Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

[CN] Yaqoob_Vyacheslavovich to Matias_Cortez (serigalaterakhir802)


adena

Recommended Posts

Posted

UCP Name: serigalaterakhir802

Old Character: Yaqoob_Vyacheslavovich

Old Character Story:

 


New Character: Matias_Cortez

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: USA

 


Reason for name change request:

-Ingin masuk fraksi
-Ingin menghapus criminal record.
-Ingin beroleplay Legal.

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

sa-mp-104.png

/myid

Spoiler

sa-mp-103.png

/mp

Spoiler

sa-mp-102.png

 

 

CK Story:

Spoiler

Yaqoob Vyacheslavovich adalah orang Rusia yang menjual barang-barang illegal seperti cocaine, senjata, dan lain-lain. Pada saat itu, Yaqoob sedang tertidur diflatnya. Yaqoob terbangun karena merasa lapar. Yaqoob memutuskan untuk kekamar mandi untuk membasuh mukanya, setelah membasuhnya, Yaqoob berjalan kedapur. Yaqoob mengambil wajan dan minyak. Yaqoob menyalakan kompor lalu memasukkan sedikit minyak kedalam wajan. Setelah minyak panas, Yaqoob memasak roti dan daging ham untuk sarapannya. Daging ham dan roti matang lalu Yaqoob membawanya menggunakan piring keruang tengah. Yaqoob memakannya dengan lahap dan sampai tidak tersisa. Yaqoob yang bosan, menelpon temannya Yago untuk mengajaknya jalan-jalan. Yago Santiago adalah teman Yaqoob, Yago sering meminta bantuan kepadanya jika sedang kesusahan. Yaqoob mencari handphonenya lalu menelpon Yago temannya. Yago mengangkat telepon dari Yaqoob lalu berbincang dengannya. Yaqoob menyuruh Yago menjemput diflat untuk sekedar berjalan-jalan. Yago menyetujuinya dan menyuruh Yaqoob untuk menunggu beberapa menit. Yaqoob berjalan keluar flat lalu mengunci pintu flatnya. Setelah didepan gedung flat, Yago datang sambil menyapa Yaqoob.

Yago dan Yaqoob berbincang dan berdiskusi kemana mereka akan pergi. Yago berpikir dan menentukan tempatnya yaitu Taman di Verdant Bluffs. Yago mau menemani Yaqoob karena Yago juga memiliki urusan penting yang harus dibicarakan. Yaqoob menyetujui tempat yang akan dituju, lalu mereka berjalan kearah motor Yago. Yaqoob dan Yago berhenti karena kedatangan pelanggan sekaligus teman yang ingin membeli beberapa barang illegal. Yaqoob menanyakan apa saja yang dibutuhkan teman-temannya itu. Teman-teman Yaqoob bernama Maxim, Arvin, Grissham, dan Adam. Maxim protes karena harga yang ditawarkan sangat mahal, tidak seperti biasanya. Arvin menyetujui apa yang dibilang Maxim. Grissham marah karena Yaqoob mulai sombong. Maxim meminta untuk menurunkan harganya kepada Yaqoob, namun Yaqoob tidak mau dan berkata "Kerja dulu sana, hahahaha...". Yaqoob meremehkan Maxim dan teman-temannya. Yaqoob kembali berjalan menuju motor milik Yago. Yago melakukan perjalanan menuju taman di Verdant Bluffs.

Yaqoob dan Yago berada diperjalanan. Yago memperingati Yaqoob agar berhati-hati pada Maxim dan teman-temannya, karena mereka sudah sangat marah dan mengancam Yaqoob. Yaqoob tidak mengindahkan perkataan Yago, malah menantang apa yang dikatakan oleh Yago. Yago menambah kecepatan menuju Taman Verdant Bluffs. Setelah sampai Yago memarkirkan motornya diparkiran dekat taman. Yago dan Yaqoob berjalan menuju taman. Setelah sampai ditaman, mereka berdua duduk. dan saling berbincang. Yago berbicara kepada Yaqoob dengan sangat melas, karena Ayah Yago sedang sakit dan membutuhkan biaya untuk operasi. Yaqoob yang menyadari bahwa Yago ingin meminjam uang, Yaqoob menolaknya dengan halus sambil berbohong. Yago yang menyadari Yaqoob sedang berbohong, lalu mengeluarkan shotgun dari dufflebagnya, lalu menodongkan kearah Yaqoob. Yaqoob yang panik dan ketakutan, mengangkat tangan kedua tangannya. Yago menodongkan shotgun karena terpaksa, Ayahnya membutuhkan operasi dan operasi membutuhkan biaya yang sangat banyak. Yaqoob mulai berpikir sejenak. Yaqoob menunjuk kebelakang dengan membohongi Yago bahwa ada polisi dibelakang Yago. Setelah Yago menoleh kebelakang, dia sadar bahwa dibelakangnya jurang. Yaqoob yang ketakutan berlari sekencang mungkin namun karena hujan, tanah menjadi licin. Yago menembaki Yaqoob dari belakang. Yaqoob sudah sampai diparkiran, dan melihat Maxim dan teman-temannya. Yaqoob meminta tolong kepada mereka, namun Maxim dan teman-temannya menodongkan senjata kepada Yaqoob. Yaqoob yang panik, mencoba menarik senjata yang dipegang Arvin, namun Arvin berhasil mengelak dan spontan mendorong Yaqoob hingga terjatuh. Arvin lalu menembak kepala Yaqoob dengan shotgunnya. Yaqoob meninggal ditempat karena kepalanya rusak akibat peluru shotgun. Maxim dan Arvin melanjutkan menembak keseluruh badan Yaqoob. Hujan saat itu menjadi saksi bisu pembunuhan Yaqoob. Darah mengalir ketanah karena terkena air hujan, darah pun menyerap kedalam tanah.

 

CK Screenshots:

Bukti

 

SSCK1.png

SSCK2.png

SSCK3.png

SSCK9.png

SSCK5.png

SSCK6.png

SSCK7.png

SSCK8.png

SSCK9.png

SSCK10.png

SSCK11.png

SSCK12.png

SSCK13.png

SSCK14.png

 

×
×
  • Create New...