Gosei Nekomo
Gosei Nekomo adalah nama yang cukup ditakuti sekaligus disegani di gang-gang sempit distrik Ikebukuro, Tokyo. Remaja berusia delapan belas tahun ini adalah seorang berandalan kota yang kerap terlibat dalam perseteruan antar-geng motor lokal, sebuah jalan hidup yang ia pilih setelah merasa muak dengan tuntutan kaku sistem pendidikan Jepang. Dengan rambut hitam berantakan, bekas luka kecil di pelipis kiri, dan seragam sekolah yang dimodifikasi sengaja longgar, Gosei berjalan menyusuri gemerlap lampu neon Tokyo dengan tatapan tajam yang dingin. Nama belakangnya Nekomo sering kali dianggap kontras dengan tabiatnya yang kasar, meski mereka yang mengenalnya dari dekat tahu bahwa ia memiliki kelincahan serta insting bertahan hidup yang tajam layaknya seekor kucing jalanan yang siap mencakar siapa saja yang mengusik wilayahnya.
Kehidupan malam Tokyo menjadi panggung utama bagi Gosei untuk meluaskan pengaruh kelompoknya, Kuro Neko atau Kucing Hitam, sebuah aliansi remaja pemberontak yang menolak tunduk pada aturan masyarakat. Di bawah bayang-bayang gedung pencakar langit Shinjuku dan bisingnya pusat kendali Shibuya, Gosei sering kali terlihat memimpin balapan liar atau sekadar nongkrong di depan toko kelontong 24 jam bersama motor modifikasinya yang bising. Bagi masyarakat awam, ia hanyalah sampah masyarakat yang merusak pemandangan kota modern yang tertib. Namun di balik reputasinya yang garang dan kepalan tangannya yang keras, Gosei sebenarnya memiliki kode moral tersendiri ia tidak pernah mengizinkan anggotanya mengusik warga sipil yang lemah atau terlibat dalam transaksi obat-obatan terlarang yang merusak masa depan.
Di balik topeng berandalannya, Gosei menyimpan sisi melankolis yang ia sembunyikan rapat-rapat dari kerasnya dunia luar kota Tokyo. Setiap kali fajar mulai menyingsing dan hiruk-piruk kota mereda, ia sering kali duduk menyendiri di atap sebuah gedung tua yang terbengkalai memandangi siluet Tokyo Tower di kejauhan sambil merenungkan masa depannya yang abu-abu. Ia tahu bahwa jalanan tidak bisa menghidupinya selamanya, dan tekanan dari kepolisian Tokyo serta ancaman dari yakuza lokal yang mulai melirik wilayahnya membuat posisinya semakin terhimpit. lalu demikian dengan keras kepala khas anak muda, Gosei Nekomo menolak untuk menyerah pada takdir yang mendiktekan bahwa seorang berandalan tidak akan pernah memiliki akhir yang bahagia di tengah megahnya kota metropolitan ini.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
piwroze
Account Forum yang saya miliki:
piwroze
Saya piwroze selaku pemilik account UCP piwroze bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Gosei Nekomo) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.