$panjul4658$ Posted November 11, 2025 Posted November 11, 2025 Thomas Svetukast Thomas Svetukast dan Roberto Carles adalah sepasang sahabat yang sulit dipisahkan, layaknya gula dan kopi. Mereka tumbuh bersama di jalanan kota kecil, berbagi mimpi, rahasia, dan sepeda motor tua yang selalu mereka rawat berdua. Carles, dengan sifatnya yang tenang dan hati-hati, sering menjadi penyeimbang bagi Thomas yang spontan dan penuh energi. Malam itu, seharusnya menjadi malam yang ceria. Mereka baru saja merayakan kelulusan kuliah Carles dengan makan malam sederhana. Thomas menawarkan diri untuk mengantar Carles pulang, tetapi Carles menolak dengan senyum tipis. “Sudahlah, Thomas. Biar aku saja yang bawa motorku. Kau mabuk sedikit. Lagipula, kau tahu aku harus menyiapkan diri untuk wawancara besok,” kata Carles sambil menepuk bahu Thomas. “Baiklah, Tuan Calon Eksekutif. Hati-hati di jalan. Kabari aku kalau sudah sampai,” balas Thomas, sedikit kecewa namun menghargai kehati-hatian sahabatnya.Sekitar satu jam kemudian, Thomas sedang bermain gitar di kamarnya saat ponselnya berdering. Nama "Ibu Carles" muncul di layar. Jantung Thomas langsung berdesir tidak enak."Halo, Tante?". Suara isakan terdengar dari seberang. "Thomas... Carles... dia kecelakaan di Kilometer 44, dekat tikungan tajam itu. Tolong, nak... datanglah ke rumah sakit sekarang." Dunia Thomas runtuh dalam sekejap. Thomas mengendarai motornya seperti kesetanan menuju Rumah Sakit. Di ruang tunggu IGD, suasana terasa dingin dan mencekam. Ayah dan Ibu Carles duduk di bangku, mata mereka sembab dan tatapan kosong. “Ayah, Ibu… bagaimana Carles?” tanya Thomas dengan suara tercekat. Ayah Carles hanya mampu menggelengkan kepala. “Dokter sedang menanganinya. Tabrakan beruntun… untungnya dia memakai helm. Tapi…” Ayah Carles tidak sanggup melanjutkan. Thomas terduduk lemas di lantai. Pikiran-pikiran buruk mulai menyerbu: Kenapa aku tidak memaksa mengantarnya? Kenapa aku tidak menahannya lebih lama? Rasa bersalah menancap tajam di dadanya. Pukul 02:00 dini hari, seorang dokter keluar dengan wajah lelah namun tenang. “Kami sudah melakukan yang terbaik. Carles berhasil melewati masa kritis, tapi ada cedera serius pada kakinya dan gegar otak ringan. Dia akan baik-baik saja, namun dia membutuhkan waktu lama untuk pulih, terutama untuk kakinya.” Meskipun lega, air mata Arka menetes. "Syukurlah, Syukurlah...". Minggu-minggu berikutnya menjadi masa terberat bagi Thomas. Dia membatalkan semua rencananya. Waktu Thomas dihabiskan antara mengunjungi Carles di rumah sakit, membantu merawatnya, dan menyemangatinya yang kini harus menerima kenyataan berjalan dengan kruk dan menunda impian kariernya. "Aku merasa seperti pecundang, Thomas," ujar Carles suatu sore, menatap kosong ke jendela. "Wawancaraku batal, kakiku begini... impianku hancur." Thomas mengambil tangan Carles, menggenggamnya kuat. “Jangan bicara begitu, Carles. Kecelakaan ini hanya jeda, bukan akhir dari bukumu. Aku tidak akan membiarkanmu menyerah.” Thomas mulai membawa laptop dan buku-buku ke kamar rawat Carles. Dia mencarikan program online yang bisa diikuti Carles. Dia menceritakan semua hal konyol yang terjadi di luar agar Carles tetap tertawa. Thomas bahkan ikut fisioterapi, menjadi penyemangat saat Carles kesulitan menggerakkan kakinya. Butuh waktu enam bulan penuh. Enam bulan dengan rasa sakit, frustrasi, dan air mata. Namun, di setiap langkah, Thomas selalu ada di sana. Hingga tiba hari ketika Carles bisa berdiri dan melangkah tanpa bantuan kruk. Dia menoleh ke Thomas, sahabatnya yang matanya berkaca-kaca karena bahagia. “Terima kasih, Thomas,” ucap Carles, suaranya parau. “Kau bukan hanya sahabatku. Kau adalah jangkarku.” Kecelakaan itu merenggut banyak hal dari Carles, tetapi kecelakaan itu juga membuktikan satu hal: persahabatan sejati tidak akan pernah terhancurkan, bahkan oleh belokan tajam takdir sekalipun. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan URL Namechange: https://jogjagamers.org/topic/362120-cn-chavivi-beck-to-thomas-svetukast-panjul4658/#comment-3679153 Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya panjul4658 selaku pemilik account UCP panjul4658 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Thomas Svetukast) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
dimaskusmayadi Posted November 12, 2025 Posted November 12, 2025 Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @panjul4658, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely, @dimaskusmayadi JG:RP Helper Team
Recommended Posts