Phantom99gz Posted April 2, 2022 Posted April 2, 2022 (edited) Connor Sanderson Connor Orion Sanderson lahir pada tanggal 25 Juni 1996. Dia tinggal di Portland, Oregon. Connor tinggal bersama kedua orang tuanya dan memiliki 2 saudara lainya. Ayahnya bernama Benjamin Sanderson, bekerja sebagai petugas kepolisian di districtnya. Sedangkan ibunya bernama Mary Ann Sanderson, bekerja sebagai perawat di klinik setempat. Connor memiliki kakak perempuan bernama Irene Lynn Sanderson. Untuk adik laki-laki nya bernama Henry Sanderson. Keluarga Sanderson adalah keluarga yang bercukupan, tidak kurang dan tidak lebih. Mereka menempati sebuah rumah yang tidak terlalu mewah, hanya berlantai dua saja. Menurut mereka itu sudah cukup untuk mereka tinggali. Keluarga Sanderson merupakan keluarga yang sangat harmonis dan bahagia. Jarang sekali terjadi pertengkaran yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga keluarga Sanderson. Kedua orang tua sangat menyayangi anak mereka, begitu pun sesama saudara. Paling tidak kebahagiaan itu bertahan sampai saat sesuatu terjadi yang akan menimpa keluarga mereka. Connor adalah anak yang sangat baik hati, periang, dan ceria. Sejak kecil dia setiap hari di-ingatkan oleh ibunya untuk tidak ikut bermain dengan anak tetangga dan sekitarnya. Mengetahui anak-anak sekitarnya sangat berperilaku buruk dan nakal. Untuk itu ibunya ingin Connor tidak berteman dengan mereka dan tidak mencontohi sikap dan perilaku mereka. Membuat Connor hanya tinggal diam dirumah bermain bersama kedua saudaranya saja. Memasuki usia sekolah, Connor ditempatkan di Buckman Elementary School. Di usia sekolah dasarnya, dia adalah anak yang aktif dan sering bergaul bersama teman-temanya. Dia kerap kali dipuji oleh gurunya karena sering mendapat nilai sempurna di setiap mata pelajaran. Kedua orang tuanya pun ikut bangga dengan hal ini. Connor kemudian beralih ke jenjang yang lebih tinggi yaitu SMP. Connor bersekolah di Portland Middle School. Tidak seperti dulu, Connor menjadi orang yang penyendiri. Entah apa yang memengaruhinya, Connor mendapati nilai prestasi nya agak menurun. Dalam masa SMP-nya, Connor memiliki ketertarikan akan musik. Dia sepertinya yakin akan bakat dalam dirinya yang pandai bermain alat music. Dia pun mencoba bermain gitar, piano, dan violin. Sementara itu, Connor tidak memiliki banyak teman lagi. Tidak seperti dulu pada saat dia masih SD. Connor akhirnya lulus dan pergi ke Portland High School. Connor yang sekarang bukan Connor yang dulu lagi. Dia menjadi semakin pendiam dan introvert. Kurang bersosialisasi dengan sekitarnya dan nilai akademiknya semakin turun. Connor tampaknya seperti tidak terlalu peduli akan hal itu lebih memilih menghabiskan waktunya bermain alat musik. Kedua orang tua sedikit kecewa akan hal ini berharap Connor bisa memperbaiki nilai-nilai akademiknya kembali. Connor lulus SMA dengan nilai yang sedikit membaik. Saat ingin memilih universitas yang akan dia pilih, Connor bingung akan memilih yang mana. Pada akhirnya Connor memutuskan untuk masuk di University of Oregon yang terletak di kota Eugene. Connor memilih jurusan kedokteran mengikuti jejak ibunya yang menjadi dokter. Dalam masa kuliahnya, Connor melakukan semua aktifitas di universitas dengan sangat baik. Connor juga kembali aktif berintraksi dengan sesamanya dan mengikuti organisasi di sana. Connor pun lulus dengan dengan nilai yang bagus. Saat hendak pulang ke rumahnya di Portland, Connor mendapatkan berita duka yang mengejutkan dari keluarganya. Menyatakan bahwa sang ayah, Benjamin telah meninggal dunia. Benjamin saat menjalankan tugas patroli-nya tiba tiba saja diserang oleh sekelompok anak gang jalanan dan kemudian ditembak mati. Connor yang telah mengetahui hal ini langsung menangis sejadi-jadinya sekaligus ada rasa amarah dalam hatinya. Sesampainya di rumah kediaman Sanderson. Connor kemudian bertemu kembali bersama keluarganya yang turut jatuh dalam kesedihan yang sangat dalam. Mereka kemudian pergi bersama menguburkan jenazah Benjamin. Satu bulan telah berlalu. Connor masih merasakan kehampaan di hatinya karena telah kehilangan sosok ayah yang sangat di kasihi. Connor juga masih mempunyai amarah yang sama di hatinya, memutuskankan untuk menyelidiki siapa yang membunuh Benjamin saat bertugas. Menurut Intellegience