Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Zeva Rafaelo to Mikaelo Angelo (Iyano)


Jepong

Recommended Posts

Posted

UCP Name: Iyano

Old Character: Zeva Rafaelo

Old Character Story:

 

 


New Character: Junzo Kaoru

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: Japan

 


Reason for name change request:

Untuk mengganti Origin dan menghilangkan crime record

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

 

OOC Jail
 

Spoiler

f9B8tu1.png


/myid
 

Spoiler

G5n8N3S.png


/mp
 

Spoiler

S81uQTk.png

 

 

 

CK Story:

Spoiler

Zeva Rafaelo, lahir pada 18 Agustus 1999. Zeva biasanya dikenal oleh orang orang disekitarnya dengan panggilan Jepong. Jepong adalah pria yang biasa biasa saja, malah bisa dibilang ia pria yang membosankan. Tinggal di East Beach, Los Santos. Pekerjaan Jepong tiada lain tiada bukan hanyalah seorang Truck Driver. Bagi dia, tiada hari tanpa bekerja. Baginya, tiada kata lelah untuk bekerja, mungkin memang hobi dia bekerja, benar benar pria yang membosankan. Walaupun membosankan, Jepong adalah pria yang selalu ceria, mempunyai banyak teman, dan dia selalu baik kepada semua orang. Sangat mustahil baginya untuk mempunyai musuh. Kembali ke pekerjaan Jepong, Jepong sudah bekerja menjadi Truck Driver selama satu tahun. Hari demi hari ia lalui dengan mengendarai Road Train nya mengelilingi Kota Los Santos, Las Venturas, serta San Fierro untuk menjalankan tugas sebagai Truck Driver.
 

Selama ini ia bekerja, tidak ada halangan menimpanya sampai pada satu saat. Saat Jepong di perjalanan mengirimkan barang ke Kota San Fierro, hal sial menimpanya. Jepong dihadang oleh dua orang bersenjata api. Jepong kebingungan, dia mengingat tidak pernah melakukan salah apapun kepada orang lain lalu kenapa ada orang yang akan berniat jahat kepadanya. Dua pria bersenjata api itu kemudian memberhentikan kendaraan Jepong. Dengan menghentikan kendaraannya didepan kendaraan Jepong serta menodongkan senjata api ke arah Jepong. Tidak ada pilihan lain dan memang di posisi itu Jepong tidak bisa memilih opsi lain selain turun dan mengikuti apa kata dua pria bersenjata api tersebut. Tak lama sesaat dua orang menyuruh Jepong turun, Jepong pun mengikuti kata kata mereka dengan perasaan campur aduk. Jepong takut, tak ada orang yang bisa membantu nya karena memang di Tol tersebut jarang di lewati oleh pengendara lain. Dua orang bersenjata api itu bermaksud ingin merampok Jepong. Mereka ingin mengambil semua harta yang Jepong bawa. Saat itu, satu orang bersenjata api duduk di kursi kemudi bersiap untuk kabur dari tempat itu, dan satunya turun dari kendaraan dan menodongkan senjata api kearah Jepong.
 

Dengan nada tinggi, pria yang menodongkan senjata api itu menyuruh Jepong untuk angkat tangan menyerah dengan keadaan. Dengan cepat Jepong menuruti apa kata pria itu. Jepong mengangkat kedua tangannya dengan air mata yang sebentar lagi membasahi pipinya. Pria itu langsung menggeledah tubuh Jepong untuk mengetahui apa saja yang sedang Jepong bawa. Dengan kasar pria itu menggeledah tubuh Jepong, dari kantong baju hingga kantong celana dan tas yang dibawah Jepong tidak ada yang ia lewati. Dengan penuh tekanan Jepong hanya bisa menuruti semua perkataan pria itu, dia tidak ada kesempatan melawan apalagi kesempatan lari dari kejadian tersebut. Tak kunjung menemukan apa yang sedang ia cari, pria itu kemudian memukul Jepong dibagian belakang kepala dengan mengatakan ia akan membunuh Jepong jika Jepong tidak memberikan semua harta yang sedang Jepong bawa. Jepong merasa memang tidak membawa apa apa saat itu, hanya ada uang 10 Sen yang ada di kantong bajunya. Dengan gugup Jepong mengatakan hanya ada 10 Sen yang ia bawa sekarang, tetapi pria bersenjata itu tidak mempercayainya.
 

