Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Zain_Federick to Shelldon_Jacquest (Zainuri)


Zainsugianto

Recommended Posts

Posted (edited)

UCP Name: Zainuri

Old Character: Zain_Federick

Old Character Story:

 

 


New Character: Shelldon_Jacquest

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: USA

 


Reason for name change request:

- Menghapus crime record
- Masuk Fraksi untuk berroleplay

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

 

/myid

 

myid.png

 

/mp

 

mp.png

 

Ooc Jail

 

ooc-jail.png

 

 

CK Story:

Spoiler

Pagi ini tepatnya pada hari Rabu 29 September 2021 Zain Federick sedang berada Di Supermarket untuk membeli obat dan makanan kecil untuk dirinya, kondisi Zain tidak sehat pada saat itu karena sedang mengalami demam. Setelah dari Supermarket Zain menelpon taxi untuk pulang Ke Apartementnya, sesampainya Di Apartement dia langsung duduk di depan kamar miliknya sambil ditemani secangkir teh hangat dan beberapa cemilan yang baru dibelinya. Namun dia mulai kepikiran apa yang telah terjadi tadi malam Di Cafe, pada malam itu Zain menerima telpon dari preman yang bernama Raya Adiputra, preman itu hanyalah pesuruh yang menyampaikan sebuah pesan dari atasannya. Raya berkata “ Kamu punya waktu sampai besok tengah hari untuk melunasi semua uang pinjamanmu pada bos ku, jangan sampai aku melakukan kekerasan untuk hutang tak seberapa ini ”. Setelah menghabiskan secangkir teh hangat Zain langsung beranjak dari kursi dan meninggalkan Apartementnya. Zain sadar bahwa dia tidak memiliki uang untuk melunasi hutangnya karena merasa ditipu atas perjanjian awal yang tidak sesuai dengan kenyatannya, Zain mendapatkan bunga yang sangat besar. Dia berencana untuk melawan dan membela diri dari kejaran si preman.

 

Kemudian Zain ingin menuju Cafe langgananya untuk meminta bantuan temannya bernama Alex karena dia masih merasa takut dengan Raya. Malangnya saat dia sedang menunggu taxi di halaman depan Apartementnya Raya menghampiri Zain dan menanyakan perihal hutang yang belum juga dibayar. Setelah berdebat akhirnya Zain dipaksa untuk ikut dengan Raya bertemu bos nya. Namun saat dalam perjalan menuju Markas bos si Raya, Zain melakukan pembrontakan dengan melompat dari motor dan langsung berlari sekencang-kencangnya. Tetapi perjuangan Zain untuk kabur dari Raya adalah hal yang sia-sia karena sang preman membawa baseball bat untuk melumpuhkan Zain, setelah lama terlibat kejar- kejaran akhirnya Raya pun murka dan langsung melempar baseball bat yang tepat mengenai kepala Zain lalu Zain yang sedang dalam kondisi tidak fit itu pun langsung jatuh terkapar ditanah. Belum puas Raya pun melampiaskan kemarahannya dengan memukul kepala Zain dengan baseball bat sampai tidak sadarkan diri. Raya pun terkejut saat memeriksa nadi Zain yang sudah tidak lagi berdenyut, dalam kondisi panik Raya menelpon temannya untuk membantunya membuang mayat Zain, kemudian untuk menghindari perhatian warga Raya memindahkan mayat Zain ke tempat yang sepi di daerah itu.

 

Tidak lama teman Raya pun datang dan langsung memasukan mayat ke dalam mobil dan dibawa Ke Dermaga pribadi, saat dalam perjalanan Raya merasa sangat takut dan panik. Sesampainya Di Dermaga Raya dan temannya itu pun langsung mengangkat mayat Zain dan dibawa ke boat untuk dibuang ke tengah lautan. Teman Raya itu mulai melaporkan hal itu kepada bos nya namun Raya tetap fokus untuk membuang mayat Zain sendirian setelah lama menuju tengah lautan Raya merasa lelah dan mulai membuang mayat di tengah laut lepas. Raya masih merasa panik dan takut jika dirinya ditangkap Polisi, kemudian Raya mematikan ponselnya dan langsung meninggalkan tempat tersebut tanpa rasa bersalah. Sekitar sudah satu minggu mayat Zain belum juga ditemukan oleh warga, sampai akhirnya mayat Zain terdampar Di Pulau tanpa penghuni sampai menjadi tulang belulang. Namun Raya merasa senang karena tindakannya tersebut tidak diketahui oleh Kepolisian.

 

CK Screenshots:

Bukti

 

1-1.png

1-2.png

1-3.png

1-4.png

Flashback.png

1-5.png

3.png

4.png

5.png

6.png

8.png

9.png

10.png

 

Edited by Zainsugianto
Memperbaiki story ck.
Posted
11 hours ago, Zainsugianto said:

Sudah saya perbaiki @iamaldin

nama tempat atau apapun gunakan awalan kapital, dan berikan spasi setelah tanda baca, juga jangan diberi spasi sebelum tanda baca. Setelah titik berikan awalan besar, bila koma berikan awalan kecil.

