Mhd Dirga Posted June 4, 2024 Posted June 4, 2024 Gak cok. lu nabrak org mah di realita jga gausah lu tembak jga dia dah bisa mati / pingsan
Renjiro Posted July 18, 2024 Posted July 18, 2024 Ga realistis bro, kalo di Real Life mungkin sudah pingsan duluan gara gara ketabrak
Original Arasi Posted July 20, 2024 Posted July 20, 2024 kalo di tabrak sekali masih oke,,tapi kalo dah berkali kali mah raming nama nya
esceptico Posted August 2, 2024 Posted August 2, 2024 Ini cukup menarik untuk dibahas @Daffies. Aku akan memulai dari informasi yang ku dapat tentang car ramming-attack. Ternyata, penggunaan kendaraan sebagai senjata dalam serangan udah lama dikenal dan masih terjadi sampai sekarang. Dari yang aku temukan, teknik ini sering dipilih sama pelaku teror—baik itu kelompok teroris, geng, atau perorangan—karena gampang banget dilakuin dan bisa bikin kerusakan besar dengan usaha minimal. Beberapa tahun belakangan ini, banyak kejadian di seluruh dunia yang nunjukin betapa bahayanya serangan kek gini, terutama di tempat-tempat ramai yang keamanannya nggak begitu ketat. (cisa.gov) Jadi, relate kan semisal suatu kelompok geng mengambil metode ini sebagai ledakan pertama dari serangkaian penyerangan mereka? Sebab dengan kek gini, target ga sempat untuk sekedar memikirkan tindakan yang akan ia ambil secara matang setelah penabrakan, alhasil tindakan spontan adalah satu-satunya hal yang dilakukan—itupun kalau orang yang ditabrak tak mendapatkan dampak fatal dari ramming-attack tersebut— seperti; masih bisa lari buat sembunyi atau ngeslide out pistol di balik kaosnya, sekali lagi, itupun kalau ia engga mengalami luka parah akibat penabrakan. Dan akhirnya, pelaku dengan gampangnya melakukan serangan lanjutan, turun dari mobil, kokang 3D-printed firearm mereka, dar der dor, cabut dan selesai. Biasanya, pelaku pilih kendaraan sebagai senjata karena dua alasan utama: gampang didapat dan dampak psikologisnya gede banget. Kendaraan bisa diakses oleh hampir semua orang, dan pelakunya nggak perlu latihan khusus buat makai. Selain itu, serangan dengan kendaraan bisa dilakukan tanpa banyak persiapan atau rencana teknis, lantas ini jadi pilihan menarik buat orang atau kelompok yang pengen bikin kekacauan secara cepat. Dampak dari serangan ini bisa parah, nggak cuma dari segi korban jiwa tapi juga dalam menciptakan rasa takut dan ketidakamanan di masyarakat. Misalnya, serangan kendaraan di tempat wisata terkenal, jalan raya yang ramai, hood geng lawan, atau area pejalan kaki bisa menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, sekaligus berkemungkinan dapat menciptakan trauma banyak orang. Kendaraan yang awalnya keliatan nggak mencurigakan tiba-tiba berubah jadi senjata mematikan, dan ini bisa bikin orang merasa nggak aman di tempat-tempat yang tadinya dianggap aman. Lebih lanjut, aku pikir kalau propaganda ekstremis punya peran besar dalam penyebaran taktik ini. Kelompok tertentu sering pakai media sosial dan platform online lainnya buat nyebarin panduan dan motivasi untuk serangan pakai kendaraan. Mereka sering muji tindakan ini, atau bentuk respon positif lainnya, yang secara ga langsung dapat digunakan untuk /mempengaruhi/ atau