Edward Pearson
Edward Pearson lahir pada tanggal 24 November 2000 di Ganton. Ia tumbuh dalam keluarga yang serba kekurangan. Rumahnya sederhana, pakaiannya tidak bermerek, dan bekal sekolahnya sering hanya nasi dengan telur.
Sejak kecil, Edward Pearson selalu dijauhi oleh teman-temannya di lingkungan rumah maupun di sekolah. Mereka sering mengejeknya karena ia anak yang miskin. Lama-kelamaan, Edward pun menutup diri. Ia menjadi seorang introvert yang pendiam, lebih suka menyendiri di pojok kelas daripada ikut bermain.
Segalanya berubah ketika ia duduk di bangku SD. Edward memiliki teman sebangku bernama Celz. Berbeda dengan yang lain, Celz adalah sosok yang tulus. Ia tidak pernah mempermasalahkan kondisi ekonomi Edward dan selalu menerimanya apa adanya.
Sejak saat itu, mereka berdua selalu bermain bersama setiap pulang sekolah. Meskipun hanya berdua saja, hari-hari Edward terasa lebih berwarna. Berkat dukungan Celz, perlahan-lahan Edward mulai berubah. Ia menjadi lebih ekstrovert, berani berbicara, dan tidak lagi malu mengakui keadaan keluarganya.
Memasuki SMP kelas 1, ujian berat kembali datang. Edward sering dibully oleh kakak kelasnya. Mereka mengambil uang jajannya dan menghinanya di depan teman-teman. Beruntung, Celz selalu ada di sisinya. Celz berani melawan dan melindungi Edward dari perundungan tersebut. Sebagai bentuk terima kasih yang tulus, Edward pun mentraktir Celz makan siang di kantin dengan bekal uang yang ia tabung.
Setelah lulus SMA, Edward tidak melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya. Di usia 18 tahun, ia bekerja keras menjadi seorang sopir truk muda. Dengan tekun dan disiplin, ia berhasil membanggakan orang tuanya.
Namun, cobaan datang ketika Edward berusia 24 tahun. Ayahnya meninggal dunia. Sebelum wafat, sang ayah memberinya warisan terakhir: emas 24 karat seberat 20 kilogram. Dengan berat hati, Edward menjual seluruh emas itu. Ia menggunakan uangnya untuk membangun perusahaan toko truk yang modern, lengkap dengan bengkel dan sistem digital.
Setahun berlalu. Kerja keras Edward membuahkan hasil. Perusahaannya berkembang pesat. Kini, ia memiliki penghasilan 20.000 dolar AS per bulan dan menjabat sebagai CEO perusahaan truk yang ia bangun dari nol. Perjalanan Edward membuktikan bahwa persahabatan dan kerja keras bisa mengubah takdir seseorang.
Questions
Character Story Pertama: Yes
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya WannYah selaku pemilik account UCP AnomaliBaiik bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Edward Pearson) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.