$CigsAfterSchool$ Posted 53 minutes ago Posted 53 minutes ago UCP Name: Idell Old Character: Theodore Ashbury Old Character Story: https://jogjagamers.org/topic/370152-theodore_ashbury-idell/ New Character: Malekh Osborne Gender: Laki-laki (Male) Origin: United States of America Reason for name change request: Ingin merasakan cerita roleplay yang baru Screenshots of '/myid' and '/mp': Bukti CK Story: Spoiler Theodore dan Brayzen adalah dua teman lama yang memiliki jalan hidup yang sangat berbeda. Theodore berhasil menjadi orang yang sukses, kaya, dan selalu sibuk dengan pekerjaan. Kesibukannya membuat ia jarang memiliki waktu luang untuk bertemu temannya. Sebaliknya, Brayzen menjalani hidup yang tidak jelas. Ia tidak memiliki pekerjaan tetap, hidup susah, dan hampir setiap hari menghabiskan waktunya di kasino untuk berjudi dengan harapan mendapatkan keuntungan instan. Kenyataannya, kebiasaan tersebut justru membuat uangnya semakin habis dan masa depannya semakin tidak jelas. Pada suatu hari, Theodore akhirnya memiliki waktu luang dan memutuskan untuk menemui Brayzen. Dengan niat menghabiskan waktu bersama sekaligus melihat keadaan temannya, Theodore mengajak Brayzen jalan-jalan menggunakan mobil miliknya. Selama perjalanan, Theodore terus menyindir kebiasaan berjudi Brayzen dan membandingkannya dengan dirinya yang sukses. Maksud Theodore sebenarnya adalah menyadarkan temannya agar berhenti berjudi dan mulai memperbaiki hidupnya sebelum semuanya terlambat. Namun, cara penyampaiannya yang penuh sindiran justru membuat Brayzen merasa direndahkan. Rasa iri, kecewa, dan sakit hati semakin menumpuk. Lalu ketika mereka berhenti untuk makan di sebuah restoran, Theodore masih terus meledek keadaan hidup Brayzen. Tanpa disadari Theodore, setiap ucapan yang dianggap sebagai motivasi justru dipahami sebagai penghinaan yang melukai harga perasaan temannya. Sejak saat itu, Brayzen mulai menyimpan kebencian yang perlahan menguasai pikirannya hingga ia berniat membalas semua perlakuan Theodore yang menurutnya telah mempermalukan dirinya. Setelah selesai makan, Brayzen mengajak Theodore singgah ke flat tempat tinggalnya untuk mengambil sesuatu. Theodore menerimanya tanpa rasa curiga karena menganggap pertemuan mereka berjalan seperti biasa dan percaya bahwa hubungan pertemanan mereka masih baik. Namun, setibanya di flat, kemarahan Brayzen yang telah dipendam sejak awal akhirnya meledak. Dalam emosi yang tidak terkendali, ia menyerang Theodore hingga menyebabkan teman lamanya meninggal dunia. Setelah itu terjadi, Brayzen langsung melarikan diri dari flatnya menggunakan mobil Theodore. Keesokan harinya, Brayzen baru menyadari bahwa ia telah salah mengartikan niat Theodore yang sebenarnya ingin menyadarkannya agar meninggalkan kebiasaan berjudi. Penyesalan pun datang terlambat, karena amarah sesaat telah mengakhiri pertemanan mereka dan menghancurkan hidup keduanya. Peristiwa itu menjadi bukti bahwa kesalahpahaman, ditambah dengan emosi yang tidak terkendali, akan berujung pada kehilangan yang tidak akan pernah bisa diperbaiki. CK Screenshots: Bukti
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now