Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

[DISKUSI] YANG BUTUH BANTUAN SOAL HATI.


Recommended Posts

Posted
16 hours ago, SilumanUlar said:

Hal yang bisa kamu lakuin,

  1. Cari kertas dan pulpen
  2. Tulis asal usul diri kamu
  3. Tulis semua kelebihan kamu
  4. Tulis semua kelemahan kamu

 Kamu mesti udah tau siapa diri kamu

Iya juga sihh secara teknis ini ngebantu banget. Kalo ditulis rasanya lebih nyata daripada cuma di pikiran yang ditinggal tidur pun suka lupa.

 

17 hours ago, SilumanUlar said:

Luangin waktu, tenaga, uang dan gak ada jalan pintas.

17 hours ago, SilumanUlar said:

Your ablity only on your self, grow it or destroy it? it's your decision

Nice two! Thank youuu

Posted

Setelah menyimak obrolan disini beberapa hari kemarin sampai bolak balik page buat mahamin kisah orang-orang yang beraneka ragam, akhirnya saya baru berani buat nimbrung.. 

Saya baru saja keluar dari fase hidup yang rasanya seperti bumi runtuh, saya tidak lagi mengenal diri sendiri dan merasa tidak punya siapa siapa. Saya juga menjadi manusia yang sangat takabur dan sangat menentang hidup saya sendiri. Perempuan yang saya kenal dan taksir sejak SMP, memulai hubungan di saat akhir SMA.. Daftar kuliah bareng di rantau orang, hidup serba hemat bareng dia, nyisihin uang jajan supaya bisa jalan saat weekend, nyambilin gojek juga supaya dapet uang tambahan di sela sela kuliah.. dan lalu pada akhirnya setelah menjalani hubungan 5 tahun dengan melewati berbagai macam kisah, doi minta putus pada 2 mei kemarin saat hari lebaran pertama.. padahal 5 hari sebelum lebaran kita abis mudik dari rantau ke kota asal tanpa ada pertikaian atau masalah apapun. Tapi memang, sewaktu di perjalanan itu saya sudah mulai merasakan ada hal yang berbeda yang tak biasa dari dia, sewaktu berbicara matanya sudah tidak lagi terfokus atau tidak lagi menatap mata saya seperti bagaimana biasanya kita ngobrol. Dia juga bilang kalau dia capek, bosen dan ngomong kalau saya tidak memperjuangkan dirinya, dia juga mengatakan bahwa saya tidak pernah ada waktu buat dia. Tetapi saya merasa bahwa semua hal itu tidak benar, jika saya tidak memperjuangkan dia saya tidak akan mungkin ngojol dari jam 6 pagi sampai jam 10 malem dengan panas serta hujan yang tidak pernah menjadi penghalang untuk saya, saya selalu berusaha untuk memberikan apapun yang dia inginkan, apapun yang ingin dia beli... saya selalu berusaha untuk mengumpulkan dan menyisihkan uang untuk membeli barang yang dia inginkan. Kalau dia mengatakan bahwa saya tidak pernah ada waktu buat dia, saya selalu menyempatkan waktu dalam 1 minggu itu paling tidak sekali untuk menemui dia tetapi dia tidak pernah merasa cukup dengan itu, dia selalu ingin meminta waktu lebih sedang saya harus mencari uang lagi supaya bisa nemuin atau paling engga buat beli makan bareng dia. Belum lagi kalau orderan gojek sepi, besok dia udah ngajakin pergi main.. saya bukan tipe orang yang kalau pacaran minta uang ke orang tua, malu. Sehingga dengan semua alasan tidak masuk akal yang dia berikan membuat saya merasa bahwa ada hal-hal ganjal di dalam hati saya, saya menganggap bahwa ini adalah alasan sepele yang tidak bisa menjadi keputusan untuk mengakhiri hubungan. Apa yang salah dari saya? kenapa saya justru ditinggalkan dengan alasan bodoh seperti ini? selama 1 bulan setelah putus, saya selalu bertanya tanya dan memohon untuk memperbaiki hubungan ini kepadanya, dia tidak menggubris dan mengatakan kalau hubungan ini tidak bisa diperbaiki. Saya semakin curiga, karena foto profil instagramnya yang berubah dan ada sedikit bahu dengan jas yang disempilkan di dalam foto itu, saya juga masih menyimpan foto jahat itu.. dan benar saja, ternyata doi selingkuh. Selingkuh. Selingkuh. Iya benar, dia selingkuh. Entah hasrat macam apa saat itu yang mendorong saya untuk mencoba masuk ke sosmed nya, saya mencoba berbagai macam cara hingga akhirnya saya berhasil masuk ke akun nya saat itu. Saya menemukan kecurigaan saya selama ini, chat mesra dan intim yang mereka saling lontarkan di dalam pesan instagram membuat saya jijik dan nangis sejadi-jadinya.. untuk pertama kalinya saya menangis berderai air mata, sebab terakhir kali saya menangis itu disaat kecil karena jatuh dari sepeda. Emosi serta tangis saya yang benar-benar tidak dapat lagi terbendung, saya benar benar merasa kacau dan uring uringan tidak jelas. Hati saya benar benar terasa sakit secara fisik dan non fisik, rasanya seperti dicengkram sangat kuat dan sesak. Berhari-hari hingga berminggu-minggu saya merasakan kesedihan yang tidak pernah berhenti karena merasa dicurangi seperti itu. Doi bisa bisanya pacaran sama orang yang baru aja dia kenal dari dating app seperti tinder, yang belum pernah ketemu dan belum tau sifat aslinya bagaimana.. mereka menjalin hubungan sejak bulan 2, sedang kami putus bulan 5. Jelas ini membuat saya terbakar dan meminta alasan soal sikapnya yang seperti ini, namun respon nya sangat tidak elok untuk diterima... ceritanya belum selesai, tapi saya rasa sudah terlalu panjang. mungkin jika nanti ada yang tertarik untuk membacanya, saya akan lanjutkan nanti ketika sudah pulang kerja

