Tupac_Barbosa
Tanggal 12 November 1996, di gang sempit Jefferson. Barbo masih kecil, duduk di depan rumah kontrakan berukuran tiga kali empat meter. Memang begitu adanya. Ayahnya, Alejandro, baru pulang dari kerja jadi tukang parkir dengan wajah memar. Ibunya, Elijah, hanya bisa diam sambil mengusap tangan Alejandro yang berdarah. Setidaknya begitulah yang terjadi. "Udah biasa," kata Alejandro sambil tersenyum pahit. Barbo punya adik perempuan bernama Ramona, umurnya baru lima tahun. Memang begitu adanya. Mereka hidup dengan uang pas-pasan, tapi Bambang selalu bilang, "Yang penting keluarga tetap utuh.
" Malam itu, barbo tidur dengan perut lapar dan mimpi buruk tentang ayahnya dipukuli lagi. Tahun 2008, barbo berumur 12 tahun. Alejandro meninggal setelah dihajar preman bayaran bos parkir saingan. Elijah nangis sepanjang malam, tapi Barbo malah diam. Memang tidak mudah. Dia lihat Rara gemetar di pojok ruangan, mukanya pucat, sementara "Aku yang akan jaga kalian," bisik Barbo ke Elijah. Esok harinya, barbo langsung keluar dari sekolah. Dia mulai ikut geng motor di daerahnya, dipimpin oleh seorang pria bernama Daquan yang dikenal jadi tangan kanan bos besar. Daquan bilang, "Kamu punya mata yang dingin, cocok buat kerjaan ini. "Barbo hanya mengangguk, tapi di dalam hatinya, dia tahu ini bukan soal cocok atau nggak.
Seperti itulah kenyataannya. Ini soal bertahan. Tahun-tahun berikutnya, barbo naik pangkat cepat, dan dia bertemu Letty, seorang pengedar narkoba yang jadi sahabat sekaligus musuh. Mereka pernah kerja sama sampai suatu hari Daquan menipu Barbo dalam deal besar. Barbo marah, tapi dia belajar satu hal: jangan pernah percaya siapa-siapa. Karena kasus penganiayaan, tahun 2017, barbo hampir masuk penjara. Elijah menjual perhiasan satu-satunya buat bayar pengacara sambil "Aku gak mau kehilangan anak lagi," kata Elijah dengan suara bergetar. Barbo merasa hancur, tapi dia bangkit lagi. Kali ini, dia lebih hati-hati. Dia mulai punya jaringan sendiri, jauh dari pengaruh Daquan atau Letty.
Sekarang, barbo berumur 27 tahun. Dia bangun jam 9 pagi, selalu tidur dengan pistol di bawah bantal. Sarapannya nasi goreng yang dibeli dari warung dekat rumah, sementara siang hari, dia biasanya ketemu dengan orang-orang di kafe di daerah Jefferson. Mereka sebut dia "Bos Muda", tapi Barbo gak pernah merasa nyaman dengan gelar itu. Malam hari, dia sering duduk di teras rumah kontrakan yang sekarang lebih besar. Sambil ngopi dan mikirin Ramona yang kuliah di Las Venturas. Kadang dia dengar bisik-bisik tentang dendam lama dari orang-orang yang pernah dikhianatinya. Barbo tahu, suatu hari semua ini harus berakhir. Tapi bukan sekarang.
Questions
Character Story Pertama: Yes
Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya twopaclelele selaku pemilik account UCP azkayoman bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Tupac_Barbosa) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.