Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Stevanie_Carrica to Elhanan_Ayyubi (Fajar14)


Fajar14

Recommended Posts

Posted

UCP Name: Fajar14

Old Character: Stevanie_Carrica

Old Character Story:

 

 


New Character: Elhanan_Ayyubi

Gender: Laki-laki (Male)

Origin: Bahrain

 


Reason for name change request:

Bosan sudah bertahun-tahun beroleplay hode, ingin memainkan character laki-laki.

 

Screenshots of '/myid' and '/mp':

Bukti

 

sa-mp-309.png

 

sa-mp-312.png

 

sa-mp-313.png

 

 

 

CK Story:

Spoiler

Stevanie 'Jessica' Carrica adalah seorang Manager di sebuah perusahaan media swasta San Andreas, sudah 6 tahun lamanya dia bekerja di perusahaan tersebut. Sudah menjadi rutinitasnya setiap jam 07.00 pagi dia datang ke kantornya untuk bekerja. Hingga di suatu pagi ia tak biasanya bertemu dengan Krystian Rutledge yang mana Krystian Rutledge itu adalah atasannya, Stevanie pun menyapa Krystian Rutledge dan menanyakan dengan heran apa yang Krystian lakukan karena tak biasanya Krystian datang lebih pagi dari Stevanie. Krystian pun menjawab bahwa dia sedang mengecek ruangan-ruangan divisi yang ada di kantornya, setelah itu Stevanie pun menyindir terkait dengan adanya Diky seorang Office Boy baru yang membuat ruangan-ruangan di kantornya selalu bersih. Namun, setelah Stevanie membahas Diky seorang Office Boy baru di kantornya raut Krystian berubah dan tampaknya ada kejanggalan yang ingin Krystian katakan. Akhirnya Krystian pun meminta untuk membahas hal tersebut di ruangan Stevanie saja, lalu mereka berdua pun menuju ruangan tempat Stevanie bekerja.

Setelah berada di dalam ruangan tempat Stevanie bekerja Krystian pun memberi tahu Stevanie terkait Diky sang Office Boy baru tersebut, semenjak adanya Office Boy baru banyak peralatan kantor yang hilang tapi Stevanie tidak percaya begitu saja atas ucapan atasannya tersebut dan Stevanie meminta bukti yang kuat jika memang Diky itu melakukan hal tersebut. Krystian pun mengajak Stevanie ke tempat CCTV untuk melihat bukti rekaman atas kelakuan Office Boy barunya itu, mereka berdua pun berjalan menuju depan monitor CCTV. Setelah berada di depan monitor CCTV, Krystian pun menyalakan monitor tersebut dan memutar rekaman ulang CCTV 1 hari yang lalu. Pada layar tersebut tampak memperlihatkan ada seseorang yang menggunakan baju seperti Office Boynya sedang merogoh bawah lemari kantor, tapi pada saat itu Stevanie melihat ada kejanggalan yang mana postur tubuh seseorang yang ada di CCTV tersebut tidak mirip dengan Diky. Lalu Stevanie pun berbicara pada Krystian bahwa seseorang yang ada di rekaman CCTV tersebut tidak mirip dengan postur tubuh Diky, tapi Krystian meyakinkan bahwa itu adalah Diky dan menguatkan bahwa baju yang dikenakan seseorang di CCTV tersebut sama seperti Diky. Tanpa memperhatikan lebih detail lagi Stevanie pun memanggil Office Boy barunya tersebut ke ruangannya. Setelah Diky berada di hadapannya Stevanie, Stevanie pun mempertanyakan terkait apa yang Diky lakukan 1 hari kemarin dan Diky pun menjawab bahwa dirinya 1 hari kemarin bersih-bersih ruangan seperti biasanya. Tapi Stevanie terus menekan agar Diky mengaku atas apa yang diperbuatnya 1 hari kemarin, Diky pun bingung dan bertanya-tanya apa yang dimaksud oleh Stevanie karena memang Diky tidak melakukan apa-apa 1 hari kemarin. Lalu Krystian pun membentak dengan mengucapkan bahwa Diky adalah seorang pencuri di kantornya, Diky pun memberikan pembelaan bahwa dirinya tidak pernah sekalipun ada niat untuk mencuri. Karena terbawa suasana Stevanie pun membentak Diky sembari memecat Diky dan menyuruh Diky untuk angkat kaki dari kantornya. Diky yang tidak terima dan sakit hati karena dirinya dituduh atas kelakuan yang mana Diky sendiri tidak melakukannya, akhirnya Diky pun beranjak dari tempat duduknya dan menggebrak meja Stevanie dengan penuh emosi dan kembali menegaskan bahwa dirinya bekerja di kantornya dengan jujur lalu setelah itu Diky pun keluar dari ruangan Stevanie dengan penuh emosi.

Dua hari berlalu...

Di suatu malam setelah Stevanie menyelesaikan pekerjaannya dan hendak pulang tiba-tiba bertemu dengan atasannya yaitu Krystian di parkiran basement, lalu Stevanie pun menyapa atasannya tersebut sembari menanyakan terkait lokasi untuk acara SAN Horror Night. Krystian pun menjawab pertanyaan Stevanie bahwa belum ada lokasi yang pas untuk acara SAN Horror Night dengan spontan Stevanie pun mengajak Krystian mencari lokasi untuk acara SAN Horror Night beberapa hari kedepannya, Krystian pun menerima ajakan Stevanie tersebut dan mereka berdua menuju ke mobil. Sebelum berangkat Krystian menyarankan untuk mencari lokasi di wilayah barat saja karena disitu banyak hutan-hutan yang sudah pasti banyak tempat horror.

