Search the Community
Showing results for tags 'crime'.
-
Hallo semua, apa kabar? Pada kesempatan kali ini saya ingin bertanya sekaligus berdiskusi mengenai roleplay senjata di JGRP. Topik yang ingin saya tanyakan, apakah boleh Colt-45 (Combat Pistol) diroleplaykan sebagai Glock 26? Disini saya menanyakan hal ini karena suatu alasan juga, menurut saya Colt-45 atau Combat Pistol itu dapat diroleplaykan sebagai Glock 26 dikarenakan beberapa hal: 1. Kesamaan pelurunya Di JGRP, apabila mengecek peluru Colt-45 (Combat Pistol) dengan command /showgun, tertera di situ bahwasannya Colt-45 (Combat Pistol) menggunakan peluru 9mm. Lalu Glock 26 juga menggunakan peluru 9mm, berdasarkan info dari us.glock.com : "..the GLOCK 26 fires the popular 9 mm Luger cartridge.." 2. Secara ukuran Colt-45 atau Combat Pistol itu lebih kecil dibanding pistol lain, bahkan digunakan di ingame juga dengan satu tangan saja. Glock 26 juga memiliki ukuran yang kecil, ukuran Glock 26 lebih kecil dari rata rata series Glock yang lainnya, dari gambar berikut dapat dilihat ukurannya. ↓↓↓↓ Nah itu tadi pendapat dari saya, menurut teman teman apakah Colt-45 atau Combat Pistol dapat diroleplaykan sebagai Glock 26? Saya sendiri banyak keraguan karena banyak dari player yang meroleplaykan series Glock di Desert Eagle, biasanya Glock 17, Glock 18, Glock 19, Glock 21 dan beberapa series glock lain. Kalau untuk Glock 17,18,19,21 saya sih memang merasa lebih cocok di Desert Eagle karena ukurannya memang pas juga, maka dari itu saya bertanya apakah Glock 26 yang ukurannya kecil ini bisa diroleplaykan di Colt-45 atau Combat Pistol karna ukurannya yang kecil juga. Silahkan berikan pendapat teman-teman semuanya, berpendapatlah dengan sehat ya.
- 29 replies
-
- shotgun
- deserteagle
- (and 6 more)
-
Jimar West is a teenager born and raised in a fairly tough neighborhood, east of Los Santos being the area discussed here. An area with a much higher crime rate than other areas, illegal activities such as drug deals and brutal murders occur. Jimar West has his own nicknames there, Wicked Terror and Tiny Pusher. Most of his nicknames are Terror / T, for a reason. Jimar also has high intellectual abilities, allowing him to balance his life with what is around him. (Will be showing off Jimar West's char developtment in Insane Rabbit Gang)
-
Halo, dalam kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan / panduan mengenai roleplay Robbery (perampokan), khususnya yang melibatkan individu atau civillians. Pembahasan kali ini saya buat secara Helicopter View (Dua POV), dari sisi Robber, dan dari sisi korban. Roleplay ini sering kali digunakan sebagai alternatif aktifitas yang dilakukan oleh anggota gangster maupun civillians biasa. Mungkin beberapa ada yang sudah paham, disclaimer, guide ini tidak akan memberi tahu anda bagaimana anda harus atau tidak harus bermain peran, saya tidak akan meremehkan siapa pun dengan menyiratkan bahwa anda bermain peran secara tidak benar atau bahwa cara saya bermain peran secara inheren lebih baik daripada anda, karena memang tidak, hehe. Guide ini saya buat untuk lebih memfokuskan pada cara yang di dasari oleh research, based on server rules dan realitanya serta kesalahan umum ketika Anda menjadi pelaku atau target perampokan. Tapi, mari kita melebarkan penglihatan kita dari dua sisi. The rest, kembali lagi pada kalian mau bagaimana me-roleplay-kannya, benefit dan konsekuensi ditanggung pemenang, hehe. Mari, kita langsung membahas Roleplay scene yang sering terjadi di JGVRP ini! Perampokan adalah tindakan kriminal yang dilakukan dengan cara mengambil harta benda seseorang atau dari suatu tempat dengan ancaman atau tindakan kekerasan. Perampokan sering terjadi di tempat-tempat sepi, wilayah rentan dan potensial ataupun seperti bank, toko, rumah, atau bahkan di jalanan. Kehidupan street-gangster sangat dekat dengan perampokan karena mereka memerlukan uang. Selain untuk membayar tagihan, memenuhi kebutuhan hidup mereka, juga untuk mendukung aktivitas kriminal mereka, seperti perdagangan