$administrator$ Posted June 2, 2021 Posted June 2, 2021 Nama UCP: palon Nama Character lama: Sabdo_Palon Nama Character baru: Jose_Bilianou Jenis kelamin: Laki-laki (Male) Origin: Australia Alasan penggantian nama: Termasuk famouse name, tokoh legenda Jawa Bukti screenshot penggunaan '/myid' dan '/mp': Bukti Screenshot /myid Spoiler Screenshot /mp Spoiler Screenshot OOC Jail Spoiler Bukti screenshot CK: Bukti Character Kill Story Spoiler Di suatu malam pada hari Selasa, Sabdo Palon sedang nongkrong di cafe sendirian setelah lelah membongkar beberapa mobil yang rusak di bengkel seharian. Ya, Sabdo bekerja sampingan sebagai mekanik di kota Los Santos ini. Walaupun pendapatannya sebagai mekanik sangat sedikit daripada ia menjadi pimpinan di perusahaan-nya, tapi ia selalu menyisihkan sedikit uang untuk menghargai kerja kerasnya dengan cara bersantai menikmati malam. Kondisi cafe mulai sepi, dan Sabdo pun mulai kesepian. Ia lalu terfikirkan hobi lamanya yaitu memancing. Sabdo suka sekali memancing, apalagi jika dapat hasil yang banyak bisa ia jual untuk menambah tabungan. Lalu Sabdo bergegas menuju tempat pemancingan dengan mengendarai mobil Pereniel kesayangan-nya. Ia merasa sangat bersemangat, karena mengingat sudah lama ia tidak mancing karena padatnya jadwal kerja. Sesampainya di lokasi pemancingan, ia tak langsung memancing. Ritual yang biasa dilakukan Sabdo sebelum melakukan aktifitas adalah merokok cerutu khas yang selalu ia bawa kemana saja. Ia kemudian mengambil korek Zippo dan Cerutu lalu menyalakannya sebelum memancing. Kemudian ia mengambil alat pancing yang disediakan dan memasang umpan lalu mulai melemparkan-nya ke tepian laut yang dirasa potensial untuk mendapatkan ikan. Sabdo ini memiliki kelebihan dimana ia dapat merasakan titik lokasi ikan berkumpul, sehingga ia terlihat sangat percaya diri ketika memancing dimanapun lokasinya. Sembari merokok ia terus memantau pancingnya bergerak sebagai tanda bahwa ikan mulai memakan umpan-nya. Namun, belum juga Sabdo mendapat ikan tiba-tiba terdengar bunyi telefon dari handphone-nya yang berada di saku celana, ia kemudian menaruh alat pancing-nya dan mengambil handphone dan mengangkatnya. Terjadi percakapan antara Sabdo dengan Barry Dustin. Barry ini adalah investor di perusahaan yang dipimpin oleh Sabdo, yaitu peternakan kuda yang bernama Barry’s Stable Horse. Sabdo lupa kalau malam ini ia memiliki janji untuk presentasi di depan investor mengenai progress perusahaan. Setelah telefon selesai, Sabdo langsung bergegas menuju gedung apartmen yang akan dipakai untuk rapat dengan para investor. Sesampainya ia di parkiran, terlihat Len Buffet baru saja keluar dari mobil-nya dan berlari menuju ruang rapat. Len Buffet juga seorang investor, namun sahamnya tidak lebih besar dari Barry Dustin. Sabdo langsung memarkirkan mobil Perenielnya, namun saking banyaknya gedung baru, ia lupa dimana gedung yang akan dipakai untuk rapat malam ini. Lalu terdengar bunyi telefon dari handphonenya, ternyata Barry Dustin sudah menunggu-nya di ruang rapat dari tadi. Sabdo langsung bergegas menuju gedung apartmen. Sesampainya di gedung apartmen, Sabdo langsung masuk dan bergabung dengan para investor di ruang rapat. Di dalam ruangan sudah terlihat ada Barry Dustin dan Len Buffet menunggu-nya. Kemudian rapat dimulai, namun sebelum Sabdo memberikan presentasi sudah terjadi sedikit cekcok akibat keteledoran yang dilakukan Sabdo. Namun hal itu tidak membuat acara malam itu menjadi kacau, presentasi tetap berlanjut. Sabdo menjelaskan kepada para investor mengenai progress perusahaan Barry’s Stable Horse yang ia pimpin selama ini. Namun ternyata Barry Dustin sudah menyiapkan bukti-bukti kekacauan keadaan perusahaan yang mana banyak sekali terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh team yang dipimpin Sabdo. Terjadilah keributan panjang didalam rapat malam itu. Dirasa tidak ada solusi yang bisa ditempuh, akhirnya mereka akhiri rapat itu dengan kurang puas. Barry dan Len menuju ruang makan untuk istirahat, sekedar meminum kopi dan berdiskusi tanpa Sabdo. Kemudian Sabdo menyusul mereka di ruang makan. Alangkah kagetnya Sabdo saat memasuki ruang makan, Barry sudah menodongkan Shotgun ke arah Sabdo Palon dan menyatakan bahwa Barry akan membunuh Sabdo lantaran ia telah merugikan para investor akibat kegagalan-nya dalam memimpin perusahaan. Sabdo pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara kabur dari ruangan tersebut dan mencoba keluar dari gedung apartmen. Namun sebelum Sabdo keluar dari ruangan, Barry sudah menembak kaki Sabdo sehingga membuat-nya terjatuh dan tidak berdaya. Di waktu yang menegangkan itu, Sabdo masih berusaha meminta belas kasihan kepada para investor, namun ditolak mentah-mentah oleh mereka. Akhirnya Sabdo tewas oleh timah panas yang keluar dari Shotgun Barry dan bersarang di kepalanya. Character Kill Image Spoiler
$Fajar14$ Posted June 2, 2021 Posted June 2, 2021 Accepted, tunggu admin level 1++ untuk memproses CN kamu.
$abLeh$ Posted June 2, 2021 Posted June 2, 2021 Your name change has been approved, please use command '/autocn' while inside Admin-Jail to automatically process your name change.
Recommended Posts