Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[GUIDE] How to Start and Engage in a Social Roleplay


Recommended Posts

Posted

How to Start and Engage in a Social Roleplay

 

Hallo semuanya dimanapun kalian berada. Selamat datang di guide tentang ‘How to Start and Engage in a Roleplay’ alias bagaimana sih caranya untuk menjalani suatu roleplay yang baik dan benar agar pengalaman bermain kita dapat menjadi lebih immersive. Guide ini saya tujukan khususnya kepada orang-orang yang seringkali melakukan ‘roleplay berat’ dan saya tulis karena beberapa kali saya dapati aktivitas roleplay yang dijalani dengan cara yang kurang tepat.

 

Tanpa berlama lama, langsung saja kita masuk ke pembahasan.

 

                                                                                                                    

 

Cara roleplay seperti apa sih yang kurang tepat itu? Memulai roleplay sebaiknya dilakukan secara spontan dan immersif, apapun yang terjadi secara In-Character dan yang akan terjadi secara In-Character harus tetap berjalan secara In-Character, maka sebaiknya dimulai pula dengan cara In-Character. Maksudnya gimana sih, berbelit belit luh! Roleplay yang sebenar-benarnya roleplay adalah roleplay yang fluid dan mengalir sesuai apa yang terjadi dalam roleplay tersebut.. Di bawah ini terdapat contoh ‘alur’ roleplay beserta narasinya dan akan ada catatan-catatan tentang apa saja yang dapat diperbaiki di akhir contoh tersebut.

Biar ga pusing, langsung saja kita lihat contohnya ya.

 

Spoiler

Di pagi hari, ada 2 player yang bergabung di dalam gang bernama Sons of Anarchy yang ingin melakukan roleplay, mereka janjian untuk roleplay berdiskusi tentang gang rival yang sering mengganggu aktivitas gang mereka sendiri. Kedua player tersebut masing-masing memiliki karakter yang bernama Adam Johnson dan Gary Levine. Kedua karakter tersebut bertemu di markas gang mereka dan roleplaypun dimulai.[1]

 

Adam Johnson says: Gary, what are you doin’? Are you busy?

Gary Levine says: Nah, man. What do you need, bro?

* Adam Johnson sits on the couch inside of their club house facing with Gary and begin talking.

Adam Johnson says: It’s about the Mayans, man. They are fuckin’ running wild these days, too wild!

Gary Levine says: I know bro, these sons o’ animals are ruining our lives.

 

Tiba-tiba, ada karakter lain yang menghampiri mereka bernama Jackson Sandler, di luar rencana kedua player tadi. Karakter tersebut ternyata adalah atasan dari karakter mereka dan datang untuk memberikan perintah.

 

* Jackson Sandler approaches the duo and immediatedly barges in with a loud voice.

Jackson Sandler says: What the hell are you two doin’ here!? Get back to work you lazy bums!

* Adam Johnson nods and stands up, leaving the building and brings Gary with him outside.

* Gary Levine follows Adam out of the club house and finds themselves some work.[2]

 

Setelah itu, Adam dan Gary-pun menghentikan pembicaraan mereka dan pergi ke luar dari markas mereka. Kemudian player dari Adam PM ke player Gary...

 

(( PM from Adam Johnson: apalah si jackson dateng2 bawa alur lain kan jadi bingung))

(( PM to Adam Johnson: tau nih, yaudah nanti kita rp lagi ulang aja ngobrolnya dari awal))[3]

 

Nah, tadi itu adalah salah satu contoh dari roleplay yang menurut saya kurang tepat ya. Kenapa sih alasannya?