kepolisian, Benjamin diserang oleh sekelompok gang jalanan yang bersenjata tajam beserta senjata api saat berpatroli di daerah tugasnya. Mereka terdiri dari 6 orang, ras campuran. Kepolisian memiliki dugaan markas mereka tidak jauh dari daerah terakhir kali Benjamin diserang. Tapi mereka masih belum punya bukti yang kuat. Mengingat penyerangan tersebut seperti sudah direncanakan. Connor pun kemudian ikut membantu kepolisian demi mendapatkan bukti-bukti yang akan memperkuat kasus pembunuhan tersebut. Sayangnya, usaha yang dikeluarkan tidak sepadan dengan hasil yang didapat. Tidak ada bukti yang ditemukan selama penyelidikan berlangsung, membuat Connor menjadi sangat frustatasi akan hal ini. Hingga suatu saat, saksi mata melaporkan bahwa markas gang tersebut sudah kosong dan tak berpenghuni. Saat sang saksi ditanya kemana mereka pergi, dia pun menjawab “Los Santos, San Andreas” sang saksi yakin bahwa mereka pasti pindah ke kota tersebut mengingat kota itu penuh dengan gang besar lainya, membuat mereka pindah dan ikut bergabung disana. Mengetahui hal ini, Connor pun bergegas pergi ke kota Los Santos demi menemukan pembunuh ayahnya dan membalaskan dendamnya. Connor pun berpamitan pada keluarganya dan terbang ke kota tersebut. Saat tiba di Los Santos, Connor berencana untuk menetap untuk beberapa bulan disana sembari mencari pekerjaan untuk kebutuhan sehari hari. Tidak lupa Connor masih ingat akan misi utama yang di jalani nya yaitu menemukan gang yang membunuh ayahnya, Benjamin Sanderson. Di sana, Connor dihadapkan dengan dua pilihan. Memilih bekerja sebagai dokter yang sesuai dengan jurusan dan keinginanya untuk meneruskan pekerjaan sang ibu, atau memilih menggantikan posisi sang ayah sebagai Intelligience guna mencari keberadaan sang pembunuh. Apapun pilihanya itu, Connor hanya bisa melihat ke depan dan berharap cahaya akan menerangi jalanya. Questions Character Story Pertama: Yes Durasi bermain di JG:RP: 6 bulan - 1 tahun URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Phantom99gz selaku pemilik account UCP phantomgz bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Connor Sanderson) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited April 2, 2022 by Phantom99gz
killers Posted April 2, 2022 Posted April 2, 2022 Oke sebelum melanjutkan ke revisi saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan ke kamu. Apakah ini adalah pertama kali kamu membuat Character Story ? (Ya/Tidak) Sudah berapa lama kamu main JG:RP? ( Kurang dari 1 bulan / 1 - 3 bulan / 4 - 6 bulan / 6 bulan - 1 tahun / 1 tahun lebih / 3 tahun lebih / 5 tahun lebih ) Apakah character ini baru kamu buat atau baru melakukan prosess Namechange ? (Buat baru/Namechange) Apakah kamu memiliki account UCP selain yang kamu mainkan saat ini? (Ya/Tidak) Apakah kamu memiliki account Forum selain yang kamu pakai saat ini? (Ya/Tidak) Dimana tempat kamu bermain sekarang? (Dirumah / Di warnet) Harap diperhatikan ketentuan dibawah ini!1. Menggunakan font yang mudah dibaca (Arial, Calibri, atau Tahoma),Font size: 14, dan jangan diberikan atribut berlebihan (Bold, Italic, atau Underline)2. Pastikan format penulisan Justify yaitu rata kanan-kiri. 3. Tidak boleh ada plagiarisme (silahkan cari di internet untuk plagiarism checker, contoh: http://smallseotools.com/plagiarism-checker/ )4. Ejaan, tanda baca, dan grammar harus sesuai dengan standard bahasa yang dipilih (Bahasa Indonesia atau English).5. Character story minimal harus memiliki 300 kata yang dipecah menjadi minimal 3 paragraph. 6. Gunakan huruf kapital sesuai penempatan kata dan juga yang baik dan benar.
Phantom99gz Posted April 2, 2022 Author Posted April 2, 2022 (edited) 1. Ya 2. 6 bulan - 1 tahun 3. Buat baru 4. Tidak 5. Tidak 6. Di rumah Edited April 2, 2022 by Phantom99gz
killers Posted April 2, 2022 Posted April 2, 2022 Paragraf 3 sampai 4 belum pakai format Justify. @Phantom99gz
killers Posted April 2, 2022 Posted April 2, 2022 Jogjagamers Reality Project Helper Team Character Story Dear @Phantom99gz, I am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to ACCEPT your request. Please read this guide to activate your character story In-Game via our UCP Website. We hope that you may use this character story to further develop your character. Sincerely,@killers JG:RP Helper Team
Recommended Posts