muchavicenah Posted June 9, 2020 Posted June 9, 2020 (edited) Chap_Holwood 16 April 2002, Venesia, Italia. Suatu hari seorang pemilik toko roti terkejut saat menemukan sebuah keranjang mencurigakan didepan pintu rumahnya. Dia bertanya - tanya apakah yang ada di dalam keranjang tersebut. Benar saja, dia menemukan bayi di dalam keranjang tersebut. Kaget dan juga bingung, dia pun membawa keranjang tersebut ke dalam rumahnya dan segera menelpon pihak berwajib. Singkat cerita, pemilik toko berinisiatif untuk merawat bayi tersebut. Setelah mengisi beberapa dokumen untuk mengadopsi bayi tersebut, akhirnya secara resmi beliau menjadi ayah bagi bayi tersebut. Dan bayi tersebut diberi nama Chaplin Holwood. Nama Holwood diambil dari nama belakang sang pemilik toko, Jonathan Holwood. Chaplin selalu menemani ayahnya saat bekerja di toko roti. Saat memasuki sekolah dasar, Chaplin selalu pergi ke toko roti milik ayahnya setelah sepulang sekolah. Namun, terkadang sang Ayah mempunyai urusan penting dengan client dan harus meninggalkan Chaplin bersama para pegawai ayahnya. Saat beranjak remaja, Chaplin mulai dibicarakan temanya karena ada gosip yang beredar tentang sang Ayah adalah seorang pemimpin dari salah satu mafia besar di kota. Awalnya dia tidak menghiraukan hal tersebut. Namun, semakin lama hal ini semakin membuatnya selalu berpikir tenang hal tersebut. Ia memberanikan diri untuk menanyakan hal tersebut kepada ayahnya. Saat bertanya untuk pertama kalinya, sang Ayah selalu meyakinkan Chaplin bahwa dia hanya seorang pemilik toko roti. Ketika Chaplin genap berusia 17 tahun. Sang ayah akhirnya memberitahukan beberapa fakta kepada Chaplin. Mulai dari Chaplin adalah anak angkatnya, hingga sang ayah adalah seorang pemimpin mafia. Chaplin shock ketika mendengar fakta tersebut, dan mengurung dirinya di dalam kamar selama seharian. Saat sudah tenang, mulai muncul pertanyaan di benak Chaplin. Apakah ayahnya sudah menjadi seorang pemimpin mafia saat mengadopsinya? Mengapa selama ini ayahnya merahasiakan hal tersebut?. Keesokan harinya, ia pun bertanya kepada ayahnya. Sang ayah menjelaskan kepada Chaplin apa alasannya merahasiakan hal tersebut selama ini, yaitu untuk melindunginya dari dunia tersebut. Sang ayah juga bercerita bahwa dia belum menjadi pemimpin saat mengadopsi Chaplin. Beliau juga bercerita bagaimana Ia mencoba merahasiakan berita bahwa dia mengadopsi Chaplin dari para mafia. Satu Bulan Berlalu, Chaplin mulai memikirkan bagaimana jalan hidupnya kelak. Ia berpikir untuk pergi merantau ke luar kota dan memulai usahanya sendiri, Namun ia masih bimbang atas pilihannya tersebut. Ia pun berdiskusi kepada sang ayah akan hal tersebut. Setelah berdiskusi sedikit lama, akhirnya sang Ayah mengizinkan, namun dengan beberapa syarat. Tunggu hingga Chaplin berumur 18, jangan menyerah apapun keadaannya, jangan lupa untuk selalu bersikap baik untuk orang yang bersikap baik juga, dan jangan lupa untuk memberi kabar kepada sang ayah. Mendengar hal tersebut, Chaplin bergembira dan menyetujuinya. Setahun kemudian, akhirnya Chaplin pergi ke luar kota untuk memulai perjalanannya sendiri. Ia pergi ke kota Los santos. Disini ia berjuang sekuat tenaga, berbagai macam pekerjaan dikerjakannya. Mulai dari membersihkan jalan, hingga menjadi pengemudi truk sampah. Banyak