-
Posts
42 -
Joined
-
Last visited
About Zeeed
- Birthday 12/11/2000
Profile Information
-
Gender
Male
-
Primary Game
None
-
Location
Timor
Recent Profile Visitors
The recent visitors block is disabled and is not being shown to other users.
Zeeed's Achievements
Newbie (1/7)
0
Reputation
-
1. Yang saya maksud “tidak masuk akal” adalah: anda hanya melakukan 1 baris /me “mengingat wajah Syabil”, lalu langsung /smoke dan lanjut menyerang. Tidak ada proses logis atau emosional seperti trauma, kebingungan, pemulihan, atau interaksi lanjutan. RP balas dendam butuh proses, bukan cuma satu kalimat lalu langsung mukul orang. Kalau semua orang boleh “RP mengingat” lalu langsung mukul, maka semua karakter bisa seenaknya revenge kill. Jadi, meskipun anda melakukan RP, alur dan transisinya terlalu terburu-buru dan tidak logis. Itu yang saya maksud “tidak masuk akal”. 2. Delay beberapa detik secara OOC bukan berarti karakter anda sudah pulih secara IC. Karakter yang baru saja pingsan seharusnya mengalami disorientasi, bingung, atau lemah — bukan langsung sadar penuh dan menyerang lagi dengan semangat. Anda menggunakan waktu delay OOC sebagai pembenaran untuk tindakan IC. Ini tidak masuk akal dan justru mengarah pada Powergaming. Selain itu, /smoke adalah fitur untuk mengisi darah, bukan bagian dari RP medis atau proses pemulihan. Justru tindakan anda yang langsung /smoke lalu lanjut menyerang adalah bentuk pemaksaan RP tanpa logika. 3. Anda baru menyebutkan soal “pukul-pukulan dengan teman” sekarang. Tapi di chatlog tidak ada satupun /me atau RP build-up. Yang saya lihat: anda memukul saya tanpa konteks atau alasan IC. Itu tetap DM. 4. Pernyataan anda tidak sesuai kenyataan. Saya justru sempat berlari memutari anda untuk mengecek apakah nama dan darah anda sudah muncul. Saya tidak langsung menyerang karena saya tidak melihat identitas anda — alias bug visual masih terjadi. Namun anda tetap menyerang saya meskipun belum muncul di sisi saya secara sempurna. Ketika saya memukul balik, darah anda tidak turun sama sekali, artinya sinkronisasi belum terjadi. Anda tetap lanjut RP kekerasan tanpa memastikan kondisi fair. Jadi, bukan saya yang "menunggu diam", tapi justru anda yang memaksakan RP dalam kondisi bug. Itu bentuk **sync abuse dan powergaming**. 5. Ucapan anda bahwa “perbedaan visual bukan tanggung jawab saya” justru menunjukkan bahwa anda tidak memahami prinsip dasar RP yang adil. Justru karena anda yang reconnect ke server, **tanggung jawab ada pada anda untuk memastikan visual sinkron** sebelum melanjutkan RP — apalagi RP kekerasan. Anda tahu bahwa saat login ulang bisa terjadi delay nama dan darah muncul. Tapi anda tetap lanjut memukul tanpa menunggu, tanpa konfirmasi, dan tanpa memastikan bahwa saya bisa melihat anda dengan benar. Itu bukan hanya tidak fair, tapi juga bentuk **sync abuse dan powergaming.** Kalau semua orang yang reconnect merasa tidak punya tanggung jawab soal bug visual, maka RP akan jadi alat balas dendam sepihak. Dan itu bukan RP yang sehat. Semua hal ini sudah saya laporkan lengkap dengan bukti. Saya kembalikan ke admin untuk menilai.
