Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Semua tanggung jawab terkait ini sudah diserahkan penuh ke pihak hosting provider. ×

Giovenacio_Giovanna [Inumaki]


Recommended Posts

Posted

Giovenacio_Giovanna


 

 

spacer.png

 

     Tahun 1999, Milan merupakan salah satu kota yang terletak di Italia yang dinobatkan menjadi kota terkotor. Sesuai dengan gelarnya, bukan hanya tempatnya yang kotor, melainkan aktivitas para penduduk sangatlah kejam dan munafik. Tingkat kriminalitas di Milan sangatlah tinggi, membuat para pendatang enggan untuk berlama lama di kota ini. Brayseno Seilarojo Bucciarati datang ke kota Milan, untuk menjenguk saudara perempuannya yang sakit akibat seks yang berkepanjangan. Brayse adalah seorang dokter tanpa gelar, yang bekerja di bawah salah satu Mafia terbesar yaitu Passione yang terletak di kota Napoli. Brayse berumur 30 tahun, ia sudah mengabdi di Passione sejak umurnya 15 tahun.

 

     Kedatangan Brayse sama sekali tidak di sambut oleh para penduduk di sana, mereka tak acuh akan kedatangan seseorang kecuali orang tersebut membawa setumpuk duit. Brayse mulai datang ke rumah Bordil tempat saudara perempuannya bekerja yang bernama "Sex Pistols". Sesampainya disana,  Brayse berencana bersenang senang sejenap sebelum menjenguk saudaranya itu. Brayse memesan satu kamar mewah, dan seorang perempuan perawan dan seksi. Brayse mulai menghabiskan waktunya dengan melakukan hubungan seks yang penuh dengan gairah nya. Tak disangka, Brayse kelepasan dalam bertindak. Saat berhubungan seks, Brayse tak menggunakan alat pengaman (kondom) karena dipikirnya ia tidak akan kebablasan dalam berhubungan, akan tetapi tindakan itu menghasilkan suatu kecelakaan yang dimana Brayse mengeluarkan sperma nya ke dalam rahim wanita perawan tersebut. Brayse akhirnya meminta maaf kepada wanita tersebut, dan berkata bahwa ia akan membeli wanita tersebut jika wanita tersebut positif hamil. Wanita tersebut dengan tak berdayanya mulai meng-iyakan perkataan Brayse.

 

 

     Wanita yang baru saja disetubuhi Brayse bernama Livia Martina, seorang wanita yang berumur 22 tahun yang bekerja di rumah bordil karena di jual orang tuanya. Brayse bertanya kepada Livia, apakah ia mengenal saudara perempuannya yang bernama Salvatrice Ginevra. Livia mengetahui saudara Brayse, dan berkata bahwa Ginevra sedang dalam keadaan sakit yang parah dan tidak lagi di pekerjakan oleh si pemilik rumah bordil. Livia juga mengatakan bahwa Ginevra telah melahirkan anak dari pelanggan yang sekarang umurnya sudah 4 tahun. Brayse terkejut akan hal itu, ia tak menduga bahwasannya Ginevra sudah memiliki anak, meskipun anak itu adalah anak haram. Brayse akhirnya meminta Livia untuk mengantarkan dirinya ke ruangan dimana Ginevra berada. Livia pun membawa Brays eke tempat Ginevra. Saat pintu dari ruangan itu terbuka, terlihat Ginevra sudah berbaring tak bernyawa. Tubuh Ginevra sudah kaku, hanya menyisakan tulang di antara kulit. Di dalam ruangan itu juga, terdapat seorang anak yang duduk lemas di samping kasur Ginevra terbaring. Brayse yang melihat Ginevra mulai mendekati Ginevra dan mulai mengucapkan kata kata perpisahan.

 

     “Apa yang kau ucapkan, dia sudah meninggal lebih dari 2 hari. Mengucapkan kata kata itu hanya membuat ku jijik” ucap anak itu kepada Brayse. Brayse yang melihat anak itu, mulai sadar bahwa itu adalah anak Ginevra. Dilihat dari pirang rambutnya, mata nya yang hitam. Brayse pun mendekati anak itu, mulai melihat kondisi nya yang kurus. Brayse mulai bertanya nama kepada anak itu. “Gio….. Giovenacio, hanya itu saja” saut anak itu mejawab pertanyaan Brayse. Brayse akhirnya memutuskan untuk membawa Giovenacio ke Napoli. Brayse berencana untuk merawatnya, mewariskan ilmu kedokterannya dan menjadikan Giovenacio sebagai penerusnya sebagai dokter di Passione. Brayse dan Giovenacio berencana meninggalkan kota Milan, saat matahari terbit.