sekali masalah yang dia hadapi, Dan semua itu dia hadapi hanya untuk dua tujuan. Yaitu memiliki bisnis sendiri dan membuat bangga ayahnya. Saat Chaplin sudah mengumpulkan uang yang bisa dibilang banyak, Chaplin mulai berpikir untuk memulai bisnisnya sendiri. Namun dia bimbang, bisnis apa yang akan ditekuninya. Saat dia bimbang, kemalangan menimpa dirinya. Dia dirampok saat sedang bekerja menjadi supir truk. Sebenarnya Ia ingin sekali melawan. Namun, dia hanya bisa pasrah dan terdiam saat ditodong senjata api oleh perampok tersebut, Untung saja perampok tersebut tidak membunuh ku, pikirnya. Setelah kejadian tersebut, dia mulai berpikir untuk memiliki senjata api yang dibawa kemana mana untuk berjaga jaga. Namun kini ia harus memulai semuanya lagi, bekerja keras untuk mendapatkan uang. Ketika Chaplin sedang bersantai sejenak dipinggir jalan, seseorang mendekatinya dan menawarkan sebuah senjata api kepadanya. Chaplin pun berniat untuk menggali informasi dengan cara berkenalan dengan orang tersebut, untung saja orang tersebut memberikan respon yang baik kepadanya. Edgar Sutanto namanya, seorang pedagang senjata ilegal atau yang lebih sering disebut arms dealer. Setelah berkenalan dan berbincang, Chaplin mendapatkan banyak informasi mengenai pekerjaan ilegal yang disebut arms dealer. Chaplin juga menceritakan perjalanan hidupnya hingga saat ini. Setelah mendengar cerita dari Chaplin, Edgar mengajaknya untuk menjadi seorang arms dealer juga. Tanpa pikir panjang, Chaplin setuju atas ajakan tersebut. Beberapa minggu setelahnya, Chaplin sudah memahami pekerjaan ini. Bagaimana untuk bersikap biasa saja saat membawa senjata agar tidak dicurigai polisi, hingga cara menghindari sergapan polisi. Chaplin menekuni bisnis arms dealer ini selama beberapa bulan, hingga ia berhasil mengumpulkan banyak uang. Uang yang dikumpulkannya tersebut dipakai untuk membeli sebuah toko di daerah Los Santos, tentu saja dia membeli toko tersebut untuk penyamaran. Selain mendapatkan uang, Chaplin juga mendapatkan beberapa pelanggan tetap. Para pelanggan memanggilnya Chap Holwood saat akan membeli sesuatu dari Chaplin. Maka dari itu, saat seseorang memanggilnya Chap, dia tahu bahwa orang itu akan membeli sesuatu darinya. Tepat dua tahun setelah ia membuka toko untuk penyamarannya, Chaplin mendapat berita dari salah satu pegawai toko milik ayahnya, sang Ayah meninggal dunia karena serangan jantung. Hari itu juga dia pulang kerumah ayahnya yang berada di italia. Saat pemakaman, Chaplin bertemu semua anggota dari mafia yang dipimpin ayahnya. Setelah pemakaman sang Ayah selesai, Chaplin diminta untuk berdiskusi dengan semua petinggi dari kelompok mafia tersebut. Diskusi ini bertujuan untuk menawarkan Chaplin sebagai pemimpin selanjutnya. Chaplin tahu hal ini akan terjadi, dia sudah mempersiapkan jawaban untuk hal ini. (Maaf, untuk saat ini saya tidak bisa menjadi pemimpin selanjutnya. Namun, jika kalian membutuhkan pemasok senjata, saya akan bersedia melakukannya), Jawabnya sembari berdiri meninggalkan ruangan tersebut. Seisi ruangan kaget mendengar jawaban tersebut, dan mulai berdiskusi tentang bagaimana nasib selanjutnya dari kelompok mafia tersebut. Chaplin yang sedang berdiam diri di toko milik ayahnya yang sekarang sudah jadi miliknya, berpikir bagaimana