-
1. RP bukan soal panjang, tapi proses. RP anda terlalu singkat untuk membenarkan tindakan balas dendam. Tidak ada emosi, trauma, atau proses build-up yang masuk akal. 2. Walaupun anda hanya pingsan, karakter tetap seharusnya mengalami kebingungan/pemulihan. Bukan langsung sadar penuh dan agresif. 3. Yang saya maksud dengan “tanpa RP” adalah serangan awal anda terhadap saya — **saat anda pertama kali mukul saya, tidak ada /me atau /do** yang menjelaskan tindakan anda. Anda tiba-tiba datang dan langsung menyerang tanpa build-up RP. Itu jelas pelanggaran **Deathmatch (DM)** karena anda menggunakan kekerasan tanpa alur RP yang jelas. Jadi ketika anda bilang saya menyerang balik, saya hanya membela diri karena sudah diserang secara sepihak lebih dulu tanpa alasan IC yang kuat. padahal serangan awal anda lah yang memicu seluruh konflik ini. 4. Login ulang lalu RP dan hanya menunggu “beberapa detik” tidak cukup untuk memastikan kondisi sync. Di sisi saya, nama & darah anda belum muncul, tapi anda sudah lanjut RP mukul. 5. Anda tidak tahu apakah bug terjadi di saya — justru karena itu anda wajib tidak langsung lanjut RP sampai yakin semua sudah normal dan sudah tersingkronisasi sebelum rp balas dendam. Itu tanggung jawab anda sebagai pihak yang reconnect. Saya tetap pada poin awal. Saya serahkan kembali pada admin untuk menilai berdasarkan bukti dan penjelasan ini. Terima kasih.
-
Saya tidak pernah berniat untuk menipu secara OOC. Kalau sebelumnya terjadi kesalahpahaman atau miskomunikasi dalam obrolan saya dengan pelapor, saya mohon maaf. Yang saya maksud waktu itu adalah bahwa saya sudah lama tidak aktif bermain RP, bukan berarti saya tidak pernah login sama sekali. Saya juga tidak keberatan jika pihak admin ingin memeriksa riwayat UCP atau karakter yang saya gunakan, karena saya yakin tidak ada pelanggaran seperti abuse multi-character atau manipulasi OOC yang saya lakukan. Tapi sekali lagi, saya harap pembahasan tetap difokuskan pada laporan utama — yaitu kejadian RP yang melibatkan karakter Syabil Alkatiri.
-
1. Anda menyebut RP mengingat dilakukan saat pingsan. Tapi karakter dalam kondisi pingsan (down) **tidak bisa melakukan RP apapun** karena secara IC dia tidak sadar. RP seperti "/me mengingat" hanya valid dilakukan **setelah bangun**, bukan dalam kondisi unconscious. 2. Soal “saya sempat menyerang anda di Luan”, kalimat itu diambil dari konteks saat saya **menjelaskan bahwa saya hanya membalas serangan dari anda sebelumnya.** Saya tidak pernah memulai serangan. Silakan tunjukkan chatlog atau bukti yang menunjukkan saya melakukan DM lebih dulu — karena sejauh ini tidak ada. 3. RP anda sangat minim: satu baris /me “mengingat”, lalu langsung /smoke, kemudian anda login dan menyerang kembali. • Anda tidak menunjukkan proses RP pemulihan, trauma, atau bingung setelah pingsan. Anda mengatakan tidak mungkin membiarkan darah tetap rendah karena takut dianggap Powergaming. Namun justru tindakan anda sendiri bisa dikategorikan Powergaming, karena: - Anda menggunakan /smoke untuk isi darah tanpa RP medis - Anda melakukan ini langsung setelah acceptdeath dan RP singkat (1 baris) - Setelah darah penuh, anda langsung menyerang saya kembali Jika anda khawatir darah rendah membuat anda rentan, solusi yang benar secara RP adalah: - Mundur dan cari tempat aman - Lakukan RP pemulihan yang masuk akal (bukan rokok) - Bangun alur cerita sebelum bertindak kekerasan Dengan kata lain: justru karena anda **memaksakan untuk langsung sehat lalu menyerang**, anda melakukan Powergaming. Anda memotong semua proses RP pemulihan demi bisa balas dendam cepat. Dan itu pelanggaran. • Mengenai /q dan login ulang — bukan soal boleh atau tidak, tapi anda **langsung nyambung ke RP kekerasan** setelah reconnect tanpa build-up dan tanpa sync delay. Itu yang bermasalah. 