 

                                                                                                                    

 

[1] Roleplay yang dimulai telah direncakan. Sebenarnya sah-sah saja untuk roleplay dengan direncanakan terlebih dahulu namun akan lebih baik lagi roleplay itu dimulai secara spontan dan secara In-Character. Alangkah lebih baik lagi kalau mereka berdua ini tidak janjian, tapi saat ketemu di game sebagai karakter masing-masing dan mereka memutuskan untuk mengobrol secara In-Character. Pastinya ada pengecualian-pengecualian untuk hal ini, misal untuk roleplay besar yang melibatkan faction legal dan faction illegal, atau ingin mengadakan event IC skala besar yang pastinya lahir dari pemikiran kreatif dari player-player yang bermain, atau bahkan jika ingin melakukan e-rp yang pastinya perlu persetujuan dari kedua belah pihak secara OOC ya. Opini ini lebih cocok diberlakukan untuk roleplay sosial yang tanpa disetting-setting juga bisa berjalan dengan sendirinya.

 

[2] Tetap mengikuti alur roleplay walaupun tidak sesuai dengan ‘rencana’ awal. Ini adalah contoh yang baik untuk dilakukan. Walaupun roleplay yang sedang kalian jalani telah direncanakan, tapi semuanya itu terjadi secara IC dan jika ada karakter yang menghampiri kalian itu juga termasuk sebagai in-character. Jika karakter tersebut berbicara atau berbuat sesuatu ke karakter kalian, harus tetap ditanggapi karena itu kejadiannya in-character, tidak boleh di-ignore karena itu refuse RP kecuali kalian ignorenya secara roleplay misal:

Spoiler

* Jackson Sandler approaches the duo and immediatedly barges in with a loud voice.

Jackson Sandler says: What the hell are you two doin’ here!? Get back to work you lazy bums!

* Gary Levine ignores Jackson and continues to sit down and talk with Adam

 

Pastinya hal ini juga dibarengi sama konsekuensi secara in-character juga ya. Yang harus diingat adalah whatever happens in-character, stays in-character, jadinya tidak perlu dibawa-bawa ke ranah OOC (kecuali kalau ada OOC rule break). Sering saya jumpai saat ada yang sedang roleplay dengan ‘alur’ kemudian dihampiri oleh karakter secara IC dan diajak ngobrol entah itu ditanyai atau manggil aja, mereka malah ignore dan lanjut ngobrol tanpa memperdulikan roleplay dari orang tersebut. Tolong ya guys untuk yang begini dikurangi, karena semua yang terjadi secara IC mau itu ‘roleplay berat 10 ton’ atau ada ‘civil’ yang menghampiri kalian buat nanya-nanya alamat sekitar, itu semuanya adalah bagian dari roleplay dan berjalan secara bersamaan, tidak terpisah. Alur cerita roleplay kalian dimulai saat kalian login ke dalam game.

 

[3] Setelah roleplaynya selesai, malah ngomel-ngomel karena ada yang merubah alur roleplay mereka. Padahal semua itu terjadi secara IC dan ini adalah hal yang enggak banget ya. Apalagi sampai mau Re-RP, bukannya melanjutkan yang sudah ada. Merujuk pada contoh tadi, sebaiknya player dari Adam Johnson dan Gary Levine bukan mengulang roleplay yang mereka lakukan tadi, tapi melanjutkan roleplay bekerja sesuai arahan Jackson Sandler. Bisa saja mereka lanjutkan ngobrol sambil bekerja, atau setelah sudah bekerja dan sedang beristirahat. Kembali lagi harus diingat bahwa whatever happens in-character, stays in-character, tidak perlu merasa kecewa karena ‘alur’ roleplay yang berjalan berubah  (kecuali jika merubahnya bukan secara IC/dengan rulebreak seperti non-RP behavior atau force RP).

 

                                                                                                                    

 

Oke, mungkin itu saja sharing saya tentang pengalaman saya bermain roleplay, pastinya ada ruang untuk perbaikan untuk kita semua, guide ini saya tulis untuk membantu memberikan sudut pandang lain bagi kalian, pastinya yang terpenting adalah kalian harus bisa have fun dalam bermain jadi silakan kalau mau diimplementasikan secara penuh, sebagian, atau tidak sama sekali (jika kalian punya cara/pandangan lain tentang hal ini).

 

Terima kasih kepada kalian semua yang sudah meluangkan waktu untuk membaca ya!

