Jump to content

MiniPidi

New Member
  • Content Count

    18
  • Joined

  • Last visited

Community Reputation

0 Normal JG member!

1 Follower

About MiniPidi

  • Rank
    Newbie
  • Birthday 02/04/1992

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Primary Game
    JG:Roleplay
  1. UCP ID : MiniPidi Old Name : Ferbrian_Abdillah New Name : Arlo_Fadeyka Origin : United States of America SS Charity : SS Jail : SS Media : Story : Ferbrian Abdillah adalah seorang waiters yang bekerja di restaurant yang di miliki oleh Masashi Fujiwara. Suatu hari setelah selesai bekerja Ferbrian pergi ke suatu tempat untuk melepas lelah. Kemudian tiba-tiba ferbrian menerima telfon dan ternyata itu dari gangster yang pernah meminjamkan uang kepadanya. Setelah berbicara di telfon Ferbrian merasa bingung dan pusing karena gangster tersebut menagih hutangnya kepada Ferbrian. Tiba-tiba Ferbrian menemukan ide untuk mendapatkan uang secara cepat untuk membayar hutangnya ke gangster tersebut. Yaitu dengan mencuri uang kas restaurant. Setelah mendapat ide tersebut Ferbrian langsung kembali ke restaurant untuk mencuri uang kas. Setelah berhasil mencuri uang kas Ferbrian langsung menelpon gangster tersebut untuk membayar hutangnya. Setelah urusan dengan gangster selesai Ferbrian langsung pulang. Keesokan harinya Ferbrian mendapat telfon dari Bosnya untuk segera datang ke restaurant. Ferbrian menduga kalau uang kas yang dicurinya ketauan oleh bosnya. Lalu sesampainya di restaurant Ferbrian langsung mengarang cerita atau berbohong ke kedua bosnya kalau uang yang di kas telah di rampok oleh perampok bertopeng yang mengaku sebagai anak buah dari Ruslan. Kemudian kedua bosnya memanggil anggota Ruslan untuk menanyakan berita yang di sampaikan oleh Ferbrian. Tentu saja sesampainya anggota Ruslan ke restaurant mereka kaget dan marah dengan cerita Ferbrian. Ferbrian terus berusaha bersikap tenang untuk menutupi cerita bohongnya. Karena tidak menemukan titik terang lalu anggota Ruslan dan Ferbrian disuruh pulang oleh bos mereka, agar masalahnya bisa di laporkan ke atasan. Setelah keluar dari restaurant Ferbrian merasa lega karena kebohongannya tidak terbongkar. Tetapi di perjalanan pulang ke rumah Ferbrian di cegat oleh anak buah Ruslan yang bertemu sebelumnya di restaurant,lalu mereka memaksa Febrian naik ke atas mobil mereka. Di dalam mobil Ferbrian di introgasi mengenai perampokan di restaurant. Karena di todong dengan senjata Febrian pun ketakutan dan menceritakan kalau itu semua hanya kebohongannya semata karena Febrian membutuhkan uang. Karena tidak terima telah di adu domba dan dirusak nama baiknya lalu kedua anak buah Ruslan tersebut membawa Ferbrian ke dalam gubuk di daerah yang sangat sepi. Ferbrian berulang kali meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya, tetapi tidak di terima karena kesalahan yang sangat fatal merusak nama baik organisasi. Lalu anak buah Ruslan langsung mengarahkan senjatanya dan akhirnya menembak Ferbrian tepat di kepalanya dan kemudian akibat tembakan tersebut Ferbrian mati di tempat.
×
×
  • Create New...