Jump to content

CalonAdmin

New Member
  • Content Count

    33
  • Joined

  • Last visited

Community Reputation

0 Normal JG member!

About CalonAdmin

  • Rank
    Newbie
  • Birthday 10/20/1999

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Primary Game
    JG:Roleplay
  • Location
    Indramayu, Jawa Barat

Contact Methods

  • No. HP
    082240133377
  • Line
    owenchris1

Recent Profile Visitors

192 profile views
  1. Character: Brian Sutton Story: Brian merupakan anak tunggal dari pasangan artis yang tinggal dan hidup di Las Venturas. Ayahnya merupakan produser terkenal dan ibunya merupakan aktris mega bintang. Masa hidup Brian sangat istimewa, karena di usianya yang baru 12 tahun, dia sudah bisa menyetir mobil bahkan diberikan hadiah mobil oleh orang tuanya. Brian tumbuh sebagai anak yang sombong dan juga glamour. Brian dan kawan kawan nya sering sekali main kasino dan juga pergi ke klub malam di Las Venturas. Walau demikian, di sekolahnya ia tetap dapat mengikuti pelajaran, bahkan beberapa kali menjadi top ranking. Ayahnya membuat perusahaan entertainment yang sering kali mengeluarkan film film bagus pada jamannya. Namun, Brian tidak mengetahui pekerjaan sang ayah yang sebenarnya. Ternyata ayahnya sebelum menjadi produser adalah seorang associate mafia, hingga ia mendapat kenalan sesama mafia yang bekerja sebagai produser dan meminta bimbingan untuk menjadi produser. Saat itu perusahaan ayahnya sedang berada di puncak kejayaan. Namun polisi saat itu sedang melakukan penyelidikan untuk menghancurkan mafia yang ada di LV. Ayahnya terjaring penangkapan saat sedang berkumpul dengan mafia mafia lainnya, sehingga kekayaannya disita dan juga perusahaan terpaksa ditutup. Akhirnya, Brian yang saat itu masih 17 tahun, dengan paksa mencicipi hidup pahit. Selanjutnya, ibunya pun menjadi sepi tawaran aktris karena terkena skandal mafia. Sehingga sang ibu memutuskan untuk bunuh diri. Brian yang depresi pun akhirnya memutuskan meninggalkan LV, agar dia dapat melupakan kejadian pahit di LV. Brian pun menelpon salah satu gurunya saat di SD dulu, dan meminta bantuan dari sang guru. Gurunya pun menyarankan Brian untuk pergi ke Los Santos, karena suasana di Los Santos berbeda jauh dengan LV, dimana tidak banyaknya tempat kasino bertebaran, sehingga menjamin Brian agar tidak sering menghamburkan uangnya di kasino. Akhirnya, pergilah Brian ke Ls menggunakan kendaraan pribadinya, nahas dia mengalami kecelekaan yang menyebabkan mobilnya tenggelam, dan dia terpaksa memakai taksi. Setibanya di Los Santos, ia segera menemui gurunya, lalu pergi mencari kerja. Hingga kini, Brian hidup menumpang di rumah gurunya, dan bekerja serabutan seperti pembersih jalan, pengangkut sampah, dll. Saya CalonAdmin selaku pemilik account UCP CalonAdmin bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Brian Sutton) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  2. Kan katanya betanya untuk 'member khusus'. Apakah nantinya salah satu syarat untuk menjadi 'member khusus' itu harus donatur? @tianmetal
  3. Kapan kelar nih kira2? @tianmetal
  4. Employee Name: Wilbur Emily Screenshot: Hari pertama bekerja, menggati poster yang sudah usang.
  5. Employee Name: Wilbur Emily Screenshot: Hari pertama bekerja, membersihkan kaca.
  6. Jujur, gua sering bgt ngajakin rpan di gym temple, tapi ya gitu.. pada gaberani mulai hal baru. Mental tempe. Diajak berubah malah jawab “yaudah lu buat dulu, tar gua nyusul”. Ngehe
  7. Bukan maksud mencari kesalahan bang... Mungkin maksud TS disini, untuk berdiskusi cara mengatasi dan mengurangi RP pengemis yang menyaru menjadi pemalak #sekedarmengingatkan
  8. Terima kasih... Oke nanti saya ubah uploadernya
