Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Naufal_Rizqi to Louis_Neolance (Naufalrizqi)


naufalrizqi

Recommended Posts

Posted (edited)

UCP Name: Naufalrizqi

Old Character: Naufal_Rizqi

Old Character Story:

 

 


New Character: Louis_Neolance

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: USA

 


Reason for name change request:

Ingin mengubah origin,membersihkan catatan kriminal dan juga untuk masuk kedalam Faction

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

 

/MP

 

sa-mp-038.png

 

/MYID

 

sa-mp-037.png

 

 

OOC JAIL

 

sa-mp-039.png

 

 

 

 

CK Story:

Spoiler

Suatu pagi yang cerah, Naufal sedang berjalan jalan mengunakan motor nya di daerah Flint. Hari itu sangat indah cuaca dan udaranya pun sejuk. " Wah udara hari ini sangat segar dan cuacanya pun bagus" Ujar Naufal. Disaat menikmati suasana yang menyenangkan itu Naufal pun merasa lapar karena dirinya belum sarapan dari pagi. "Yah pake acara lapar lagi, tapi ngak apa sih lagian gua pun belum makan". Naufal pun memacu motornya kerestoran terdekat sambil menikmati angin yang berhembus. Naufal pun mengarahkan motornya menuju salah satu restoran yang ada di Flint County karena restoran itulah yang paling dekat dengan lokasi Naufal sekarang.

Sesampainya di Restoran Flint , Naufal memarkirkan motornya di parkiran lalu masuk kedalam restoran tersebut. Naufal memesan makanan kepada Penjaga Restoran itu. "Pak saya pesan makanan satu ya" Ujar Naufal. "Paket A atau Paket B pak? "Ujar Penjaga tersebut. "Paket B saja pak" Balas Naufal lagi. Akhirnya Penjaga tersebut mengambilkan pesanan yang di pesan oleh Naufal. Tidak beberapa lama pesanan Naufal datang dan Naufal menikmati makanan yang telah ia pesan. Setelah selesai sarapan , Naufal keluar dari Restoran Flint itu dan kembali kemotornya. Tetapi saat ingin mengambil helmnya , tiba tiba Handphone Naufal berdering. Naufal pun segera mengangkat telepon tersebut. Ternyata yang menelpon Naufal adalah sahabatnya yaitu Arthur. Setelah menelpon cukup lama ternyata Arthur ingin mengajak Naufal melakukan sebuah bisnis bersamanya dan Arthur akan menunggu Naufal di Fort Carson. Mendengar bahwa Arthur menawarkan bisnis , Naufal pun langsung menaiki motornya dan melaju menuju Fort Carson.

Sesampainya di Fort Carson , Naufal menghampiri mobil Arthur yang terparkir didepan restoran itu. Arthur pun turun dari mobilnya dan menghampiri Naufal."Hey pal" Ujar Arthur. Lalu Naufal membalas sapaan sahabatnya itu. "Hey, jadi ada bisnis apa nih?" Tanya Naufal. "Nanti aja dah pal bahas nya, jangan disini takut kedengaran ama orang lain karena ini bisnis besar ahah" Jawab Arthur.
Arthur pun mengajak Naufal ke tempat biasa dia nongkrong dengan teman temannya menggunakan mobilnya. Saat sampai di tempat yang di maksud Arthur, Arthur langsung menjelaskan bisnis yang ia maksud. "Jadi gini pal,gua ingin menjual senjata ke warga warga Los Santos" Ucap Arthur. Mendengar hal itu Naufal sempat sedikit kaget karena perkataan Arthur itu. "Ilegal?" Tanya Naufal. "Tentu ilegal,gua ingin jual senjata itu ke warga Los Santos secara diam diam" Balas Arthur. Arthur pun melanjutkan pertanyaannnya dengan bertanya apakah Naufal ingin bergabung dengan dirinnya. "Jadi gimana lu mau kan ikut gua jual senjata?" Tanya Arthur. Naufal pun terdiam sambil memikirkan apa yang akan dijawabnya. Hingga Naufal pun ingat dengan masa lalunya dan membulatkan keputusannya untuk menolak tawaran Arthur. " Maaf Thur, gua rasa gua ngak bisa ikut bisnis lu karena itu bisnis tidak untungnya, Nanti kita jual senjata ketauan ama Polisi dan di tangkap" Ujar Naufal.
Arthur yang mendengar hal itu tetap ngotot mengajak Naufal untuk bergabung. "Ngak akan pal,kita ngak akan ketangkep gua jamin" Ujar Arthur yang memaksa. Karena situasi yang kurang nyaman bagi Naufal, Naufal pun keluar dari mobil Arthur dan pergi menjauh dari mobil Arthur.


