Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

Allan_Sanderson [AhlanHartama1111111]


Recommended Posts

Posted (edited)

Allan_Sanderson


 

 

istockphoto-1453963527-612x612.jpg

 

Allan Sanderson, lahir pada tanggal 10 Februari 2001 di London, Britania Raya dari sepasang kekasih Jarvis Sanderson selaku ayahnya dan Clara Sanderson selaku ibunya. Ayahnya adalah seorang pengusaha sukses di bidang real estate, sementara ibunya memiliki bisnis restoran di kota London. Dari latar belakang keluarga yang kaya raya, sudah dipastikan bahwa kehidupan Allan sangat sempurna. Seiring berjalannya waktu, Allan telah berusia 8 tahun. Saat hari natal, keluarganya memutuskan untuk keluar kota dan mengunjungi rumah paman Allan di desa. Pamannya adalah seorang petani gandum yang memiliki lahan dan mengelolanya sendiri. Di desa, Allan melihat sesuatu yang belum pernah ia temui sebelumnya. Kehidupan yang lebih tenang, udara yang segar dan pemandangan ladang gandum yang indah. Sangat berbeda dengan kehidupan di kota yang sibuk. Paman Allan mengajaknya berkeliling ke lahan gandum dan mengajarkannya cara menanam, merawat, dan memanen gandum dengan benar. Selama di desa, Allan menghabiskan waktunya untuk membantu pamannya bekerja di ladang. Di saat itulah ketertarikan Allan terhadap pertanian muncul. Setelah 2 minggu di desa, keluarga tersebut memutuskan kembali ke kota untuk bekerja. Allan berpamitan dengan pamannya. Saat sampai di rumah, Allan menceritakan semua kisahnya selama di desa kepada kedua orang tuanya dan juga, mengungkapkan ketertarikannya pada dunia pertanian. Ia juga mengungkapkan cita-citanya bahwa saat ia sudah dewasa nanti, ia ingin menjadi seorang petani dan ingin memiliki lahannya sendiri seperti pamannya. Ibunya sangat setuju dan mendukung cita-cita Allan, sedangkan ayahnya kurang setuju dengan cita-cita Allan, karena ayahnya mengharapkan ia meneruskan bisnisnya.
 

Setelah Allan berusia 13 tahun, ketertarikannya terhadap pertanian semakin tumbuh. Saat Allan masuk ke sekolah menengah pertama, ia bertemu dengan seorang teman yang memiliki cita-cita serupa bernama Jonathan Smith. Jonathan Smith selalu membantu ibunya di rumah kaca belakang halaman rumahnya sehabis pulang sekolah. Ketertarikan mereka yang sama terhadap pertanian membuat mereka cepat akrab. Mereka sering berdiskusi tentang teknik bercocok tanam dan jenis-jenis tanaman. Suatu hari, Jonathan mengundang Allan ke rumahnya. Di sana ia diperlihatkan sebuah rumah kaca yang dikelola oleh ibu Jonathan. Jonathan memberitahu Allan bahwa setelah ia dewasa nanti, ibunya akan memberikan rumah kaca kepadanya dan ia akan mengelolanya sendiri. Allan sempat bertanya kepada Jonathan, apakah ayahnya mendukung cita-citanya? Jonathan menjawab, Iya ayahnya sangat mendukung cita-citanya. Allan melihat Jonathan yang didukung cita-citanya oleh kedua orang tuanya merasa sedikit iri, karena, walaupun ibunya mendukung cita-cita yang diimpikan oleh Allan. Di sisi lain, ayahnya menentang cita-citanya. Karena ayahnya ingin Allan meneruskan bisnisnya setelah ia dewasa nanti. 
 

