Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

[CN] Labron_Howell to Dustin_Clark (AlphaRose)


Recommended Posts

Posted

UCP Name: AlphaRose

Old Character: Labron_Howell

Old Character Story:

 


New Character: Dustin_Clark

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: United States of America

 


Reason for name change request:

Karakter Labron Howell sebelumnya sudah terafiliasi faction gang yang sudah LNA, lalu saya juga ingin mencoba mencari pengalaman roleplay baru

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

TP0454P.png

tjagN6b.png

 

CK Story:

Spoiler

Matahari siang itu bersinar terik, memancarkan panas yang membakar sudut gang sempit yang sepi dan gersang. Di bawah bayangan dinding beton yang usang, Labron Howell berdiri mematung dengan kecemasan yang kian memuncak seiring berjalannya waktu. Ia berulang kali melirik jam tangannya, mengutuk sang pembeli yang terlambat sangat lama di tengah cuaca yang menyengat ini. Demi mengusir kejenuhan sekaligus menenangkan sarafnya yang tegang, Labron menyalakan sebatang ganja, membiarkan asap pekatnya membubung ke langit siang dan perlahan meresap ke dalam dadanya. Kesunyian tengah hari yang mencekam itu akhirnya pecah ketika suara langkah kaki yang tergesa-gesa terdengar mendekat, memunculkan sesosok pria bertopi rendah yang melangkah penuh kewaspadaan.

Tanpa membuang waktu, Labron segera mengeluarkan paket narkoba dari balik pakaiannya, memicu proses negosiasi yang dingin melalui isyarat tubuh dan tatapan mata yang tajam. Namun, atmosfer di bawah terik matahari itu berubah drastis ketika sang pembeli tiba-tiba merogoh saku jaketnya dan menodongkan sebuah pistol tepat ke arah dada Labron. Jantung Labron berdegup kencang, menyadari bahwa nyawanya kini berada di ujung tanduk dalam situasi buntu tersebut. Berusaha keras menyembunyikan kepanikan yang melanda, Labron mengangkat kedua tangannya perlahan, memberikan gestur tubuh yang menenangkan guna meredakan ketegangan fatal di antara mereka. Sambil perlahan memundurkan langkah, ia mencoba mencari celah untuk meloloskan diri dari moncong senjata yang mengancamnya.

Melihat kilatan kejam di mata sang pembeli yang siap menarik pelatuk, insting bertahan hidup Labron mengambil alih sepenuhnya hingga ia memutuskan untuk berbalik dan berlari sekencang mungkin. Langkah kakinya berdentum keras di atas aspal panas, namun pelariannya itu hanya bertahan dalam hitungan detik yang amat singkat. Sebuah letusan nyaring memecah keheningan siang saat sang pembeli melepaskan tembakan yang meluncur deras, mengenai tepat di bagian belakang kepala Labron. Tubuh Labron seketika ambruk ke tanah, kehilangan seluruh kesadarannya dan tewas di tempat secara tragis. Tanpa menunjukkan rasa penyesalan, sang pembeli dengan dingin mendekati jasad yang terbujur kaku itu, berlutut untuk menggeledah seluruh kantong pakaian Labron guna merampas kembali uang serta sisa barang berharga, sebelum akhirnya berjalan pergi dan menghilang di antara ramainya suasana kota.

 

CK Screenshots:

Bukti

Enpd4jI.png

BflFVXj.png

9m8fu7h.png

Xtvqd8K.png

n6BGVfY.png

HqTED5b.png

CaZtv3m.png

3mYDYUt.png

hmnQuUX.png

93fJxs9.png

kazCAwu.png

PMYKEY3.png

 

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...