4. Alasan anda menyerang saya karena “anda sudah dipingsankan sebelumnya” justru mengonfirmasi pelanggaran. Anda menyerang saya sebagai bentuk balas dendam → itulah definisi **Revenge Kill. Dan yang saya laporkan disini ada awal pertama anda memukul saya tanpa ada nya rp yang jelas. Dan itu bisa dikategorikan DM **Deathmatch 5. Soal bug visual saya hanya menyampaikan bahwa **saat anda login pas di depan saya, di sisi saya darah dan nama anda belum muncul.** Jika anda tidak memberi jeda waktu dan langsung lanjut RP mukul, maka itu unfair. Anda yang login, anda yang tahu situasi belum sinkron, maka **anda yang harus memastikan kondisi aman sebelum lanjut RP.** Saya tidak pernah menyalahkan anda secara teknis. Tapi saya jelaskan bahwa anda: - /q saat berada tepat di depan saya - Login kembali tanpa memberi waktu sinkronisasi - Langsung melakukan RP memukul karakter saya (Syabil) Saat player login, sangat umum terjadi bug visual (nama & darah tidak muncul). Dalam kondisi seperti itu, justru anda yang bertanggung jawab untuk: - Memberi jeda sebelum RP - Memastikan kondisi sudah normal Anda tidak melakukan itu. Anda malah langsung lanjut RP memukul, padahal saya tidak melihat nama dan darah anda — dan itu jelas tidak fair. Jadi bukan saya yang salah karena bug, justru anda yang salah karena menyalahgunakan momen bug tersebut untuk menyerang. 6. Soal penulisan nama Brandon Shelby di awal laporan adalah murni kesalahan ketik karena saya kurang teliti saat membuat thread ini. Karakter yang saya pakai saat kejadian jelas adalah **Syabil Alkatiri**, dan saya sendiri yang mengakuinya sejak awal, tidak ada upaya menyembunyikan atau yang lainnya. Saya juga tidak keberatan jika admin ingin memeriksa UCP saya. Kedua karakter tersebut memang milik saya sendiri. Jadi tidak ada pelanggaran, dan tidak ada manipulasi. Saya rasa poin ini seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan, karena inti laporan ini adalah soal pelanggaran RP yang anda lakukan — bukan soal salah tulis nama karakter. 7. Saya tidak membalas serangan anda karena : • Saya tidak ingin jatuh ke Revenge Kill seperti anda • Saya memilih untuk melapor ke forum secara benar Jadi bukan karena takut, tapi karena saya memilih jalur yang benar sesuai peraturan server. 8. Anda bilang “melihat orang yang bikin pingsan lalu dipingsankan balik itu logika”. Sekali lagi saya tegaskan: • RP bukan sekadar logika dendam • RP harus dibangun — bukan dibalas instan • Anda hanya RP 1 baris lalu langsung mukul → itu **Powergaming + Revenge Kill** Jika semua orang membenarkan balas dendam cepat tanpa proses, maka RP akan rusak. --- Kesimpulanya dari saya - RP anda singkat, emosional, dan tanpa proses yang wajar - Anda menyalahgunakan ingatan dan langsung bertindak → Revenge Kill - Anda menyerang tanpa RP build-up → Powergaming - Anda login langsung lanjut kekerasan → Abuse prosedur RP - Anda melempar kesalahan bug ke saya, padahal anda yang lanjut RP pada saat baru login dan tanpa menunggu sinkronisasi dari player. Saya serahkan kembali kepada admin untuk menilai berdasarkan chatlog dan penjelasan ini. Terima kasih.
-
Tapi saya rasa tidak ada hubungannya langsung dengan laporan ini, karena laporan ini bahas kejadian yang dialami oleh anda dan saya IC Syabil Alkatiri. Dan saya juga sudah berikan klarifikasi.
