tunai yang jumlahnya bahkan tidak mencapai seratus dolar hasil dari dia bekerja serabutan. Namun, kehidupan di dunia luar ternyata tidak jauh lebih mudah. Tanpa pendidikan formal dan pengalaman bersosialisasi yang memadai, Willie harus berpindah-pindah pekerjaan untuk bertahan hidup. Ia pernah bekerja sebagai mekanik, buruh gudang, pengantar barang, hingga teknisi servis. Di setiap pekerjaan, masalah yang sama terus berulang. Ia sering terlambat karena lupa waktu,mengambil terlalu banyak pekerjaan sekaligus, dan memulai banyak proyek sebelum satu pun benar-benar selesai. Akan tetapi, semua itu berubah ketika ia berhadapan dengan mesin yang rusak. Willie mampu mengenali mesin itu layaknya kampung halamannya sendiri dari pola, komponen, dan bagian terkecilnya. Dia dapat menemukan solusi atas kerusakan yang bahkan teknisi lain telah menyerah memperbaikinya. Setelah bertahun-tahun berpindah dari satu kota ke kota lain tanpa tujuan yang jelas, ia mendengar tentang Los Santos dari seorang kawan yang dia temui di New York, yaitu Arwen Weschler. Percakapan pada pertemuan di sebuah pub itu terngiang di kepalanya. Willie berpikir bahwa kota itu menawarkan banyak peluang, tetapi juga menyimpan berbagai risiko. Baginya, kota itu adalah kesempatan untuk memulai kehidupan baru, jauh dari bayang-bayang kultus yang selama bertahun-tahun mengendalikan masa kecilnya. Selain itu, Willie juga bertemu dengan Benjamin yang sempat menjadi kekasihnya saat dia mencari jati dirinya. Willie mencintainya dengan sepenuh hati. Namun, Benjamin hanya menjadikannya bahan olokan dan permainan saja. Hal ini memberikan luka yang dalam kepada Willie. Kini, Willie tiba di Los Santos tanpa membawa apa pun selain harapan. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia ingin menentukan arah hidupnya sendiri, bebas dari bayang-bayang masa lalu. Ia juga berharap dapat memperoleh pekerjaan yang layak agar mampu mengakses layanan kesehatan mental yang sangat dibutuhkannya untuk memulihkan luka-luka yang selama ini ia pendam dan lebih mengerti dirinya. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 3 tahun lebih URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya ilmare selaku pemilik account UCP ilmare bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Willie_Stroker) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
-
@Kasha (sorry for tag) bagaimana inii udah mau di close, apakah tidak ada kelanjutannya?
-
Raditya Bastrad joined the community
-
albyy3 joined the community
-
[ID:0][DEALER] Moshemor Dealership (Madeleine_Chastain)
$Cepegocap$ replied to 110101's topic in Business
Employee Name: Neejark Bradshaw Activity Description: Mengecat ulang Dealer Screenshot: -
[CN] Gerry_Halburt to Culerr_Rijkaard (Tsany)
$tsany$ replied to $tsany$'s topic in Namechange Request
sudah saya edit lagi mas silahkan di lihat -
Leomord1 joined the community
-
-
[CN] Gerry_Halburt to Culerr_Rijkaard (Tsany)
yusufwijaya replied to $tsany$'s topic in Namechange Request
wajib terlihat mas gambarnya -
[CN] Gerry_Halburt to Culerr_Rijkaard (Tsany)
$tsany$ replied to $tsany$'s topic in Namechange Request
itu tinggal di pencet aja bang ntar muncul kok -
Rafifalan joined the community
-
[CN] Gerry_Halburt to Culerr_Rijkaard (Tsany)
yusufwijaya replied to $tsany$'s topic in Namechange Request
masih eror link /myid nya -
$Bintanggg$ changed their profile photo
-
Employee Name: Ophelia Elora Activity Description: Pembersihan motor display Screenshoot:
-
-
-
Polo_Yooko One day, on August 27, 2002, a little boy named Polo Yooko was born. Polo Yooko was born at Central Highway Hospital in Los Santos. Polo’s parents are of Mexican descent and have lived in Los Santos since birth. Polo’s dad, Jeremiah Yooko, and his mom, Angela Alicia, met in Los Santos in 1999 and decided to get married in 2000. They were blessed with a cute-boy in 2002 a boy named Polo Yooko. Polo’s parents ran a pork business in Idlewood that operated smoothly from 2001 to 2008. However, due to the economic crisis, the Yooko family’s pork sales suffered, preventing Polo’s dad from purchasing fresh pork and ultimately leading to bankruptcy. In 2020, when Polo Yooko was still in high school, he was frequently teased by his classmates because Yooko’s family business had gone bankrupt, leaving them destitute, and Polo’s tuition had been overdue for several months. Polo Yooko felt ashamed by the taunts from his classmates and decided not to go to school the next day. Polo tried to rebuild his family’s first business by borrowing money from one of the richest people in Idlewood, promising to pay him back within a month. A month had passed since Polo borrowed money from the richest man in Idlewood, Jamal Brocklyn. Jamal and his men came to Yooko’s pork butcher shop to demand that Polo fulfill his promise to Jamal, but Polo was not yet able to do so. Kindly, Jamal gave Polo and his family a week to raise the money to pay off their debt to him. Polo, along with his father and mother, were at a loss because they didn’t know how to come up with the amount of money Polo had borrowed from Jamal. A week passed, and Jamal and his men stormed into Yooko’s pork butcher shop, immediately destroying everything inside and shooting both of Polo’s parents as payment for the debt Polo owed Jamal. Polo was devastated and withdrew into himself, eventually deciding to take revenge on Jamal and his men. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 6 bulan - 1 tahun URL Namechange: https://jogjagamers.org/topic/374239-cn-igor_milenkovic-to-polo_yooko-warn/#comment-3808426 Account UCP yang saya miliki: Warn Account Forum yang saya miliki: Warn Saya Warn selaku pemilik account UCP Warn bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Polo_Yooko) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
-
Warn started following Polo_Yooko [Warn]
-
[CN] Gerry_Halburt to Culerr_Rijkaard (Tsany)
$tsany$ replied to $tsany$'s topic in Namechange Request
sudah saya edit min -
