Jump to content
IP BARU: 104.234.180.158:7777 ×

Frhanzz

New Member
  • Posts

    18
  • Joined

  • Last visited

Recent Profile Visitors

The recent visitors block is disabled and is not being shown to other users.

Frhanzz's Achievements

Newbie

Newbie (1/7)

0

Reputation

  1. 1. Tidak 2. 1 bulanan 3. Buat baru 4. Tidak 5. Tidak 6. Dirumah
  2. Hanzy Velasco Hanzy Velasco merupakan laki-laki yang berhasil menetap di New York, berusia 26 tahun yang sudah sukses karena pencapaiannya membeli apa yang dia inginkan. Sebelum mendapati kehidupan dan kesuksesan yang Hanzy dapatkan sekarang, saat masa kecilnya Hanzy lahir dengan kondisi sebagai pengidap autoimun yaitu Alergi Gluten / Celiac. Itu reaksi saluran cerna terhadap makanan tertentu.Tanggal dan bulan serta tahun lahirnya yaitu 1 Januari 2000, bertempat di Monadnock Community Hospital, New Hampshire. Rumah sakit yang sangat sederhana di wilayah kecil. Untuk membayar biaya pasca lahirannya saja orang tuanya harus berhutang. Sarah dan Gibson selaku kedua orang tua Hanzy mengupayakan untuk membayar tunggakan biaya kelahiran putra kecilnya dengan cara dicicil hingga lunas, meskipun harus tertatih-tatih dan memohon keringanan waktu membayar sisa cicilan. Hanzy Velasco melewati masa balitanya dengan sangat baik, tercukupi dan tetap dirayakan meskipun jauh dari kata hidup yang layak. Makan dan pakaian sangat sederhana, bahkan terkesan memprihatinkan jika orang lain melihatnya. Pakaian kainnya sudah robek di setiap sisi dan makanan yang seringnya cepat saji.Hanzy tumbuh menjadi remaja yang tampan dan hangat, meskipun tumbuh sebagai putra pengidap penyakit autoimun yang membuatnya harus menghindari makanan pemicu alerginya. Di umurnya yang 10 tahun, perubahan Hanzy Velasco merupakan laki-laki yang berhasil menetap di New York, berusia 26 tahun yang sudah sukses karena pencapaiannya membeli apa yang dia inginkan. Sebelum mendapati kehidupan dan kesuksesan yang Hanzy dapatkan sekarang, saat masa kecilnya Hanzy lahir dengan kondisi sebagai pengidap autoimun yaitu Alergi Gluten / Celiac. Itu reaksi saluran cerna terhadap makanan tertentu. Tanggal dan bulan serta tahun lahirnya yaitu 1 Januari 2000, bertempat di Monadnock Community Hospital, New Hampshire. Rumah sakit yang sangat sederhana di wilayah kecil. Untuk membayar biaya pasca lahirannya saja orang tuanya harus berhutang. Sarah dan Gibson selaku kedua orang tua Hanzy mengupayakan untuk membayar tunggakan biaya kelahiran putra kecilnya dengan cara dicicil hingga lunas, meskipun harus tertatih-tatih dan memohon keringanan waktu membayar sisa cicilan.Hanzy Velasco melewati masa balitanya dengan sangat baik, tercukupi dan tetap dirayakan meskipun jauh dari kata hidup yang layak. Makan dan pakaian sangat sederhana, bahkan terkesan memprihatinkan jika orang lain melihatnya. Pakaian kainnya sudah robek di setiap sisi dan makanan yang seringnya cepat saji. Hanzy tumbuh menjadi remaja yang tampan dan hangat, meskipun tumbuh sebagai putra pengidap penyakit autoimun yang membuatnya harus menghindari makanan pemicu alerginya. Di umurnya yang 10 tahun, perubahan fisiknya terlihat jelas: rambut hitam panjang yang sehat, pupil mata berwarna coklat, tinggi badan 165cm dan berat badan 50kg. Hanzy remaja sudah disibukkan aktivitasnya sebagai murid yang ternyata juga dikenal berprestasi dan pintar berdiskusi serta adu argumen di Sekolah Dasar melalui jalur Beasiswa Akademisi. Setelah lulus Sekolah Dasar, Hanzy Velasco masuk ke jenjang Sekolah Menengah Pertama. Hari-hari pertama sebagai siswa baru tidak begitu disambut hangat oleh teman-teman sekelasnya, karena Hanzy hanya murid dengan ekonomi di bawah garis kemiskinan. Tapi Hanzy tidak menyerah, karena itu bukan dirinya. Dia tidak akan membiarkan perkataan buruk orang lain berpengaruh terhadap jalan yang dia yakini. Dengan tatapan mata yang selalu berbinar dan pembawaan positif, Hanzy berhasil melewati