Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Semua tanggung jawab terkait ini sudah diserahkan penuh ke pihak hosting provider. ×

Socrate Marinno [pundek]


Recommended Posts

Posted

Character: Socrate Marinno

Story:

612CBC5oUiL._SS500_.jpg

 

 

 

  Socrate Marinno lahir pada tanggal 27 April 1993. Hari itu, hujan dan gemuruh berteriak dengan kencangnya di atas langit awan menghitam kota medan.Rumah yang sederhana, diatas rumah besi tua dan sebuah tembok, bersuara kencang dihantam kerasnya hujan. Seketika, Pak Marinno terbangun dari tidurnya karena tidak menahan suara yang ada dalam rumahnya mengganggunya. Ia lalu keluar menuju teras untuk melihat derasnya hujan pada malam itu. Namun seketika ia keluar rumah ada sebuah bayi lucu disebuah gerobak kedinginan didalam keranjang buah yang biasa ia pakai untuk berdagang. Tanpa berfikir panjang  Pak Marinno memanggil istrinya yang bernama Bu Olivia dengan keras sambil memeluk bayi tersebut. Bu Olivia pun terkejut ketika melihat Pak Marinno menggendong bayi di teras rumah. Lalu mereka berdua melihat sebuah surat yang berada didekat tempat buah yang bertuliskan "Maaf jika saya memberatkan anda tolong jaga anak saya, namun saya sangat berterima kasih jika anda dapat mengasuh dan membesarkannya. Kedua orang tuanya sibayi dibunuh saat dimeckhanik center oleh orang tak dikenal. Ayahnya berpesan kepada saya untuk memasukan namanya kedalam nama anaknya yaitu . Saya sangat berterima kasih jika anda dapat merawatnya. Terima Kasih". Karena peristiwa itu, bayi itu pun dinamakan mereka dengan nama Socrate Marinno.       

 

 

           
       Sesudah lamanya 17 tahun telah berlalu, Socrate tumbuh menjadi anak yang patuh, rajin dan baik hati. Mereka mengasuh Socrate dengan penuh kasih sayang. Kini ia Mahasiswa (UI) dan rasa percaya diri dengan jurusan teknologi. Ia merupakan siswa yang pintar dikelasnya dan ia juga pandai berbahasa Inggris, ia selalu mendapatkan ranking sebagai juara. Suatu hari, Pak Marinno dan Bu Olivia mengungkapkan apa yang mereka simpan selama ini. Mereka mengungkapkan tentang orang tua Socrate. Tiba-tiba ia pun terkejut dengan apa yang diungkapkan kedua orang yang dianggapnya sebagai orang tuanya. Socrate merasa tidak percaya dan merasa mimpi, ia tidak habis fikir ibu dan Ayah yang diangapnya orang tua apa yang harus ia lakukan. Sejak saat itu Socratebertekat kuat untuk menemukan dan membalas dendam kepada orang yang telah membunuh kedua orang tuanya. 

 

 


       Tanpa fikir panjang ia memimta izin kedua orang tua tirinya untuk mencari pembunuh orang tuanya. Lalu Pak Marinno memberikan sebuah surat dimana surat tersebut merupakan surat yang masih disimpan nya dan ditemukan bersamanya saat masih bayi. Dibelakang surat tersebut terdapat alamat seseorang yang mungkin adalah keluarga dari Socrate. Dengan cepat Socrate mencari alamat tersebut. Selama satu hari ia mencari akhirnya ia menemukan sebuah rumah cukup besar yang berada di pinggiran kota Jakarta. Ternyata pengirim surat tersebut tidak lain adalah pamannya sendiri. Pamannya bercerita banyak tentang orang tuanya, pamannya pun memberi tahu tentang alamat rumah pembunuh tersebut yang tidak lain ada di daerah Blueberry, San Andreas. Kota yang sangat jauh dari tempatnya. Pamannya secara tidak sengaja dan memberikan uang kepada Socrate dan mengasih shoutgan dan memberikan foto si pembunuh dengan alamatnya dibelakang foto saat ia menemukan kedua orang tua Socrate sudah tergeletak.  Dengan bekalnya itu Socrate pergi ke San Andreas dengan menggunakan pesawat ilegal untuk menghemat uangnya.          

 

 


     Sesampainya di bandara Verdant Meadows, San Andreas. Ia langsung menyewa taxi menuju daerah Blueberry. Sesampainya disana ia melihat orang tua tengah menggarap sawah. Ternyata orang tersebut merupakan pembunuh kedua orang tuanya, dengan tanpa berfikir panjang ia menodongkan shoutgan dan mengarahkan shoutgan nya ke arah kepala orang tersebut. Namun apa daya, ia hanya melihat orang tua renta yang tanpa daya berada didepannya. Ia pun tak sanggup melakukan hal tersebut, ia langsung menjatuhkan senjatanya dan meredam amarahnya. Tak sangka saat ia mengarahkan shoutgan ke kepala orang tua tadi ternyata ada polisi patroli yang melihatnya. Lalu Socrate ditangkap dan dibuang di suatu kota besar yang tidak lain ada

 

 

Saya pundek lamping selaku pemilik account UCP pundek bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Socrate Marinno) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.

Posted

Hi,

Saya telah mereview character story kamu dan menemukan bahwa story kamu sudah memenuhi kriteria yang kami berikan. Dengan itu kami telah ACCEPT character story yang kamu buat. Mohon ikuti panduan di bawah ini untuk mengaktifkan character story kamu:

 

 

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...