Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

[CN] Fauzi_Ghoulam to Elias_Cruzado (FauziGhoulam)


Recommended Posts

Posted (edited)

UCP Name: FauziGhoulam

Old Character: Fauzi_Ghoulam

Old Character Story:

 

 


New Character: Elias_Cruzado

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: Mexico

 


Reason for name change request:

Ingin mengganti origin dari Indonesia ke Mexico

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

 

OOC Jail

ooc_jail.png

 

/myid dan /mp

mp_myid.png

 

 

CK Story:

Spoiler

Pada suatu sore, di atap apartemen tua East Los Santos, Fauzi Ghoulam berdiri seorang diri, menatap langit senja yang mulai memudar. Ada kedamaian semu di sana, tapi dadanya sesak. Hembusan angin menyentuh kulit wajahnya dengan lembut namun menusuk, seperti sebuah pertanda. Ia sudah merasakannya beberapa hari ini. Orang-orang berubah. Tatapan mereka tak lagi hangat. Brendon Woods, satu-satunya orang yang masih ia anggap saudara, muncul perlahan dari pintu atap, ia mendekat dan mulai menyapa. "Lu masih suka liatn langit Ji? Dari dulu...sama aja". Fauzi menjawab "Langit ga pernah mengadu, Bre. Ga pernah ninggalin siapa-siapa". "Tapi juga ga pernah nolong siapa-siapa" balas Brendon. Tak ada lagi kata yang terucap. Hanya diam yang dalam dan penuh makna. Mereka berdiri berhadapan, menyulut rokok dan saling menatap, suara kota di bawah terdengar samar. Fauzi menarik napas panjang sambil menghisap rokok di tangan nya. “Lu inget waktu pertama kita masuk kartel ini?” katanya lirih. “Kita cuma anak suruhan, nyapu darah orang di lantai gudang.” Brendon mengangguk, lalu menghisap rokoknya dan berucap. “Waktu itu gue kira kita bakal jadi raja. Sekarang gue cuma pengen bisa tidur lebih tenang?”. Fauzi tersenyum miris. “Tidur tenang gak pernah dikasih ke orang kayak kita, Bre.” Brendon menatap ke depan, tak menjawab. Ia tak mampu. Hening kembali menyelimuti mereka. Hanya suara kota dari kejauhan yang menemani

Keesokan harinya, Fauzi menyerahkan selembar kertas pada Brendon. Di dalamnya tertulis kode transaksi senjata. Namun ada bagian yang kosong. Fauzi menatap Brendon dengan alis mengernyit. “Lu liat ini? Gue dapet dari orang dalam. Tapi ada bagian yang disensor. Kayak mereka sengaja ngumpetin sesuatu.” Brendon hanya menatap kertas itu sekilas, ekspresinya sulit ditebak. Fauzi tahu, ada yang tidak beres. Malamnya, saat membuka bagasi mobil, ia menemukan sebuah GPS tracker kecil tersembunyi. Bukan miliknya. “Gue bukan orang bersih, tapi ini cara kotor buat keluarin gue,” gumamnya sambil menggenggam alat kecil itu. Sesuatu atau seseorang sedang memantaunya.

Beberapa malam kemudian, Brendon menelepon. Suaranya pelan namun tegas. “Gue ada info penting, tapi gak bisa dibahas di sini. Kita ketemuan di luar kota. Lebih aman.” Fauzi hanya menjawab singkat, “Oke. Dimana?” Brendon menyebut sebuah gudang tua dekat ladang Blueberry, tempat yang mereka berdua tahu cukup sunyi dan cukup jauh dari mata siapa pun. Fauzi mengendarai mobilnya dalam diam. Radio menyala, tapi pikirannya ribut. Langit malam gelap, hanya lampu jalan yang menyala. Perjalanan terasa panjang dan sepi. Ia mengingat semua yang pernah ia lakukan. Semua darah. Semua pengkhianatan. Semua dosa yang dibayar dengan senyuman palsu dan botol minuman murah. “Kalo ini akhir gue… setidaknya bareng orang yang pernah gue anggap saudara” Ia berhenti di depan gudang tua, mematikan mesin, lalu duduk sejenak dalam diam. Terlihat mobil Brendon sudah terparkir rapi disana. Bersandar pada jok mobilnya, Fauzi bergumam “Tempat ini gak berubah”