sebagai tindakan /pengajakan/; ngajak orang lain buat ngikutin jejak mereka. Ini bikin lingkungan di mana serangan kendaraan nggak cuma dipromosikan, tapi juga dianggap sebagai cara efektif dan mudah buat mencapai tujuan kelompok atau ideologi tertentu. Atau jika kawan-kawan lebih suka penjelasan secara visual, bonus dengan rangkuman beberapa kejadian secara historis, bisa nonton video singat berikut ini: Atau jika lebih nyaman basic tulisan, ada nih bacaan enaaaa: https://transweb.sjsu.edu/sites/default/files/SP0518 Vehicle Ramming Terrorism.pdf Dari beberap info yang ku temukan, tindakan ramming lebih sering terjadi oleh mobil terhadap mobil karena sedang dalam momen saling kejar-kejaran, lampu merah, ataupun di parkiran/trotoar; 1. https://www.bbc.com/news/uk-england-london-39862495 2. https://casetext.com/case/people-v-garcia-3804 3. https://casetext.com/case/people-v-mariscal-15 4. https://www.independent.co.uk/news/world/europe/mohammed-amra-the-fly-france-prisoner-van-attack-b2545260.html 5. https://www.dailyrecord.co.uk/news/scottish-news/police-hunt-gang-after-demolition-13305775 Di sisi lain, car Ramming-attack atau penabrakan kendaraan terhadap manusia secara langsung juga terjadi. https://www.stuff.co.nz/national/crime/300946730/car-ramming-into-group-of-people-linked-to-gangrelated-palmerston-north-homicide-investigation Namun, sayangnya aku tak menemukan banyak informasi terkait ramming-attack yang terjadi antara mobil dengan manusia yang dilakukan oleh kelompok geng terhadap kelompok geng sebagai targetnya secara langsung. Mungkin hal ini berkaitan erat dengan tradisi mereka atas hubungannya terhadap pihak berwajib, seperti kepolisian, badan intelejen, maupun kroni-kroni lainnya, yang, aku pikir geng selalu mencoba menjaga jarak dari mereka dengan alasan yang cukup beragam, makanya masuk akal kalau; penghilangan jejak mereka atas tindakan ilegal perlu dilakukan. Entah sedang dalam masa pemantauan atas kasus yang dicurigakan terhadap kelompok geng tersebut, baru keluar penjara, gamau serangkaian tindakan-tindakan ilegalnya tercium karena 1312 forever atau mungkin karena alasan lain. Maka kesimpulan dangkalnya, sangat sedikit kasus car ramming-attack yang dapat terrekam dan dicari pada jurnal digital open acces maupun laman-laman berita populer. Mungkin seperti itu. === Nah, balik lagi ke konteks roleplay, dari sudut pandangku, car ramming-attack dilakukan dalam penyerangan sebuah fraksi kriminal terhadap musuhnya yang sedang kumpul nyantai di pinggir trotoar menurutku adalah tindakan yang wajar, bisa terjadi kapan saja dan reaistik-realistik aja. Namun, karena mungkin di sini tindakan menabrakkan mobil ke karakter lain secara masif(berterus-terus) dalam satu kali kejadian adalah suatu pelanggaran, maka car ramming-attack yang dilakukan hanya sekali tabrak saja ketika penyerangan berlangsung, ini bisa jadi jalan keluar. Memberikan kesempatan lawan roleplay untuk merespon suatu kejadian roleplay yang kita ciptakan sekaligus memanfaatkan fitur secara optimal sehingga pendalaman karakter(immersive roleplay) dapat diusahakan lebih dalam lagi, seperti yang disampaiin @NakedInTheRain jauh-jauh bulan yang lalu.