  • Like 1
  • Top 5
  • Thanks 1
  • Clown 1
Posted
24 minutes ago, apples1344 said:

Hallo semuanya dimanapun kalian berada. Selamat datang di guide tentang ‘How to Start and Engage in a Roleplay’ alias bagaimana sih caranya untuk menjalani suatu roleplay yang baik dan benar agar pengalaman bermain kita dapat menjadi lebih immersive. Guide ini saya tujukan khususnya kepada orang-orang yang seringkali melakukan ‘roleplay berat’ dan saya tulis karena beberapa kali saya dapati aktivitas roleplay yang dijalani dengan cara yang kurang tepat.

 

Tanpa berlama lama, langsung saja kita masuk ke pembahasan.

 

Cara roleplay seperti apa sih yang kurang tepat itu? Memulai roleplay sebaiknya dilakukan secara spontan dan immersif, apapun yang terjadi secara In-Character dan yang akan terjadi secara In-Character harus tetap berjalan secara In-Character, maka sebaiknya dimulai pula dengan cara In-Character. Maksudnya gimana sih, berbelit belit luh! Roleplay yang sebenar-benarnya roleplay adalah roleplay yang fluid dan mengalir sesuai apa yang terjadi dalam roleplay tersebut.. Di bawah ini terdapat contoh ‘alur’ roleplay beserta narasinya dan akan ada catatan-catatan tentang apa saja yang dapat diperbaiki di akhir contoh tersebut.

Biar ga pusing, langsung saja kita lihat contohnya ya.

 

  Hide contents

Di pagi hari, ada 2 player yang bergabung di dalam gang bernama Sons of Anarchy yang ingin melakukan roleplay, mereka janjian untuk roleplay berdiskusi tentang gang rival yang sering mengganggu aktivitas gang mereka sendiri. Kedua player tersebut masing-masing memiliki karakter yang bernama Adam Johnson dan Gary Levine. Kedua karakter tersebut bertemu di markas gang mereka dan roleplaypun dimulai.[1]

 

Adam Johnson says: Gary, what are you doin’? Are you busy?

Gary Levine says: Nah, man. What do you need, bro?

* Adam Johnson sits on the couch inside of their club house facing with Gary and begin talking.

Adam Johnson says: It’s about the Mayans, man. They are fuckin’ running wild these days, too wild!

Gary Levine says: I know bro, these sons o’ animals are ruining our lives.

 

Tiba-tiba, ada karakter lain yang menghampiri mereka bernama Jackson Sandler, di luar rencana kedua player tadi. Karakter tersebut ternyata adalah atasan dari karakter mereka dan datang untuk memberikan perintah.

 

* Jackson Sandler approaches the duo and immediatedly barges in with a loud voice.

Jackson Sandler says: What the hell are you two doin’ here!? Get back to work you lazy bums!

* Adam Johnson nods and stands up, leaving the building and brings Gary with him outside.

* Gary Levine follows Adam out of the club house and finds themselves some work.[2]

 

Setelah itu, Adam dan Gary-pun menghentikan pembicaraan mereka dan pergi ke luar dari markas mereka. Kemudian player dari Adam PM ke player Gary...

 

(( PM from Adam Johnson: apalah si jackson dateng2 bawa alur lain kan jadi bingung))

(( PM to Adam Johnson: tau nih, yaudah nanti kita rp lagi ulang aja ngobrolnya dari awal))[3]

 

Nah, tadi itu adalah salah satu contoh dari roleplay yang menurut saya kurang tepat ya. Kenapa sih alasannya?

 

[1] Roleplay yang dimulai telah direncakan. Sebenarnya sah-sah saja untuk roleplay dengan direncanakan terlebih dahulu namun akan lebih baik lagi roleplay itu dimulai secara spontan dan secara In-Character. Alangkah lebih baik lagi kalau mereka berdua ini tidak janjian, tapi saat ketemu di game sebagai karakter masing-masing dan mereka memutuskan untuk mengobrol secara In-Character. Pastinya ada pengecualian-pengecualian untuk hal ini, misal untuk roleplay besar yang melibatkan faction legal dan faction illegal, atau ingin mengadakan event IC skala besar yang pastinya lahir dari pemikiran kreatif dari player-player yang bermain, atau bahkan jika ingin melakukan e-rp yang pastinya perlu persetujuan dari kedua belah pihak secara OOC ya. Opini ini lebih cocok diberlakukan untuk roleplay sosial yang tanpa disetting-setting juga bisa berjalan dengan sendirinya.