  • Like 2
Posted
2 hours ago, tiawman said:

Doi bisa bisanya pacaran sama orang yang baru aja dia kenal dari dating app seperti tinder, yang belum pernah ketemu dan belum tau sifat aslinya bagaimana.

Dari sekian banyak kalimat yang saya baca. Kayaknya point yang emang pengen lu sampein tuh ini bud.

Posted
On 11/2/2022 at 5:00 PM, tiawman said:

Setelah menyimak obrolan disini beberapa hari kemarin sampai bolak balik page buat mahamin kisah orang-orang yang beraneka ragam, akhirnya saya baru berani buat nimbrung.. 

Saya baru saja keluar dari fase hidup yang rasanya seperti bumi runtuh, saya tidak lagi mengenal diri sendiri dan merasa tidak punya siapa siapa. Saya juga menjadi manusia yang sangat takabur dan sangat menentang hidup saya sendiri. Perempuan yang saya kenal dan taksir sejak SMP, memulai hubungan di saat akhir SMA.. Daftar kuliah bareng di rantau orang, hidup serba hemat bareng dia, nyisihin uang jajan supaya bisa jalan saat weekend, nyambilin gojek juga supaya dapet uang tambahan di sela sela kuliah.. dan lalu pada akhirnya setelah menjalani hubungan 5 tahun dengan melewati berbagai macam kisah, doi minta putus pada 2 mei kemarin saat hari lebaran pertama.. padahal 5 hari sebelum lebaran kita abis mudik dari rantau ke kota asal tanpa ada pertikaian atau masalah apapun. Tapi memang, sewaktu di perjalanan itu saya sudah mulai merasakan ada hal yang berbeda yang tak biasa dari dia, sewaktu berbicara matanya sudah tidak lagi terfokus atau tidak lagi menatap mata saya seperti bagaimana biasanya kita ngobrol. Dia juga bilang kalau dia capek, bosen dan ngomong kalau saya tidak memperjuangkan dirinya, dia juga mengatakan bahwa saya tidak pernah ada waktu buat dia. Tetapi saya merasa bahwa semua hal itu tidak benar, jika saya tidak memperjuangkan dia saya tidak akan mungkin ngojol dari jam 6 pagi sampai jam 10 malem dengan panas serta hujan yang tidak pernah menjadi penghalang untuk saya, saya selalu berusaha untuk memberikan apapun yang dia inginkan, apapun yang ingin dia beli... saya selalu berusaha untuk mengumpulkan dan menyisihkan uang untuk membeli barang yang dia inginkan. Kalau dia mengatakan bahwa saya tidak pernah ada waktu buat dia, saya selalu menyempatkan waktu dalam 1 minggu itu paling tidak sekali untuk menemui dia tetapi dia tidak pernah merasa cukup dengan itu, dia selalu ingin meminta waktu lebih sedang saya harus mencari uang lagi supaya bisa nemuin atau paling engga buat beli makan bareng dia. Belum lagi kalau orderan gojek sepi, besok dia udah ngajakin pergi main.. saya bukan tipe orang yang kalau pacaran minta uang ke orang tua, malu. Sehingga dengan semua alasan tidak masuk akal yang dia berikan membuat saya merasa bahwa ada hal-hal ganjal di dalam hati saya, saya menganggap bahwa ini adalah alasan sepele yang tidak bisa menjadi keputusan untuk mengakhiri