$babyciao$ Posted February 27, 2022 Posted February 27, 2022 UCP Name: suciandryn Old Character: Zara Madelyn Old Character Story: https://jogjagamers.org/topic/98291-zara-madelyn-suciandryn/#comment-890086 New Character: Laura Venerche Gender: Perempuan (Female) Origin: United States of America Reason for name change request: Ingin mencoba RP yang baru dan menghapus kriminal IC. Screenshots of '/myid' and '/mp': Bukti OOC Jail /myid /mp CK Story: Spoiler Zara Madelyn, seorang wanita yang tinggal di Hampton Barns bersama suaminya dengan atmosfer keindahan lingkungan pedesaan membuat semakin harmonis tinggal di daerah tersebut. Zara bekerja di sebuah minimarket dan toko baju, setiap harinya Zara pamit kepada suami untuk bekerja menggunakan kendaraannya namun terkadang Zara hanya berjalan kaki karena jarak toko dengan rumah sangatlah dekat. Hari berganti hari, Zara sangat menikmati hidupnya yang sudah menjadi zona nyaman dengan tetangga yang selalu menyapanya di pagi hari dan beberapa pelanggan yang sudah mengenalnya. Suami Zara yang selalu memberikan kebahagiaan atas hidupnya saat ini tidak pernah melakukan hal yang diluar dugaan, hingga hari itu tiba ketika Zara baru pulang bekerja ia sangat kaget dengan ditemukannya tulisan merah di dinding rumahnya seperti aroma darah segar seseorang yang baru saja di bunuh. Zara langsung mencari suaminya di dalam rumah namun Zara tidak menemukan suaminya sehingga ia langsung meminta bantuan kepada tetangganya dan melaporkan polisi berharap itu bukanlah darah dari suaminya mengingat suaminya pernah mengalami masa lalu yang buruk. Beberapa hari kemudian, polisi dan tim forensik berhasil menemukan suami Zara dengan perlahan tim mereka berkata bahwa suaminya ditemukan meninggal dalam keadaan tenggelam dan banyak luka memar akibat benda tumpul. Zara akhirnya mencurigai pihak seseorang dari masa lalu suaminya dan berharap pihak kepolisian dapat menemukan pelaku utamanya. Setelah kepergian suami Zara, ia memutuskan untuk menjual rumahnya karena banyak kenangan indah bersama suaminya dan takut sekelompok orang yang membunuh suaminya datang. Zara tetap melanjutkan pekerjaan demi memenuhi kehidupannya dan perlahan melupakan kejadian tragis yang pernah terjadi oleh suaminya. Tiba di hari Jumat sore entah mengapa suasana pada sore itu sangatlah sunyi, lingkungan tertutup kabut abu dan tidak ada siapapun melewati jalan raya di depan toko. Ketika Zara akan mengunci toko dan bersiap untuk pulang ia merasakan hal yang janggal, merasakan ada bayangan hitam yang selalu membuntutinya namun ketika berpaling ke belakang Zara tidak menemukan siapapun. Zara segera menaiki kendaraannya berharap ada orang yang melewati jalanan tersebut, dengan cemas Zara melihat kearah spion dan benar ada dua orang memakai kacamata hitam mengikuti Zara sambil perlahan mengeluarkan senjata api dari dalam kantung celananya. Zara yang mengetahui bahwa ia dalam kondisi bahaya ia langsung mengeluarkan handphonenya lalu menekan tombol “911” sambil menunjukkannya ke arah dua orang yang mencurigakan tersebut dan akhirnya dua orang itu tidak mengikutinya lagi. Zara pada saat ini tinggal bersama ibunya di rumah yang sederhana sambil mengumpulkan beberapa uang untuk membayar utang suaminya di masa lalu. Akhirnya Zara bertekat untuk menemui seseorang yang meminjamkan uang ke suaminya dan melunasinya berharap tidak ada masalah lagi yang akan meneror ibu dan adiknya. Sesampainya di salah satu rumah dengan suasana yang sepi tidak ada lalu lalang orang di depan rumah, seseorang membuka gerbang rumah tersebut dan Zara masuk dengan perlahan. Zara berbicara kepada orang tersebut untuk melunasi hutang dari suaminya dan berharap tidak ada teror dikemudian hari. Alih – alih orang tersebut menyuruh Zara pulang, mereka malah menarik Zara dan perlahan mengarahkan senjata api di kepala Zara. Zara yang sudah tau bahwa ketika disana ia akan dibunuh, Zara merencanakan terlebih dahulu sebelum bertemu untuk membawa satu pisau dapur di balik tas ungunya yang cantik. Perlahan Zara mengeluarkan pisau dari balik tas ungunya dan langsung menyayat leher orang tersebut sampai perlahan denyut nadinya semakin melemah. Ketika salah satu dari anggota mereka mengetahuinya, Zara mencoba kabur dari rumah itu namun ternyata usahanya telat, Zara langsung dibunuh menggunakan senjata api dibagian kepala satu kali dan bagian perutnya dua kali secara brutal. Sekelompok orang tersebut langsung memotret mayat Zara beserta uang yang Zara bayar dan membersihkan mayat Zara menggunakan sarung tangan latex dan alkohol demi menghindari adanya sidik jari yang menempel pada bagian tubuh Zara. Zara yang tewas mengenaskan dibungkus oleh bodybag beserta uangnya dibawa oleh sekelompok orang tersebut menaiki pesawat berkeliling negara agar pihak kepolisian terkecoh ketika memeriksa handphone Zara pada saat nanti ditemukan, pada akhirnya Zara dikubur di daerah bekas penambangan usang yang sudah tidak digunakan dan handphonenya dibakar serta dikubur di negara lain. CK Screenshots: Bukti
$Folium$ Posted February 28, 2022 Posted February 28, 2022 Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.
Recommended Posts