Jump to content

Recognantion

$JG Donater$
  • Content Count

    399
  • Joined

  • Last visited

Community Reputation

5 Normal JG member!

1 Follower

About Recognantion

  • Rank
    Forumer
  • Birthday 04/01/1967

Profile Information

Contact Methods

  • No. HP
    08157181313

Recent Profile Visitors

932 profile views
  1. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Menunggu pelanggan setelah pasang iklan WS
  2. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Perbaiki Body mobil Bobcat pelanggan WS
  3. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Mengganti Neon pada mobil Elegy pelanggan WS
  4. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Perbaiki Mesin mobil Flatbed pelanggan WS
  5. Recognantion

    Ringo Ballesteros [Abohoi]

    Character: Ringo Ballesteros Story: Ringo Ballesteros dilahirkan di sebuah daerah kumuh (slum area) yang biasa disebut dengan El Fangitto-San Juan, Puerto Rico pada 3 Juni 1990. Dia adalah anak ketiga dari 5 bersaudara dari pasangan Maria Donato dan Manuel Armando Ballesteros. Ayahnya adalah seorang pegawai rendahan (office boy) di San Juan City Hall, sehingga penghasilan tidak cukup untuk menghidupi keluarganya. Hidup di lingkungan kumuh seperti di El Fangitto sangat keras, karena daerah ini rawan akan tindak kejahatan, peredaran obat bius dan sebagainya. Sehingga tidaklah mengherankan jika Ringo dan saudara-saudaranya yang tumbuh dewasa pada lingkungan tersebut menjadi sosok yang keras dan cenderung menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuannya. Pemarah dan keras kepala, mungkin inilah sifat yang dominan dan dapat untuk menggambarkan siapa sebenarnya Ringo Ballesteros. Dia beserta saudara-saudaranya sedari kecil sudah membantu kedua orang tuanya dalam mencukupi kehidupan sehari-hari. Saat itu pekerjaannya adalah mengantarkan koran dan susu di komplek perumahan yang dekat dengan rumahnya. Beranjak pada usia remaja, Ringo sudah mengenal dunia kriminal dengan bergabung pada sebuah geng kriminal Fangitto Bandidos yang sebagian besar anggotanya adalah remaja di lingkungannya. Disamping kerap kali terlibat dalam berbagai tawuran dengan gang-gang remaja yang menjadi rivalnya, dia juga ikut terlibat lebih jauh lagi dalam kegiatan kriminal yang lainnya seperti menjadi pengedar obat bius, senjata api illegal dan sebagainya. Dan puncaknya pada Januari 2010, geng Fangitto Bandidos diberangus oleh pihak Policia de Puerto Rico karena kegiatan kriminal yang dilakukannya dianggap sangat meresahkan masyarakat di San Juan. Ringo dan teman-temannya anggota geng lainnya tidak tinggal diam, mereka melakukan perlawanan sehingga pertumpahan darahpun tidak terelakkan lagi. Pada kejadian itu banyak teman-temannya meregang nyawa di ujung peluru pasukan La Uniformada (sebutan lain untuk Puerto Rico Police). Namun beruntung bagi Ringo, dia berhasil lolos dari upaya penangkapan polisi itu. Kemudian dia lari dan bersembunyi di Maricao, sebuah kota di sebelah barat-daya San Juan yang sebagian besar wilayahnya adalah perkebunan kopi yang terkenal di Puerto Rico. Selama dalam pelariannya, dia harus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Namun seperti apa kata pepatah 'Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga.' Akhirnya pada Juni 2010, dia tertangkap saat sedang berada di sebuah tempat sabung ayam yang ada di Maricao. Ya, seperti adu banteng yang menjadi budaya khas Spanyol, sabung ayam ternyata populer di Puerto Rico dan dianggap sebagai 'olahraga kaum pria'. Bahkan setiap kota mempunyai tempat khusus untuk sabung ayam. Singkat cerita akhirnya Ringo Ballesteros dinyatakan bersalah karena terlibat dalam tindak kejahatan teroganisir dan dihukum penjara selama 5 tahun oleh pengadilan Puerto Rico (District Court for the District of Puerto Rico). Kemudian dia dikirim ke Río Piedras State Penitentiary untuk menjalani masa hukumannya di sana. Selama dalam penjara dia banyak bergaul dengan pelaku kriminal yang lain. Layaknya seperti sekolah pula di dalam penjara ini secara perlahan Ringo belajar tentang banyak hal. Dan selama menjalani masa hukuman di dalam penjara, Ringo mempelajari keterampilan untuk bercocok tanam dan banyak keterampilan lainnya. Ternyata kehidupan di dalam penjara telah membuat Ringo sadar dan bertekad untuk hidup secara baik dan berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak kembali merasakan dinginnya sel penjara. Setelah selesai menjalani masa hukumannya pada Oktober 2015, Ringo ingin menjalani hidup baru dan memutuskan untuk mencoba peruntungannya dengan hijrah ke wilayah San Andreas. Tepat dua bulan setelah keluar penjara, Ringo berpamitan pada semua orang yang dikenalnya di El Fangitto dan berangkat menuju ke Los Santos. Harapan dan cita-citanya hanya satu, yaitu untuk pergi menjauhi kehidupan dunia hitam secara fisik. Hal itu terpancar jelas pada wajahnya saat dia melangkah dengan mantap masuk ke dalam bis. Sesampainya di San Andreas, dia memulai hidupnya dengan mencoba menjadi seorang petani di Flint County Public Farm. Sampai sejauh ini dia merasa bahagia akan jalan hidupnya saat ini walau hanya dengan mengandalkan pada kemampuannya sebagai seorang petani yang harus bekerja setiap hari. Que dios te bendiga siempre. Hasta la vista, baby!! Saya Recognantion selaku pemilik account UCP Abohoi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Ringo Ballesteros) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  6. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Pasang Front bumper pada mobil Sultan pelanggan WS
  7. Recognantion