hubungan. Apa yang salah dari saya? kenapa saya justru ditinggalkan dengan alasan bodoh seperti ini? selama 1 bulan setelah putus, saya selalu bertanya tanya dan memohon untuk memperbaiki hubungan ini kepadanya, dia tidak menggubris dan mengatakan kalau hubungan ini tidak bisa diperbaiki. Saya semakin curiga, karena foto profil instagramnya yang berubah dan ada sedikit bahu dengan jas yang disempilkan di dalam foto itu, saya juga masih menyimpan foto jahat itu.. dan benar saja, ternyata doi selingkuh. Selingkuh. Selingkuh. Iya benar, dia selingkuh. Entah hasrat macam apa saat itu yang mendorong saya untuk mencoba masuk ke sosmed nya, saya mencoba berbagai macam cara hingga akhirnya saya berhasil masuk ke akun nya saat itu. Saya menemukan kecurigaan saya selama ini, chat mesra dan intim yang mereka saling lontarkan di dalam pesan instagram membuat saya jijik dan nangis sejadi-jadinya.. untuk pertama kalinya saya menangis berderai air mata, sebab terakhir kali saya menangis itu disaat kecil karena jatuh dari sepeda. Emosi serta tangis saya yang benar-benar tidak dapat lagi terbendung, saya benar benar merasa kacau dan uring uringan tidak jelas. Hati saya benar benar terasa sakit secara fisik dan non fisik, rasanya seperti dicengkram sangat kuat dan sesak. Berhari-hari hingga berminggu-minggu saya merasakan kesedihan yang tidak pernah berhenti karena merasa dicurangi seperti itu. Doi bisa bisanya pacaran sama orang yang baru aja dia kenal dari dating app seperti tinder, yang belum pernah ketemu dan belum tau sifat aslinya bagaimana.. mereka menjalin hubungan sejak bulan 2, sedang kami putus bulan 5. Jelas ini membuat saya terbakar dan meminta alasan soal sikapnya yang seperti ini, namun respon nya sangat tidak elok untuk diterima... ceritanya belum selesai, tapi saya rasa sudah terlalu panjang. mungkin jika nanti ada yang tertarik untuk membacanya, saya akan lanjutkan nanti ketika sudah pulang kerja

Pertama-tama gw apresiasi utk memberanikan bercerita mengenai pengalaman romansa lo bro. Cerita lo relate dengan beberapa orang yg pernah bercerita:

 

On 5/31/2022 at 10:58 PM, SilumanUlar said:

Wake up !

Cowo sejati itu gak bakal galau cuma gara-gara diselingkuhin cewe... Ini keliatan banget kalo lo gak punya KUALITAS, lo takut kalo lo lepas cewe ini gak akan ada cewe lain yang dateng ke kehidupan lo.

  • Lo merasa udah jadi pasangan yang baik?
  • Lo merasa udah melakukan yang bisa lo lakukan dengan maksimal?
  • Lo udah berusaha setia sama cewe ini?

Itu udah cukup.


Kalo cewe ini tetap selingkuh, ya udah gampang aja.. TINGGALIN DIA!

yg penting lo udah melakukan yang terbaik yang bisa lo lakukan sebagai seorang cowo.

 

DIA AKAN RUGI SENDIRI kalau dia selingkuhin lo.

Kalo lo dah jadi pasangan terbaik, dan dia macem-macem, lo tinggal pergi aja. Dijamin dia nyesel seumur hidup!

