Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

ilmare

New Member
  • Posts

    20
  • Joined

  • Last visited

About ilmare

  • Birthday January 3

Profile Information

  • Primary Game
    JG:RP

Recent Profile Visitors

676 profile views

ilmare's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

0

Reputation

  1. Willie_Stroker Willie Stroker Willie Stroker lahir dan dibesarkan di sebuah daerah pedesaan miskin di tenggara Ohio, Amerika Serikat. Rumah kayu kecil keluarganya berdiri jauh dari keramaian, dikelilingi hamparan ladang jagung dan hutan lebat. Sejak kecil, dunia yang dikenalnya nyaris tidak pernah melampaui batas komunitas tempat ia tinggal. Komunitas tersebut menamakan diri mereka sebagai The Covenant of the Lost Sheep. Bagi orang luar, mereka tampak seperti kelompok religius biasa. Namun, di balik itu, seluruh kehidupan anggotanya dikendalikan oleh seorang pemimpin kultus yang mengatur hampir setiap aspek kehidupan mereka. Anak-anak dilarang berinteraksi dengan dunia luar, akses terhadap pendidikan dibatasi, informasi disensor, dan setiap bentuk pertanyaan dianggap sebagai tindakan pembangkangan. Sejak kecil, Willie dikenal sebagai anak yang "nakal dan bermasalah." Ia sulit duduk diam, mudah terdistraksi, kerap melupakan instruksi, dan pikirannya selalu meloncat loncat tidak beraturan. Ketika menemukan sesuatu yang menarik, seperti mesin tua, radio rusak, atau generator, ia dapat menghabiskan waktu seharian membongkarnya tanpa menyadari waktu telah berlalu. Sayangnya, tidak seorang pun berusaha memahami perilakunya. Di dalam kultus, sikap Willie dianggap sebagai suatu kelemahan. Ia kerap dihukum karena dinilai malas, tidak patuh, atau "digoda oleh pikiran yang sesat." Tidak pernah ada pemeriksaan medis ataupun bantuan psikologis. Tidak seorang pun menyadari bahwa Willie kemungkinan besar hidup dengan ADHD yang tidak pernah didiagnosis. Seiring bertambahnya usia, Willie mulai menyadari berbagai kejanggalan di dalam komunitas tersebut. Ia tidak segan untuk mempertanyakan semua hal yang mengganjal di pikirannya. “Mengapa para anggota tidak boleh meninggalkan komunitas?” “Mengapa setiap keputusan harus mendapat persetujuan pemimpin?” “Mengapa rasa takut selalu dijadikan alat untuk mempertahankan kepatuhan?” Pertanyaan-pertanyaan itu membuatnya semakin diawasi. Ia dipaksa mengikuti sesi pemurnian jiwa karena diyakini bahwa pikiran-pikiran tersebut merupakan hasil dari bisikan setan. Akhirnya, Willie dipermalukan di hadapan anggota lain dan dicap sebagai orang aneh titisan setan. Bertahun-tahun hidup dalam tekanan meninggalkan luka psikologis yang mendalam. Willie tumbuh dengan rasa bersalah yang sulit dijelaskan. Setiap hari dia selalu dihantui ketakutan akan melakukan kesalahan dan terus mempertanyakan nilai dirinya sendiri. Meski demikian, rasa ingin tahunya tidak pernah benar-benar padam. Secara diam-diam, ia mulai membaca buku-buku bekas yang dibuang orang luar. Untungnya ada sekolah dalam komunitas itu yang mengajarkannya baca, tulis dan hitungan dasar sehingga dia dapat mengerti buku-buku bekas itu. Selain itu, dia juga memperbaiki radio tua agar dapat menangkap siaran dari kota dan mempelajari dunia yang selama ini disembunyikan darinya. Hal itu akhirnya memberikan secercah harapan pada kehidupan Willie yang kelam untuk tetap melangkah maju. Pada usia delapan belas tahun, Willie akhirnya melarikan diri dari komunitas itu di tengah malam. Ia hanya berbekal pakaian yang melekat di tubuhnya, sebuah obeng tua peninggalan ayahnya, serta uang tunai yang jumlahnya bahkan tidak mencapai seratus dolar hasil dari dia bekerja serabutan. Namun, kehidupan di dunia luar ternyata tidak jauh lebih mudah. Tanpa pendidikan formal dan pengalaman bersosialisasi yang memadai, Willie harus berpindah-pindah pekerjaan untuk bertahan hidup. Ia pernah bekerja sebagai mekanik, buruh gudang, pengantar barang, hingga teknisi servis. Di setiap pekerjaan, masalah yang sama terus berulang. Ia sering terlambat karena lupa waktu,mengambil terlalu banyak pekerjaan sekaligus, dan memulai banyak proyek sebelum satu pun benar-benar selesai. Akan tetapi, semua itu berubah ketika ia berhadapan dengan mesin yang rusak. Willie mampu mengenali mesin itu layaknya kampung halamannya sendiri dari pola, komponen, dan bagian terkecilnya. Dia dapat menemukan solusi atas kerusakan yang bahkan teknisi lain telah menyerah memperbaikinya. Setelah bertahun-tahun berpindah dari satu kota ke kota lain tanpa tujuan yang jelas, ia mendengar tentang Los Santos dari seorang kawan yang dia temui di New York, yaitu Arwen Weschler. Percakapan pada pertemuan di sebuah pub itu terngiang di kepalanya. Willie berpikir bahwa kota itu menawarkan banyak peluang, tetapi juga menyimpan berbagai risiko. Baginya, kota itu adalah kesempatan untuk memulai kehidupan baru, jauh dari bayang-bayang kultus yang selama bertahun-tahun mengendalikan masa kecilnya. Selain itu, Willie juga bertemu dengan Benjamin yang sempat menjadi kekasihnya saat dia mencari jati dirinya. Willie mencintainya dengan sepenuh hati. Namun, Benjamin hanya menjadikannya bahan olokan dan permainan saja. Hal ini memberikan luka yang dalam kepada Willie. Kini, Willie tiba di Los Santos tanpa membawa apa pun selain harapan. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia ingin menentukan arah hidupnya sendiri, bebas dari bayang-bayang masa lalu. Ia juga berharap dapat memperoleh pekerjaan yang layak agar mampu mengakses layanan kesehatan mental yang sangat dibutuhkannya untuk memulihkan luka-luka yang selama ini ia pendam dan lebih mengerti dirinya. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 3 tahun lebih URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya ilmare selaku pemilik account UCP ilmare bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Willie_Stroker) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...