  9. TUTORIAL UNTUK ROLEPLAYER DI JOGJAGAMERS =================================================================================================================================== Holla gengs, sebelumnya saya ingin berterimakasih karena kalian menyempatkan diri untuk membaca-baca di section GUIDE. ====================================================================================================== Kuy ah, gaskeun!! ====================================================================================================== Oke, latar belakang gua bikin thread ini karena gua sering melihat furniture yang berada di rumah kehilangan fungsi utamanya, sehingga hanya terlihat sebagai pajangan di rumah-rumah para roleplayers. Para patriot JGRP disini pada tau ga si..?? Kalo sebenernya, furniture yang berada dirumah itu BISA NGEBANTU LU PADA ROLEPLAY DISAAT GABUT Stay in this thread, i just want to explain you the main topic!! ====================================================================================================== Oke, tanpa basa basi lagi.. Gua langsung kasih contoh Roleplay ketika karakter kita sedang ingin tidur atau istirahat di rumah. Gua akan contohin RP dari buka pintu, hingga karakter kita tertidur.. ====================================================================================================== Semakin dekat dengan main topic, Gua mau sebutin dulu, saran saran gua selama kalian dalam server JGRP! 1. Jangan lupakan Keep RP, even you are alone at the situation!! 2. Kita punya /ado dan juga beberapa command lain yang dapat membantu memeperjelas kondisi RP. 3. Last but not least, perhatikan detail kecil dalam RP mu! ====================================================================================================== OKAY, OKAY! HERE THE EXAMPLE!! ====================================================================================================== Nah, segitu dulu GUIDE dari saya kali ini.. JANGAN SUNGKAN +1 JIKA BERKENAN!! MOHON MAAF SEBESAR-BESARNYA JIKA MASIH ADA KEKURANGAN DAN KATA YANG KURANG BERKENAN. credits to: CalonAdmin
  10. Character: Wilbur_Emily Story: Wilbur Emily lahir dengan keadaan sehat di San Fierro General Hospital pada tanggal 20 Januari 1994, ayahnya merupakan dokter ahli jantung di Las Venturas General Hospital yang bernama Chris Robert. Ibunya merupakan perawat di rumah sakit yang sama, bernama Julliet Emily. Wilbur tumbuh dengan bahagia, mendapat kasih sayang yang cukup, dan juga keluargnya bergelimang harta. Wilbur merupakan anak yang genius, dia memasuki preschool lebih cepat 1 tahun dari umur sewajarnya murid preschool. Pada umur 5 tahun, Wilbur sudah bisa dengan lancar membaca serta menulis, dan juga mulai bisa berhitung. Pada saat kelas 2 SD, Wilbur mengikuti lomba CaLisTung (Membaca Menulis Menghitung) dengan tingkat sekota San Fierro, jadi ia bersaing dengan anak anak dibawah kelas 3 SD dari sekolah lainnya. Wilbur berhasil menjadi runner up (Juara 2) di lomba tersebut. Wilbur merupakan anak yang ambisius, sehingga ia tambah rajin belajar serta ia semakin serius berlatih menghitung, yang mana merupakan kelemahan darinya. Saat kelas 3 SD, ia mengikutin lomba kembali, serta berhasil menjadi juara. Singkat cerita, ia berhasil lulus dari sekolah dasar dengan nilai yang memuaskan. Wilbur mendaftarkan diri di SMP yang cukup ternama di San Fierro, mengingat nilai kelulusannya memuaskan, ia pun dapat dengah mudah lulus seleksi. Wilbur dapat dengan cepat beradaptasi di lingkungan sekitar dan menjadi ketua organisasi sekolah di tahun keduanya. Wilbur punlulus dari SMP dengan nilai yang memuaskan, karena ia aktif di organisasi sekolah serta aktif menjadi volunteer di UKS. Pada tanggal 7 Septermber 2005, saat Wilbur sedang mengikuti kegiatan UKS di sekolahnya, tiba tiba ia mendapat kabar tidak enak dari gurunya. Gurunya mengatakan jika ayahnya mendapat serangan stroke mendadak, dan dalam kondisi kritis. Wilbur terkejut mendengar kabar tersebut, dikarenakan ayahnya sangat menjaga pola dan juga menu makannya. Wilbur langsung meninggalkan sekolahnya dan segera pergi ke rumah sakit. Sesampainya di rumah sakit, ia segera berjalan ke ruangan ICU. Wilbur melihat ibunya duduk di depan pintu ICU sedang menangis, lalu Wilbur mendekatinya serta menanyakan kondisi ayah, namun