Melihat Naufal yang keluar dari mobilnya, Arthur pun mengejar Naufal. "Pal!!" Teriak Arthur. Naufal yang mendengarnya menghentikan langkah kakiknya. " Apa lagi?" Tanya Naufal.
" Ya udah jika lu ngak mau,tapi lu yakin akan keputusan lu?" Ujar Arthur. "Ya" Jawab Naufal. Akhirnya Arthur yang menyerah mengajak Naufal ke bisnisnya, menawari untuk mengantar Naufal kembali ke Restoran Fort Carson. Naufal menerima tawaran untuk mengantarnya ke Fort Carson dan kembali naik ke Mobil Arthur. Saat di perjalanan, tiba tiba Arthur mengambil arah jalan yang bukan menuju Fort Carson dan mengunci pintu mobilnya. Naufal yang kebinggungan bertanya " Kenapa kita kearah sini?". "Udah ikut aja" Ujar Arthur. Naufal pun curiga dengan omongan Arthur itu.


Setelah Arthur membawa mobilnya ke Arah yang salah, mereka tiba di daerah Ghost Town yaitu daerah yang sudah tidak berpenghuni lagi. Arthur pun membuka kunci pintu mobilnya lalu mendorong Naufal keluar mobil hingga Naufal terjatuh ke tanah. "Aduh.." Ujar Naufal yang kesakitan. Arthur pun ikut turun dari mobilnya ada bertanya sekali lagi kepada Naufal "Lu masih ngak masih ngak mau ikut bisnis gua?". "IYA!" jawab Naufal yang tegas. Karena sudah merasa situasi semakin kacau, Naufal mencoba merogoh sakunya untuk mengambil Handphonenya dan berniat menelpon Polisi. Tetapi Arthur yang melihat hal itu langsung mengambil Handphone Naufal dari tangannya dan melepaskan paksa Masker yang digunakan oleh Naufal. Naufal pun mulai emosi dan mulai tegas terhadap sahabatnya itu. "KEMBALIKAN HANDPHONE GUA!!" Ujar Naufal dengan tegas. Arthur pun menyimpan Handphone Naufal kedalam tasnya lalu menjawab omongan Naufal sebelumnya. "NGAK AKAN!!" Ujar Arthur yang juga tegas. "Lu mau nelepon polisi kan?" Tambah Arthur. Naufal yang sudah emosi akhirnya mengeluarkan B-Bat dari belt yang berada di punggungnya dan mulai memukul Arthur. Arthur pun terkena beberapa pukulan dari Naufal. Hal itu membuat Arthur emosi hingga ia mengeluarkan Shotgun dari dalam tasnya. Naufal yang melihat hal itu pun terkejut. Arthur pun menodong Naufal menggunakan Shoutgunnya. Naufal yang takut akan tertembak memohon agar Arthur tidak melakukan hal itu. Tap Arthur yang telah diliputi emosi pun menembak Naufal menggunakan Shotgunnya.


Naufal pun tertembak dan terbaring di tanah. Dengan nafas yang ter engah engah Naufal berkata "Thur..kurang ajar kau Arthur". Arthur pun mendekati Naufal dan mengecek keadaan Naufal. Saat Arthur memegang dada Naufal yang penuh darah dan memeriksa urat nadinya, ternyata sahabatnya itu sudah tidak bernyawa. Arthur pun memutuskan untuk mengangkat mayat sahabatnya itu kedalam mobilnya dan membawa mayat itu ke danau di dekat Ghost Town itu. Setelah sampai di danau itu, Arthur pun mengangkat mayat sahabatnya itu dan membuang mayat itu kedalam danau agar tidak ada orang yang bisa menemukan mayat sahabatnya itu. Sebelum meninggalkan danau itu, Arthur mengucapkan kata perpisahannya yaitu "Semoga lu tenang di alam sana sahabat ku". Arthur pun pergi meninggalkan danau itu agar dirinya tidak di curigai sebagai seseorang yang telah membunuh Naufal, yaitu sahabatnya sendiri.

 

CK Screenshots:

Bukti

 

SS-Ck-1.png

SS-Ck-2.png

SS-CK-3.png

SS-CK-4.png

SS-CK-5.png

SS-CK-6.png

SS-CK-7.png

SS-CK-8.png

SS-CK-9.png

SS-CK-10.png

SS-CK-11.png

SS-CK-12.png

SS-CK-13.png

SS-CK-14.png

SS-CK-16.png

SS-CK-17.png

SS-CK-18.png

SS-CK-19.png

SS-CK-20.png

SS-CK-21.png

SS-CK-22.png

SS-CK-23.png

SS-CK-24.png

SS-CK-25.png

SS-CK-26.png

 

 

Edited by naufalrizqi
Memperbaiki penulisan nama daerah dan nama senjata yang salah
Posted

Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.

×
×
  • Create New...