nasib para pegawai dan toko roti milik ayahnya. Setelah semalaman begadang memikirkan apa yang akan dia lakukan. Chaplin memutuskan untuk memperkejakan manager toko roti milik ayahnya. Chaplin melanjutkan bisnisnya di Los santos sebagai arms dealer. Terkadang, salah satu petinggi kelompok mafia yang pernah dipimpin ayahnya menelfon untuk memasok senjata kepada mereka. Sekarang Chaplin menjadi salah satu arms dealer yang sukses, Kerja kerasnya selama ini terbayar sudah. Questions Tujuan membuat character story: Untuk membeli rumah dan senjata Account UCP yang saya miliki: MuchAvicena Account Forum yang saya miliki:muchavicenah Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya muchavicenah selaku pemilik account UCP MuchAvicena bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Chap_Holwood) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited June 10, 2020 by muchavicenah
$mobilrusak$ Posted June 9, 2020 Posted June 9, 2020 Kecilin lagi ukuran fotonya Penulisan masih terlihat kurang rapih(spasi,huruf kapital,tanda baca)
muchavicenah Posted June 10, 2020 Author Posted June 10, 2020 13 jam yang lalu, muchavicenah said: Chap_Holwood 16 April 2002, Venesia, Italia. Suatu hari seorang pemilik toko roti terkejut saat menemukan sebuah keranjang mencurigakan didepan pintu rumahnya. Dia bertanya - tanya apakah yang ada di dalam keranjang tersebut. Benar saja, dia menemukan bayi di dalam keranjang tersebut. Kaget dan juga bingung, dia pun membawa keranjang tersebut ke dalam rumahnya dan segera menelpon pihak berwajib. Singkat cerita, pemilik toko berinisiatif untuk merawat bayi tersebut. Setelah mengisi beberapa dokumen untuk mengadopsi bayi tersebut, akhirnya secara resmi beliau menjadi ayah bagi bayi tersebut. Dan bayi tersebut diberi nama Chaplin Holwood. Nama Holwood diambil dari nama belakang sang pemilik toko, Jonathan Holwood. Chaplin selalu menemani ayahnya saat bekerja di toko roti. Saat memasuki sekolah dasar, Chaplin selalu pergi ke toko roti milik ayahnya setelah sepulang sekolah. Namun, terkadang sang Ayah mempunyai urusan penting dengan client dan harus meninggalkan Chaplin bersama para pegawai ayahnya. Saat beranjak remaja, Chaplin mulai dibicarakan temanya karena ada gosip yang beredar tentang sang Ayah adalah seorang pemimpin dari salah satu mafia besar di kota. Awalnya dia tidak menghiraukan hal tersebut. Namun, semakin lama hal ini semakin membuatnya selalu berpikir tenang hal tersebut. Ia memberanikan diri untuk menanyakan hal tersebut kepada ayahnya. Saat bertanya untuk pertama kalinya, sang Ayah selalu meyakinkan Chaplin bahwa dia hanya seorang pemilik toko roti. Ketika Chaplin genap berusia 17 tahun. Sang ayah akhirnya memberitahukan beberapa fakta kepada Chaplin. Mulai dari Chaplin adalah anak angkatnya, hingga sang ayah adalah seorang pemimpin mafia. Chaplin shock ketika mendengar fakta tersebut, dan mengurung dirinya di dalam kamar selama seharian. Saat sudah tenang, mulai muncul pertanyaan di benak Chaplin. Apakah ayahnya sudah menjadi seorang pemimpin mafia saat mengadopsinya? Mengapa selama ini ayahnya merahasiakan hal tersebut?. Keesokan harinya, ia pun bertanya kepada ayahnya. Sang ayah menjelaskan kepada Chaplin apa alasannya merahasiakan hal tersebut selama ini, yaitu untuk melindunginya dari