Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

Ruthven

New Member
  • Posts

    6
  • Joined

  • Last visited

Profile Information

  • Primary Game
    JG:RP
  • Location
    Jakarta, Indonesia

Recent Profile Visitors

The recent visitors block is disabled and is not being shown to other users.

Ruthven's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

0

Reputation

  1. 1. Tidak 2. 5 Tahun Lebih 3. Buat Baru 4. Tidak 5. Ya 6. Di Rumah
  2. Rehan_Prayoga Rehan Prayoga, Lahir pada tahun 1998 di pinggir kota Jakarta berdekatan dengan Tangerang ditengah padatnya penduduk bagaikan kota tanpa tidur yang terus bekerja dari pagi hingga malam hari dengan seorang keluarga yang setiap harinya sibuk bekerja demi membiayai kebutuhan sehari hari, Rehan lahir dari keluarga yang berkecukupan dan hidup sederhana dalam sehari harinya namun ayahnya merupakan seorang supir logistik di suatu perusahaan yang cukup ternama. Sejak kecil Rehan sering pergi bersama ayahnya bekerja mengelilingi Jawa Barat untuk mengantar barang barang dari pabrik yang ditujukan melintasi berbagai kota, dengan menggunakan truk tua peninggalan kakeknya yang dahulu kala pernah menjadi seorang supir juga, pagi siang dan malam mereka berdua menghabiskan waktunya di jalan melintasi jalur pantura yang dulu kala sangat terkenal sebagai jalur lintas provinsi, merasakan getaran mesin diesel sepanjang jalan dan melihat berbagai jenis truk yang berpapasan dengan truk ayahnya. Berkat itulah tumbuh di hati benak Rehan bahwa ia jatuh cinta dengan pengalaman ini untuk menjadi seorang supir truk yang sukses suatu saat nanti walau realita saat ini ekonomi keluarga Rehan tidak mendukung untuk melanjutkan ilmunya di sekolah kursus untuk mendapatkan sertifikat sopir truk resmi. Memasuki usia 16 tahun, Rehan mulai menghabiskan masa mudanya bekerja paruh waktu membantu seorang montir di bengkel truk tidak jauh dari pabrik ayahnya bekerja, satu persatu Rehan mempelajari seluk beluk dari mesin truk secara mandiri dengan bantuan teman kerjanya yang dahulu pernah bekerja bersama ayahnya, tidak hanya truk mesin di bengkel tersebut yang ia perbaiki namun juga truk ayahnya dimalam hari ketika ayahnya pulang di hari minggu demi merawat sumber mata pencarian keluarganya, meski begitu Rehan hampir bahkan tidak pernah menghabiskan masa mudanya bergaul bersama teman sekolahnya hingga diejek sebagai anak supir truk, dikenal sebagai murid yang berkecukupan di sekolah yang cukup ternama hingga suka tidur di kelas pada masa guru mengajar karena lelah bekerja paruh waktu sepulang sekolah setiap hari. Guru pun juga mengeluhkan performa nilai akademis Rehan hingga orang tuanya dipanggil setiap tahun membahas masa depan anaknya, dalam benak hatinya sakit, sedih dan kecewa dengan sifat temannya mereka tidak tahu bahwa ada pahitnya kehidupan dibalik dirinya. Kelulusan tiba, Rehan akhirnya bisa bebas dan lepas dari pengalaman sekolah yang buruk itu bagaikan burung yang terbang dari sangkarnya, kini dia punya pilihan untuk melanjutkan atau melanjutkan pekerjaannya sebagai montir, ketika malam hari tiba ayah rehan menghampirinya ketika ia sedang duduk merenung masa depan rehan. “Nak” kata ayahnya “Ayah dapat tawaran untuk bekerja di Los Santos sebagai sopir truk dan montir oleh petinggi ayah” ucapnya. “mumpung kamu masih muda, ayah rasa kamu yang lebih pantas untuk mendapatkannya”. Rehan seketika tertarik dengan tawaran ini, bagikan ini jalan yang diberikan untuk melanjutkan cita citanya menjadi sopir truk yang sukses, Rehan bertanya “Kalau gitu kita ambil saja ayah tawaran ini agar kita sekeluarga bisa pindah ke luar negeri” ujarnya. Namun sebaliknya dari Rehan yang gembira mendengar berita ini, ayahnya terdengar cukup sedih. Ayahnya menjelaskan bahwa ia terpaksa menolak tawaran ini karena kondisi ibunya yang sakit dan terlebih kini ayahnya yang kian menua hampir memasuki usia pensiun juga yang menjadi alasan menolak tersebut hingga terpaksa ia berikan kepada anaknya. Selang beberapa minggu lewat, kini Rehan bersiap mengambil barangnya dari mobil, suara pengumuman yang cukup sibuk, orang orang yang berlalu lalang hingga banyaknya mobil berwarna biru menurunkan penumpangnya di situ. Rehan berjalan memasuki ruang area tunggu di bandara namun ayahnya berkata sebelum berpisah dengannya “Rehan, ayah minta maaf kalau selama ini ayah bukanlah seorang ayah yang kaya yang mampu, ayah juga minta maaf kalau kamu tidak punya masa muda yang begitu bahagia tapi ayah bahagia karena kamu sudah menemani ayah bekerja selama kamu lagi kecil.” dengan sedih dan tegar Rehan hanya bisa mengangguk dan memeluknya sebelum ia masuk ke ruang tunggu. Tetiba suara pengumuman pesawat yang Rehan akan naik tiba mendarat di bandara, “Terima kasih juga ayah sudah mengajari pengalaman hidup yang berharga bagi Rehan, jaga baik baik ibu disana” ucap Rehan. Rehan pun berpisah dengan ayahnya disana dan mengusap air matanya setibanya disana. Kini mulailah lembaran hidup baru Rehan di Los Santos. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 3 tahun lebih URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Naufal_Ahandi Ruthven Saya Ruthven selaku pemilik account UCP Naufal_Ahandi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Rehan_Prayoga) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...