$casablancas$ Posted August 2, 2024 Posted August 2, 2024 bisa realistis dan engga, tergantung lu ngeroleplayinnya misal lu mau jatohin dulu baru nembak atau mau nembak dari kaca aja
mochammad syahrazad hafil Posted August 3, 2024 Posted August 3, 2024 19 jam yang lalu, esceptico said: Ini cukup menarik untuk dibahas @Daffies. Aku akan memulai dari informasi yang ku dapat tentang car ramming-attack. Ternyata, penggunaan kendaraan sebagai senjata dalam serangan udah lama dikenal dan masih terjadi sampai sekarang. Dari yang aku temukan, teknik ini sering dipilih sama pelaku teror—baik itu kelompok teroris, geng, atau perorangan—karena gampang banget dilakuin dan bisa bikin kerusakan besar dengan usaha minimal. Beberapa tahun belakangan ini, banyak kejadian di seluruh dunia yang nunjukin betapa bahayanya serangan kek gini, terutama di tempat-tempat ramai yang keamanannya nggak begitu ketat. (cisa.gov) Jadi, relate kan semisal suatu kelompok geng mengambil metode ini sebagai ledakan pertama dari serangkaian penyerangan mereka? Sebab dengan kek gini, target ga sempat untuk sekedar memikirkan tindakan yang akan ia ambil secara matang setelah penabrakan, alhasil tindakan spontan adalah satu-satunya hal yang dilakukan—itupun kalau orang yang ditabrak tak mendapatkan dampak fatal dari ramming-attack tersebut— seperti; masih bisa lari buat sembunyi atau ngeslide out pistol di balik kaosnya, sekali lagi, itupun kalau ia engga mengalami luka parah akibat penabrakan. Dan akhirnya, pelaku dengan gampangnya melakukan serangan lanjutan, turun dari mobil, kokang 3D-printed firearm mereka, dar der dor, cabut dan selesai. Biasanya, pelaku pilih kendaraan sebagai senjata karena dua alasan utama: gampang didapat dan dampak psikologisnya gede banget. Kendaraan bisa diakses oleh hampir semua orang, dan pelakunya nggak perlu latihan khusus buat makai. Selain itu, serangan dengan kendaraan bisa dilakukan tanpa banyak persiapan atau rencana teknis, lantas ini jadi pilihan menarik buat orang atau kelompok yang pengen bikin kekacauan secara cepat. Dampak dari serangan ini bisa parah, nggak cuma dari segi korban jiwa tapi juga dalam menciptakan rasa takut dan ketidakamanan di masyarakat. Misalnya, serangan kendaraan di tempat wisata terkenal, jalan raya yang ramai, hood geng lawan, atau area pejalan kaki bisa menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, sekaligus berkemungkinan dapat menciptakan trauma banyak orang. Kendaraan yang awalnya keliatan nggak mencurigakan tiba-tiba berubah jadi senjata mematikan, dan ini bisa bikin orang merasa nggak aman di tempat-tempat yang tadinya dianggap aman. Lebih lanjut, aku pikir kalau propaganda ekstremis punya peran besar dalam penyebaran taktik ini. Kelompok tertentu sering pakai media sosial dan platform online lainnya buat nyebarin panduan dan motivasi untuk serangan pakai kendaraan. Mereka sering muji tindakan ini, atau bentuk respon positif lainnya, yang secara ga langsung dapat digunakan untuk /mempengaruhi/ atau sebagai tindakan /pengajakan/; ngajak orang lain buat ngikutin jejak mereka. Ini bikin lingkungan di mana serangan kendaraan nggak cuma dipromosikan, tapi juga dianggap sebagai cara efektif dan mudah buat mencapai tujuan kelompok atau ideologi tertentu. Atau jika kawan-kawan lebih suka penjelasan secara visual, bonus dengan rangkuman beberapa kejadian secara historis, bisa nonton video singat berikut ini: Atau jika lebih nyaman basic tulisan, ada nih bacaan enaaaa: https://transweb.sjsu.edu/sites/default/files/SP0518 Vehicle Ramming Terrorism.pdf Dari beberap info yang ku temukan, tindakan ramming lebih sering terjadi oleh mobil terhadap mobil karena sedang dalam momen saling kejar-kejaran, lampu merah, ataupun di parkiran/trotoar; 1. https://www.bbc.com/news/uk-england-london-39862495 2. https://casetext.com/case/people-v-garcia-3804 3. https://casetext.com/case/people-v-mariscal-15 4. https://www.independent.co.uk/news/world/europe/mohammed-amra-the-fly-france-prisoner-van-attack-b2545260.html 5. https://www.dailyrecord.co.uk/news/scottish-news/police-hunt-gang-after-demolition-13305775 