    Roca Escalante [Abohoi]

    Character: Roca Escalante Story: Kapan pastinya Roca Escalante dilahirkan hanya dapat dilihat dari secarik kertas akta kelahiran yang dibuat oleh pihak panti asuhan tempat di mana dia tumbuh dan berkembang mulai dari bayi hingga remaja. Ya, pada dokumen akta kelahiran tersebut tertulis bahwa Roca Escalante dilahirkan pada tanggal 12 November 1992 di San Sebastián yaitu sebuah kota di wilayah otonomi Pais Vasco yang terletak di sebelah utara Spanyol. Roca memang terlahir dalam keadaan tidak beruntung karena dia tidak pernah mengenal siapa ibu dan ayahnya. Saat itu, dia sengaja ditinggalkan di depan pintu sebuah panti asuhan bernama Lacunda-Donostia Orphanage House oleh ibunya sesaat setelah dilahirkan. Lacunda-Donostia Orphanage House ini dikelola oleh seorang pemuka agama katolik dari San Vicente Church bernama Pastor Pedro Morientes. Roca kecil sering diajak oleh Pastor Pedro untuk berkeliling dan berkunjung ke rumah-rumah jemaat gereja. Hubungan Roca dan Pastor Pedro layaknya hubungan seorang anak dan ayah. Roca sangat menyayangi Pastor Pedro dan menganggapnya sebagai ayahnya sendiri. Hingga pada menginjak usia remaja perubahan dalam diri Roca mulai tampak. Pada saat itu Pastor Pedro bertanya pada Roca, apakah ia berminat untuk menjadi seorang pemuka agama seperti dirinya? Roca tidak pernah menjawab pertanyaan tersebut. Roca merasa seperti berada dalam keadaan yang serba membingungkan, dimana dia harus memilih satu diatara dua pilihan yang ada sebagai jalan hidupnya di masa yang akan datang. Pertanyaan Pastor Pedro tersebut seolah-olah menyadarkan Roca bahwa sebenarnya dirinya ingin bebas layaknya burung yang terbang tinggi di langit. Dalam hatinya dia tak ingin menjadi pastor seperti halnya Pastor Pedro, namun dia tak ingin melukai hati Pastor Pedro dan terlebih lagi menyakiti dirinya sendiri. Akhirnya pada suatu malam di bulan Juli 2010 dia memutuskan untuk meninggalkan panti asuhan yang telah membesarkan dirinya itu secara diam-diam. Ya, dengan hati yang sedih dia pergi menyelinap dan menyatu di kegelapan malam kota San Sebastián. Babak baru dalam hidup Roca dimulai di jalanan, untuk hidup dia harus bekerja dengan keras. Kehidupan yang keras itu ternyata telah menempa diri Roca menjadi pribadi yang tidak gampang menyerah. Bukan saja pekerjaan legal yang dijalankannya tetapi juga pekerjaan illegal pun pernah dia kerjakan. Hingga suatu ketika di bulan Maret 2012 dia bekerja sebagai seorang supir di sebuah perusahaan ekspor-impor Romano Trucking Company, dan pada pekerjaan ini pula dia banyak melakukan perjalanan ke berbagai kota-kota besar di Eropa. Suatu ketika dia berada di Monaco, Roca yang masih berusia belia itu berkesempatan untuk menyaksikan ajang balapan Grand Prix F1. Muncul keinginannya