-
Saya tanggapi kembali balasan anda secara terperinci, agar semua poinnya jelas bagi admin. 1. Anda memang melakukan RP “mengingat wajah Syabil” menggunakan /me dan /do setelah bangun dari pingsan. Namun RP tersebut hanya 1–2 baris dan langsung dilanjutkan dengan /smoke untuk isi darah. Tidak ada proses RP trauma, bingung, atau recovery. Anda langsung menjadikan “ingatan” itu sebagai dasar untuk menyerang saya kembali karena dendam. Tindakan anda termasuk **Revenge Kill**, karena anda menggunakan memori IC dari sebelum pingsan tanpa build-up RP yang layak. Ini juga masuk dalam **Powergaming**, karena anda memaksakan alur kekerasan tanpa proses waktu dan narasi yang logis. dan juga kata anda mengingat wajah saat pingsan, emang bisa ngintip? dan rpnya juga pas saat bangun dari pingsan. 2. Terkait kalimat “walaupun saya sempat menyerang lebih dulu” ___ anda justru mengakui bahwa anda memang memulai kekerasan terhadap saya. Saya hanya membela diri. Tidak ada DM dari saya, karena saya hanya merespons serangan yang anda mulai terlebih dahulu. 3. Anda mengatakan sudah RP bangun dan membakar rokok, lalu menggunakan /smoke. Tapi RP “merokok” itu hanya sekadar gimmick kecil dan tidak cukup sebagai bentuk recovery. Anda tidak menunjukkan adanya RP trauma, bingung, atau pemulihan yang wajar setelah karakter anda dipingsankan. Justru yang anda lakukan adalah: - RP singkat mengingat wajah saya - /smoke untuk isi darah - /q ktnya timestuck - Login langsung menyerang saya dengan alasan dendam Tindakan ini tidak mencerminkan RP yang logis atau fair. Balas dendam tidak bisa langsung dilakukan hanya karena karakter anda bangun. RP balas dendam harus dibangun secara natural, pelan-pelan, dan masuk akal secara waktu. Ini bukan RP dendam yang wajar. Tidak ada proses shock, trauma, atau pemulihan. Anda langsung bertindak atas memori sebelum pingsan — ini adalah bentuk **Revenge Kill dan Powergaming**. 4. Anda mengulang poin bahwa anda “memang menyerang duluan”, dan itu makin memperkuat bahwa anda melakukan **Deathmatch** di awal konflik ini. 5. Soal nama dan darah anda tidak muncul: itu adalah bug visual atau sync delay biasa yang bisa terjadi saat seseorang login ulang. Tapi yang jadi masalah adalah anda login lalu **langsung melakukan RP menyerang**, tanpa memberi waktu sinkronisasi (nama dan darah anda belum muncul di layar saya). Di situasi seperti itu, justru anda yang seharusnya: - Memberi jeda beberapa detik agar karakter fully loaded - Tidak langsung melakukan RP kekerasan bukan malah menyalahkan saya Yang terjadi di sini adalah anda login kembali (setelah /q karena timestuck), lalu **langsung RP memukul** tanpa ada jeda dan tanpa konfirmasi bahwa kondisi sudah sinkron di semua sisi. Itu tindakan yang tidak fair dan berpotensi **abuse bug secara tidak langsung**, karena anda lanjut RP dalam kondisi client belum siap. Menyalahkan saya atas bug visual bukan solusi, apalagi anda sendiri yang melakukan tindakan sepihak saat login. 6. Soal nama karakter IC, saya salah ketik di laporan forum. Nama karakter saya yang benar adalah **Syabil Alkatiri**, bukan Brandon Shelby seperti yang tertulis sebelumnya. Itu murni kesalahan teknis penulisan, dan itu tidak jadi masalah dalam laporan ini. 7. Anda menyebut bahwa “tidak logis kalau saya tidak balas dendam” dan mempertanyakan kenapa saya tidak menyerang anda kembali saat anda bangun. Saya luruskan: Dalam RP, setiap karakter bebas menentukan respon emosionalnya. Tidak semua karakter akan langsung balas dendam ketika disakiti. Justru ketika saya memilih untuk tidak membalas dan tidak bertindak brutal, itu adalah bentuk RP yang lebih masuk akal dan menghindari konflik lebih besar. Memaksa saya untuk “harus balas dendam juga” agar dianggap logis justru keliru. Itu sama saja dengan memaksakan pola RP anda ke karakter orang lain. Justru saya yang menahan diri agar tidak terjadi Revenge Kill, sementara anda malah memilih jalan kekerasan tanpa proses build-up yang cukup. RP bukan soal siapa yang lebih cepat emosi, tapi soal membangun alur cerita yang logis dan fair untuk semua pihak.