Di sisi lain, car Ramming-attack atau penabrakan kendaraan terhadap manusia secara langsung juga terjadi. https://www.stuff.co.nz/national/crime/300946730/car-ramming-into-group-of-people-linked-to-gangrelated-palmerston-north-homicide-investigation Namun, sayangnya aku tak menemukan banyak informasi terkait ramming-attack yang terjadi antara mobil dengan manusia yang dilakukan oleh kelompok geng terhadap kelompok geng sebagai targetnya secara langsung. Mungkin hal ini berkaitan erat dengan tradisi mereka atas hubungannya terhadap pihak berwajib, seperti kepolisian, badan intelejen, maupun kroni-kroni lainnya, yang, aku pikir geng selalu mencoba menjaga jarak dari mereka dengan alasan yang cukup beragam, makanya masuk akal kalau; penghilangan jejak mereka atas tindakan ilegal perlu dilakukan. Entah sedang dalam masa pemantauan atas kasus yang dicurigakan terhadap kelompok geng tersebut, baru keluar penjara, gamau serangkaian tindakan-tindakan ilegalnya tercium karena 1312 forever atau mungkin karena alasan lain. Maka kesimpulan dangkalnya, sangat sedikit kasus car ramming-attack yang dapat terrekam dan dicari pada jurnal digital open acces maupun laman-laman berita populer. Mungkin seperti itu. === Nah, balik lagi ke konteks roleplay, dari sudut pandangku, car ramming-attack dilakukan dalam penyerangan sebuah fraksi kriminal terhadap musuhnya yang sedang kumpul nyantai di pinggir trotoar menurutku adalah tindakan yang wajar, bisa terjadi kapan saja dan reaistik-realistik aja. Namun, karena mungkin di sini tindakan menabrakkan mobil ke karakter lain secara masif(berterus-terus) dalam satu kali kejadian adalah suatu pelanggaran, maka car ramming-attack yang dilakukan hanya sekali tabrak saja ketika penyerangan berlangsung, ini bisa jadi jalan keluar. Memberikan kesempatan lawan roleplay untuk merespon suatu kejadian roleplay yang kita ciptakan sekaligus memanfaatkan fitur secara optimal sehingga pendalaman karakter(immersive roleplay) dapat diusahakan lebih dalam lagi, seperti yang disampaiin @NakedInTheRain jauh-jauh bulan yang lalu. keren penjelasannya
$Daffies$ Posted August 3, 2024 Author Posted August 3, 2024 19 hours ago, esceptico said: Ini cukup menarik untuk dibahas @Daffies. Aku akan memulai dari informasi yang ku dapat tentang car ramming-attack. Ternyata, penggunaan kendaraan sebagai senjata dalam serangan udah lama dikenal dan masih terjadi sampai sekarang. Dari yang aku temukan, teknik ini sering dipilih sama pelaku teror—baik itu kelompok teroris, geng, atau perorangan—karena gampang banget dilakuin dan bisa bikin kerusakan besar dengan usaha minimal. Beberapa tahun belakangan ini, banyak kejadian di seluruh dunia yang nunjukin betapa bahayanya serangan kek gini, terutama di tempat-tempat ramai yang keamanannya nggak begitu ketat. (cisa.gov) Jadi, relate kan semisal suatu kelompok geng mengambil metode ini sebagai ledakan pertama dari serangkaian penyerangan mereka? Sebab dengan kek gini, target ga sempat untuk sekedar memikirkan tindakan yang akan ia ambil secara matang setelah penabrakan, alhasil tindakan spontan adalah satu-satunya hal yang dilakukan—itupun kalau orang yang ditabrak tak mendapatkan dampak fatal dari ramming-attack tersebut— seperti; masih bisa lari buat sembunyi atau ngeslide out pistol di balik kaosnya, sekali lagi, itupun kalau ia engga mengalami luka parah akibat penabrakan. Dan akhirnya, pelaku dengan gampangnya melakukan serangan lanjutan, turun dari mobil, kokang 3D-printed firearm mereka, dar der dor, cabut dan selesai. Biasanya, pelaku pilih kendaraan sebagai senjata karena dua alasan utama: gampang didapat dan dampak psikologisnya gede banget. Kendaraan bisa diakses oleh hampir semua orang, dan pelakunya nggak perlu latihan khusus buat makai. Selain itu, serangan dengan kendaraan bisa dilakukan tanpa banyak persiapan atau rencana teknis, lantas ini jadi pilihan menarik buat orang atau kelompok yang pengen bikin kekacauan secara cepat. Dampak dari serangan ini bisa parah, nggak cuma dari segi korban jiwa tapi juga dalam menciptakan rasa takut dan ketidakamanan di