Kalo lo dah jd pasangan terbaik baginya, meskipun harus putus.. ingat, lo sudah lakukan yg terbaik! No regrets. Kalo lo dah jadi pasangan terbaik baginya, tapi dia gak hargai lo, itu bukti bahwa dia memang gak layak buat lo bro!

 


Kalo lo punya KUALITAS, lo tinggal ninggalin cewe ini dan menemukan cewe lain yang PASTI lebih baik yang bisa lo gebet.

BANGUN BRO! DI LUAR SANA BANYAK CEWE YANG BISA LO GEBET!

kalo lo emang punya KUALITAS sebagai cowo sejati pasti lo bisa ninggalin cewe ini dan menemukan cewe baru yang lebih baik dari dia . Good luck !

Intinya lo udh menjadi best version terhadap hubungan yg lo jalanin pada waktu itu. Lo mesti kalibrasi lagi dengan keadaan dan move on.

 

image.gif.a3682c1c03e67e4ac13beea4821b0f6b.gif

  

On 11/14/2021 at 5:14 PM, SilumanUlar said:

Di samping itu, tapi lo masih punya harga diri, pelajaran hidup dan kenangan-kenangan manis. LINDUNGI HAL YANG TERSISA ITU dengan nggak mengemis-ngemis akan apapun padanya. Jadilah temen baik.

 

After that, susun prioritas hidup dan miliki kehidupan yang menarik! Keluar kamar dan temui temen-temen yang supportif dan bikin lo lebih menghargai hidup! Cari temen-temen atau orang yang bisa kasih saran yang baik dan tepat sasaran! Investasi untuk diri lo sendiri dan nikmati masa-masa single. Karena kita di sini percaya bahwa perpisahan artinya ada pertemuan yang lebih baik yang sudah takdir siapin buat lo.

 

Susah memang, tapi bukan berarti ga bisa. Terima saja kenyataannya. Karena secara psikologis, setiap orang selalu mengalami fase berikut ini ketika mengalami kejadian yang tragis (meninggalnya orang terdekat, putus cinta, ditolak. dipecat, dsb):

 

  1. Menyangkal (kok bisa yah dia tega seperti itu? Ini gak mungkin!)
  2. Marah (dasar sialan.. menyia-nyiakan ketulusanku!")
  3. Sedih (huhhuu aku sayang banget sama dia..)
  4. Menerima (baiklah.. anggap ini pelajaran berharga, lain kali tidak boleh begini lagi!)

Masalahnya, banyak orang tuh selalu berputar-putar dari no 1-3 saja. Tapi gak pernah sampe ke yang nomer 4. Ini bahaya. Kalau sudah begini jadinya trauma deh. Makanya lo harus menerima kenyataan... ikhlasin aja. Yah namanya juga pengalaman. Kan sekarang jadi tau salahnya di mana, dan jangan diulangi lagi. Itu yg penting.

 

Sebelum mengharapkan orang lain menghargai lo, maka lo harus menghargai diri lo sendiri. Ini beneran loh, bukannya kata-kata mutiara doang.. Kalo lo menghargai diri lo, maka lo pasti tidak akan mau dengan seseorang yang rese dan yg ga menghargai lo. Ke laut aja deh yang kayak begitu. Jangan dikejar. Gak layak.. masih banyak loh yang butuh kasih sayang lo. Tapi sebelum menemukannya, lo juga harus sayang sama diri lo sendiri. Itu saja sih kuncinya.

 

kita ga begitu tau apa akar permasalahannya lo ditolak, karena lo ga cerita sampe detail
tapi yang pasti, kunci move on itu ada 2, yaitu:

 

  1. Waktu
  2. Keikhlasan

Dan percayalah, ketika satu pintu tertutup, Tuhan bakal bukain pintu yang lain. Ini bukan kata2 mutiara, karena banyak yg udah ngalamin sendiri

 

GOOD LUCK BROO, LO PASTI BISA !

  • 3 weeks later...
Posted
17 hours ago, alnnfziah said:

Galau bang, tutor deketin cewe

Cek postingan utama bro udh gw share banyak dan cek juga beberapa studi kasus orang-orang, siapa tau ada yg relate.

 

2 hours ago, Jipen said:

Kalo galau aku ibadah bang 😈

#TopG #W

Muantappp boss! 👍

 

2 hours ago, revolusi1998 said:

Temen gua kalo galau ke terminal bang aneh @Si Odoo 

Suruh cerita di mari, ditunggu uneg-unegnya haha.