dunia tersebut. Sang ayah juga bercerita bahwa dia belum menjadi pemimpin saat mengadopsi Chaplin. Beliau juga bercerita bagaimana Ia mencoba merahasiakan berita bahwa dia mengadopsi Chaplin dari para mafia. Satu Bulan Berlalu, Chaplin mulai memikirkan bagaimana jalan hidupnya kelak. Ia berpikir untuk pergi merantau ke luar kota dan memulai usahanya sendiri, Namun ia masih bimbang atas pilihannya tersebut. Ia pun berdiskusi kepada sang ayah akan hal tersebut. Setelah berdiskusi sedikit lama, akhirnya sang Ayah mengizinkan, namun dengan beberapa syarat. Tunggu hingga Chaplin berumur 18, jangan menyerah apapun keadaannya, jangan lupa untuk selalu bersikap baik untuk orang yang bersikap baik juga, dan jangan lupa untuk memberi kabar kepada sang ayah. Mendengar hal tersebut, Chaplin bergembira dan menyetujuinya. Setahun kemudian, akhirnya Chaplin pergi ke luar kota untuk memulai perjalanannya sendiri. Ia pergi ke kota Los santos. Disini ia berjuang sekuat tenaga, berbagai macam pekerjaan dikerjakannya. Mulai dari membersihkan jalan, hingga menjadi pengemudi truk sampah. Banyak sekali masalah yang dia hadapi, Dan semua itu dia hadapi hanya untuk dua tujuan. Yaitu memiliki bisnis sendiri dan membuat bangga ayahnya. Saat Chaplin sudah mengumpulkan uang yang bisa dibilang banyak, Chaplin mulai berpikir untuk memulai bisnisnya sendiri. Namun dia bimbang, bisnis apa yang akan ditekuninya. Saat dia bimbang, kemalangan menimpa dirinya. Dia dirampok saat sedang bekerja menjadi supir truk. Sebenarnya Ia ingin sekali melawan. Namun, dia hanya bisa pasrah dan terdiam saat ditodong senjata api oleh perampok tersebut, Untung saja perampok tersebut tidak membunuh ku, pikirnya. Setelah kejadian tersebut, dia mulai berpikir untuk memiliki senjata api yang dibawa kemana mana untuk berjaga jaga. Namun kini ia harus memulai semuanya lagi, bekerja keras untuk mendapatkan uang. Ketika Chaplin sedang bersantai sejenak dipinggir jalan, seseorang mendekatinya dan menawarkan sebuah senjata api kepadanya. Chaplin pun berniat untuk menggali informasi dengan cara berkenalan dengan orang tersebut, untung saja orang tersebut memberikan respon yang baik kepadanya. Edgar Sutanto namanya, seorang pedagang senjata ilegal atau yang lebih sering disebut arms dealer. Setelah berkenalan dan berbincang, Chaplin mendapatkan banyak informasi mengenai pekerjaan ilegal yang disebut arms dealer. Chaplin juga menceritakan perjalanan hidupnya hingga saat ini. Setelah mendengar cerita dari Chaplin, Edgar mengajaknya untuk menjadi seorang arms dealer juga. Tanpa pikir panjang, Chaplin setuju atas ajakan tersebut. Beberapa minggu setelahnya, Chaplin sudah memahami pekerjaan ini. Bagaimana untuk bersikap biasa saja saat membawa senjata agar tidak dicurigai polisi, hingga cara menghindari sergapan polisi. Chaplin menekuni bisnis arms dealer ini selama beberapa bulan, hingga ia berhasil mengumpulkan banyak uang. Uang yang dikumpulkannya tersebut dipakai untuk membeli sebuah toko di daerah Los Santos, tentu saja dia membeli toko tersebut untuk penyamaran. Selain mendapatkan uang, Chaplin juga mendapatkan beberapa pelanggan tetap. Para pelanggan memanggilnya Chap Holwood saat akan membeli sesuatu dari Chaplin. Maka dari itu, saat seseorang memanggilnya Chap, dia tahu bahwa orang itu