masyarakat. Misalnya, serangan kendaraan di tempat wisata terkenal, jalan raya yang ramai, hood geng lawan, atau area pejalan kaki bisa menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, sekaligus berkemungkinan dapat menciptakan trauma banyak orang. Kendaraan yang awalnya keliatan nggak mencurigakan tiba-tiba berubah jadi senjata mematikan, dan ini bisa bikin orang merasa nggak aman di tempat-tempat yang tadinya dianggap aman. Lebih lanjut, aku pikir kalau propaganda ekstremis punya peran besar dalam penyebaran taktik ini. Kelompok tertentu sering pakai media sosial dan platform online lainnya buat nyebarin panduan dan motivasi untuk serangan pakai kendaraan. Mereka sering muji tindakan ini, atau bentuk respon positif lainnya, yang secara ga langsung dapat digunakan untuk /mempengaruhi/ atau sebagai tindakan /pengajakan/; ngajak orang lain buat ngikutin jejak mereka. Ini bikin lingkungan di mana serangan kendaraan nggak cuma dipromosikan, tapi juga dianggap sebagai cara efektif dan mudah buat mencapai tujuan kelompok atau ideologi tertentu. Atau jika kawan-kawan lebih suka penjelasan secara visual, bonus dengan rangkuman beberapa kejadian secara historis, bisa nonton video singat berikut ini: Atau jika lebih nyaman basic tulisan, ada nih bacaan enaaaa: https://transweb.sjsu.edu/sites/default/files/SP0518 Vehicle Ramming Terrorism.pdf Dari beberap info yang ku temukan, tindakan ramming lebih sering terjadi oleh mobil terhadap mobil karena sedang dalam momen saling kejar-kejaran, lampu merah, ataupun di parkiran/trotoar; 1. https://www.bbc.com/news/uk-england-london-39862495 2. https://casetext.com/case/people-v-garcia-3804 3. https://casetext.com/case/people-v-mariscal-15 4. https://www.independent.co.uk/news/world/europe/mohammed-amra-the-fly-france-prisoner-van-attack-b2545260.html 5. https://www.dailyrecord.co.uk/news/scottish-news/police-hunt-gang-after-demolition-13305775 Di sisi lain, car Ramming-attack atau penabrakan kendaraan terhadap manusia secara langsung juga terjadi. https://www.stuff.co.nz/national/crime/300946730/car-ramming-into-group-of-people-linked-to-gangrelated-palmerston-north-homicide-investigation Namun, sayangnya aku tak menemukan banyak informasi terkait ramming-attack yang terjadi antara mobil dengan manusia yang dilakukan oleh kelompok geng terhadap kelompok geng sebagai targetnya secara langsung. Mungkin hal ini berkaitan erat dengan tradisi mereka atas hubungannya terhadap pihak berwajib, seperti kepolisian, badan intelejen, maupun kroni-kroni lainnya, yang, aku pikir geng selalu mencoba menjaga jarak dari mereka dengan alasan yang cukup beragam, makanya masuk akal kalau; penghilangan jejak mereka atas tindakan ilegal perlu dilakukan. Entah sedang dalam masa pemantauan atas kasus yang dicurigakan terhadap kelompok geng tersebut, baru keluar penjara, gamau serangkaian tindakan-tindakan ilegalnya tercium karena 1312 forever atau mungkin karena alasan lain. Maka kesimpulan dangkalnya, sangat sedikit kasus car ramming-attack yang dapat terrekam dan dicari pada jurnal digital open acces maupun laman-laman berita populer. Mungkin seperti itu. === Nah, balik lagi ke konteks roleplay, dari sudut pandangku, car ramming-attack dilakukan dalam penyerangan sebuah fraksi kriminal terhadap musuhnya yang sedang kumpul nyantai di pinggir trotoar menurutku adalah tindakan yang wajar, bisa terjadi kapan saja dan reaistik-realistik aja. Namun, karena mungkin di sini tindakan menabrakkan mobil ke karakter lain secara masif(berterus-terus) dalam satu kali kejadian adalah suatu pelanggaran, maka car ramming-attack yang dilakukan hanya sekali tabrak saja ketika penyerangan berlangsung, ini bisa jadi jalan keluar. Memberikan kesempatan lawan roleplay untuk merespon suatu kejadian roleplay yang kita ciptakan sekaligus memanfaatkan fitur secara optimal sehingga pendalaman karakter(immersive roleplay) dapat diusahakan lebih dalam lagi, seperti yang disampaiin @NakedInTheRain jauh-jauh bulan yang lalu. baru liat lagi thread ini ternyata ada yang jawab seniat ini, belum gw baca tapi keknya udah keren banget sih.