-
Saya rasa pertanyaan mengenai akun Brandon Shelby tidak relevan dengan konteks laporan ini, karena topik yang sedang dibahas adalah kejadian saat RP menggunakan akun Syabil Alkatiri.
-
saya terlapor atas nama Syabil Alkatiri ingin klarifikasi disini Terkait penggunaan /smoke saat brawl: Saya akui bahwa saya melakukan kesalahan tersebut. Saya tidak menyadari bahwa menggunakan /smoke saat berada di tengah-tengah RP brawl dianggap sebagai abuse atau PG. Ini bukan disengaja untuk menghindari RP atau membuat situasi jadi kacau, tapi murni karena kurangnya pemahaman saya terhadap detail aturan tersebut. Terkait tuduhan OOC Lie: Saat terjadi perdebatan, saya memang mengatakan bahwa saya "sudah lama tidak bermain". Ketika ditanya “dari kapan?”, saya jawab dari 2021, maksud saya adalah akun saya memang dibuat sejak 2021 dan awal saya bermain. Mungkin terjadi miskomunikasi di situ, dan saya tidak bermaksud untuk membohongi siapapun secara OOC. Terkait /q (Refuse RP): Saya memang melakukan /q dengan alasan sholat. Saat itu saya benar-benar harus meninggalkan game karena kewajiban ibadah. Saya paham bahwa /q di tengah-tengah RP sangat tidak dianjurkan, namun ini karena keperluan mendesak dan sudah mau isya, bukan disengaja untuk kabur dari situasi RP. Saya minta maaf kepada pelapor dan admin atas semua kekeliruan saya. Saya siap menerima konsekuensi yang berlaku, dan akan menjadikan ini pembelajaran besar untuk lebih memahami rules serta tidak mengulangi hal serupa ke depannya. Terima kasih.
-
1. Anda memang RP “mengingat” dengan /me dan /do, tapi hanya dalam 1–2 baris, lalu langsung /smoke isi darah, dan beberapa menit kemudian setelah isi darah /q karena timestuck lgsg login kembali dan menyerang saya karena merasa saya membuat anda pingsan. Itu termasuk **Revenge Kill dan Powergaming** karena anda menggunakan memori dari sebelum pingsan tanpa recovery RP yang masuk akal. 2. Anda bertanya kenapa saya membalas saat dipukul. Karena anda yang lebih dulu menyerang saya tanpa /me atau build-up RP, saya hanya membela diri. Saat karakter diserang, saya tidak wajib /b "ngingetin", karena saya sedang dalam situasi self-defense. 3. Abuse anda sangat jelas: - RP mengingat sangat minim lalu dijadikan dasar dendam - Abuse /smoke untuk isi darah tanpa RP medis - /q keluar lalu login langsung menyerang tanpa - Menyerang balik dengan narasi “karena sudah dipingsankan” 4. Anda menyebut saya menyerang duluan “di Luan”, tapi itu tidak pernah terjadi. Mohon lampirkan bukti konkret dari chatlog jika anda yakin tuduhan tersebut benar. 5. Soal visual bug atau sync, justru saat saya memukul anda, darah dan nama anda tidak muncul (bug), dan anda tetap melanjutkan RP kekerasan tanpa melapor. Saya tidak pernah menyebut anda exploit bug, tapi anda melanjutkan RP dalam kondisi tidak fair. 6. Anda menuduh yang lapor bukan yang down, padahal saya sendiri yang dipingsankan dan saya juga yang melapor Intinya: • Anda bangun dari pingsan → RP ingat 1–2 baris → /smoke → /q → login → langsung serang dengan alasan dendam • Tidak ada recovery RP yang logis • Semua tindakan anda mengarah ke Revenge Kill dan Powergaming Silakan admin meninjau ulang berdasarkan bukti chatlog lengkap yang sudah saya lampirkan. Terima kasih.