Posted
52 minutes ago, iamaldin said:

nama tempat atau apapun gunakan awalan kapital, dan berikan spasi setelah tanda baca, juga jangan diberi spasi sebelum tanda baca. Setelah titik berikan awalan besar, bila koma berikan awalan kecil.

Sudah diperbaiki lagi

Posted
On 10/1/2021 at 10:47 AM, Zainsugianto said:

UCP Name: Zainuri

Old Character: Zain_Federick

Old Character Story:

 

 


New Character: Shelldon_Jacquest

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: USA

 


Reason for name change request:

- Menghapus crime record
- Masuk Fraksi untuk berroleplay

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

  Reveal hidden contents

 

/myid

 

myid.png

 

/mp

 

mp.png

 

Ooc Jail

 

ooc-jail.png

 

 

CK Story:

  Reveal hidden contents

Pagi ini tepatnya pada hari Rabu 29 September 2021 Zain Federick sedang berada Di Supermarket untuk membeli obat dan makanan kecil untuk dirinya, kondisi Zain tidak sehat pada saat itu karena sedang mengalami demam. Setelah dari Supermarket Zain menelpon taxi untuk pulang Ke Apartementnya, sesampainya Di Apartement dia langsung duduk di depan kamar miliknya sambil ditemani secangkir teh hangat dan beberapa cemilan yang baru dibelinya. Namun dia mulai kepikiran apa yang telah terjadi tadi malam Di Cafe, pada malam itu Zain menerima telpon dari preman yang bernama Raya Adiputra, preman itu hanyalah pesuruh yang menyampaikan sebuah pesan dari atasannya. Raya berkata “ Kamu punya waktu sampai besok tengah hari untuk melunasi semua uang pinjamanmu pada bos ku, jangan sampai aku melakukan kekerasan untuk hutang tak seberapa ini ”. Setelah menghabiskan secangkir teh hangat Zain langsung beranjak dari kursi dan meninggalkan Apartementnya. Zain sadar bahwa dia tidak memiliki uang untuk melunasi hutangnya karena merasa ditipu atas perjanjian awal yang tidak sesuai dengan kenyatannya, Zain mendapatkan bunga yang sangat besar. Dia berencana untuk melawan dan membela diri dari kejaran si preman.

 

Kemudian Zain ingin menuju Cafe langgananya untuk meminta bantuan temannya bernama Alex karena dia masih merasa takut dengan Raya. Malangnya saat dia sedang menunggu taxi di halaman depan Apartementnya Raya menghampiri Zain dan menanyakan perihal hutang yang belum juga dibayar. Setelah berdebat akhirnya Zain dipaksa untuk ikut dengan Raya bertemu bos nya. Namun saat dalam perjalan menuju Markas bos si Raya, Zain melakukan pembrontakan dengan melompat dari motor dan langsung berlari sekencang-kencangnya. Tetapi perjuangan Zain untuk kabur dari Raya adalah hal yang sia-sia karena sang preman membawa baseball bat untuk melumpuhkan Zain, setelah lama terlibat kejar- kejaran akhirnya Raya pun murka dan langsung melempar baseball bat yang tepat mengenai kepala Zain lalu Zain yang sedang dalam kondisi tidak fit itu pun langsung jatuh terkapar ditanah. Belum puas Raya pun melampiaskan kemarahannya dengan memukul kepala Zain dengan baseball bat sampai tidak sadarkan diri. Raya pun terkejut saat memeriksa nadi Zain yang sudah tidak lagi berdenyut, dalam kondisi panik Raya menelpon temannya untuk membantunya membuang mayat Zain, kemudian untuk menghindari perhatian warga Raya memindahkan mayat Zain ke tempat yang sepi di daerah itu.

 

Tidak lama teman Raya pun datang dan langsung memasukan mayat ke dalam mobil dan dibawa Ke Dermaga pribadi, saat dalam perjalanan Raya merasa sangat takut dan panik. Sesampainya Di Dermaga Raya dan temannya itu pun langsung mengangkat mayat Zain dan dibawa ke boat untuk dibuang ke tengah lautan. Teman Raya itu mulai melaporkan hal itu kepada bos nya namun Raya tetap fokus untuk membuang mayat Zain sendirian setelah lama menuju tengah lautan Raya merasa lelah dan mulai membuang mayat di tengah laut lepas. Raya masih merasa panik dan takut jika dirinya ditangkap Polisi, kemudian Raya mematikan ponselnya dan langsung meninggalkan tempat tersebut tanpa rasa bersalah. Sekitar sudah satu minggu mayat Zain belum juga ditemukan oleh warga, sampai akhirnya mayat Zain terdampar Di Pulau tanpa penghuni sampai menjadi tulang belulang. Namun Raya merasa senang karena tindakannya tersebut tidak diketahui oleh Kepolisian.

 

CK Screenshots:

  Reveal hidden contents

 

1-1.png

1-2.png

1-3.png

1-4.png

Flashback.png

1-5.png

3.png

4.png

5.png

6.png

8.png

9.png

10.png

 

Jadi ini gimana min?

 

Posted

accepted, next time disaat kamu CK kembali dan berlaku untuk semua, tidak diperbolehkan buat CK dengan alasan utang pi utang. 

Posted

Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...