Adam_Verdes Posted August 3, 2024 Posted August 3, 2024 20 hours ago, esceptico said: Ini cukup menarik untuk dibahas @Daffies. Aku akan memulai dari informasi yang ku dapat tentang car ramming-attack. Ternyata, penggunaan kendaraan sebagai senjata dalam serangan udah lama dikenal dan masih terjadi sampai sekarang. Dari yang aku temukan, teknik ini sering dipilih sama pelaku teror—baik itu kelompok teroris, geng, atau perorangan—karena gampang banget dilakuin dan bisa bikin kerusakan besar dengan usaha minimal. Beberapa tahun belakangan ini, banyak kejadian di seluruh dunia yang nunjukin betapa bahayanya serangan kek gini, terutama di tempat-tempat ramai yang keamanannya nggak begitu ketat. (cisa.gov) Jadi, relate kan semisal suatu kelompok geng mengambil metode ini sebagai ledakan pertama dari serangkaian penyerangan mereka? Sebab dengan kek gini, target ga sempat untuk sekedar memikirkan tindakan yang akan ia ambil secara matang setelah penabrakan, alhasil tindakan spontan adalah satu-satunya hal yang dilakukan—itupun kalau orang yang ditabrak tak mendapatkan dampak fatal dari ramming-attack tersebut— seperti; masih bisa lari buat sembunyi atau ngeslide out pistol di balik kaosnya, sekali lagi, itupun kalau ia engga mengalami luka parah akibat penabrakan. Dan akhirnya, pelaku dengan gampangnya melakukan serangan lanjutan, turun dari mobil, kokang 3D-printed firearm mereka, dar der dor, cabut dan selesai. Biasanya, pelaku pilih kendaraan sebagai senjata karena dua alasan utama: gampang didapat dan dampak psikologisnya gede banget. Kendaraan bisa diakses oleh hampir semua orang, dan pelakunya nggak perlu latihan khusus buat makai. Selain itu, serangan dengan kendaraan bisa dilakukan tanpa banyak persiapan atau rencana teknis, lantas ini jadi pilihan menarik buat orang atau kelompok yang pengen bikin kekacauan secara cepat. Dampak dari serangan ini bisa parah, nggak cuma dari segi korban jiwa tapi juga dalam menciptakan rasa takut dan ketidakamanan di masyarakat. Misalnya, serangan kendaraan di tempat wisata terkenal, jalan raya yang ramai, hood geng lawan, atau area pejalan kaki bisa menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, sekaligus berkemungkinan dapat menciptakan trauma banyak orang. Kendaraan yang awalnya keliatan nggak mencurigakan tiba-tiba berubah jadi senjata mematikan, dan ini bisa bikin orang merasa nggak aman di tempat-tempat yang tadinya dianggap aman. Lebih lanjut, aku pikir kalau propaganda ekstremis punya peran besar dalam penyebaran taktik ini. Kelompok tertentu sering pakai media sosial dan platform online lainnya buat nyebarin panduan dan motivasi untuk serangan pakai kendaraan. Mereka sering muji tindakan ini, atau bentuk respon positif lainnya, yang secara ga langsung dapat digunakan untuk /mempengaruhi/ atau sebagai tindakan /pengajakan/; ngajak orang lain buat ngikutin jejak mereka. Ini bikin lingkungan di mana serangan kendaraan nggak cuma dipromosikan, tapi juga dianggap sebagai cara efektif dan mudah buat mencapai tujuan kelompok atau ideologi tertentu. Atau jika kawan-kawan lebih suka penjelasan secara visual, bonus dengan rangkuman beberapa kejadian secara historis, bisa nonton video singat