 

     Matahari sudah terbit, Brayse dan Giovenacio bergegas untuk meninggalkan kota setelah sarapan. Usai sarapan, datanglah Livia- wanita yang di setubuhi Brayse. Livia mengutarakan keinginannya kepada Brayse untuk membawanya ke kota Napoli. Livia berkata bahwa dirinya akan hamil anak Brayse, dan Livia juga berjanji akan berguna bagi Brayse. Brayse, setelah mendengar keinginannya Livia, mulai setuju dan akhirnya membeli Livia dari rumah bordil tersebut. Brayse berpikir bahwa ia bisa menjadikan Livia sebagai istrinya, dan menjadi pengasuh Giovenacio. Brayse, Giovenacio, dan Livia pun akhirnya meninggalkan kota Milan, dan pergi menuju ke kota Napoli.

 

     Sesampainya di Napoli, Brayse mulai bekerja kembali menjadi dokter di Passione. Brayse sering mengobati anggota Passione yang terluka. Brayse juga mengajari Giovenacio ilmu ilmu kedokteran, langsung di lapangan atau di rumah selama bertahun tahun. Giovenacio di ajari ilmu kedokteran terus menerus. Untungnya, Giovenacio adalah anak yang pintar, ia bisa menyerap semua materi yang di berikan Brayse dengan cepat. Hingga, Giovenacio mulai bekerja sebagai dokter di Passione pada umur yang ke 12 tahun.

 

     Hari demi hari, tahun demi tahun Giovenacio mengabdi pada Passione sebagai dokter, ia sering mengobati yang terluka, sakit, ataupun adiksi. Hingga, Giovenacio menyadari bahwa Passione ini adalah sarang kumuh. Passione adalah Mafia yang mendapatkan salah satu penghasilannya dengan berjualan narkoba. Giovenacio yang tau akan hal ini, mulai membenci pekerjaannya sebagai dokter di usia yang ke 15 tahun. Ia berpikir untuk apa ia mengobati orang yang terkena adiksi oleh ulahnya sendiri. Giovenacio mulai berharap, bahwa hal ini bisa ditindak.

 

     Identitas semua anggota Passione adalah palsu, mereka semua dalam menjalankan aktivitasnya menggunakan inisial atau nama yang mereka karang sendiri. Giovenacio, menggunakan nama panggilan Dio atau Golden Experience yang disingkat GE untuk panggilannya. Untuk kalangan petinggi, mereka sama sekali tidak memberi tahu nama mereka, baik itu anggota keluarganya. Para petinggi biasanya di panggil dengan nama agung, terutama Boss yaitu dengan sebutan King Crimson.

 

     Pada suatu saat, Giovenacio mendapatkan korban yang tertembak di sekujur tubuhnya. Giovenacio mulai berusaha keras untuk mengoperasi dan mengobati si korban. Saat korban berhasil di selamatkan, sang korban merasa berhutang nyawa. Mulai dari saat itu, sang korban mulai berbincang bincang dengan Giovenacio. Sang korban, mulai memberitahukan identitas aslinya, bahwa ia adalah anak dari Boss, dia memberi tahu namanya kepada Giovenacio seorang bahwa ia memiliki nama Giorgetto Giovanna.

 

     Giovenacio dan Giorgetto pun berteman baik, mereka mulai bertukar nama, dan mereka sering berbincang dan bercanda bersama saat malam hari. Dan tanpa di sangka, Giovenacio dan Giorgetto ternyata mempunyai pikiran yang sama, dimana mereka berdua sangat membenci narkoba. Giorgetto sudah beberapa kali membujuk sang ayahnya untuk berhenti menjadikan narkoba sebagai salah satu penghasilan Passione. Mereka berdua akhirnya mempunyai visi yang sama dan berharap Passione bebas dari narkoba.

 

     Saat Giovenacio menginjak usia 18 tahun, terjadi sesuatu yang sangat mengejutkan. Passione kalah dalam peperangan melawan Mafia lain, dan Boss dari Passione menjadi korban dalam peperangan. Giovenacio yang mengetahui hal ini tentu sangat kaget, ia tak menyangka Passione mengalami kekalahan. Begitu juga dengan Giorgetto, mentalnya sangat terguncang mengetahui ayahnya yang meninggal. Giorgetto pun belum menyiapkan mental untuk menggantikan ayahnya sebagai Boss. Giovenacio, mencoba menenangkan Giorgetto. Giovenacio berkata, bahwa ia siap membantu Giorgetto dalam hal apapun. Giorgetto yang mendengar perkataan tersebut akhirnya mulai tenang, ia mulai mengambil alih posisi ayahnya sebagai Boss dan mulai menyiapkan rencana untuk membalikkan keadaan.