Posted
8 hours ago, revolusi1998 said:

Temen gua kalo galau ke terminal bang aneh @Si Odoo 

hiling gua mah simpel, kalo galau cuma ngeliatin bis di terminal aja udah enak aja gitu. emang aneh si hiling gua WKWKWK

Posted
33 minutes ago, BabiHutan said:

😥

Sepertinya ada sesuatu yg relate dengan hal itu, yuk cerita haha.

 

13 minutes ago, xonova said:

cuman mau bilang "Fuck U Dewasa I just want to be a kid who just plays around forever"

Mindset yang harus dibuang jauh jauh dari kehidupan. 

Apakah dewasa itu ada alat ukurnya? Atau hanya penilaian subjektif semata? Berapa kali kalian menahan sedih, marah, kecewa hanya agar terlihat dewasa?

 

Intinya, lo bisa mengontrol sesuatu yg ada pada diri lo / bisa memposisikan diri itu udah dikategorikan dewasa. Contoh kecilnya lo bisa mengontrol emosi lo terhadap orang lain.

Posted
10 minutes ago, SilumanUlar said:

Sepertinya ada sesuatu yg relate dengan hal itu, yuk cerita haha.

 

Mindset yang harus dibuang jauh jauh dari kehidupan. 

Apakah dewasa itu ada alat ukurnya? Atau hanya penilaian subjektif semata? Berapa kali kalian menahan sedih, marah, kecewa hanya agar terlihat dewasa?

 

Intinya, lo bisa mengontrol sesuatu yg ada pada diri lo / bisa memposisikan diri itu udah dikategorikan dewasa. Contoh kecilnya lo bisa mengontrol emosi lo terhadap orang lain.

gua ngga mikir masalah yang lain kek orang liat gua sebagai apa atau jadi apa, yang gua masalahin makin hari makin ngerasa sendiri aja gitu, diem dirumah ngga ngapa-ngapain selain in game sama tidur, temen pada fokus kerja sama kuliah, kadang mikir enak ya jadi anak kecil, bisa maen kesana kesini tanpa mikirin besok mau ngapain dan bisa maen sama siapa aja banyak temen juga, kalo sekarang maen sama temen 1 minggu sekali aja udah bersyukur banget. ya gitulah (( ngga usah bilang bantuin orang tua, karena itu udah jadi kebiasaan dan tiap hari gua lakuin))

Posted
12 hours ago, xonova said:

gua ngga mikir masalah yang lain kek orang liat gua sebagai apa atau jadi apa, yang gua masalahin makin hari makin ngerasa sendiri aja gitu, diem dirumah ngga ngapa-ngapain selain in game sama tidur, temen pada fokus kerja sama kuliah, kadang mikir enak ya jadi anak kecil, bisa maen kesana kesini tanpa mikirin besok mau ngapain dan bisa maen sama siapa aja banyak temen juga, kalo sekarang maen sama temen 1 minggu sekali aja udah bersyukur banget. ya gitulah (( ngga usah bilang bantuin orang tua, karena itu udah jadi kebiasaan dan tiap hari gua lakuin))

Keterbiasaan itulah yg ngebuat lo stuck di comfort zone lo bro, gmn cara keluar dari comfort zone? ya tabrak tembok itu secara paksa, sehingga mindset lo akan berubah yg jadinya terbiasa dengan "diem dirumah ngga ngapa-ngapain selain in game sama tidur", akan berubah menjadi terbiasa dgn hal baru utk menembus comfort zone lo saat ini. Cari hobi baru, explore tempat baru, tumbuhkan social circle yg baru, biasakan hal itu, sehingga tercipta comfort zone baru. 

 

Bayangin, waktu dlu lo masih kecil pas baru bisa belajar jalan, sering jatuh jatuh kan? apa yg lo lakuin? terus mencoba dan akhirnya lo sampe mau berlari bahkan bukan jalan lagi, akhirnya terbiasa hal itu dan lo lancar akan itu.

 

Mumpung lo masih muda, temukan hal-hal baru yg unik dan seru. Gua harap dari skrg lo merubah ini dari sekarang. Good luck !

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
×
×
  • Create New...