Dante Baron
Dante Baron lahir pada tahun 2004 di kawasan Tivoli Gardens, Kingston, Jamaica. Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah kumuh yang paling keras di negara itu. Ayahnya bekerja sebagai kuli pelabuhan, sedangkan ibunya bekerja mencuci pakaian di rumah orang. Mereka tinggal di rumah petak berdinding seng yang bocor saat hujan dan sangat panas ketika cuaca terik. Sejak kecil, Dante telah merasakan kelaparan. Pendidikannya hanya sampai Sekolah Menengah Pertama karena keterbatasan biaya. Waktu luangnya tidak digunakan untuk bermain, melainkan untuk mengantre air bersih dan menjaga anak tetangga agar tidak dipalak oleh geng. Sejak kecil Dante dikenal sebagai pribadi yang pendiam, keras kepala, dan tidak dapat melihat orang lemah ditindas.
Pada usia 13 tahun, kehidupan Dante mencapai titik terendah. Ayahnya terjatuh dari kontainer saat membongkar muatan pada malam hari. Tidak ada jaminan asuransi maupun kompensasi dari perusahaan. Akibat kecelakaan itu, ayahnya mengalami kelumpuhan dan tidak dapat bekerja lagi. Setahun kemudian, ibunya meninggal dunia karena menderita tuberkulosis. Biaya pengobatan sangat mahal, dan pihak rumah sakit menolak memberikan perawatan tanpa pembayaran di muka. Dalam waktu dua tahun, Dante menjadi yatim piatu pada usia 14 tahun. Rumah mereka kemudian disita oleh rentenir karena tidak mampu membayar utang. Dante keluar dari rumah hanya dengan membawa sandal jepit, dua potong pakaian yang sudah lusuh. Sejak saat itu, jalanan Tivoli menjadi tempat tinggalnya.
Masa remaja Dante dihabiskan untuk bertahan hidup. Ia bekerja sebagai buruh angkut semen di proyek bangunan, pencuci mobil hingga tangannya terluka, dan tidur di kolong jembatan apabila tidak memiliki uang untuk menyewa kamar. Makan satu kali dalam sehari sudah dianggap sebagai kemewahan. Di sela pekerjaannya, ia mengikuti latihan tinju di sasana sederhana yang terletak di tepi rel kereta api. Tidak ada pelatih resmi, Dante hanya mengamati dan meniru gerakan para petinju senior. Dari proses tersebut, tubuhnya yang semula kurus menjadi lebih kuat. Masyarakat sekitar memberinya julukan "Singa" karena ia selalu maju kembali setiap kali terjatuh. Dante sangat membenci geng yang memeras pedagang kecil. Namun, ia tidak pernah bergabung ke dalam geng mana pun. Setelah menyelesaikan masalah, ia akan segera pergi.
Pada usia 22 tahun, tekanan dari geng lokal di Kingston semakin meningkat. Dante yang sering melindungi pedagang kecil mulai dianggap sebagai ancaman oleh kelompok tersebut. Ia menyadari bahwa tetap tinggal di kampung halamannya berarti mengundang bahaya bagi dirinya sendiri. Dengan tekad untuk memulai kehidupan baru, Dante meninggalkan Tivoli Gardens. Ia berangkat ke Los Santos dengan membawa satu tas berisi pakaian, uang hasil kerja serabutan, dan luka batin yang belum sembuh. Keputusannya didasari oleh satu tujuan: mencari tempat yang lebih aman dan jauh dari konflik yang telah merenggut orang tuanya.
Saat ini Dante Baron tinggal di Los Santos. Ia menumpang di gudang kosong pinggir pelabuhan dan bekerja serabutan sebagai montir motor, pengangkut barang, serta penjaga parkir. Setiap penghasilan yang ia peroleh hanya cukup untuk kebutuhan makan sehari-hari. Wajahnya tampak lelah, ia berbicara seperlunya, dan matanya selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Dante Baron bukanlah seseorang yang memiliki nama besar atau warisan. Ia hanya pemuda berusia 22 tahun dari Tivoli yang tumbuh keras karena kehidupannya keras sejak awal, dan kini memilih bertahan di kota baru dengan caranya sendiri.
Questions
Character Story Pertama: No
Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
maktol
Account Forum yang saya miliki:
maktol
Saya maktol selaku pemilik account UCP maktol bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Dante Baron) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.