berikut ini: Atau jika lebih nyaman basic tulisan, ada nih bacaan enaaaa: https://transweb.sjsu.edu/sites/default/files/SP0518 Vehicle Ramming Terrorism.pdf Dari beberap info yang ku temukan, tindakan ramming lebih sering terjadi oleh mobil terhadap mobil karena sedang dalam momen saling kejar-kejaran, lampu merah, ataupun di parkiran/trotoar; 1. https://www.bbc.com/news/uk-england-london-39862495 2. https://casetext.com/case/people-v-garcia-3804 3. https://casetext.com/case/people-v-mariscal-15 4. https://www.independent.co.uk/news/world/europe/mohammed-amra-the-fly-france-prisoner-van-attack-b2545260.html 5. https://www.dailyrecord.co.uk/news/scottish-news/police-hunt-gang-after-demolition-13305775 Di sisi lain, car Ramming-attack atau penabrakan kendaraan terhadap manusia secara langsung juga terjadi. https://www.stuff.co.nz/national/crime/300946730/car-ramming-into-group-of-people-linked-to-gangrelated-palmerston-north-homicide-investigation Namun, sayangnya aku tak menemukan banyak informasi terkait ramming-attack yang terjadi antara mobil dengan manusia yang dilakukan oleh kelompok geng terhadap kelompok geng sebagai targetnya secara langsung. Mungkin hal ini berkaitan erat dengan tradisi mereka atas hubungannya terhadap pihak berwajib, seperti kepolisian, badan intelejen, maupun kroni-kroni lainnya, yang, aku pikir geng selalu mencoba menjaga jarak dari mereka dengan alasan yang cukup beragam, makanya masuk akal kalau; penghilangan jejak mereka atas tindakan ilegal perlu dilakukan. Entah sedang dalam masa pemantauan atas kasus yang dicurigakan terhadap kelompok geng tersebut, baru keluar penjara, gamau serangkaian tindakan-tindakan ilegalnya tercium karena 1312 forever atau mungkin karena alasan lain. Maka kesimpulan dangkalnya, sangat sedikit kasus car ramming-attack yang dapat terrekam dan dicari pada jurnal digital open acces maupun laman-laman berita populer. Mungkin seperti itu. === Nah, balik lagi ke konteks roleplay, dari sudut pandangku, car ramming-attack dilakukan dalam penyerangan sebuah fraksi kriminal terhadap musuhnya yang sedang kumpul nyantai di pinggir trotoar menurutku adalah tindakan yang wajar, bisa terjadi kapan saja dan reaistik-realistik aja. Namun, karena mungkin di sini tindakan menabrakkan mobil ke karakter lain secara masif(berterus-terus) dalam satu kali kejadian adalah suatu pelanggaran, maka car ramming-attack yang dilakukan hanya sekali tabrak saja ketika penyerangan berlangsung, ini bisa jadi jalan keluar. Memberikan kesempatan lawan roleplay untuk merespon suatu kejadian roleplay yang kita ciptakan sekaligus memanfaatkan fitur secara optimal sehingga pendalaman karakter(immersive roleplay) dapat diusahakan lebih dalam lagi, seperti yang disampaiin @NakedInTheRain jauh-jauh bulan yang lalu. Sebenarnya Car ramming boleh-boleh aja dan sering terjadi di US. Bagi ke civil, ramming itu adalah hal biasa dan diperbolehkan saja. Di ingame juga gitu ramming civil diperbolehkan tapi dengan syarat hanya dilakukan sekali (Karena adanya posible ketidaksengajaan ataupun untuk kebutuhan roleplaynya). Namun bagi Gangster, hal ini sangatlah jarang ditemukan di US saat mereka melakukan pull-up. Apabila hanya sekedar tabrak lari yah diperbolehkan. Namun untuk Roleplay ramming waktu nge pull-up itu tidak pernah ada ataupun sangat jarang terjadi di dunia nyata. Faction legal dan illegal sangat tidak wajar untuk melakukan roleplay ramming sewaktu adanya case ataupun pull-up. Kiranya ini menjadi perhatian bagi kita semua. Terima kasih