akan membeli sesuatu darinya. Tepat dua tahun setelah ia membuka toko untuk penyamarannya, Chaplin mendapat berita dari salah satu pegawai toko milik ayahnya, sang Ayah meninggal dunia karena serangan jantung. Hari itu juga dia pulang kerumah ayahnya yang berada di italia. Saat pemakaman, Chaplin bertemu semua anggota dari mafia yang dipimpin ayahnya. Setelah pemakaman sang Ayah selesai, Chaplin diminta untuk berdiskusi dengan semua petinggi dari kelompok mafia tersebut. Diskusi ini bertujuan untuk menawarkan Chaplin sebagai pemimpin selanjutnya. Chaplin tahu hal ini akan terjadi, dia sudah mempersiapkan jawaban untuk hal ini. (Maaf, untuk saat ini saya tidak bisa menjadi pemimpin selanjutnya. Namun, jika kalian membutuhkan pemasok senjata, saya akan bersedia melakukannya), Jawabnya sembari berdiri meninggalkan ruangan tersebut. Seisi ruangan kaget mendengar jawaban tersebut, dan mulai berdiskusi tentang bagaimana nasib selanjutnya dari kelompok mafia tersebut. Chaplin yang sedang berdiam diri di toko milik ayahnya yang sekarang sudah jadi miliknya, berpikir bagaimana nasib para pegawai dan toko roti milik ayahnya. Setelah semalaman begadang memikirkan apa yang akan dia lakukan. Chaplin memutuskan untuk memperkejakan manager toko roti milik ayahnya. Chaplin melanjutkan bisnisnya di Los santos sebagai arms dealer. Terkadang, salah satu petinggi kelompok mafia yang pernah dipimpin ayahnya menelfon untuk memasok senjata kepada mereka. Sekarang Chaplin menjadi salah satu arms dealer yang sukses, Kerja kerasnya selama ini terbayar sudah. Questions Tujuan membuat character story: Untuk membeli rumah dan senjata Account UCP yang saya miliki: MuchAvicena Account Forum yang saya miliki:muchavicenah Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya muchavicenah selaku pemilik account UCP MuchAvicena bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Chap_Holwood) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. 13 jam yang lalu, muchavicenah said: Chap_Holwood 16 April 2002, Venesia, Italia. Suatu hari seorang pemilik toko roti terkejut saat menemukan sebuah keranjang mencurigakan didepan pintu rumahnya. Dia bertanya - tanya apakah yang ada di dalam keranjang tersebut. Benar saja, dia menemukan bayi di dalam keranjang tersebut. Kaget dan juga bingung, dia pun membawa keranjang tersebut ke dalam rumahnya dan segera menelpon pihak berwajib. Singkat cerita, pemilik toko berinisiatif untuk merawat bayi tersebut. Setelah mengisi beberapa dokumen untuk mengadopsi bayi tersebut, akhirnya secara resmi beliau menjadi ayah bagi bayi tersebut. Dan bayi tersebut diberi nama Chaplin Holwood. Nama Holwood diambil dari nama belakang sang pemilik toko, Jonathan Holwood. Chaplin selalu menemani ayahnya saat bekerja di toko roti. Saat memasuki sekolah dasar, Chaplin selalu pergi ke toko roti milik ayahnya setelah sepulang sekolah. Namun, terkadang sang Ayah mempunyai urusan penting dengan client dan harus meninggalkan Chaplin bersama para pegawai ayahnya. Saat beranjak remaja, Chaplin mulai dibicarakan temanya karena ada gosip yang beredar tentang sang Ayah adalah seorang pemimpin dari salah satu mafia besar di kota. Awalnya dia tidak menghiraukan hal tersebut. Namun, semakin lama hal ini semakin membuatnya selalu berpikir tenang hal tersebut. Ia