AthayaNur Posted September 28, 2020 Posted September 28, 2020 Alexander_Deanis Alexander Deanis. Lahir di Lyon, Prancis. Saat berumur 16 tahun, tepatnya saat baru menduduki bangku sekolah menengah atas, ia bertemu dengan seorang wanita yang menarik perhatiannya. Namanya Angelica Bernadia. Selaras dengan namanya, ia memiliki wajah bak malaikat. Angel, begitu Alex memanggilnya, sebenarnya adalah kakak kelas Alex dua tingkat diatasnya. Tapi Alex tak memedulikan masalah umur mereka berdua itu. Yang tepenting baginya adalah bagaimana caranya ia bisa mendapatkan hati Angel-nya itu. Karena kegigihannya, mungkin, juga wajahnya yang bisa dibilang mampu membuat para wanita terpikat, dalam kurun waktu tiga bulan, Angel sudah menjadi kekasihnya. Pasangan itu tentu saja membuat hampir seluruh penjuru sekolah heboh. Angel yang menjadi primadona sekolah karena kecantikannya, juga Alex si anak kelas satu yang ketampanannya tidak perlu diragukan lagi. Perfect couple. Hubungan mereka berjalan baik. Sangat baik malah. Yang awalnya hanya rasa ketertarikan kini sudah mencapai tahap saling suka. Alex selalu mengantarkan Angel pulang sehabis pulang sekolah. Saat Jumat malam pun mereka selalu menyempatkan untuk berkencan. Tak terasa, sudah 5 bulan mereka berpacaran. Angel semakin sibuk dengan ujian kelulusannya. Membuat mereka juga menjadi jarang menghabiskan waktu bersama. Suatu hari, Angel mengajak Alex untuk makan malam bersama. Alex tentu saja senang. Sudah seminggu ia tidak jalan bersama seperti sekarang. Angel mengirimkan Alex alamat restoran tempat mereka akan bertemu. Tak ia sangka, Angel mengajaknya bertemu untuk mengakhiri hubungan mereka berdua. Angel bilang ia harus pindah ke Los Santos untuk melanjutkan pendidikannya. Alex sudah menolak untuk putus tapi memang keputusan Angel sudah bulat. Alex yang tidak terima rupanya memiliki rencana lain. Sudah dua bulan sejak kelulusan Angel. Tentu saja ia sudah berangkat ke Los santos sejak dua bulan yang lalu pula. Alex sudah merencanakan sesuatu untuknya agar dapat bertemu lagi dengan Angel. Saat orang tuanya belum pulang dari kerjanya, ia pergi ke bank untuk mengambil uang tabungannya. Karena merasa tidak cukup, ia ‘meminjam’ beberapa uang orang tuanya yang ada di rumah. Merasa persiapannya sudah matang, ia menggendong tas hitam yang berisi beberapa setel pakaiannya dan alat mandi miliknya untuk segera pergi dari rumah. Ucap saja aku gila. Itu semua gara-gara kau, Angel. Los Santos. Akhirnya setelah sekitar 11 jam perjalanan, Alex sampai juga di kota itu. Tak memikirkan istirahat atau apapun setelah perjalanan jauh, ia segera menuju ke alamat dimana Angel tinggal. Bagaimana caranya Alex tahu? Tentu saja dengan memanfaatkan teman baik Angel yang baru Alex tahu kalo ternyata wanita itu suka dengan dirinya. Tapi Alex tak memedulikan itu. Bukannya itu merupakan keuntungan untuknya secara ia malah dimudahkan dalam mendapat informasi tentang Angel saat ini. Sampai. Sebuah kontrakan biasa di sudut kota adalah tujuannya. Yup, Angel tinggal disini. Dari yang ia tahu, Angel tinggal sendiri disini sedangkan orang tuanya tinggal di pusat kota. Alex tak tahu apa tujuan Angel. Mungkin ia hanya ingin hidup mandiri. Alex menaiki beberapa anak tangga untuk sampai di depan pintu rumah itu. Ia menekan bel sekali. Beberapa menit, tidak kunjung ada yang membukakan pintu. Alex berpikir mungkin Angel sedang tidur. Tentu saja ini sudah pukul 3 malam. Saat Alex ingin keluar dari pekarangan rumah Angel, ia dikejutkan dengan suara gaduh dari dalam rumah. Dengan panik ia buru-buru kembali ke depan pintu. Menekan bel berkali-kali. Masih tidak ada yang membukakan pintu. Alex mencoba mengintip dari luar jendela. Dan betapa mengejutkannya saat pemandangan pertama yang ia lihat adalah Angel yang sedang bercumbu panas dengan seorang laki-laki lain. Sakit? Tentu saja. Dengan perasaan kalut Alex meninggalkan tempat itu. Ia bingung sekarang. Rencananya ia akan menginap dirumah Angel dan meminjam beberapa uang miliknya. Karena sungguh, uangnya kini hanya cukup untuk makan 5 kali. Ia sudah tidak dapat membeli tiket pesawat untuk kembali ke kampung halamannya. Dan yang lebih bodohnya lagi, ia lupa membawa hp-nya. Ia tidak dapat menghubungi orang tuanya karena nomornya saja ia tidak hafal. Tapi, orang tuanya sudah pasti, sih, tidak akan khawatir. Mereka berdua terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Bertemu anaknya di rumah saja hampir tidak sempat. Dengan berat hati, ia tidur mengemper di jalanan untuk malam ini. Ia harus memikirkan akan melakukan apa dirinya besok. Ternyata keesokan harinya ada seorang wanita yang lebih tua darinya mengajak Alex untuk tinggal dengannya. Tentu saja karena wanita itu iba. Wanita itu memiliki satu saudara lagi. Jadi mereka tinggal hanya berdua saja. Kedua orang tuanya sudah tiada. Mereka sering merasa kesepian karena itu saat melihat kakaknya membawa Alex si adik perempuan terlihat sangat senang. Mereka hidup seperti layaknya saudara sedarah. Alex semakin lama semakin nyaman hidup dengan kedua wanita itu. Ia menghabiskan waktunya dengan pergi memancing ke pantai. Questions Tujuan membuat character story: Agar bisa memegang aksesoris dan membeli rumah Account UCP yang saya miliki: AthayaNur Account Forum yang saya miliki: AthayaNur Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya AthayaNur selaku pemilik account UCP AthayaNur bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Alexander_Deanis) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
raihanrawadi90 Posted October 2, 2020 Posted October 2, 2020 To @NamaForumI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@NamaStaffJG:RP Staff Team.
Recommended Posts