narkoba, senjata, atau aktifitas ilegal lainnya. Hal ini didukung oleh latar belakang mereka yang miskin, terpinggirkan, maupun upaya dalam melebarkan nama gang mereka. Street-gangster umumnya bekerja dalam kelompok terorganisir yang memiliki keahlian dalam merencanakan dan menjalankan aksi kriminal. Mereka memiliki akses ke senjata api, kendaraan, dan sumber daya lain yang membantu mereka melakukan perampokan dengan lancar. Apa hanya tentang uang? Engga! Sukses dalam merampok dan lolos tanpa tertangkap dapat meningkatkan reputasi serta pengaruh seseorang / kelompok gangster di dunia kriminal, sehingga membantu mereka merekrut anggota baru dan memperluas jaringannya. Namun yang perlu diketahui, tidak semua gangster terlibat atau melakukan perampokan ini ya guys! Aktivitas kriminal mereka juga bisa bervariasi secara signifikan, so, kalo kalian merupakan seorang gangster, bukan berarti aktivitas harian / hobi kalian gak bisa hanya dengan merampok. Robbery bukan cuma soal “Hey this is Robbery! Handsup!”, melainkan banyak hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan roleplay ini khususnya sebagai seorang pelaku robbery. Hal ini juga didasari dan diatur dalam server rules dari JGVRP ini sendiri. Berikut adalah hal-hal yang kamu butuhkan: Character Development The Actors Vehicle Guns Victims The Stuff that You Can Rob Location Nah, dari penjelasan diatas, gimana? Dikira mudah menjadi perampok? Apakah hanya soal menodong senjata dan mengambil barang bawaan korban? Ada standar yang harus diikuti mengacu pada server rules jika berkaitan dengan roleplay merampok ini. Karena roleplay ini ketat, dan bukan soal tembak tembakan senjata. Mudah-mudahan, setelah membaca bagian ini, kamu akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa itu roleplay perampokan yang baik dan kamu bisa mengimplementasikan roleplay dari segi konsep dengan baik. Sebenarnya roleplay ini, sangat menyenangkan jika dilakukan dengan benar. Setelah membaca-baca server rules, menurutku ini adalah langkah yang benar dan selalu kuterapkan ketika merampok seseorang di server ini menurut acuan Server Rules. Anda dan teman anda membutuhkan biaya tambahan untuk membayar kebutuhan dan tagihan rumah anda dan memutuskan untuk merampok orang. Anda berangkat dengan teman anda menggunakan motor Manchez, dan melihat seorang wanita berjalan di sebuah gang sempit dekat San Marina Beach. Anda dan teman anda menghampirinya, berbicara dengan wording yang mengintimidasi (bukan sexual harassment) secara pelan (semakin anda berteriak semakin mungkin orang di sekitar mendengar) dan menyatakan kalau kalian adalah perampok, memintanya untuk mengangkat tangan dan menyampaikan hal yang ingin korban lakukan untuk mempercepat proses perampokan. Teman anda berjalan ke belakang korban menodongkan pistol ke belakang kepalanya untuk mengintimidasi. (Hal ini biasa saya lakukan, agar tidak semua suspect dari perampok ada dihadapan korban, meminimalisir ingatan korban soal ciri-ciri, dan mengantisipasi bila korban melawan. Ketika korban melakukan perlawanan, apalagi dengan senjata api orang yang dibelakang korban akan langsung menembak, karena sisi belakang tubuh adalah area lemah penglihatan seseorang). Sambil mengacungkan senjata ke korban, kamu meminta untuk korban mengosongkan tas bawaannya, menggeledah dan mengambil barang bawaannya serta meminta untuk memberikan uang yang dimiliki korban pada saat itu. Setelah semua barang bawaannya dan uang sudah kamu rampas, kamu memintanya untuk berlari menyelamatkan diri. Anda dan teman anda bergegas kembali ke rumahmu untuk bersembunyi dan membagi hasil dari perampokan tadi. Anda memutuskan untuk tidak banyak melakukan aktivitas di lingkungan rumah anda karena secara langsung dan tidak langsung saat ini anda adalah “buron”. Tentunya karena ini merupakan salah satu roleplay scene, diperlukan alur yang jelas menggunakan /me dan /do ketika melakukan aksi ini. Dibawah ini merupakan alur yang biasa digunakan sesuai dengan ketentuan server, yang bisa kalian lemparkan kepada korban