Sekali lagi dia mengancam akan membunuh Jepong jika Jepong berani membohongi mereka dan tidak menyerahkan segala hartanya kepada kedua pria bersenjata tersebut. Jepong panik, tak tau harus apa, padahal ia merasa sudah mengatakan hal yang sejujur nya dan memang ia tidak membawa uang lebih. Jepong pun langsung berniat kabur dengan menaiki kendaraan Road Train nya karena ia panik dan gugup. Kemudian orang itu pun langsung saja menembakan senjata api kearah belakang kepala Jepong. Jepong pun mati ditempat, tidak ada yang bisa membantunya dan memang tembakan di bagian belakang kepala bukan luka yang kecil. Kedua pria bersenjata itu pun langsung melarikan diri dari lokasi kejadian, sekarang hanyalah Jepong sendiri dengan Road Train nya di tengah jalan tol dengan nyawanya yang sudah tidak ada lagi. 

 

CK Screenshots:

Bukti

 

DSeWlCw.png
pNJwdhE.png
VHzGhYR.png
Acdk5lY.png
BN0vWPq.png
YKvmZYs.png
HHpA6D6.png
V9T2zgc.png
PL7BM0F.png
BoYGtYu.png
AEoHYWc.png
pBbfCnL.png
9rjaDiR.png
xrHJDOC.png
nVVHx9B.png

 

Posted

Sebelum melanjutkan pemeriksaan permohonan CN kamu, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan ke kamu:

  1. Apakah jumlah story anda sudah sesuai dengan ketentuan?
  2. Apakah jumlah SS sudah sesuai dengan ketentuan?
  3. Apakah /mp anda sudah dalam kondisi bersih?
  4. Jenis kasus apa yang anda buat untuk melakukan CK?
  5. Apakah karakter anda sudah di dalam penjara?

 

PENTING: Harap diperhatikan ketentuan dibawah ini!

  1. Pastikan karakter kamu sudah tidak memiliki property ( isi command /mp harus kosong )
  2. Pastikan karakter kamu tidak memiliki warrant ( bukan buronan SAPD ) dengan status aktif.
  3. Anda harus memiliki cerita yang kreatif dan valid untuk melakukan CK.
  4. Tidak boleh melakukan RP buat CK seperti bunuh diri, kecelakaan, sakit, ataupun hutang piutang.
  5. Story CK harus terdiri dari 300 kata yang terdiri dari 2-3 paragraf.
  6. Jumlah Screenshoot CK minimal 10.
  7. Anda tidak perlu /charity, karena /autocn akan terpotong secara automatis uang anda.
  8. Pastikan karakter anda sudah di dalam penjara OOC.

 

Posted
On 3/26/2024 at 5:15 PM, Jepong said:

Zeva Rafaelo, lahir pada 18 Agustus 1999. Zeva biasanya dikenal oleh orang orang disekitarnya
dengan panggilan Jepong. Jepong adalah pria yang biasa biasa saja, malah bisa dibilang ia pria yang
membosankan. Tinggal di East Beach, Los Santos. Pekerjaan Jepong tiada lain tiada bukan hanyalah
seorang Truck Driver. Bagi dia, tiada hari tanpa bekerja. Baginya, tiada kata lelah untuk bekerja,
mungkin memang hobi dia bekerja, benar benar pria yang membosankan. Walaupun membosankan,
Jepong adalah pria yang selalu ceria, mempunyai banyak teman, dan dia selalu baik kepada semua
orang. Sangat mustahil baginya untuk mempunyai musuh. Kembali ke pekerjaan Jepong, Jepong
sudah bekerja menjadi Truck Driver selama satu tahun.