5 tahun berlalu, Allan telah berusia 18 tahun. Ia telah menyelesaikan sekolah menengah atasnya, ayahnya ingin Allan melanjutkan studinya ke perguruan tinggi dan mengambil jurusan ekonomi dan bisnis. Allan menolak mengambil jurusan tersebut, karena ia tetap bersikeras untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang petani yang sudah lama ia impikan sejak kecil. Bahkan Allan meminta kepada ayahnya untuk mengambil jurusan pertanian. Ayahnya menolak permintaan Allan dan meyakinkannya bahwa bekerja sebagai petani itu tidak enak baginya, sangat melelahkan, kotor dan gajinya tidak sebanding dengan mengurus bisnisnya. Walaupun ayahnya telah meyakinkannya, Allan masih bersikeras untuk mewujudkan cita-citanya. Ia sangat yakin bahwa ketika ia bekerja sebagai petani dan memiliki lahannya sendiri seperti pamannya, penghasilan yang dihasilkan akan jauh lebih besar dibandingkan dengan mengurus bisnis milik ayahnya. Allan juga berkata kepada ayahnya bahwa setiap orang memiliki arah dan tujuan hidup masing-masing, Allan tidak ingin bergantung pada harta atau bisnis ayahnya. Ia ingin menjadi orang yang mandiri. Walaupun Allan telah menjelaskan kepada ayahnya, tetap saja ayahnya masih tidak setuju dengan cita-citanya. Tetapi Allan masih tetap pada pendiriannya. Sehingga terjadi perdebatan antara ayah dan anak. Ibunya mencoba melerai dan menenangkan keduanya, tetapi usahanya sia-sia. Perdebatan tersebut semakin menjadi-jadi ketika ayah Allan merendahkan cita-citanya dan menganggap bahwa impiannya adalah impian yang sangat bodoh dan tidak jelas. Karena perkataan dari ayahnya tersebut, Allan sangat kecewa dan merasa patah hati. Sejak saat itu, hubungan Allan dan ayahnya memburuk. Allan memiliki keinginan untuk meninggalkan rumahnya dan pergi ke desa untuk bekerja bersama pamannya sebagai petani gandum. Ia memberanikan diri untuk berbicara kepada ibunya, bahwa ia ingin pergi ke desa dan bekerja dengan pamannya. Awalnya ibunya tidak mengizinkannya, tetapi karena mengingat hubungan antara Allan dan ayahnya yang buruk serta tekanan dari ayahnya, dengan berat hati ibunya mengizinkannya pergi ke desa untuk bekerja di ladang bersama pamannya. Keesokan harinya, Allan pergi ke desa meninggalkan rumah mewah nya di kota London.


Sesampainya di desa, Allan menemui pamannya yang sedang bekerja di ladang. Dengan penuh rasa rindu, pamannya memeluk Allan karena sudah 10 tahun Allan tidak menemuinya. Terakhir Allan bertemu dengan pamannya saat usianya masih 8 tahun. Allan menceritakan semua yang terjadi pada dirinya, ia bertengkar dengan ayahnya karena keegoisan sang ayah yang ingin ia meneruskan bisnisnya. Ia pergi ke desa untuk bekerja bersama pamannya di ladang, pamannya mengerti apa yang dialami oleh Allan sekarang. Ia mengizinkan Allan untuk tinggal di rumahnya dan bahkan memberikan sebagian ladang gandumnya agar ia dapat mengelolanya sendiri. Mendengar hal itu, Allan sangat senang dan berterima kasih kepada pamannya. Sejak saat itu, Allan dan pamannya bekerja bersama di ladang. Setiap kali ia menghasilkan uang, Allan selalu menabung uang tersebut. Karena ia memiliki rencana untuk pindah ke kota Los Santos, Amerika. Alasan Allan pindah ke sana adalah ia tidak ingin menyusahkan pamannya di desa, ingin hidup mandiri tanpa bantuan orang lain dan yang pasti mewujudkan cita-citanya di sana. Setelah 6 tahun bekerja bersama paman di desa, uang yang sudah ditabung sejak lama oleh Allan akhirnya terkumpul. Pada malam hari, hari terakhir Allan di rumah pamannya. Allan mengatakan kepada pamannya, bahwa ia akan pergi ke Amerika besok dan berterima kasih kepada pamannya karena telah menerima dia di rumahnya selama 6 tahun. Ia juga meminta tolong kepada pamannya untuk merahasiakan kepergiannya dari kedua orang tuanya, terutama ibunya. Pamannya berat hati mendengar bahwa Allan akan pergi meninggalkannya di desa. Tetapi karena tekadnya untuk mewujudkan cita-citanya, sang paman pun akhirnya merelakannya. Keesokan paginya, paman Allan mengantarnya ke bandara. Sesampainya di bandara, mereka berdua melakukan salam perpisahan dengan berpelukan. Allan melambaikan tangan sambil mengucapkan selamat tinggal kepada pamannya. Setelah itu, ia membeli tiket pesawat dengan tujuan London, Britania Raya ke Los Santos, Amerika dan masuk ke dalam pesawat tersebut. Setelah berjam-jam di dalam pesawat, akhirnya pesawatnya mendarat di Bandara Internasional Los Santos, Amerika. Sesampainya Allan di Los Santos, ia menyewa tempat tinggal di Unity Flats. Keesokan paginya, Allan mencari pekerjaan di Los Santos dan mendapatkannya. Ia bekerja sebagai sopir taksi, tetapi tidak bertahan lama. Setelah 1 minggu ia bekerja, Allan memutuskan untuk berhenti menjadi sopir taksi. Karena penghasilannya kurang memuaskan. Ia mencari pekerjaan baru, yaitu bekerja sebagai mekanik. Namun, menurutnya sama saja penghasilannya seperti bekerja sebagai sopir taksi. Untuk ketiga kalinya, Allan mencari pekerjaan lain yang cocok untuk dirinya. Sekian lama mencari pekerjaan di kota Los Santos, pada akhirnya Allan menemukan pekerjaan yang cocok baginya. Yaitu bekerja sebagai petani di ladang umum. Pekerjaan ini sangat sesuai dengan cita-citanya dan gajinya pun sangat memuaskan. Ia pun akhirnya bekerja sebagai petani di sana sambil memulai hidup yang baru di kota Los Santos.