-
Nama pelapor: Syabil Alkatiri Nama pelanggar: Yumikaze_Senro Peraturan yang dilanggar: Deathmatch (DM) Pasal 21 Power Gaming (PG) Pasal 23 Abuse Apa yang terjadi: Saya baru login dini hari dan sedang RP sebagai mekanik tanpa ada interaksi apapun dengan Yumikaze Senro saat kejadian terjadi. Tiba-tiba, Yumikaze datang dan langsung memukul saya tanpa build-up RP, tanpa dialog IC, dan tidak ada alasan RP yang logis ini saya anggap sebagai bentuk Deathmatch (DM) karena saya terus dipukuli, saya refleks membela diri, dan akhirnya dia pingsan. Sekitar 5 menit kemudian, dia /acceptdeath (bangun dari pingsan). Lalu Menggunakan /smoke. setelah darahnya terisi tiba2 dia kesaya dan Menyebut dirinya “timestuck” dan langsung /q dan dia Login kembali dan langsung memukul saya, dengan alasan balas dendam karena saya membuatnya pingsan Saat saya membalas serangannya, HP dan nametag dia tidak muncul, meskipun saya memukul berkali-kali. Saya justru yang akhirnya pingsan, walaupun saya sempat menyerang lebih dulu. Hal ini membuat saya curiga terhadap sync abuse atau exploit bug. Bukti: bukti chatlog https://pastebin.com/b58TjQ4B
-
1. Tidak 2. 5 Tahun Lebih 3. Buat Baru 4. Tidak 5. Tidak 6. Di rumah
-
Brandon Shelby Brandon Shelby lahir pada tanggal 17 Agustus 1993 di Amerika Serikat. Saat ini, ia berusia 31 tahun. Ia berasal dari keluarga yang dulunya cukup sejahtera berkat usaha transportasi yang dijalankan oleh ayahnya. Sejak kecil, Brandon tumbuh di lingkungan yang nyaman dan tidak pernah merasa kekurangan. Namun, kondisi ekonomi keluarga perlahan menurun seiring waktu. Persaingan bisnis, dan tekanan ekonomi membuat usaha ayahnya runtuh sedikit demi sedikit. Situasi tersebut berdampak besar terhadap kehidupan keluarga mereka. Setelah menyelesaikan pendidikan, Brandon mencoba berbagai pekerjaan untuk membantu perekonomian keluarganya. Ia pun bekerja serabutan dan mulai menyadari bahwa masa depan tidak bisa dicapai hanya dengan bergantung pada harapan. Ia memutuskan untuk meninggalkan kampung halamannya dan pergi ke Los Santos untuk membangun kembali hidupnya. Dengan bekal kemampuan mengemudi dan tekad yang kuat, Brandon memilih untuk memulai segalanya dari nol. Ia percaya bahwa perubahan tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan harus diperjuangkan. Di Los Santos, Brandon memutuskan bekerja sebagai sopir taksi. Baginya, pekerjaan ini adalah jalan yang jujur dan realistis untuk kembali menata hidup. Setiap hari ia menyusuri kota, mengantar penumpang, dan perlahan mengenal lingkungan barunya. Brandon menjalani kehidupannya dengan sederhana dan menghindari cara-cara yang instan. Ia hanya ingin menjalani hidup dengan jujur dan tenang, sambil perlahan membangun kembali nama keluarganya yang dulu pernah dihormati. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 3 tahun lebih URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Zeeed selaku pemilik account UCP Alkatiri58 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Brandon Shelby) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
-
