whawha Posted July 28, 2021 Posted July 28, 2021 Hayley_Farro Hayley Farro lahir pada tanggal 25 Desember 1997 dari seorang ayah yang bernama Zac William dan bunda bernama Taylor Koenig di kota Salatiga. Karena dia merupakan anak tunggal, kedua orang tuanya sangat menyayangi Hayley dan selalu mendukung semua hal atau kegiatan positif yang dia lakukan. Hayley besar dari keluarga yang sangat menyukai musik. Sejak kecil Hayley sudah tertarik dengan musik dan sangat ingin untuk bisa bermain alat musik. Meski di rumah sang ayah dan bunda memiliki gitar serta piano, tapi bass menjadi instrumen yang menarik hatinya untuk bisa dia mainkan dengan baik dan Nats menjadi merk bass pertama yang dibelikan oleh orang tuanya saat dia masih duduk di bangku kelas 3 SD. Dengan niat dan usahanya, dia sudah mampu bermain terampil menggunakan bass, sembari Hayley juga dilatih oleh sang ayah dan bunda untuk bisa bermain gitar serta piano. Hingga lulus SMA, Hayley sudah sering mengikuti berbagai festival-festival band yang ada di kotanya atau pun di luar kota, termasuk juga dia berganti-ganti band karena teman-temannya yang lanjut kuliah. Memasuki usia 18, Hayley memutuskan untuk tidak lanjut ke bangku perguruan tinggi karena dia telah bisa mendapatkan uang dari musik, sehingga dia hijrah ke kota Bandung untuk mendapatkan teman dan pengalaman baru dalam dunia musik. Bermodalkan izin dan kata semangat dari kedua orang tuanya, dia berangkat ke Bandung. Di Bandung, dia memutuskan untuk menggunakan gitar sebagai instrumen yang dia mainkan karena Hayley sangat menyukai genre alternative-indie. Panggung ke panggung telah dia lewati, berbagai festival telah dia ikuti hingga dia bisa dikenal sebagai penyanyi yang memiliki ciri khas dengan suara tipis yang merdu dan petikan gitarnya yang lembut. Di penghujung tahun 2020, Hayley sudah cukup populer di kota Bandung. Dia juga sempat mengikuti festival online yang diadakan oleh berbagai media atau label rekaman di berbagai dunia. Akhirnya dia mendapatkan undangan untuk tampil di salah satu festival yang diadakan di Mississippi, Amerika Serikat dan dia pun berangkat pada awal tahun 2021 bermodalkan uang yang dia tabung selama waktunya sebagai musisi di Bandung. Tapi sesampainya di sana, Hayley tak menemukan siapa pun yang menjemputnya di bandara, bahkan dia tidak bisa menghubungin pihak panitia yang mengundangnya ke festival tersebut. Hayley memutuskan untuk mencari sebuah tempat tinggal yang sangat murah sembari menunggu kabar dari panitia pelaksana acara. Di sela-sela waktunya saat dia mencari makan, Hayley menanyakan kepada beberapa orang tentang festival yang mengundangnya, tapi ternyata warga asli Mississippi tidak mengetahui acara tersebut, dengan mereka menyebut festival itu tidak pernah diadakan di sana. Padahal menurut panitia yang mengundang Hayley, festival tersebut telah diadakan selama 7 tahun berturut-turut di Mississippi. Hayley pun menjadi resah dan panik, karena uang dia tidak cukup jika dia harus tinggal lebih lama di Mississippi, dia pun mencari berbagai informasi dan menghubungi kepolisian untuk mengurus penipuan yang menimpa dirinya, tapi hasilnya nihil karena nomor panitia yang dimiliki Hayley telah mati dan tidak dapat dilacak. Hayley hanya bisa pasrah, karena dia dijanjikan mendapatkan fee dan biaya akomodasi setelah dia tampil di festival tersebut. Selama 4 hari Hayley berada di Mississippi, dia terus mencari pekerjaan yang bisa membuatnya mendapatkan uang untuk hidup, bahkan dia harus menjual gitar kesayangannya karena dia sudah tidak memiliki cukup uang untuk membayar tempat tinggalnya. Hayley kemudian bertemu dengan Meredith Lacey di sebuah taman yang berada di pinggiran kota, Meredith pun mau berbicara dan mendengarkan cerita Hayley. Meredith juga menyarankan Hayley untuk hijrah ke Los Santos, yang dia sebut sebagai kota yang berisikan para pendatang dan banyak pekerjaan yang bisa Hayley kerjakan karena biaya hidup di sana juga tidak terlalu mahal. Dengan tekad untuk hidup, Hayley pun memutuskan pindah ke Los Santos dan memulai hidup barunya di sana, dia juga tidak memberi kabar buruk yang dia alami kepada orang tuanya karena dia tidak ingin sang ayah dan bunda khawatir dengannya. Cita-citanya sebagai musisi ternama memang harus dia kesampingkan agar dia bisa terus hidup. Berbagai pekerjaan serabutan seperti penyapu jalanan, pembuang sampah, supir bis hingga supir forklift telah dia lakoni di Los Santos. Saat ini Hayley telah nyaman berada di sana dan dia sedang menaruh minatnya di dunia otomotif hingga dia memutuskan untuk bekerja sebagai montir sembari belajar hal tersebut. Tapi dia tetap memiliki mimpi untuk bisa membuat studio musik dan studio rekaman yang lengkap, entah itu di kampung halamannya atau di kotanya sekarang, Los Santos. Questions Tujuan membuat character story: Sebagai acuan dan memudahkan saat Roleplay Account UCP yang saya miliki: whawha Account Forum yang saya miliki:whawha Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya whawha selaku pemilik account UCP whawha bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Hayley_Farro) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
Lucifero Posted July 28, 2021 Posted July 28, 2021 Hallo, sebelum ke tahap selanjutnya saya ingin bertanya dan tolong di jawab dengan sejujur jujurnya. Level berapa akun ini? Berapa UCP yang kamu miliki? Apakah kamu yakin ini bukan hasil copy paste? Revisi: Gunakan rata kiri-kanan (justify). Hapus format yang tidak sesuai dengan CS format yang seharusnya.
whawha Posted July 28, 2021 Author Posted July 28, 2021 Level 4 Hanya 1 UCP saja Saya yakin ini tidak copy paste
Lucifero Posted July 29, 2021 Posted July 29, 2021 To @whawhaI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@ProKiller_JG:RP Staff Team.
Recommended Posts