Grizzlyn Posted August 3, 2024 Posted August 3, 2024 On 2/24/2024 at 9:57 AM, jackkahuna said: realistis aja kalo fng nya lagi kumpul di sirkuit f1 gagitu juga bang wahhaha
$Daffies$ Posted August 3, 2024 Author Posted August 3, 2024 2 hours ago, Adam_Verdes said: Sebenarnya Car ramming boleh-boleh aja dan sering terjadi di US. Bagi ke civil, ramming itu adalah hal biasa dan diperbolehkan saja. Di ingame juga gitu ramming civil diperbolehkan tapi dengan syarat hanya dilakukan sekali (Karena adanya posible ketidaksengajaan ataupun untuk kebutuhan roleplaynya). Namun bagi Gangster, hal ini sangatlah jarang ditemukan di US saat mereka melakukan pull-up. Apabila hanya sekedar tabrak lari yah diperbolehkan. Namun untuk Roleplay ramming waktu nge pull-up itu tidak pernah ada ataupun sangat jarang terjadi di dunia nyata. Faction legal dan illegal sangat tidak wajar untuk melakukan roleplay ramming sewaktu adanya case ataupun pull-up. Kiranya ini menjadi perhatian bagi kita semua. Terima kasih ok.
$bluesalt444$ Posted August 12, 2024 Posted August 12, 2024 On 8/3/2024 at 3:28 PM, Adam_Verdes said: Sebenarnya Car ramming boleh-boleh aja dan sering terjadi di US. Bagi ke civil, ramming itu adalah hal biasa dan diperbolehkan saja. Di ingame juga gitu ramming civil diperbolehkan tapi dengan syarat hanya dilakukan sekali (Karena adanya posible ketidaksengajaan ataupun untuk kebutuhan roleplaynya). Namun bagi Gangster, hal ini sangatlah jarang ditemukan di US saat mereka melakukan pull-up. Apabila hanya sekedar tabrak lari yah diperbolehkan. Namun untuk Roleplay ramming waktu nge pull-up itu tidak pernah ada ataupun sangat jarang terjadi di dunia nyata. Faction legal dan illegal sangat tidak wajar untuk melakukan roleplay ramming sewaktu adanya case ataupun pull-up. Kiranya ini menjadi perhatian bagi kita semua. Terima kasih setuju sih sama ini
Grizzlyn Posted August 13, 2024 Posted August 13, 2024 On 1/22/2024 at 11:47 AM, NakedInTheRain said: Dikatain realistis mah ya kaga, ya seperti yang anda katakan kalo di Real Life pull up itu on foot atau ga drive by dan kebanyakan in and out nya cepet karena emang takut ketahuan dan sebagainya. Ya walau emang ga realistis balik lagi ini game, script servernya ga nyediain fitur one shot killed dan harus ngabisin crack/darah pemain dengan damage berbeda-beda dari tiap senjata nya, jadi ya gimana lagi hal itu aja ngerubah kultur, apalagi kita semua tahu kalo kultur kita compe harus sampai mati baru puas. Ga ada solusi yang konkrit mengenai hal ini, emang dari kitanya harus ngerubah mindset semua sesuai immersive roleplaynya masing-masing. Server script juga harus jadi sumbangsi besar buat ngebantu player nya ningkatin immersive roleplay yang maksimal, jadi implementasi roleplay realistis bisa dilakuin. bener ga pak @machismo ? @sadaadkhofi
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now