Saya setuju menunggu keputusan admin, tapi ingin meluruskan beberapa hal: Pertama, walaupun hanya menyebabkan bleeding, tindakan tembak tetap dilakukan saat saya tidak merespon RP karena sedang AFK. Dalam kondisi seperti ini, seharusnya anda menunggu atau melapor ke admin, bukan langsung mengambil tindakan kekerasan sepihak. Kedua, saya perhatikan anda menyampaikan pembenaran menggunakan logika OOC seperti "kalau dirampok diem aja ya ditembak dong". Menurut saya, logika OOC tidak bisa dijadikan dasar untuk membenarkan tindakan IC, apalagi dalam server RP yang mengedepankan prosedur dan interaksi dua arah. RP tidak dijalankan berdasarkan asumsi real life, tapi lewat alur dan eskalasi IC yang sesuai aturan. Ketiga, soal pembelaan bahwa tindakan itu bagian dari "behavior IC", saya hormati itu. Tapi behavior IC tetap tidak bisa dipakai untuk melewati proses RP yang seharusnya. Kalau karakter lawan tidak merespon, tindakan harus ditunda atau dilaporkan — bukan langsung dieksekusi sepihak. Intinya, RP tetap harus dijalankan secara proporsional dan fair.
-
1. Soal Pasal DM: Benar, saya keliru dalam penulisan nomor pasal. Tapi substansi laporan tetap valid karena konteks yang saya maksud adalah Deathmatching, yaitu tindakan menembak tanpa alasan IC atau RP yang sah. 2. Soal Penolakan RP (Pasal 5): Saya tidak menolak RP. Saat kejadian saya sedang AFK (ke toilet), jadi tidak sempat melihat /me, /do, maupun PM. Tidak ada niat OOC atau IC untuk menolak RP, hanya murni karena saya tidak sedang di depan layar. 3. Soal Tuduhan DM Sepihak: Saya hanya melihat hasil tembakan di damage log dan bleeding, tanpa tahu sebelumnya ada RP. Karena tidak merespon, seharusnya pelaku menunggu atau lapor admin — bukan langsung menindak IC. 4. Soal PM: Jika memang ada PM, saya tidak melihatnya karena saya sedang AFK. Menindak karakter yang tidak merespon RP di tempat umum tanpa eskalasi yang jelas menurut saya tetap termasuk pelanggaran DM atau minimal poor escalation.
-
1. Saat kejadian, saya memang sedang meninggalkan karakter saya di gym karena saya harus ke toilet (berak), jadi karakter saya diam tanpa interaksi. 2. Posisi terakhir saya adalah sedang menggunakan alat gym. Saat energi habis (sekitar 10%), karakter otomatis turun dari alat tersebut. 3. Ketika saya kembali ke layar, saya sudah melihat karakter saya berdarah dan HP berkurang drastis, tanpa sempat melihat adanya /me atau /do dari pelaku. 4. Karena saya tidak melihat log RP sebelumnya, saya tidak tahu sama sekali bahwa ada RP dari pihak terlapor, dan juga tidak sempat merespon apapun. Mengenai pembelaan bahwa tindakan tersebut adalah RP intimidasi, saya tidak melihat ada bukti bahwa /me atau /do dilakukan. Kalau memang ada RP sebelumnya, mohon bantu lampirkan bukti berupa screenshot atau log-nya. Dan perlu saya sampaikan, menembak player yang tidak merespon RP bukanlah intimidasi, tapi masuk dalam kategori Deathmatching (Pasal 3) dan bisa juga Powergaming jika memaksa hasil tanpa ada respon dari lawan RP. Di roleplay yang baik, saat target tidak merespon, yang seharusnya dilakukan adalah: 1. Menunggu respon, 2. Atau menggunakan /report untuk konfirmasi apakah player tersebut AFK. Bukan langsung mengambil tindakan tembak tanpa kepastian. Saya hanya ingin keadilan ditegakkan sesuai peraturan yang berlaku, karena saya tidak melakukan ancaman atau interaksi apapun yang bisa dijadikan alasan IC untuk menembak.