Brendon sudah menunggu di sebuah gang kecil di balik Gudang tua, dengan rokok yang nyaris habis di tangannya. Tak ada sapaan, hanya tatapan. Fauzi berjalan mendekat, suaranya berat “Lu tau Bre? Tempat ini gak berubah,” kata Fauzi. “Cuma kita yang berubah,” balas Brendon. “Jadi apa yang mau lu kasih tau?” Brendon tak langsung menjawab. Ia menatap lantai berdebu, lalu berkata pelan, “Boss kasih perintah.” Dunia Fauzi seolah berhenti berputar. “Gue udah duga,” batinnya. “Boss takut gue buka mulut?” Brendon menjawab pelan “Dia takut lu punya nurani”. Fauzi tersenyum pahit “Ironis. Dulu yang ngajarin gua nurani..lu juga”. Brendon hanya terdiam.

Fauzi mundur beberapa langkah. Menatap langit yang kini terasa jauh. “Kalo emang harus gini… ya udah, gue gak akan lari,” katanya pasrah. “Gue capek, Bre.” Tak ada lagi kemarahan. Hanya kelelahan. “Lu tau gue gak mau ini” Brendon menjawab singkat. “Tapi lu bakal lakuin juga. Karena sistemnya, karena hidup ini gak ngasih kita pilihan” Brendon mengangkat shotgun perlahan. Tangannya sedikit gemetar, tapi matanya tajam. Fauzi menutup mata. Bibirnya membentuk senyuman terakhir. “Sampaikan salam gue ke anak-anak,” ucapnya pelan. Tembakan terdengar. Satu kali. Tubuh Fauzi jatuh ke tanah berdebu. Hening. Brendon melangkah pelan, berdiri di sisi jasad sahabatnya yang kini terbujur kaku. “Lu orang paling jahat yang pernah gua kenal.. dan paling setia Ji,” bisik Brendon. “Maafin gue”

 

CK Screenshots:

Bukti

 

1

1.png

2

2.png

3

3.png

4

4.png

5

5.png

6

6.png

7

7.png

8

8.png

9

9.png

10

10.png

11

11.png

 

Edited by FauziGhoulam
change name because famous name
Posted

Sebelum melanjutkan pemeriksaan permohonan CN kamu, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan ke kamu:

  1. Apakah jumlah story anda sudah sesuai dengan ketentuan?
  2. Apakah jumlah SS sudah sesuai dengan ketentuan?
  3. Apakah /mp anda sudah dalam kondisi bersih?
  4. Jenis kasus apa yang anda buat untuk melakukan CK?
  5. Apakah karakter anda sudah di dalam penjara?

 

PENTING: Harap diperhatikan ketentuan dibawah ini!

  1. Pastikan karakter kamu sudah tidak memiliki property ( isi command /mp harus kosong )
  2. Pastikan karakter kamu tidak memiliki warrant ( bukan buronan SAPD ) dengan status aktif.
  3. Anda harus memiliki cerita yang kreatif dan valid untuk melakukan CK.
  4. Tidak boleh melakukan RP buat CK seperti bunuh diri, kecelakaan, sakit, ataupun hutang piutang.
  5. Story CK harus terdiri dari 300 kata yang terdiri dari 2-3 paragraf.
  6. Jumlah Screenshoot CK minimal 10.
  7. Anda tidak perlu /charity, karena /autocn akan terpotong secara automatis uang anda.
  8. Pastikan karakter anda sudah di dalam penjara OOC.

 

Posted
3 minutes ago, Farelalhasby said:

Sebelum melanjutkan pemeriksaan permohonan CN kamu, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan ke kamu:

  1. Apakah jumlah story anda sudah sesuai dengan ketentuan?
  2. Apakah jumlah SS sudah sesuai dengan ketentuan?
  3. Apakah /mp anda sudah dalam kondisi bersih?
  4. Jenis kasus apa yang anda buat untuk melakukan CK?
  5. Apakah karakter anda sudah di dalam penjara?

1. sudah

2. sudah

3. sudah bersih semua

3. pengkhianatan di dalam internal kartel

5. sudah dipenjara

  • $boysfromwest$ changed the title to [CN] Fauzi_Ghoulam to Elias_Cruzado (FauziGhoulam)
×
×
  • Create New...