 

     Dengan di bantu Giovenacio, Passione akhirnya berhasil mendapatkan kejayaan nya kembali dalam waktu 1 tahun di bawah kepempimpinan Giorgetto. Giorgetto mulai menjadikan Giovenacio sebagai kaki dan tangannya, serta menjadikan Giovenacio sebagai saudaranya. Giorgetto sudah menganggap Giovenacio sebagai saudaranya, yang selalu bisa di andalkan dan di harapkan. Oleh karena itu, Giovenacio memiliki nama tambahan yaitu Giovanna. Dengan tambahan nama itu, Giovenacio resmi di angkat menjadi keluarga Giovanna, dan nama Giovenacio menjadi Giovenacio Giovanna.

 

     Giovenacio dan Giorgetto mulai merealisasikan visi nya, ia menjadikan Passione sebagai kelompok Mafia anti Narkoba. Seluruh penggunaan dan penjualan narkoba di hentikan. Passione akhirnya mulai menikmati masa jayanya, di bawah pimpinan Giorgetto selama 4 tahun berturut turut.

 

     Pada umurnya yang ke 23 tahun, lagi lagi Passione mengalami kekalahan. Kekalahan ini di sebabkan karena penyerangan kelompok Mafia yang beraliansi untuk mengalahkan Passione. Penyerangan ini di lakukan bukan hanya untuk mengalahkan, melainkan memusnahkan. Giorgetto, yang merasa bahwa keadaan Passione sangat terpuruk akhirnya mulai mengirimkan pasukan terakhirnya dengan di bawah kepempimpinannya. Mengetahui hal tersebut, Giovenacio mulai berselisih dan berencana untuk membuat Giorgetto kabur dan menggantikan perannnya. Namun, Giorgetto tidak mendengarkan apa yang diinginkan Giovenacio. “Kau masih memiliki masa depan yang panjang, hiduplah bahagia dan lepaskan dirimu. Kau bebas. Sedangkan aku, sudah dikutuk dengan keadaan seperti ini. Aku harus bertanggung jawab.” Ucap Giorgetto kepada Giovenacio.

 

     Sebelum Giorgetto pergi, ia menyuruh Giovenacio ke Amerika, ke kota Los Santos dan bertemu dengan kenalannya. Di sana, ia ingin Giovenacio bekerja dan bertindak sesuai dengan keinginannya. Giorgetto pun pergi, menuju tempat peperangan terakhirnya. Pasukan yang ada di kepempimpinan Giorgetto habis, dan Giorgetto mati tertembak. Dengan begitu, Passione berhasil dimusnahkan.

 

     Tak lama dari kemusnahan Passione, Giovenacio terbang menuju Los Santos. Sesampainya di sana, ia bertemu dengan kenalan Giorgetto, yaitu Avery Jane-seorang gadis muda yang berusia 22 tahun. Avery Jane adalah yatim piatu yang di tinggalkan orang tuanya karena kecelakaan saat umurnya 19 tahun, ia sekarang hidup mengandalkan bisnis yang ia lanjutkan dari ayahnya dan harta warisan nya. Avery Jane adalah penduduk Amerika yang tak kaitannya dengan Passione atau lainnya. Avery mengenal Giorgetto di bandara dan sempat berbincang bincang. Avery mulai menyambut Giovenacio di rumahnya dengan hangat.

 

     Giovenacio akhirnya mulai tinggal di rumah Avery. Kini, Giovenacio tidak lagi menggunakan nama samarannya, ia membuang semua yang ada di Passione dan hidup sesuai perkataan Giorgetto. Giovenacio membuang kewarganegaraan nya sebagai warga Italia, lalu mulai mendaftarkan dirinya ke Amerika sebagai Warga Negara. Saat tinggal di rumah Avery, Giovenacio sangat membantu. Giovenacio membantu Avery merenovasi rumahnya, mengembangkan bisnisnya. Hingga, Avery mulai jatuh cinta kepada Giovenacio.

 

     Giovenacio berkeinginan untuk berkuliah, ia mulai mencari kerjaan sampingan. Akan tetapi, hal itu di sadari oleh Avery. Ia berkata kepada Giovenacio, bahwa ia akan membiayai kuliah Giovenacio hingga lulus. Giovenacio yang merasakan ketulusan Avery pun berterimakasih. Giovenacio mulai berkuliah kedokteran selama dua tahun di Los Santos University. Dengan kecerdasan dan pengalaman yang ia peroleh selama masa hidupnya, Giovenacio dengan cepat mendapatkan berbagai rekomendasi hingga kuliahnya yang kelar hanya dua tahun.