 

[2] Tetap mengikuti alur roleplay walaupun tidak sesuai dengan ‘rencana’ awal. Ini adalah contoh yang baik untuk dilakukan. Walaupun roleplay yang sedang kalian jalani telah direncanakan, tapi semuanya itu terjadi secara IC dan jika ada karakter yang menghampiri kalian itu juga termasuk sebagai in-character. Jika karakter tersebut berbicara atau berbuat sesuatu ke karakter kalian, harus tetap ditanggapi karena itu kejadiannya in-character, tidak boleh di-ignore karena itu refuse RP kecuali kalian ignorenya secara roleplay misal:

  Hide contents

* Jackson Sandler approaches the duo and immediatedly barges in with a loud voice.

Jackson Sandler says: What the hell are you two doin’ here!? Get back to work you lazy bums!

* Gary Levine ignores Jackson and continues to sit down and talk with Adam

 

Pastinya hal ini juga dibarengi sama konsekuensi secara in-character juga ya. Yang harus diingat adalah whatever happens in-character, stays in-character, jadinya tidak perlu dibawa-bawa ke ranah OOC (kecuali kalau ada OOC rule break). Sering saya jumpai saat ada yang sedang roleplay dengan ‘alur’ kemudian dihampiri oleh karakter secara IC dan diajak ngobrol entah itu ditanyai atau manggil aja, mereka malah ignore dan lanjut ngobrol tanpa memperdulikan roleplay dari orang tersebut. Tolong ya guys untuk yang begini dikurangi, karena semua yang terjadi secara IC mau itu ‘roleplay berat 10 ton’ atau ada ‘civil’ yang menghampiri kalian buat nanya-nanya alamat sekitar, itu semuanya adalah bagian dari roleplay dan berjalan secara bersamaan, tidak terpisah. Alur cerita roleplay kalian dimulai saat kalian login ke dalam game.

 

[3] Setelah roleplaynya selesai, malah ngomel-ngomel karena ada yang merubah alur roleplay mereka. Padahal semua itu terjadi secara IC dan ini adalah hal yang enggak banget ya. Apalagi sampai mau Re-RP, bukannya melanjutkan yang sudah ada. Merujuk pada contoh tadi, sebaiknya player dari Adam Johnson dan Gary Levine bukan mengulang roleplay yang mereka lakukan tadi, tapi melanjutkan roleplay bekerja sesuai arahan Jackson Sandler. Bisa saja mereka lanjutkan ngobrol sambil bekerja, atau setelah sudah bekerja dan sedang beristirahat. Kembali lagi harus diingat bahwa whatever happens in-character, stays in-character, tidak perlu merasa kecewa karena ‘alur’ roleplay yang berjalan berubah  (kecuali jika merubahnya bukan secara IC/dengan rulebreak seperti non-RP behavior atau force RP).

 

Oke, mungkin itu saja sharing saya tentang pengalaman saya bermain roleplay, pastinya ada ruang untuk perbaikan untuk kita semua, guide ini saya tulis untuk membantu memberikan sudut pandang lain bagi kalian, pastinya yang terpenting adalah kalian harus bisa have fun dalam bermain jadi silakan kalau mau diimplementasikan secara penuh, sebagian, atau tidak sama sekali (jika kalian punya cara/pandangan lain tentang hal ini).

 

Terima kasih kepada kalian semua yang sudah meluangkan waktu untuk membaca ya!

Mantap Bang Apples pokoknya jalankan secara IC

 

Posted
17 minutes ago, RevanAX said:

Mantap Bang Apples pokoknya jalankan secara IC

 

Siap bang RevanAX terima kasih sudah berkunjung

 

15 minutes ago, VinzzySAMP said:

Keren guidenya +1

Thanks!

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...