memberanikan diri untuk menanyakan hal tersebut kepada ayahnya. Saat bertanya untuk pertama kalinya, sang Ayah selalu meyakinkan Chaplin bahwa dia hanya seorang pemilik toko roti. Ketika Chaplin genap berusia 17 tahun. Sang ayah akhirnya memberitahukan beberapa fakta kepada Chaplin. Mulai dari Chaplin adalah anak angkatnya, hingga sang ayah adalah seorang pemimpin mafia. Chaplin shock ketika mendengar fakta tersebut, dan mengurung dirinya di dalam kamar selama seharian. Saat sudah tenang, mulai muncul pertanyaan di benak Chaplin. Apakah ayahnya sudah menjadi seorang pemimpin mafia saat mengadopsinya? Mengapa selama ini ayahnya merahasiakan hal tersebut?. Keesokan harinya, ia pun bertanya kepada ayahnya. Sang ayah menjelaskan kepada Chaplin apa alasannya merahasiakan hal tersebut selama ini, yaitu untuk melindunginya dari dunia tersebut. Sang ayah juga bercerita bahwa dia belum menjadi pemimpin saat mengadopsi Chaplin. Beliau juga bercerita bagaimana Ia mencoba merahasiakan berita bahwa dia mengadopsi Chaplin dari para mafia. Satu Bulan Berlalu, Chaplin mulai memikirkan bagaimana jalan hidupnya kelak. Ia berpikir untuk pergi merantau ke luar kota dan memulai usahanya sendiri, Namun ia masih bimbang atas pilihannya tersebut. Ia pun berdiskusi kepada sang ayah akan hal tersebut. Setelah berdiskusi sedikit lama, akhirnya sang Ayah mengizinkan, namun dengan beberapa syarat. Tunggu hingga Chaplin berumur 18, jangan menyerah apapun keadaannya, jangan lupa untuk selalu bersikap baik untuk orang yang bersikap baik juga, dan jangan lupa untuk memberi kabar kepada sang ayah. Mendengar hal tersebut, Chaplin bergembira dan menyetujuinya. Setahun kemudian, akhirnya Chaplin pergi ke luar kota untuk memulai perjalanannya sendiri. Ia pergi ke kota Los santos. Disini ia berjuang sekuat tenaga, berbagai macam pekerjaan dikerjakannya. Mulai dari membersihkan jalan, hingga menjadi pengemudi truk sampah. Banyak sekali masalah yang dia hadapi, Dan semua itu dia hadapi hanya untuk dua tujuan. Yaitu memiliki bisnis sendiri dan membuat bangga ayahnya. Saat Chaplin sudah mengumpulkan uang yang bisa dibilang banyak, Chaplin mulai berpikir untuk memulai bisnisnya sendiri. Namun dia bimbang, bisnis apa yang akan ditekuninya. Saat dia bimbang, kemalangan menimpa dirinya. Dia dirampok saat sedang bekerja menjadi supir truk. Sebenarnya Ia ingin sekali melawan. Namun, dia hanya bisa pasrah dan terdiam saat ditodong senjata api oleh perampok tersebut, Untung saja perampok tersebut tidak membunuh ku, pikirnya. Setelah kejadian tersebut, dia mulai berpikir untuk memiliki senjata api yang dibawa kemana mana untuk berjaga jaga. Namun kini ia harus memulai semuanya lagi, bekerja keras untuk mendapatkan uang. Ketika Chaplin sedang bersantai sejenak dipinggir jalan, seseorang mendekatinya dan menawarkan sebuah senjata api kepadanya. Chaplin pun berniat untuk menggali informasi dengan cara berkenalan dengan orang tersebut, untung saja orang tersebut memberikan respon yang baik kepadanya. Edgar Sutanto namanya, seorang pedagang senjata ilegal atau yang lebih sering disebut arms dealer. Setelah berkenalan dan berbincang, Chaplin mendapatkan banyak informasi mengenai pekerjaan ilegal yang disebut arms dealer. Chaplin juga menceritakan perjalanan hidupnya hingga saat