saat melakukan perampokan. Tentunya disetiap situasi roleplay Robbery ini pastinya akan berbeda-beda, dengan mendalami konsep, kalian bisa sekreatifitas mungkin mengembangkan roleplay ini dari segi penyampaian, cara kalian approach korban, menghadapi situasi ketika korban melakukan perlawanan, dan masih banyak lagi situasi yang akan terjadi di lapangan. Semua harus dengan alur yang jelas. So, sudah siapkah mental anda untuk merampok dan menerima konsekuensi dari apa yang kalian lakukan? Apakah anda hanya sebagai korban yang lemah diintimidasi, dan korban kejahatan dan ketidak-adilan? Tentu saja TIDAK. Anda memiliki peran yang vital dan tidak kalah penting dalam roleplay ini. Setelah pembahasan diatas, harapannya sebagai korban juga memahami bagaimana background dan konsep mengapa seseorang melakukan perampokan begitu juga sebaliknya, di section ini saya akan membahas bagaimana seorang korban memiliki point of view. So, jangan cuma mau jadi perampok tapi tidak mau jadi korban ya, guys hehe. Mari kita langsung menuju point of view sebagai korban. Sebagai korban, perlu adanya pemahaman, mengapa perampokan bisa terjadi, dan berikut adalah mindset yang harus kalian tanam ketika kalian menjadi korban suatu perampokan. Anda akan lebih sering dirampok di game daripada di kehidupan nyata Ubah mindset "Yaelah gue dirampok mulu!" jadi “Mengapa saya selalu dirampok?” Cepat atau lambat, anda tidak akan sadar anda sedang diintai dan dipaksa untuk menyerahkan barang bawaan anda, uang dan sebagainya. Lalu ketika perampok datang dan melibatkan kalian di dalam roleplaynya, apa yang sebaiknya anda tidak lakukan? Melapor administrator dengan /report Debat dengan /b Perampok yang merampok kamu gak punya masalah denganmu di OOC Menyikapi roleplay dengan baik dan dewasa Jangan memperlambat proses roleplay dengan diam, Alt+Tab, apalagi /quit Mungkin banyak dari temen-temen yang cukup beruntung, “wah gue sih gapernah dirampok! orang gue perampoknya hehe” sehingga tidak perlu merasakan situasi terancam apalagi harus menentukan pilihan dengan menukar nyawa atau harta benda. Alamiahnya, seorang manusia pastinya akan lebih memilih bahwa hidup kita lebih berharga daripada apa pun yang bersifat materialistis. Dalam situasi di mana kamu dirampok, coba deh mulai tanyakan pada dirimu sendiri, apakah character saya akan mengambil risiko kehilangan nyawa untuk melindungi apa yang sedang diambil? Sering kali jawabannya adalah tidak, karena senjata, (apalagi kalau di inventorynya lagi bawa senjata) atau uang tunai sama sekali tidak sepadan dibanding harus meregang nyawa untuk melawan. Character yang realistis tidak akan mengambil risiko sekecil apa pun untuk benda-benda seperti itu kecuali jika ada kesempatan yang jelas dan terbuka untuk melakukan perlawanan. Ada banyak orang pemberani di dunia ini, tetapi itu tidak harus selalu kalian libatkan dalam character IC kamu. Ingatlah bahwa character IC kamu memiliki nyawa dan meskipun jika ada pistol atau pisau untuk melakukan perlawanan, character kamu pada saat itu berisiko kehilangan nyawa (apalagi kalau kalah jumlah). Dan siapa yang tau, mereka sudah memantaumu dan tahu kalau satu dua orang dekat denganmu di IC. Perlawananmu yang ternyata hebat di kala itu bisa jadi membahayakan semua orang yang menyayangimu dan ada di sekitar kamu yang langsung dan tidak langsung menjadi target berikutnya dampak dari perlawananmu itu. Karakter Anda mungkin dekat secara hubungan, atau mungkin anda sendiri adalah polisi, atau meroleplaykan mantan militer? Mereka mungkin merupakan bagian dari otoritas keamanan atau memiliki pengalaman lain dalam menangani senjata apiyang alamiahnya cocok untuk menjadi Pahlawan dalam skenario spesifik seperti ini. Daripada melawan, mungkin peran tersebut bisa kalian libatkan, dengan melaporkan hal tersebut ke 911. Ada beberapa hal yang harus selalu Anda pertimbangkan ketika tercetus di pikiranmu. Apakah ada faktor faktor lain yang memungkinkan keberhasilanmu melawan perampok memiliki winrate yang tinggi? Atau apakah kamu tidak