Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

[CN] Vantino Rosso to Kei Nobuyuki (Robimmm)


GuntuN30

Recommended Posts

Posted (edited)

UCP Name: Robimmm

Old Character: Vantino Rosso

Old Character Story:

 

 


New Character: Kei Nobuyuki

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: Japan

 


Reason for name change request:

ingin bergabung komunitas mobil jdm, dan sudah banyak kriminal

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

XHwl9bW.png

9ugtT6l.png

 

 

 

CK Story:

Spoiler

Pada hari itu, Vantino baru saja selesai bekerja sebagai supir taxi dengan merental mobil taxi yang telah dikembalikan. Vantino adalah seorang Pria berusia 21 tahun yang memiliki gengsi yang cukup besar. Dia rela melakukan apapun untuk mendapatkan uang agar hidupnya terlihat glamor. Namun vantino tidak mempunyai pengetahuan serta keterampilan dalam bidang bisnis, sehingga peluang untuk mendapatkan uang hanya dengan bekerja sebagai supir taxi dan meminjam uang kepada bebetapa Rentenir. Pada saat selesai bekerja ia mampir ke restoran pizza yang berlokasi di Idlewood untuk sekedar makan dan istirahat. Saat Vantino sedang melahap satu potong pizza, tiba-tiba terdengar dering telepon dari ponsel milik Vantino. Vantino pun melihat kearah ponselnya yang terus berdering dan terlihat sebuah panggilan telepon dari indra andi. Dia terlihat ragu untuk mengangkat panggilan tersebut karena Indra andi adalah salah satu Rentenir yang meminjamkan uang kepada Vantino. Karena dia tidak mau memperumit suasana, akhirnya Vantino menerima panggilan telepon dari indra andi. Pada saat Vantino dan Indra Andi berbicara melalui telepon, Vantino terlihat bingung dikarenakan Indra Andi berbicara sangat santai, Sama halnya seperti kedua kerabat lama yang sedang berbicara ditelepon. Bahkan Indra Andi mengajak Vantino untuk berkeliling kota bersamanyna. Tanpa ragu Vantino pun memutuskan untuk sekedar berkeliling kota bersama indra andi. Dia pun memberi tahu Indra Andi dimana lokasi dia berada yang nantinya akan dijemput oleh Indra Andi.


Setelah menunggu sekitar 20 menit, Indra Andi pun mengirim sebuah pesan kepada Vantino, bahwa dia sudah didepan Restoran pizza tersebut untuk menjemput Vantino. Vantino pun bergegas untuk menemui Indra Andi didepan restoran tersebut. Ketika mereka berdua bertemu Indra andi menyapa Vantino dengan sapaan yang terdengar sangat akrab. Akhir nya mereka berdua memutuskan untuk pergi berkeliling kota saat itu juga. Awalnya semua terlihat normal diperjalanan itu. Namun setelah cukup lama berkeliling Vantino merasa ada yang janggal, Karena dia melewati suatu tempat yang terlihat terbengkalai. Bangunan bangunan ditempat itu terlihat sangat lusuh dan tidak sedikit bangunan yang sudah tidak digunakan lagi. Vantino bertanya-tanya mengapa mereka berdua pergi ketempat seperti itu. Tetapi Indra Andi mencoba meyakinkan Vantino agar tidak berpikiran buruk terhadapnya. Setelah sekitar 1 jam perjalanan, mereka berdua berhenti disuatu tempat yang terlihat tidak berpenghuni sejak lama. Vantino pun merasa bahwa ini sudah direncanakan sebelumnya oleh Indra Andi. Vantino pun bertanya kepada Inda Andi untuk apa mereka berdua datang ketempat seperti ini. Alih-alih mengajaknya berkeliling kota tapi ternyata hanya sebuah rumah tidak berpenghuni. Yang tepatnya dibelakang rumah tersebut, Indra Andipun menjelaskan maksud dan tujuan mereka berdua menghampiri lokasi tersebut.


Ternyata hanya sekedar menagih hutang Vantino pada saat itu. Indra Andipun menagih hutang Vantino dengan gaya bicara santainya. Namun Vantino meminta waktu untuk membayarnya karena bunga yang semakin lama semakin besar. Terlihat wajah yang penuh dengan amarah di wajah Indra Andi. Obrolan merekapun terdengar tidak nyaman karena dikontrol oleh emosi. Siapa sangka, Seorang Indra Andi yang bicara cukup akrab ditelepon menegeluarkan sebuah senjata api dari tasnya. Indra Andi menjelaskan Bukan hanya Vantino yang nyawanya terancam, begitupun indra andi. Dikarenakan bos rentenir tersebut mengancam bahwa kalau Indra Andi tidak dapat menagih hutang Vantino, nyawa Indra Andi pun menjadi penggantinya. Setelah mereka berdua berbicara Indra Andi mengarahkan ujung Pistol tersebut ke dada sebelah kiri Vantino. Vantino pun meminta ampun kepada Indra Andi untuk memberinya waktu sekali lagi. Namun naas, Sebuah peluru melesat menembus Jantung Vantino yang membuat dia kehilangan nyawanya saat itu juga. Tubuh Vantino pun terbaring ditempat tersebut, lalu Indra Andi pun meniggalkan jasad Vantino pergi.

 

CK Screenshots:

Bukti

YOGQvV2.png

KlTupyW.png

fmEUIXT.png

Vcf4PUC.png

5zbKwLY.png

wOpaPWc.png

E9L3Nzk.png

oWMKLFl.png

D90O5pU.png

OB9o760.png

 

Edited by GuntuN30
×
×
  • Create New...