ini. Setelah mendengar cerita dari Chaplin, Edgar mengajaknya untuk menjadi seorang arms dealer juga. Tanpa pikir panjang, Chaplin setuju atas ajakan tersebut. Beberapa minggu setelahnya, Chaplin sudah memahami pekerjaan ini. Bagaimana untuk bersikap biasa saja saat membawa senjata agar tidak dicurigai polisi, hingga cara menghindari sergapan polisi. Chaplin menekuni bisnis arms dealer ini selama beberapa bulan, hingga ia berhasil mengumpulkan banyak uang. Uang yang dikumpulkannya tersebut dipakai untuk membeli sebuah toko di daerah Los Santos, tentu saja dia membeli toko tersebut untuk penyamaran. Selain mendapatkan uang, Chaplin juga mendapatkan beberapa pelanggan tetap. Para pelanggan memanggilnya Chap Holwood saat akan membeli sesuatu dari Chaplin. Maka dari itu, saat seseorang memanggilnya Chap, dia tahu bahwa orang itu akan membeli sesuatu darinya. Tepat dua tahun setelah ia membuka toko untuk penyamarannya, Chaplin mendapat berita dari salah satu pegawai toko milik ayahnya, sang Ayah meninggal dunia karena serangan jantung. Hari itu juga dia pulang kerumah ayahnya yang berada di italia. Saat pemakaman, Chaplin bertemu semua anggota dari mafia yang dipimpin ayahnya. Setelah pemakaman sang Ayah selesai, Chaplin diminta untuk berdiskusi dengan semua petinggi dari kelompok mafia tersebut. Diskusi ini bertujuan untuk menawarkan Chaplin sebagai pemimpin selanjutnya. Chaplin tahu hal ini akan terjadi, dia sudah mempersiapkan jawaban untuk hal ini. (Maaf, untuk saat ini saya tidak bisa menjadi pemimpin selanjutnya. Namun, jika kalian membutuhkan pemasok senjata, saya akan bersedia melakukannya), Jawabnya sembari berdiri meninggalkan ruangan tersebut. Seisi ruangan kaget mendengar jawaban tersebut, dan mulai berdiskusi tentang bagaimana nasib selanjutnya dari kelompok mafia tersebut. Chaplin yang sedang berdiam diri di toko milik ayahnya yang sekarang sudah jadi miliknya, berpikir bagaimana nasib para pegawai dan toko roti milik ayahnya. Setelah semalaman begadang memikirkan apa yang akan dia lakukan. Chaplin memutuskan untuk memperkejakan manager toko roti milik ayahnya. Chaplin melanjutkan bisnisnya di Los santos sebagai arms dealer. Terkadang, salah satu petinggi kelompok mafia yang pernah dipimpin ayahnya menelfon untuk memasok senjata kepada mereka. Sekarang Chaplin menjadi salah satu arms dealer yang sukses, Kerja kerasnya selama ini terbayar sudah. Questions Tujuan membuat character story: Untuk membeli rumah dan senjata Account UCP yang saya miliki: MuchAvicena Account Forum yang saya miliki:muchavicenah Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Hanya di rumah Saya muchavicenah selaku pemilik account UCP MuchAvicena bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Chap_Holwood) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. @mobilrusak Sudah saya perbaiki min, fotonya juga sudah saya perkecil
$mobilrusak$ Posted June 10, 2020 Posted June 10, 2020 To @NamaForumI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@NamaStaffJG:RP Staff Team.
Recommended Posts
Create an account or sign in to comment
You need to be a member in order to leave a comment
Create an account
Sign up for a new account in our community. It's easy!
Register a new accountSign in
Already have an account? Sign in here.
Sign In Now