Rasya Posted February 1, 2020 Posted February 1, 2020 (edited) Bimo Adhitya Bimo Adhitya lahir pada tanggal 20 Mei 1990 di Jakarta, Indonesia. Bimo merupakan anak tunggal dari pasangan Pandu dan Dini. Ayahnya bekerja sebagai supir taxi dan ibunya bekerja di super market dekat rumahnya. Bimo lahir di keluarga yang sederhana. Sejak kecil Bimo sangat nakal, dia sering mencuri di sekolah bersama teman temannya. Sejak Bimo kecil ayahnya sudah meninggalkannya karena kecelakaan saat ayahnya sedang bekerja. Tetapi di balik sikap nakalnya, Bimo sering mendapatkan juara di kelas dan sering mendapat pujian dari teman-temannya. Masa kecil Bimo normal seperti anak-anak lain pada umumnya, dia anak yang periang dan sering bermain bersama temannya. Bimo menghabisi masa mudanya dengan bekerja keras untuk mendapatkan uang agar bisa terus menyambung hari, menjadi penjual roti, menjual koran, dan lain-lain. Karena Bimo masih sekolah dia juga harus fokus pada sekolahnya dan dia harus tetap belajar. Saat Bimo sudah lulus dari sekolah, dia berniat untuk mencari pekerjaan agar ekonomi keluarganya terbantu. Akhirnya dia menjadi petani yang bekerja di lahan milik orang lain. Saat Bimo sudah selesai bekerja dan sedang menunggu panen, dia mencoba mengikuti lomba balapan yang di adakan di dekat tempat kerjanya. Saat mengikuti lomba Bimo berhasil memenangkan lomba tersebut dan bisa menambah keuangannya. Pada saat panen Bimo mendapatkan hasil yang banyak dan menjual hasil panen nya di pasar. Seiring berjalan nya waktu penghasilan Bimo semakin bertambah dan Bimo berencana untuk membeli ladang pribadi. Saat Bimo sudah membeli ladang pribadi nya, penghasilannya semakin bertambah. 8 bulan setelah membeli ladang pribadi, ibu dari Bimo jatuh sakit dan Bimo harus mengurus ibunya di rumah sakit. Karena Bimo mengurus ibunya di rumah sakit, ladangnya sudah jarang dia kunjungi. Sudah cukup lama ibu Bimo masih sakit dan masih berbaring di rumah sakit. Karena penyakit ibunya yang semakin parah, biaya rumah sakit yang semakin mahal terpaksa Bimo harus menjual ladangnya. Bimo juga harus mencari uang tambahan dan akhirnya dia mulai bekerja sampingan yaitu menjadi pembersih jalan, menjual koran, berjualan makanan ringan, dan lain-lain. Setelah 2 bulan ibu Bimo di rumah sakit, Bimo harus kehilangan ibunya karena penyakit ibunya tidak dapat di sembuhkan. Sekarang Bimo hanya tinggal sendiri tanpa orang tua. Tetapi itu tidak membuat Bimo menyerah Bimo terus bekerja keras agar bisa menyambung hari. Saya Rasya selaku pemilik account UCP 1407 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Bimo Adhitya) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain. Edited February 1, 2020 by Rasya Menambahkan kata-kata pada paragraf pertama
Rasya Posted February 1, 2020 Author Posted February 1, 2020 Questions Tujuan membuat character story: Agar bisa melanjutkan RolePlay dan masuk faction Account UCP yang saya miliki: 1407 Account Forum yang saya miliki: Rasya Berapa lama saya sudah main di JGRP: Kurang dari 1 bulan Saya biasa main JGRP di: Rumah dan warnet, tapi kebanyakan di rumah
Rasya Posted February 1, 2020 Author Posted February 1, 2020 24 minutes ago, edybuluk said: Tambahkan Paragraf pertama Sudah di edit @edybuluk
forgiveme Posted February 2, 2020 Posted February 2, 2020 To @RasyaI am writing to you in regards of your recently submitted character story, we have reviewed your character story and, as a result, have come to the decision to APPROVE your request. Please read the following guide to activate your link your store to your In-Game account: Sincerely,@edybulukJG:RP Staff Team.
Recommended Posts