sang ibu tak menjawab. Merasa penasaran, Wilbur segera masuk ke ruangan ICU dan ia terkejut, ternyata ruangan ICU kosong, hanya ada satu kasur yang ditempati, namun sang pasien sudah ditutupi dengan kain putih. Karena Wilbur tidak ingin mengambil resiko, maka ia keluar dari ruangkan dan berkata kepada ibunya "Mah, papah dimana?" sembari memasang muka kebingungannya. Lalu, sang ibu pun mengusap air mata serta menjawab "Papah sudah tidak ada, sekarang hanya kita berdua". Wilbur merasa tidak percaya dengan perkataan ibunya, sehingga ia segera memasuki ruangan ICU dan berjalan mendekati kasur yang terdapat diujung ruangan yang sudah ditutpi kain, lalu membuka kain yang menutupi tubuh pasien. Setelah terbuka, ternyata pasien itu bukanlah ayahnya, sehingga ia semakin merasa kebingungan lalu bertanya lagi ke ibunya dengan mengeraskan suaranya "Mah, papah dimana?!". Ibunya pun segera menjawab "Mari mamah antar". Sang ibu pun mengantar Wilbur ke kamar mayat, lalu sang ibu membuka kamar mayat dengan kartu akses miliknya. Wilbur dan Julliet masuk kedalam kamar mayat dan merasakan dinginnya hawa disitu. Wilbur berjalan dengan penuh kecemasan, kesedihan dan rasa lainnya yang mendorongnya untuk menangis. Lalu, mereka berdua berhenti didepan salah satu laci mayat, Julliet semakin menangis, karena mendengar suara tangisan ibunya semakin keras, maka Wilbur pun menangis semakin menjadi-jadi. Sang ibu membuka laci mayat tanpa nama tersebut dengan perlahan hingga sang laci terbuka semua dan si mayat terlihat mukanya, dan terciumlah bau yang cukup mengganggu. Setelah terpatung beberapa saat, Wilbur segera memeluk ibunya dan menangis sangat amat keras. Sejak kejadian itu, Wilbur termotivasi menjadi dokter. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Wilbur segera mengambil jurusan kedokteran di San Fierro Medical University. Setelah lulus di tahun 2014, ia memutuskan untuk mengambil beberapa magang terlebih dahulu. Ia pertama kali diterima lamarannya di klinik daerah Red County, dimana disana masih termasuk desa yang sepi dan kotor. Setelah 7 bulan ia magang di Red County, ia pun mengirim lamaran magang di Las Venturas Hospital dan diterima sebagai dokter umum. Saat Januari 2015, sang ibu meninggal karena komplikasi penyakit yang disebabkan karena faktor usia. Setelah meninggalnya sang ibu, Wilbur hidup dengan kesulitan, tidak bisa lagi berpoya-poya seperti saat ibunya masih hidup. Semua harta orangtuanya sudah habis digunakan untuk pendidikan Wilbur serta 3 adiknya, dan juga biaya pengobatan sang ibu sebelum meninggal. Setelah 6 bulan magang di Las Venturas Hospital, ia pun memberanikan diri melamar menjadi pegawai tetap di San Fierro General Hospital, dan diterima dengan kontrak selama 2 tahun. Setelah masa kontraknya di San Fierro General Hospital habis, Wilbur memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya, dikarenakan ia merasa San Fierro merupakan kota yang kecil dan bukan tempat yang cocok untuk melakukan riset serta pengembangan dirinya. Sehingga ia memilih untuk pergi ke Los Santos, karena ada satu adiknya yang tinggal di Los Santos dan karirnya cukup mapan, sehingga Wilbur dapat diterima untuk sementara menumpang dirumah adiknya. Saat ia mencarai informasi lowongan kerja di ASGH, ternyata belum dibuka. Sehingga ia harus bekerja serabutan untuk dapat memenuhi kebetuhan sehari-hari, setelah bercerita dan meminta pendapat kepada adiknya, sang adik menyarankan untuk mencoba kerja sebagai penebang pohon. Karena Wilbur belum mengetahui seluk beluk Los Santos, ia menuruti saran adiknya dan menjadi penebang pohon. Selain menjadi penebang pohon, ia juga sering menambang, memancing, bahkan menjadi supir bus. Saat tahun Juni 2018, sang adik harus pergi ke Chicago karena dipindah tugaskan, sehingga Wilbur harus hidup sendiri di Los Santos. Saya CalonAdmin selaku pemilik account UCP CalonAdmin bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Wilbur_Emily) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...