Moises Dachuletta
Moises Dachuletta lahir di Meksiko pada tahun 2003. Sejak kecil, kehidupannya tergolong sederhana. Ia tidak hidup dalam kemewahan, tetapi juga tidak sampai mengalami kekurangan. Ayahnya bekerja di sebuah bengkel, sedangkan ibunya berjualan makanan. Hampir setiap hari, Moises Dachuletta mengikuti ayahnya ke bengkel. Terkadang ia hanya duduk dan memperhatikan. Terkadang ia membantu mengambil peralatan. Seiring berjalannya waktu, ia mulai memahami dasar-dasar mesin dan menumbuhkan ketertarikan terhadap dunia otomotif.
Ketika usianya menginjak 17 tahun, kondisi ekonomi keluarganya mulai mengalami kesulitan. Penghasilan ayahnya semakin tidak menentu. Sementara itu, kebutuhan hidup terus meningkat. Moises Dachuletta akhirnya memutuskan untuk berhenti sekolah dan mulai bekerja. Ia tidak pernah memilih pekerjaan. Apabila diminta mencuci mobil, ia akan melakukannya. Apabila diminta mengangkat barang, ia juga bersedia. Ketika ada bengkel yang membutuhkan bantuan, ia langsung ikut bekerja. Baginya, hal yang terpenting adalah memperoleh penghasilan untuk membantu meringankan beban orang tuanya.
Beberapa tahun kemudian, Moises Dachuletta mendengar dari temannya bahwa peluang memperoleh penghasilan yang lebih baik di Los Santos cukup besar. Pada awalnya, ia menganggap hal tersebut hanya sebagai cerita biasa. Namun, lama-kelamaan ia mulai tertarik untuk mencobanya. Setelah berhasil mengumpulkan uang seadanya, ia berpamitan kepada keluarganya. Tidak banyak barang yang dapat ia bawa. Ia hanya membawa sebuah tas berisi pakaian serta harapan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik di sana.
Saat pertama kali tiba di Los Santos, Moises Dachuletta sempat kebingungan menentukan langkah awalnya. Kota tersebut jauh lebih ramai dibandingkan dengan tempat asalnya. Setiap hari, ia berkeliling untuk mencari pekerjaan. Terkadang ia pulang tanpa hasil. Terkadang ia hanya memperoleh pekerjaan serabutan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan makan pada hari itu. Meskipun demikian, ia tetap berusaha dan tidak pernah menyerah. Menurutnya, seluruh pengorbanan yang telah dilakukan akan menjadi sia-sia apabila ia berhenti di tengah jalan.
Beberapa minggu kemudian, nasib Moises Dachuletta mulai berubah. Ia memperoleh pekerjaan tetap dan mulai memiliki penghasilan yang cukup untuk bertahan hidup. Ia juga mengenal beberapa orang yang sering memberikan informasi mengenai pekerjaan. Ketika memiliki waktu luang, ia tetap mempelajari mesin serta membantu memperbaiki kendaraan milik orang lain. Bagi Moises Dachuletta, kehidupan tidak harus selalu mudah. Yang terpenting adalah terus melangkah dan berusaha. Ia yakin bahwa suatu hari nanti akan mampu memiliki bengkelnya sendiri di Los Santos.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Haram12
Account Forum yang saya miliki:
@Cleus
Saya Cleus selaku pemilik account UCP Haram12 bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Moises Dachuletta) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.