Terlihat jalan yang dilintasi mereka berdua sangat-sangatlah sepi dan minim penerangan, wajar karena jalan yang mereka lalui dipenuhi dengan hutan-hutan. Tak nama kemudian Stevanie melihat ada sebuah kendaraan di pinggir jalan dan terlihat ada seseorang yang sedang berdiri di pinggir mobil tersebut. Lalu Stevanie pun berbicara kepada Krystian untuk bertanya pada orang yang ada di pinggir mobil tersebut, siapa tau orang tersebut memiliki rekomendasi tempat horror di lokasi tersebut. Stevanie pun menepikan kendaraannya tepat di depan orang yang ada di pinggir jalan itu namun jarak antara mobil dan orang tersebut tidak terlalu dekat. Krystian pun menyapa dan bertanya kepada seseorang itu terkait lokasi horror yang ada di sekitaran tempat mereka tersebut. Ternyata orang tersebut tak lain dan tak bukan adalah Diky, namun Krystian tidak menyadarinya bahwa orang tersebut adalah Diky karena lokasi yang gelap sehingga muka Diky tidak terlihat begitu jelas. Berbeda dengan Diky, ia menyadari bahwa orang yang ada di mobil tersebut adalah Krystian dan Stevanie orang yang kemarin-kemarin memecatnya tapi Diky heran mengapa mereka berdua tidak menyadarinya bahwa itu adalah Diky. Diky pun menjawab pertanyaan Krystian bahwa ia memiliki tempat rekomendasi yang horror, akhirnya Diky pun menawarkan dirinya untuk mengantar Krystian ke tempat horror dan dengan senang hati Krystian pun menerima tawaran Diky tersebut. Diky memanfaatkan keadaan tersebut untuk membalas dendamnya pada Stevanie yang sudah memecatnya dan memfitnahnya. Lalu Diky pun meminta untuk Krystian dan Stevanie mengikuti mobilnya dari belakang.

Di tengah perjalanan Diky menelepon temannya untuk meminta bantuan menculik Stevanie, tak lama temannya pun datang dan segera menghadang mobil Stevanie. Stevanie pun kaget sekaligus takut dan bertanya-tanya ada apa sebenarnya. Tiba-tiba semua orang yang berada di mobil sedan 4 pintu tersebut turun dan menodongkan senjata ke Stevanie, disitu tambah takutlah Stevanie. Karena takut disakiti Stevanie pun mengikuti perintah orang-orang tersebut untuk turun kendaraan dan mengangkat tangannya. Lalu orang-orang tersebut mengikat tangan Stevanie dan memasukan Stevanie kedalam mobil. Berbeda dengan Stevanie yang dibawa ke dalam mobil, Krystian di dorong hingga terjatuh dan kepalanya dipukul oleh pistol juga tongkat hingga tidak sadarkan diri.

Ketika diperjalanan Stevanie terus menerus menangis dan berteriak menanyakan kemana dirinya akan dibawa, karena Stevanie terus berteriak seorang penculik tersebut melakban mulut Stevanie agar tidak bisa berteriak lagi. Tak lama sampai lah di bawah kaki sebuah gunung dan Stevanie diperintahkan untuk pindah mobil ke mobil bak sembari di todong pistol. Tak jauh dari kaki gunung mobil bak tersebut berhenti di tempat yang lumayan luas dan sangat terpencil. Disitu Stevanie diperintahkan untuk turun dari belakang mobil bak, setelah itu ada seseorang melepas lakban yang ada di mulut Stevanie. Lalu datanglah seseorang di hadapannya sembari menyilangkan tangannya, orang tersebut adalah Diky Office Boy yang beberapa hari lalu Stevanie pecat. Stevanie pun melihat ke arah Diky dan bertanya apa maksudnya melakukan ini semua. Disitu Diky mengeluarkan semua unek-uneknya dan sakit hatinya karena dituduh mencuri bahkan hingga di pecat. Stevanie pun berusaha untuk meminta maaf kepada Diky, namun Diky tidak menerima maaf Stevanie. Diky pun berkata bahwa Diky sudah malas juga terlanjur sakit hati dengan Stevanie dan berkata kepada temannya bahwa mereka bebas ingin melakukan apa pada Stevanie. Setelah mendengar perkataan terakhir Diky tersebut Stevanie menangis semakin kencang.

Seorang temannya Diky pun mencoba memperkosa Stevanie, namun Stevanie berusaha untuk berontak tapi sangat disayangkan usahanya tersebut sia-sia. Bahu Stevanie pun di pegang oleh satu orang lainnya agar tidak kembali berontak, alhasil Stevanie pun diperkosa. Tragisnya setelah diperkosa dua orang menginjak tubuh Stevanie secara brutal yang membuat Stevanie hilang kesadaran, setelah hilang kesadaran Stevanie pun ditembak oleh orang-orang tersebut tepat di kepalanya. Dan pada saat itu juga Stevanie menghembuskan nafas terakhirnya. Orang-orang tersebut pun meinggalkan Stevanie begitu saja tanpa menguburnya.

 

CK Screenshots:

Bukti

 

1.png

 

2.png

 

3.png

 

4.png

 

5.png

 

6.png

 

7.png

 

8.png

 

Beberapa hari kemudian...

 

9.png

 

10.png

 

11.png

 

12.png

 

13.png

 

14.png

 

15.png

 

16.png

 

17.png

 

18.png

 

19.png

 

20.png

 

21.png

 

22.png

 

23.png

 

24.png

 

25.png

 

26.png

 

27.png

 

28.png

 

29.png

 

30.png

 

31.png

 

32.png

 

33.png

 

34.png

 

 

 

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...