     Hari demi hari ia lalui dengan mengendarai Road Train nya mengelilingi Kota Los Santos, Las
Venturas, serta San Fierro untuk menjalankan tugas sebagai Truck Driver. Selama ini ia bekerja, tidak
ada halangan menimpanya sampai pada satu saat. Saat Jepong di perjalanan mengirimkan barang ke
Kota San Fierro, hal sial menimpanya. Jepong dihadang oleh dua orang bersenjata api. Jepong
kebingungan, dia mengingat tidak pernah melakukan salah apapun kepada orang lain lalu kenapa
ada orang yang akan berniat jahat kepadanya.

Dua pria bersenjata api itu kemudian memberhentikan kendaraan Jepong. Dengan menghentikan
kendaraannya didepan kendaraan Jepong serta menodongkan senjata api ke arah Jepong. Tidak ada
pilihan lain dan memang di posisi itu Jepong tidak bisa memilih opsi lain selain turun dan mengikuti
apa kata dua pria bersenjata api tersebut. Tak lama sesaat dua orang menyuruh Jepong turun,
Jepong pun mengikuti kata kata mereka dengan perasaan campur aduk. Jepong takut, tak ada orang
yang bisa membantu nya karena memang di Tol tersebut jarang di lewati oleh pengendara lain.

     Dua orang bersenjata api itu bermaksud ingin merampok Jepong. Mereka ingin mengambil semua
harta yang Jepong bawa. Saat itu, satu orang bersenjata api duduk di kursi kemudi bersiap untuk
kabur dari tempat itu, dan satunya turun dari kendaraan dan menodongkan senjata api kearah
Jepong. Dengan nada tinggi, pria yang menodongkan senjata api itu menyuruh Jepong untuk angkat
tangan menyerah dengan keadaan. Dengan cepat Jepong menuruti apa kata pria itu. Jepong
mengangkat kedua tangannya dengan air mata yang sebentar lagi membasahi pipinya.

     Pria itu langsung menggeledah tubuh Jepong untuk mengetahui apa saja yang sedang Jepong bawa.
Dengan kasar pria itu menggeledah tubuh Jepong, dari kantong baju hingga kantong celana dan tas
yang dibawah Jepong tidak ada yang ia lewati. Dengan penuh tekanan Jepong hanya bisa menuruti
semua perkataan pria itu, dia tidak ada kesempatan melawan apalagi kesempatan lari dari kejadian
tersebut. Tak kunjung menemukan apa yang sedang ia cari, pria itu kemudian memukul Jepong
dibagian belakang kepala dengan mengatakan ia akan membunuh Jepong jika Jepong tidak
memberikan semua harta yang sedang Jepong bawa.
Jepong merasa memang tidak membawa apa apa saat itu, hanya ada uang 10 Sen yang ada di
kantong bajunya. Dengan gugup Jepong mengatakan hanya ada 10 Sen yang ia bawa sekarang,
tetapi pria bersenjata itu tidak mempercayainya. Sekali lagi dia mengancam akan membunuh Jepong
jika Jepong berani membohongi mereka dan tidak menyerahkan segala hartanya kepada kedua pria
bersenjata tersebut. Jepong panik, tak tau harus apa, padahal ia merasa sudah mengatakan hal yang
sejujur nya dan memang ia tidak membawa uang lebih.

     Jepong pun langsung berniat kabur dengan menaiki kendaraan Road Train nya karena ia panik dan
gugup. Kemudian orang itu pun langsung saja menembakan senjata api kearah belakang kepala
Jepong. Jepong pun mati ditempat, tidak ada yang bisa membantunya dan memang tembakan di
bagian belakang kepala bukan luka yang kecil. Kedua pria bersenjata itu pun langsung melarikan diri
dari lokasi kejadian, sekarang hanyalah Jepong sendiri dengan Road Train nya di tengah jalan tol
dengan nyawanya yang sudah tidak ada lagi.

Tolong di buat Justify.

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...