Jump to content
JG:RP sedang menjadi korban serangan DDoS dengan skala besar. Kami masih menunggu balasan dari pihak provider terkait serangan ini. ×

hhhebun

New Member
  • Posts

    7
  • Joined

  • Last visited

hhhebun's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

0

Reputation

  1. dah bang,tolong dicek bener ga?
  2. itu dari awal udah rata kiri bang,apa yang diubah?
  3. sudah bang,tolong dicek bener ga? @Takerukisamaru
  4. Montavius Miller 13 Juli 2005, Montavius Miller lahir dan besar di East Los Santos. Ia merupakan orang yang memiliki rasa tanggung jawab tinggi serta semangat juang yang baik. Didikan dari kedua orang tuanya membuat Montavius tumbuh menjadi anak yang baik. Pada usia 7–12 tahun, ia bersekolah di sekolah dasar. Sebagai murid yang baik, ia memiliki nilai yang bagus serta mampu berteman dengan baik dengan teman-teman sekelasnya. Karena memiliki banyak prestasi, orang tuanya merasa bangga kepadanya serta memberikan dukungan agar ia menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan. Saat akan menginjak usia 14 tahun, ayahnya mengalami kecelakaan kerja yang membuat keluarganya mengalami kesulitan ekonomi. Ibunya terpaksa bekerja serabutan agar rumah tangganya tidak hancur. Pada malam hari, Montavius mengantarkan barang ilegal yang ia dapat dari kenalan ayahnya. Ia terpaksa melakukan hal tersebut karena kondisi ekonominya yang tidak baik. Setiap malam, ia mengantarkan paket demi paket dengan rasa takut yang luar biasa setiap mendengar sirene polisi di sekitarnya. Karena bekerja pada malam hari, nilainya di sekolah mulai memburuk. Ketika berusia 16 tahun, ia mulai mengenal lebih dalam tentang dunia malam. Dengan ambisi yang tinggi, ia mulai bekerja lebih giat agar mendapatkan uang lebih banyak. Karakternya yang selalu ingin berkembang dan memperoleh lebih selama ia mampu membuat namanya semakin dikenal di dunia malam. Suatu hari, ketika ia mencoba menanam tanaman ilegal, ia didatangi seorang pria yang ingin langsung membeli tanaman yang masih muda tersebut, tetapi Montavius menolak. Setelah penolakan itu, pria tersebut langsung menodongkan sebuah senjata tepat di depan wajahnya yang membuat Montavius ketakutan. Pria tersebut kemudian mengambil semua tanaman yang masih muda dan pergi meninggalkan lokasi. Setelah kejadian tersebut, ia menjadi kurang percaya diri karena seluruh uangnya telah digunakan untuk merawat tanaman tersebut. Dengan sisa uang yang sedikit, ia membeli sebuah senjata api lalu mengajak teman-temannya untuk merampok sebuah toko kelontong dan juga orang-orang yang sedang berjalan sendirian di jalan. Perampokan dimulai pada pagi hari. Saat itu, mereka langsung menendang pintu toko yang terkunci. Setelah berhasil masuk, ia mengambil seluruh uang serta barang berharga yang ada di toko. Saat hendak keluar, Montavius bertemu dengan pemilik toko yang sedang memegang sebuah senapan dan mulai menembakkannya ke dalam toko. Salah satu teman Montavius terkena tembakan tersebut dan mengalami luka yang parah. Montavius serta teman-temannya yang melihat kejadian tersebut mulai menghujani pemilik toko dengan peluru. Ketika perjalanan pulang, temannya masih hidup meskipun mengalami banyak luka di tubuhnya. Pada usia 18 tahun, ia tidak lagi merampok toko karena risikonya yang tinggi, melainkan mulai merampok orang-orang yang berada di jalanan. Target pertamanya adalah seorang remaja yang memarkirkan motor sport miliknya di pinggir jalan. Montavius dan teman-temannya yang melihat hal itu langsung berlari mendekati remaja tersebut dan merampas seluruh barang berharganya. Namun, nasib kurang berpihak kepada mereka karena ada polisi yang sedang berpatroli sehingga mereka harus terlibat kejar-kejaran. Montavius menaiki mobil tua bersama tiga temannya yang lain. Ia mulai menembaki polisi dari kendaraan atau melakukan drive-by. Temannya mengincar polisi secara langsung, tetapi tidak efektif karena polisi menggunakan rompi antipeluru, sedangkan Montavius hanya menembaki ban kendaraan polisi yang membuat mereka kehilangan kendali lalu mengalami kecelakaan. Mereka tidak berhasil mendapatkan motor sport tersebut, tetapi berhasil membawa uang yang dimiliki remaja itu. Setelah sampai di tempat yang aman, mereka membagi hasil rampokan. Teman-temannya menggunakan uang tersebut untuk membeli barang-barang mahal, sedangkan Montavius menggunakannya untuk membeli tanaman muda agar dapat dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Pada usia 19 tahun, ia menjual sebagian barang hasil kegiatan kriminalnya dan mulai menjalani hidup yang lebih baik. Ia membeli sebuah apartemen kecil untuk menjalani kehidupan sederhananya. Ia ingin hidup lebih tenang tanpa kejaran polisi. Ia tetap mengikuti perampokan bersama teman-teman barunya jika diajak. Montavius juga mulai berinvestasi dengan membeli properti seperti rumah dan bisnis toko elektronik. Dengan menyerap ilmu yang ia pelajari, ia mulai dihormati oleh warga lokal maupun orang-orang yang berada di dunia malam. Uang mulai mengalir perlahan dan membuatnya menjalani kehidupan sederhana sehari-hari. Questions Character Story Pertama: Yes Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: tareshoku Account Forum yang saya miliki: @hhhebun Saya hhhebun selaku pemilik account UCP tareshoku bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Montavius Miller) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...