 

 


 

Questions

Character Story Pertama: No

Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan

URL Namechange:

Account UCP yang saya miliki:
AlnHrt1190
Aln112455

 

Account Forum yang saya miliki:
Aln112455

 


 

Saya Lan1190 selaku pemilik account UCP AhlanHartama1111111 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Allan_Sanderson) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.

Edited by Lan1190
Mengedit standar bahasa sedikit
Posted

Sebelum melanjutkan revisi, mohon dijawab pertanyaan di bawah ini:

  1. Apakah ini adalah pertama kali kamu membuat Character Story ? (Ya/Tidak)
  2. Sudah berapa lama kamu main JG:RP? ( Kurang dari 1 bulan / 1 - 3 bulan / 4 - 6 bulan / 6 bulan - 1 tahun / 1 tahun lebih / 3 tahun lebih / 5 tahun lebih )
  3. Apakah character ini baru kamu buat atau baru melakukan prosess Namechange ? (Buat baru/Namechange)
  4. Apakah kamu memiliki account UCP selain yang kamu mainkan saat ini? (Ya/Tidak)
  5. Apakah kamu memiliki account Forum selain yang kamu pakai saat ini? (Ya/Tidak)
  6. Dimana tempat kamu bermain sekarang? (Di rumah / Di warnet)

 

PENTING: Harap diperhatikan ketentuan dibawah ini!

  1. Menggunakan font yang mudah dibaca (Arial, Tahoma, atau Verdana). Font size: 14, dan jangan diberikan atribut berlebihan (BoldItalic, atau Underline)
  2. Pastikan format penulisan Justify yaitu rata kanan-kiri menggunakan tombol image.png pada toolbar di atas.
  3. Tidak boleh ada plagiarisme! ( Silahkan cari di internet untuk plagiarism checker, contoh: https://smallseotools.com/plagiarism-checker/ )
  4. Ejaan, tanda baca, dan grammar harus sesuai dengan standar bahasa yang dipilih (Bahasa Indonesia atau English).
  5. Character story minimal harus memiliki 300 kata yang dipecah menjadi minimal 3 paragraph. 
  6. Gunakan huruf kapital sesuai penempatan kata dan juga yang baik dan benar.
  7. Untuk mengubah story / cerita character kamu, gunakan feature edit yang sudah disediakan:
    Spoiler

    edit.png

     

 

Posted
1 jam yang lalu, Bilek said:

Sebelum melanjutkan revisi, mohon dijawab pertanyaan di bawah ini:

  1. Apakah ini adalah pertama kali kamu membuat Character Story ? (Ya/Tidak)
  2. Sudah berapa lama kamu main JG:RP? ( Kurang dari 1 bulan / 1 - 3 bulan / 4 - 6 bulan / 6 bulan - 1 tahun / 1 tahun lebih / 3 tahun lebih / 5 tahun lebih )
  3. Apakah character ini baru kamu buat atau baru melakukan prosess Namechange ? (Buat baru/Namechange)
  4. Apakah kamu memiliki account UCP selain yang kamu mainkan saat ini? (Ya/Tidak)
  5. Apakah kamu memiliki account Forum selain yang kamu pakai saat ini? (Ya/Tidak)
  6. Dimana tempat kamu bermain sekarang? (Di rumah / Di warnet)

1. Tidak
2. 1-3 Bulan
3. Buat baru
4. Ya, AlnHrt1190 (pas itu buat ucp baru lagi, karena saya punya ucp lama ya pakek yang lama aja, yang baru ini saya mengajukan merge aja di report duplicate account), Aln112455 (Password nya masih ingat, cuman pas disuruh masukkan Authenticator code gak bisa. Soalnya emailnya sudah hilang. saya ajukan merge juga di report duplicate account)
5. Ya @Aln112455
6. Di rumah

Posted

Tolong jawab pertanyaan ini dengan JUJUR

 

1. Apakah pembuatan CS ini menggunakan bantuin AI?

2. Apakah kamu Mencontek atau menjiplak CS milik orang lain?

3. Apakah CS ini sudah memenuhi 300 kata?

4. Apakah nama karakter-mu termasuk kedalam famous name?

Posted
59 minutes ago, Mutiagrey said:

Tolong jawab pertanyaan ini dengan JUJUR

 

1. Apakah pembuatan CS ini menggunakan bantuin AI?

2. Apakah kamu Mencontek atau menjiplak CS milik orang lain?

3. Apakah CS ini sudah memenuhi 300 kata?

4. Apakah nama karakter-mu termasuk kedalam famous name?

1. Tidak, sudah di cek di web Ai checker

2. Tidak, murni buatan saya sudah di cek di web plagiarisme checker

3. Iya

4. Tidak

Posted
email_logo.pngJogjagamers Reality Project
Helper Team
Character Story

Dear @Lan1190

 

I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website.

We hope that you may use this character story to further develop your character.

 

Sincerely,
@Mutiagrey
JG:RP Helper Team

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...