 

     Giovenacio pun melamar ke suatu lembaga pemerintahan yaitu Fire Department dan berhasil di terima dengan mudahnya. Di Fire Department, ia berhasil menjadi dokter di salah satu rumah sakit yaitu All Saints General Hospital. Giovenacio pun akhirnya menjadi dokter dengan gelar yang membanggakan. Avery Jane, akhirnya mulai menyatakan cinta nya kepada Giovenacio. Giovenacio yang mengetahuinya menerimanya dengan senang hati. Giovenacio Giovanna dan Avery Jane mulai menikah saat umur Giovenacio 27 tahun. Dua tahun setelah pernikahannya, Avery Jane dan Giovenacio Giovanna di karunai anak.

 

     Dengan begitu, Giovenacio Giovanna hidup menjadi dokter di Los Santos dengan bahagia bersama istri nya Avery Jane dan anaknya. Giovenacio Giovanna, dalam lubuk hatinya berterimakasih kepada Brayse yang telah merawatnya, Giorgetto yang telah menjadikan ia saudaranya dan menjadi temannya, dan Passione yang membawanya ke pengalaman hidup yang luar biasa.

 

 


 

Questions

Character Story Pertama: No

Durasi bermain di JG:RP: 3 tahun lebih

URL Namechange:

 

Account UCP yang saya miliki:

  • Inumaki
  • archpriest (blocked)
  • konosuba (blocked).

 

Account Forum yang saya miliki:

Oshino Shinobu

 


 

Saya Oshino Shinobu selaku pemilik account UCP Inumaki bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Giovenacio_Giovanna) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.

Posted

Sebelum melanjutkan revisi, mohon dijawab pertanyaan di bawah ini:

  1. Apakah ini adalah pertama kali kamu membuat Character Story ? (Ya/Tidak)
  2. Sudah berapa lama kamu main JG:RP? ( Kurang dari 1 bulan / 1 - 3 bulan / 4 - 6 bulan / 6 bulan - 1 tahun / 1 tahun lebih / 3 tahun lebih / 5 tahun lebih )
  3. Apakah character ini baru kamu buat atau baru melakukan prosess Namechange ? (Buat baru/Namechange)
  4. Apakah kamu memiliki account UCP selain yang kamu mainkan saat ini? (Ya/Tidak)
  5. Apakah kamu memiliki account Forum selain yang kamu pakai saat ini? (Ya/Tidak)
  6. Dimana tempat kamu bermain sekarang? (Di rumah / Di warnet)

 

PENTING: Harap diperhatikan ketentuan dibawah ini!

  1. Menggunakan font yang mudah dibaca (Arial, Tahoma, atau Verdana). Font size: 14, dan jangan diberikan atribut berlebihan (BoldItalic, atau Underline)
  2. Pastikan format penulisan Justify yaitu rata kanan-kiri menggunakan tombol image.png pada toolbar di atas.
  3. Tidak boleh ada plagiarisme! ( Silahkan cari di internet untuk plagiarism checker, contoh: https://smallseotools.com/plagiarism-checker/ )
  4. Ejaan, tanda baca, dan grammar harus sesuai dengan standar bahasa yang dipilih (Bahasa Indonesia atau English).
  5. Character story minimal harus memiliki 300 kata yang dipecah menjadi minimal 3 paragraph. 
  6. Gunakan huruf kapital sesuai penempatan kata dan juga yang baik dan benar.
  7. Untuk mengubah story / cerita character kamu, gunakan feature edit yang sudah disediakan:
    Spoiler

    edit.png

     

 

Posted
1 jam yang lalu, RaySan said:
  • Apakah ini adalah pertama kali kamu membuat Character Story ? (Ya/Tidak)
  • Sudah berapa lama kamu main JG:RP? ( Kurang dari 1 bulan / 1 - 3 bulan / 4 - 6 bulan / 6 bulan - 1 tahun / 1 tahun lebih / 3 tahun lebih / 5 tahun lebih )
  • Apakah character ini baru kamu buat atau baru melakukan prosess Namechange ? (Buat baru/Namechange)
  • Apakah kamu memiliki account UCP selain yang kamu mainkan saat ini? (Ya/Tidak)
  • Apakah kamu memiliki account Forum selain yang kamu pakai saat ini? (Ya/Tidak)
  • Dimana tempat kamu bermain sekarang? (Di rumah / Di warnet)

1. Tidak 

2. 3 tahun lebih

4. Namechange

5. Tidak

6. Tidak

Posted
email_logo.pngJogjagamers Reality Project
Helper Team
Character Story

Dear @Oshino Shinobu,

 

I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website.

We hope that you may use this character story to further develop your character.

 

Sincerely,
@RaySan
JG:RP Helper Team

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...