Sebenarnya untuk mendapat nilai yang baik, dengan hadir kelas, kerjakan tugas tanpa telat, itu sudah cukup untuk mendapat nilai baik.
Untuk point keaktifan, itu semua tergantung dosen nya, ngasih rps nya gimana, pembobotan nilainya gimana. Memang beberapa dosen memberikan point keaktifan di kelas sebagai bobot nilai tertinggi dibanding tugas dan ujian semester, tapi jika kamu hanya hadir dan mengerjakan tugas, mengikuti ujian, itu tidak membuat nilai kamu jelek. Point keaktifan di kelas itu hanya penunjang nilai jika kamu mau nilai maksimal. Makanya, jika banyak mahasiswa yang hanya asal ngomong, ngasih pertanyaan ke teman yang presentasi tapi pertanyaan nya ga berbobot sama sekali atau memberikan pertanyaan yang hanya untuk membuat orang yang presentasi mati kutu itu jangan heran haha.
Kamu tinggal pinter pinter cari dosen yang enak, ga pelit nilai. Sepengalamanku, dosen killer adalah dosen yang ga pelit nilai, dia gapeduli kamu aktif atau ga tapi disaat kamu ditanya atau lagi interaksi sama dosen, kamu jawab aja.
Aku juga jarang aktif di kelas even poin keaktifan tinggi, tapi alhamdulilah sampe sekarang ipk masih aman banget.
Sebenernya kamu gaperlu malu dikelas, mau nanya, tanya aja, mau jawab pertanyaan dosen, jawab aja, semua mahasiswa dikelas gaada yang peduli kok. Dikelas itu sama-sama belajar, gaperlu malu. Kalo masih malu, coba kamu liat dirimu, ketika ada temanmu yang aktif, sering tanya dll, apa kamu peduli dengan dia? apa kamu peduli dengan pertanyaannya? engga kan, nah itu juga yang dirasain temen sekelasmu. Ini teknik ku biar ga jad pemalu juga dulu, ku anggep semua orang gapeduli.