terlalu peduli, lawan saja, kan cuma konsekuensinya cuma Player Killed dan bisa respawn lagi sehabis itu? Apakah itu sepadan? Apakah tujuan anda bermain pahlawan untuk dirimu sendiri sepadan? Apakah hasilnya lebih besar daripada risiko nyawa Anda? Saya sendiri tidak akan memaksamu dengan bagaimana cara memainkan roleplay IC-mu apalagi sebagai korban, tetapi selalu pertimbangkan betapa menakutkannya hal itu bagi orang biasa. Coba dipikirin baik-baik, apakah kamu benar-benar memiliki kapabilitas dan logis pada saat itu untuk melihat peluang kecil yang mungkin mewakili emosimu saja untuk melawan perampok? Atau lebih mungkin lagi, apakah situasi tersebut akan menjadi salah satu kejadian yang akan kamu renungkan tentang apa yang bisa kamu lakukan untuk mencegah hal itu terjadi kembali? The Choice is Yours. Gimana, dari penjelasan di atas sepenting itu lho peranmu dalam roleplay ini, tapi yang tidak kalah penting adalah Value Life and Fearnya. Ketakutan bukan menjadi sesuatu kelemahan bagi setiap orang, that’s why adanya istilah Non-Fear-RP yang mengatur tentang bagaimana kamu mengelola rasa takutmu terhadap sesuatu. Dengan mengelola rasa takutmu, kamu bisa jauh lebih baik dengan menerimanya dalam tingkat taraf tertentu dan justru mendapatkan roleplay yang jauh lebih positif. Daripada harus menjadi korban perampokan terus menerus, lebih baik kamu lakukan tindakan preventif / pencegahan, sebelum hal itu terjadi. Menghindari area tertentu Takut pada ras atau orang tertentu Jangan langsung kembali bekerja atau melakukan rutinitas biasa Pindah rumah Jangan menyendiri dan simpan barang berharga anda di tempat yang aman Lakukan tindakan preventif sangat penting, apa yang bisa kamu lakukan untuk membatasi perampokan. Hal ini bisa meminimalisir kerugian yang kalian alami dari aksi tersebut. Coba terapkan mindset, kita bisa saja dirampok dimanapun dan kapanpun, apalagi dengan banyaknya street-gangster. Atau bahkan bergabunglah dengan mereka agar hidupmu tidak berada dalam lingkaran korban selanjutnya? Ini adalah mentalitas yang saya miliki sendiri apalagi sebelum bergabung dengan FnG. Ratio kerugian anda setelah dirampok pastinya akan menurun. Balik lagi, kita disini semua untuk bersenang-senang, tidak perlu marah apalagi sampai emosi, jika kalian dilibatkan dalam suatu roleplay yang tidak kalian duga. Ikuti roleplaynya, develop character kamu, dan menjadi dewasa pastinya akan jauh lebih menyenangkan menyikapi roleplay apapun kedepannya. Baik dari sisi perampok, maupun korban, tidak sepenuhnya egois atau ber-roleplay hanya untuk diri mereka sendiri, tujuan mereka dengan roleplay adalah membangun cerita secara kooperatif dengan orang lain. Bagi perampok, akan sangat monoton jika kalian melakukan perampokan secara berulang ulang, sementara itu banyak sekali roleplay yang bisa dilakukan apabila kalian masuk ke dalam badside. Begitu juga dengan korban, hanya karena terkena perampokan, kalian menjadi frustasi dan marah tidak mau lagi bermain roleplay. Bisa jadi perampokan tersebut menjadi titik point bagi character development anda selama ber-roleplay. Tidak semua yang menang akan bersinar. Tidak ada juga yang kalah dan menang di roleplay ini, semuanya melibatkan element-element penting yang saling membutuhkan. So, Tidak perlu berantem berantem lagi karena dirampok atau gagal merampok ya guys! Karena lord pernah berkata.. So, demikian Guide “Robbery Scene” ini saya sampaikan, semoga salah satu dari sekian banyak variatif roleplay yang ada di server JGVRP dapat menaikkan dan mengimprove quality roleplay kalian. Jika ada salah kata dan dirasa masih kurang dapat memberikan feedback ke pm saya. Terima kasih juga bagi kalian yang sudah membaca guide ini. See ya on next guide! Credits : adriermario - Content Writer and Author Yelena Mikhailova & Mario Theodore - Models for Roleplay Scene Tianmetal - JGVRP Server Rules KaythPlus - "How to Get Mugged & Deal with Muggings" Australian Institute of Criminalogy Journal - "Armed Robbery from an Offender's Perspective"
- 24 replies
-
- 10
-
-
-
