Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[CN] Medvedkova_Pavlovna to Mariana_Rosario (Ayame_Reiji)


Japan

Recommended Posts

Posted

Nama UCP: Ayame_Reiji

Nama Character lama: Medvedkova_Pavlovna


Nama Character baru: Mariana_Rosario

Jenis kelamin: Perempuan (Female)

Origin: Mexico


Alasan penggantian nama:

Ingin mengembangkan roleplay dgn masuk faction tertentu

Bukti screenshot penggunaan '/charity':

Bukti

 

sa-mp-000.png

sa-mp-034.pngsa-mp-035.pngsa-mp-036.png

 

Bukti screenshot CK:

Bukti

 

Story

 

 

 

 


         Medvedkova Pavlovna adalah seorang gadis muda yang saat baru saja lulus kuliah. Ia lahir di kota Novosibirsk tepat pada perayaan malam tahun baru 1993, dibesarkan oleh pasangan Vladimir dan Klara dengan penuh rasa kasih sayang. Dari kecil ia sudah hidup dengan berkecukupan, membuatnya tidak memiliki skill untuk hidup mandiri. Ayahnya adalah seorang pengusaha export import barang elektronik yang cukup berpengaruh di kota Novosibirsk, ia dipercaya untuk melanjutnya perusahaan tersebut dari kakeknya Medvedkova. Sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya hanya menghabiskan uang, walaupun begitu keluarganya cukup harmonis dikarenakan kebiasaan Medvedkova yang cukup manja membuat ayah dan ibunya memiliki waktu lebih untuk merawatnya bersama.

 

          July 2017, ayah Medvedkova mulai memperluas jaringan perusahaannya dengan membuka cabang di Moscow. Alih-alih menghasilkan pundi-pundi uang yang lebih banyak, hal tersebut justru membawakan bencana bagi keluarganya. Awal dari permasalahannya ialah perusahaan saingan yang sudah lama berada di Moscow merasa terganggu dengan kehadiran perusahaan ayah Medvedkova disana. Diskusi sudah dilakukan beberapa kali oleh kedua belah pihak, tetapi tidak kunjung menghasilkan kesepatan, hingga akhirnya Kashkanov pemilik dari perusahaan saingan ayah Medvedkova mengirim beberapa pesan untuk memperingatkan akan tempat asalnya. Pesan tersebut beragam, dimulai dari hal kecil seperti gencetan bisnis hingga pesan yang cukup serius dimana ayah Medvedkova menemukan potongan kepala dari assisten pribadinya di garasi rumahnya. 

 

          Tidak tinggal diam, ayah Medvedkova membalas pesan-pesan tersebut kepada Kashkanov hingga menimbulkan pertumpahan darah yang cukup serius. Hal tersebut cukup menarik perhatian polisi setempat hinggak akhirnya ibu Medvedkova memutuskan untuk pergi ke Los Santos membawa Medvedkova meninggalkan ayahnya sendirian dengan keserakahannya. 2 Tahun hidup tenang di Los Santos tanpa mendapatkan kabar dari ayahnya, Medvedkova mulai menikmati kehidupannya dengan dibayang-bayangi oleh kekhawatirannya akan keselamatan ayahnya disana. Ibu Medvedkova membuka toko bunga kecil di daerah Las Colinas, Medvedkova sendiri sehari-hari membantu ibunya menjaga toko dan bersosialisasi dengan tetangga setempat. Paras Medvedkova yang cukup cantik membuatnya cukup terkenal di daerah Las Colinas, tidak jarang lelaki datang ke toko hanya untuk berkenalan dengannya.

 

          Oktober 2020, selepas Medvedkova menghabiskan makan siangnya ia mendapatkan pesan dari orang tidak dikenal yang mengaku ayahnya, memintanya untuk berhati-hati dikarenakan ayahnya membuat permasalahan menjadi semakin kacau dan hidup keluarganya diambang bahaya. Membaca hal tersebut Medvedkova tidak terlalu memperdulikannya dikarenakan pesan tersebut dikirim oleh nomor tidak dikenal dan hidupnya beberapa tahun belakangan sudah nyaman dan aman. Setelah beberapa menit ia membaca pesan singkat tersebut, terdapat orang tidak dikenal yang meneriakinya dari luar, menyuruh Medvedkova untuk keluar. Mendengar hal tersebut, tanpa pikiran negatif apapun Medvedkova langsung berjalan ke arah pintu dan berjalan menemui orang tersebut. Tanpa disangka dan kaget, diluar terdapat dua orang yang sudah menodongkan sebuah pistol ke arah kepala Medvedkova, melihat dirinya dalam keadaan bahaya Medvedkova langsung pasrah dan mematuhi semua permintaan dari kedua orang tersebut. Medvedkova dibawa kedalam rumah, dan ditanyai tentang lokasi keberadaan ayahnya saat ini, Medvedkova menjawab jujur bahwa ia tidak mengetahuinya dan jarang sekali menghubungi ayahnya. Tetapi bernasib sial, salah satu dari dua orang tersebut merogoh kantung Medvedkova dan menemukan ponsel miliknya, lalu pria tersebut menemukan pesan singkat dari nomor tidak dikenal tersebut dan menggangap bahwa Medvedkova  berbohong. Setelah memohon-mohon, akhirnya dua pria tersebut menyelesaikan tugasnya dimana mereka diminta untuk membunuh Medvedkova sebagai pesan lainnya dari Kashkanov, darah Medvedkova berceceran dilantai hingga akhirnya ibunya menemukan mayatnya pada malam hari setelah pulang dari toko.
 

 

 

 

Screenshot

 

 

 

 


125.pngUntitled-1.pngUntitled-2.pngUntitled-3.pngUntitled-4.pngUntitled-5.pngUntitled-6.pngUntitled-7.pngUntitled-8.pngUntitled-9.pngUntitled-10.pngUntitled-11.png
 

 

 

 

Guest
This topic is now closed to further replies.
×
×
  • Create New...