dan terobsesi untuk menjadi seorang pembalap terkenal. Ketika senggang dia secara mandiri dan sembunyi-sembunyi berlatih mengemudikan mobil dalam kecepatan tinggi. Dan kerap kali dia terlibat dalam balapan liar di jalanan. Sadar akan kemampuannya tidak dapat berkembang secara maksimal jika tidak berlatih dalam bimbingan seorang yang profesional. Karenanya dia memutuskan untuk mengikuti kursus balap di Gerrard Proist Racing Course Monaco tahun 2014, dengan biaya yang dia kumpulkan semasa bekerja di Romano Trucking Company dan ajang balapan jalanan di San Sebastián. Singkat cerita setelah beberapa saat menimba ilmu balap di Monaco itu, kemudian Roca mendapatkan sponsor untuk ikut balapan NASCAR Series di Amerika Serikat. Setelah itu Roca kemudian hijrah ke Amerika Serikat untuk mengikuti ajang balapan ternama NASCAR Series pada tahun 2015 dengan hasil yang kurang menggembirakan dan akhirnya kontraknya tidak diperpanjang. Hal ini sangat memukul jiwa Roca, karena profesi pembalap dirasa oleh dirinya sebagai panggilan hidupnya. Selama berbulan-bulan dia berusaha untuk mencari sponsor balap buat dirinya. Hingga kemudian mengantarkannya sampai di wilayah San Andreas dan menetap di sebuah apartement di Los Santos. Namun sayang hingga saat ini belum ada satupun sponsor yang menghubungi dirinya. Karena uang makin hari makin menipis, maka Roca pun harus rela untuk kembali bekerja sebagai seorang supir truk. Dengan sisa uang yang dimilikinya dia kemudian membeli sebuah truk besar Roadtrain dan bergabung di sebuah perusahaan jasa transportasi bernama San Andreas Trucking & Hauling Co. Hari-harinya kini semakin larut pada profesi trucker dan diisi dengan kegiatan mengantarkan kontainer-kontainer milik pengguna jasanya ke seantero Amerika dengan Roadtrain-nya sambil menanti panggilan dari sponsor untuk menjadi pembalap kembali. Ya, tampaknya Roca masih terus setia menyimpan asanya untuk menjadi Pembalap ternama suatu hari nanti. Entah sampai kapan ... Saya Recognantion selaku pemilik account UCP Abohoi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Roca Escalante) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  8. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Pasang Roof Vent pada mobil Sultan pelanggan WS
  9. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Pasang Velg pada mobil Flash pelanggan WS
  10. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Menutup WS pada malam hari
  11. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Mengganti warna sepeda motor Freeway milik pelanggan WS
  12. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Membuka WS pada pagi hari
  13. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Pasang NOS pada mobil Sultan pelanggan WS
  14. Recognantion

    Kaitlyn Pinkerton [Abohoi]

