upalaupal28 Posted 51 minutes ago Posted 51 minutes ago Logan Grayson Logan Grayson tumbuh di pinggiran Liberty City yang hawanya selalu dingin, abu-abu, dan suram. Di lingkungan kelas pekerja seperti itu, pilihan hidupnya tidak banyak. Kalau tidak berakhir menjadi buruh pabrik dengan gaji pas-pasan, maka ia akan terjebak dalam lingkaran geng jalanan yang penuh risiko. Sejak kecil, pelarian Logan hanya satu, yaitu garasi tua milik ayahnya. Di sana, ia menghabiskan waktu luangnya untuk belajar cara membongkar pasang mesin, menggunakan kunci pas, dan merasakan bau oli yang akhirnya menjadi hal favoritnya. Logan memiliki mimpi besar untuk memiliki bengkel modifikasi sendiri suatu saat nanti, tapi melihat kondisi Liberty City yang ekonominya sedang mati suri, mimpi itu rasanya hanya menjadi pajangan yang mustahil terwujud jika ia tetap bertahan di sana. Karena bosan dengan rutinitas hidup yang hanya berputar-putar di situ saja, Logan akhirnya memutuskan untuk nekat. Ia menjual beberapa barang berharga miliknya, mengemas beberapa potong kaos dan jaket kulit andalannya ke dalam ransel butut, lalu membeli tiket bus sekali jalan menuju Los Santos. Kota di pantai barat itu selalu terdengar menjanjikan di telinga anak-anak rantau seperti dia. Di bayangan Logan, Los Santos adalah tempat yang penuh matahari, dipenuhi mobil-mobil sport modifikasi yang keren, dan yang paling penting, memiliki banyak peluang bagi orang yang mau bekerja keras. Tapi begitu ia turun dari bus di terminal Los Santos, realita langsung menghantam mukanya dengan keras. Udara panas kota itu membuatnya langsung gerah dan berkeringat, dan yang paling parah, harga-harga kebutuhan di sana ternyata sangat mahal bagi ukuran kantongnya yang super tipis. Di minggu-minggu pertama, Logan sempat luntang-lantung tidak jelas. Ia terpaksa menyewa kamar motel murah yang agak jorok dan bising di daerah South Central hanya untuk sekadar beristirahat dan menaruh barang. Tidak memiliki kendaraan pribadi membuatnya harus berjalan kaki berkilo-kilometer di bawah terik matahari yang menyengat, mengunjungi satu per satu bengkel kecil dari kawasan Rancho sampai Strawberry hanya untuk menanyakan lowongan kerja. Berkali-kali ia ditolak dengan kasar, dan berkali-kali juga ia hanya bisa mengganjel perut dengan roti sosis murah dari minimarket 24 jam agar sisa duit tabungannya tidak cepat habis. Untungnya, mental Logan yang ditempa oleh kerasnya Liberty City tidak mudah ciut begitu saja. Setelah berminggu-minggu berputar-putar tidak jelas, ada satu pemilik bengkel lokal yang kasihan melihat kegigihannya dan mau memberinya kesempatan kerja sebagai mekanik magang. Bayarannya memang masih kecil, dan ia sering kedapatan jadwal shift malam yang melelahkan, tapi bagi Logan, ini adalah batu loncatan yang sangat berharga. Di bengkel itu, ia mulai belajar pelan-pelan tentang seluk-beluk jalanan Los Santos, mengenal beberapa orang lokal, dan mulai menabung sedikit demi sedikit dari sisa gajinya. Target pertamanya sekarang tidak muluk-muluk; ia hanya ingin secepatnya membeli motor bebek rongsokan atau mobil tua murah yang bisa ia perbaiki sendiri. Logan tahu betul bahwa hidup sebagai anak rantau di Los Santos sangat keras dan penuh intrik, tapi ia sudah terlanjur melangkah jauh dan siap menghadapi apa saja demi bisa bertahan hidup di kota impian ini. Questions Character Story Pertama: Yes Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya upalaupal28 selaku pemilik account UCP upalaupal bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Logan Grayson) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now