kenekbecak Posted February 19, 2021 Posted February 19, 2021 (edited) Matthew Andreas Matthew Andreas, atau biasa dipanggil Matt, lahir pada tahun 1980. Dia lahir di kota kecil bernama Los Santos. Dia hidup di tengah keterpurukan ekonomi keluarganya atau bisa dibilang bahwa dia hidup serba seadanya. Walaupun keuangannya tidak dalam kondisi yang baik, namun di masa kecilnya dia cukup merasakan hidup normal seperti anak anak sepantarannya. Matthew Andreas memiliki hobi bermain basket. Walaupun dia tidak memiliki bola basket, sepatu basket, ataupun perlengkapan lainnya, Matthew tetap sering diajak teman sebayanya untuk bermain basket karena secara fisik Matthew Andreas memiliki tubuh yang ideal. Tidak hanya bermain untuk bersenang senang, Matthew Andreas pun juga diajak temannya untuk mengikuti turnamen basket yang bisa dibilang cukup bergengsi atau cukup disorot pada masa itu. Walaupun dia hanya diajak temannya, Matthew sangat antusias untuk memenangkan turnamen ini karena kebetulan di hari itu adalah hari orang tua dan dia berniat membelikan orang tuanya jam tangan couple yang cukup bagus. Entah karena skill ataupun keberuntungan, tim Matthew berhasil memenangkan turnamen tersebut dan mendapatkan hadiahnya. Sepulang dari turnamen, dia mampir ke toko jam untuk membeli jam couple sambil membayangkan wajah bahagia kedua orang tuanya. Sesampainya di rumah, Matthew Andreas langsung kegirangan mencari kedua orang tuanya. Namun sepertinya keberuntungannya sudah habis ketika selesai turnamen tadi. Untuk pertama kalinya, Matthew melihat kedua orang tuanya bertengkar. Matthew tidak memahami kata kata yang keluar dari mulut orang tuanya, namun semuanya sudah jelas bagi Matthew ketika dia melihat ada pisau di tangan ibunya dan nada naik pitam di pita suara ayahnya. Melihat itu semua, Matthew reflek menjatuhkan bingkisan berisi jam yang dia pegang lalu lari ke antara kedua orang tuanya untuk melerainya. Namun, hal yang tidak terbayangkan terjadi. Ketika melerai kedua orang tuanya, Matthew malah ikut diumpat oleh orang tuanya, bahkan salah satu dari mereka teriak mengusir Matthew dan mengatakan bahwa Matthew adalah anak haram atau anak yang berasal dari hubungan gelap. Mendengar hal itu, walaupun Matthew tidak tahu siapa yang menyebutnya, dia memutuskan untuk pergi dari rumah. Yang terpikirkan olehnya hanyalah amarah kedua orang tuanya dan kebenciannya pada semesta. Dia tidak lagi memperdulikan nama baiknya maupun kehidupannya. Karena Matthew mendengar bahwa dia berasal dari hubungan gelap maka dia berkeputusan untuk memasuki dunia gelap dalam bentuk ungkapannya menyalahkan semesta. Beberapa tahun kemudian, Matthew telah tersohor di dunia gelap. Dia sudah melupakan masa lalunya dan menjalankan hidup baru yang dia pilih. Karena pekerjaannya di dunia gelap sangat banyak, sampai sampai dia tidak pernah menyentuh kota Los Santos lagi. Suatu ketika, hal buruk menimpa dirinya lagi. Kelompoknya di dunia gelap dihabisi oleh kelompok lain. Penyebabnya adalah hal yang tidak asing di telinga Matthew, yaitu pengkhianatan. Dia dihajar habis habisan, kehilangan bawahan, karier, tempat pulang, atau bisa dibilang dia kehilangan segalanya. Entah mengapa selintas pikirannya berpikir bahwa dia ingin pulang menemui orangtuanya. Setelah membulatkan tekad, Matthew memutuskan pergi ke kota Los Santos menggunakan tabungan terakhirnya dengan harapan dia dapat bertemu kedua orang tuanya dan membereskan segala yang dia tinggal dahulu. Sesampainya di tempat tinggal lamanya, dia kebingungan ketika melihat rumahnya digunakan oleh orang yang tidak dia kenal. Lalu salah satu tetangga yang dahulu sangat dekat dengan ibunya memanggilnya. Matthew diberi tahu tetangganya bahwa kedua orang tua Matthew tewas ketika ada perampok dari gangster terkenal menyerang rumahnya. Mendengar hal itu Matthew sangat sedih. Dia berusaha menahan tangisnya, hatinya hancur lebur, merasa bahwa dirinya terlambat dan tidak berguna lagi. Bahkan dia sempat berpikiran untuk mengakhiri hidupnya. Setelah selesai bercerita, tetangganya memberi selembar kertas yang berisi wasiat dari kedua orang tuanya. Isinya adalah kedua orang tuanya meminta maaf kepada Matthew dan selalu mengharapkan kebaikan menyertai Matthew. Membaca kertas tersebut, dinding penahan tangisnya pun hancur. Dia menangis terisak dan menyesali segala perbuatannya. Setelah itu, Matthew membulatkan tekad untuk memulai hidup yang benar sesuai apa yang diharapkan orang tuanya. Kini dia sudah tidak lagi membenci dunia. Dia memusatkan kebenciannya kepada gangster karena telah membunuh kedua orang tua nya. Karena hal itulah Matthew Bertekad untuk bergabung dengan Police Departement untuk memulai hidup barunya yang dibebani kepercayaan ibunya yang telah tiada. Questions Tujuan membuat character story: menginginkan experience fitur fitur di jgrp yang lebih banyak Account UCP yang saya miliki: Kenekbecak Account Forum yang saya miliki:kenekbecak Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya kenekbecak selaku pemilik account UCP Kenekbecak bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Matthew Andreas) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited February 19, 2021 by kenekbecak benerin EYD
Scumbag Posted February 19, 2021 Posted February 19, 2021 Under review 1. Ada berapa UCP mu? Semua UCP yang terpakai. 2. Masih ada EYD yang salah, tolong di perbaiki. 3. Tiga karakter mu level berapa? 4. Size nya pindahin ke 16
kenekbecak Posted February 19, 2021 Author Posted February 19, 2021 6 jam yang lalu, Scumbag said: Under review 1. Ada berapa UCP mu? Semua UCP yang terpakai. 2. Masih ada EYD yang salah, tolong di perbaiki. 3. Tiga karakter mu level berapa? 4. Size nya pindahin ke 16 1. Cuma satu, Kenekbecak 2. Done 3. Level 2 4. Done
$Equanimity$ Posted February 22, 2021 Posted February 22, 2021 To @kenekbecakI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@Juni_SusantoJG:RP Staff Team.
Recommended Posts