    Character: Kaitlyn Pinkerton Story: Kaitlyn Pinkerton pertama kali menghirup udara dunia pada tanggal 11 Mei 1994 di sebuah kota kecil bernama Kettle Moraine atau yang dikenal juga sebagai Huntsville-Texas, Amerika Serikat dari sebuah keluarga kecil yang bahagia sebagai anak bungsu dan satu-satunya wanita dari 3 bersaudara. Ayahnya bernama Wyatt Pinkerton Sr. yang menafkahi keluarga ini dari usaha bengkel reparasi otomotif yang juga mempengaruhi Kaitlyn tumbuh menjadi seseorang yang sangat mencintai dunia otomotif. Disamping itu pula Kaitlyn yang tumbuh di antara lingkungan keluarga yang sebagian besar dari laki-laki sehingga tidak mengherankan pula bila dia tumbuh dan berkembang menjadi seorang gadis yang tomboy. Seperti anak-anak lain pada umumnya, Kaitlyn juga mengeyam pendidikan tingkat dasar hingga menengah atas di kota kelahirannya tersebut. Dan setelah dia selesai menempuh pendidikan menengah atas saat berusia 19 tahun, kemudian Kaitkyn melanjutkan pendidikannya di Loyola University di Chicago-Texas yang berjarak kurang lebih dari 306 km dari kota kelahirannya. Di kampus tersebut dia mengambil jurusan Hukum di Thomas Goode Jones School of Law serta mengikuti kelas Public Health and Nursing Course dan menyelesaikan kuliahnya tersebut dengan baik. Dan seperti kebanyakan lulusan baru (fresh graduated student) di Amerika, Kaitlyn juga berkeinginan untuk menjadi bagian dari pemerintah, yang pada akhirnya mendorongnya untuk hijrah ke San Andreas dan menetap di Los Santos. Awal kedatangannya ke Los Santos adalah untuk mengikuti test penerimaan anggota dari San Andreas Government Service, dan tanpa banyak halangan dia pun diterima pada instasi pemerintah tersebut. Selama mengabdi sebagai anggota San Andreas Government Service dia banyak bergaul dengan berbagai macam kalangan masyarakat di Los Santos. Sejak saat itu pula dia hidup dan menetap di Los Santos. Selayaknya kehidupan manusia, tak selamanya kisah hidupnya tertulis dengan kenangan indah. Demikian pula Kaitlyn, dia juga pernah mengalami kejadian atau pengalaman yang pahit. Saat itu kala tengah hari dia berpatroli seorang diri dan mendapat panggilan tugas dari dispatch radio untuk menderek sebuah kendaraan yang ada di jalanan antara Los Santos-Palomino. Ketika akan memasuki daerah North Rock ternyata dia telah diikuti oleh seorang penjahat dengan menggunakan sepeda motor. Singkat cerita dia pun diberhentikan oleh penjahat tersebut dengan menggunakan senjata api. Tanpa perlawanan yang berarti akhirnya Kaitlyn menyerah dan disekap di daerah tersebut. Selama dalam penyekapan dia mengalami pelecehan secara seksual yang dilakukan oleh penjahat tersebut. Namun untungnya peristiwa ini tidak berlangsung lama, menjelang senja beberapa petugas SAPD dan dibantu rekan-rekan SAGS berhasil membebaskannya dari sekapan penjahat tersebut. Dalam sebuah operasi pembebasan yang cukup dramatis akhrnya dia dapat dibebaskan dan penjahat tersebut menemui ajalnya di ujung peluru anggota SAPD. Dan malang tak dapat ditolak dan untung tak dapat diraih, peristiwa tersebut sangat membekas dalam diri Kaitlyn hingga menyebabkan trauma psikis yang sangat mendalam. Dari peristiwa ini Kaitlyn dapat mengambil hikmah untuk tidak gampang percaya pada orang lain dan pengalaman ini membuat dirinya menjadi lebih tegar menghadapi pahitnya hidup di kota besar seperti Los Santos. Dalam pengabdian sebagai anggota SAGS, sebelum dia memutuskan untuk mengundurkan diri dengan pangkat terakhir 'Captain.' Setelah tidak bekerja sebagai pegawai pemerintahan, dia kembali menekuni dunia otomotif dan berusaha di bidang perbengkelan dan usaha jual beli kendaraan. Kini dia hanya mengandalkan pada kemampuannya sebagai seorang mekanik amatir dan usaha jual beli kendaraan. Kaitlyn Pinkerton selalu percaya segala sesuatu yang baik pada awalnya akan memberikan hasil yang baik pula pada akhirnya. Sekarang dia berusaha dan terus berusaha untuk hidup di tengah ketidakpastian dunia tanpa harus menyentuh dinginnya rasa putus asa. Keep in ur dream on!!! And a wise man says, life is too good to be wasted. Saya Recognantion selaku pemilik account UCP Abohoi bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Kaitlyn Pinkerton) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  15. Recognantion

    [ID:3][WORKSHOP] [JGN] Akeila Garage

    Employee Name: Dennis Zharckov  Screenshoots: Ganti bemper pada mobil Elegy pelanggan WS
×