ghii Posted September 2, 2021 Posted September 2, 2021 UCP Name: ghnpss Old Character: Svarga_Braus Old Character Story: https://jogjagamers.org/topic/154295-svarga_braus-ghnpss/ New Character: Ivone_Haleth Gender: Perempuan (Female) Origin: United States of America Reason for name change request: ● Mengakhiri alur cerita hidup Svarga Braus yang menurut saya semakin tidak kondusif ● Menghapus stigma negatif yang tersebar pada karakter ini ● Ingin memulai cerita baru sebagai Ivone yang hidup damai bersama keluarganya di Los Santos Screenshots of '/myid' and '/mp': Bukti ● OOC Jail Spoiler ● /myid Spoiler ● /mp Spoiler CK Story: Spoiler Di suatu malam, Svarga menerima telepon dari Jane, rekan sekaligus sahabatnya dalam project yang ia buat bernama Girlgeous.inc. Jane mengajak bertemu untuk bercerita seperti hari-hari biasanya, sekaligus membahas kelangsungan project mereka. Svarga pergi ke studio fotonya terlebih dahulu untuk mengirimkan beberapa file yang sudah ia siapkan untuk dibahas dengan Jane. Ia mengirim tiga folder yang berisikan poin-poin penting ke email Jane. Selesai mengirim file tersebut, Svarga bersiap-siap lalu keluar mengendarai motor kesayangannya. Svarga teringat bahwa ia belum sempat menunjukkan mobil Banshee bertemakan Girlgeous.inc miliknya ke Jane. Ia memutuskan untuk mengganti kendaraannya terlebih dahulu yang terparkir di halaman rumah keluarga di Mullholland. Saat sudah memasuki mobil dan menyalakan mesin, Svarga mendapat telepon dari nomor yang tidak dikenal. Nama Aksa yang tersebut di sana, ketika ia mengangkatnya. Nomor telepon yang mengatas namakan Aksa itu mengajak ia bertemu di suatu Hotel di Garcia, tepat di depan lokasi pesta pernikahan mereka beberapa bulan lalu. Karna masih ada rasa sekaligus kekhawatiran terhadap mantan suaminya, Svarga memutuskan untuk segera pergi ke lokasi yang dikirim dan lupa akan janjinya dengan Jane. Sesampainya di lokasi, Svarga melihat seseorang dari kejauhan, berdiri di samping tiang lampu tepat di depan lobby hotel. Ia berpikir bahwa itu Aksa lalu menghampirinya. Seorang pria yang berdiri di depan Svarga memakai jaket jeans dan celana kumuh dengan masker di wajahnya. Sedikit curiga, Svarga memerhatikan pria tersebut dengan seksama dan meyakinkan diri apakah pria tersebut adalah Aksa. “Seperti bukan Aksa”. pikirnya. Ia sangat ingat bahwa Aksa selalu berpakaian sopan dan rapih, juga tidak pernah memakai masker bahkan di kondisi genting sekalipun. Namun, meskipun curiga, Svarga tetap mengikuti perbincangan dengan orang tersebut. Pria dengan masker itu mengajak Svarga untuk berpindah tempat ke lokasi yang lebih sepi dengan menarik tangannya. Semakin curiga dengan gerak-gerik pria itu, Svarga menarik diri dan sedikit menjauh perlahan. Melihat Svarga yang menolak ajakannya, pria tersebut menunjukkan pistol yang ia simpan di celana. Svarga yang merasa tidak bisa melawan, mengikuti pria tersebut, menuruti apa yang diperintahkan. Svarga dibawa ke suatu pojok jalan yang gelap dan tidak terdengar ada seorangpun di sekitar. Pria dengan masker itu menjambak rambut Svarga dan mendorongnya hingga membentur dinding. Pria tersebut akhirnya membuka masker yang ia kenakan lalu memperlihatkan wajahnya yang menyeramkan kepada Svarga. Svarga dipaksa mengingat wajah yang tidak ia kenal. Ternyata pria tersebut bernama Max, teman SMA-nya yang terobsesi terhadap Svarga sejak duduk di bangku sekolah. Max merasa tidak adil karna Svarga tidak pernah meliriknya sedikitpun. Bahkan setelah bercerai dengan Aksa, Max yang berusaha mendekat pun tergantikan oleh suaminya saat ini. Semua yang dilakukan Max membuat Svarga sangat ketakutan hingga menangis. Tatapan mata Max yang tajam dan terbuka lebar. Wajah Max yang memerah karna marah bersama uratnya di sekitar kening yang samar terlihat. Juga tangan Max yang memperlakukan Svarga dengan kasar sejak awal ia disentuh olehnya. Svarga yang semakin ketakukan, memohon kepada Max untuk dilepaskan. Ia mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan diri, namun gagal. Max selalu tahu apa yang sedang dan akan ia lakukan. Max menarik Svarga untuk mengikutinya berjalan. Merasa ada kesempatan yang bagus untuk lari, Svarga melepaskan dirinya dari Max lalu berlari ke jalan untuk mencari pertolongan. Sayangnya, Max sangat sigap lalu mengambil langkah untuk menembak kaki Svarga agar tidak bisa berlari darinya. Kaki Svarga tertembak, tepat di bagian betis kanannya. Namun, ia tetap berusaha untuk berlari meskipun kakinya sakit dan berdarah. Sampai akhirnya ia tersandung, lalu terjatuh ke tanah. Max langsung menghampiri Svarga lalu mengamankannya jauh dari jalan raya. Svarga terus memohon kepada Max untuk melepaskannya, namun Max terlihat tidak akan melakukan hal yang diharapkan Svarga. Svarga terus memohon dan memohon, karena ia tidak mau mati meninggalkan suami, keluarga, juga sahabat-sahabat yang dicintainya. Namun, kemarahan Max semakin memuncak setelah mengingat betapa ia mencintai Svarga dan berusaha untuknya namun ia merasa semua itu tidak memiliki arti sama sekali. Svarga juga tidak mau menuruti perintahnya. Akhirnya Max menarik pelatuk dari pistol di tangannya, tepat kepala Svarga sebagai sasaran. Peluru pun menancap di kepala Svarga bersamaan dengan darah yang mengalir membasahi wajahnya. Svarga jatuh terbaring di tanah dan kesadarannya pun mulai menghilang. Max yang merasa puas dengan kematian Svarga, mengambil mobilnya untuk mengamankan tubuh Svarga. Ia memasukkan Svarga ke dalam mobil lalu membawanya ke tepi laut San Fierro. Ia mengambil tali dari bagasi dan mencari batu dengan ukuran besar untuk diikatkan pada tubuh Svarga. Max mengikatkan salah satu ujung tali tersebut pada batu yang ia temukan, dan juga ujung satunya pada tubuh Svarga. Ia menyeret Svarga ke laut bersamaan dengan batu agar tubuh Svarga tenggelam ke dasar laut bersama dengan batu tersebut. Malam itu menjadi kisah akhir hidup Svarga Braus, seorang dokter asal Washington DC yang gagal berkarir di Los Santos karna citra buruk yang diciptakan oleh orang-orang yang tidak menyukainya. CK Screenshots: Bukti
$deananugerah$ Posted September 5, 2021 Posted September 5, 2021 Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.
Recommended Posts