masa SMP. Di usia 16 tahun, Sarah dan Gibson yang sudah memasuki usia rentan 60 tahun merasa sangat bangga dengan pencapaian putra semata wayangnya. Masa Sekolah Menengah Atas akhirnya datang. Rasa antusias dan gugup bercampur jadi satu. Gugup bertemu orang baru, antusias karena lingkungan baru. Tidak seperti di SMP, teman-teman di SMA sangat baik dan humble ke Hanzy. Bahkan mengajari hal yang tidak dia ketahui dengan sabar dan telaten. Setiap kegiatan sekolah, Hanzy selalu diandalkan dan jadi favorit guru-guru. Sifatnya yang tenang, cerdas, selalu menganalisa dan cekatan membuat Hanzy yang sudah memasuki usia 20 tahun lulus sebagai siswa terbaik di sekolahnya. Melanjutkan jenjang karir di usia 26 tahun, Hanzy Velasco memilih menjadi pegawai kantoran di gedung yang tidak jauh dari rumahnya di New York, agar bisa merawat kedua orang tuanya Sarah dan Gibson yang sudah sakit parah dan dalam perawatan rumah sakit terdekat. Kehidupan Hanzy sekarang jauh berbanding terbalik dari masa kecilnya. Semua yang dia inginkan bisa dia beli dengan uang hasil jerih payahnya sendiri yang sudah terbayar selama bertahun-tahun. Penyakit autoimun di tubuhnya juga sudah membaik. Hanzy Velasco sekarang sudah sukses dan bahagia atas hidupnya. Fisiknya terlihat jelas: rambut hitam panjang yang sehat, pupil mata berwarna coklat, tinggi badan 165cm dan berat badan 50kg. Hanzy remaja sudah disibukkan aktivitasnya sebagai murid yang ternyata juga dikenal berprestasi dan pintar berdiskusi serta adu argumen di Sekolah Dasar melalui jalur Beasiswa Akademisi. Setelah lulus Sekolah Dasar, Hanzy Velasco masuk ke jenjang Sekolah Menengah Pertama. Hari-hari pertama sebagai siswa baru tidak begitu disambut hangat oleh teman-teman sekelasnya, karena Hanzy hanya murid dengan ekonomi di bawah garis kemiskinan. Tapi Hanzy tidak menyerah, karena itu bukan dirinya. Dia tidak akan membiarkan perkataan buruk orang lain berpengaruh terhadap jalan yang dia yakini. Dengan tatapan mata yang selalu berbinar dan pembawaan positif, Hanzy berhasil melewati masa SMP. Di usia 16 tahun, Sarah dan Gibson yang sudah memasuki usia rentan 60 tahun merasa sangat bangga dengan pencapaian putra semata wayangnya. Masa Sekolah Menengah Atas akhirnya datang. Rasa antusias dan gugup bercampur jadi satu. Gugup bertemu orang baru, antusias karena lingkungan baru. Tidak seperti di SMP, teman-teman di SMA sangat baik dan humble ke Hanzy. Bahkan mengajari hal yang tidak dia ketahui dengan sabar dan telaten. Setiap kegiatan sekolah, Hanzy selalu diandalkan dan jadi favorit guru-guru. Sifatnya yang tenang, cerdas, selalu menganalisa dan cekatan membuat Hanzy yang sudah memasuki usia 20 tahun lulus sebagai siswa terbaik di sekolahnya. Melanjutkan jenjang karir di usia 26 tahun, Hanzy Velasco memilih menjadi pegawai kantoran di gedung yang tidak jauh dari rumahnya di New York, agar bisa merawat kedua orang tuanya Sarah dan Gibson yang sudah sakit parah dan dalam perawatan rumah sakit terdekat. Kehidupan Hanzy sekarang jauh berbanding terbalik dari masa kecilnya. Semua yang dia inginkan bisa dia beli dengan uang hasil jerih payahnya sendiri yang sudah terbayar selama bertahun-tahun. Penyakit autoimun di tubuhnya juga sudah membaik. Hanzy Velasco sekarang sudah sukses dan bahagia atas hidupnya. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Frhanzz selaku pemilik account UCP Frhanzz bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Hanzy Velasco) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
  3. Hanzy Velasco Hanzy lahir dari Mecta Diningrat yang bekerja sebagai tukang kayu pembuat kursi dan meja pesanan, serta Nadine Velasco yang berprofesi sebagai tukang cuci keliling. Rumah mereka sangat sederhana dan terletak di belakang pasar desa Dilliomore. Isi rumah itu hanya gergaji, palu, ember, dan tali jemuran yang selalu penuh setiap sore. Sejak kecil Hanzy sudah terbiasa bangun pagi. Setiap jam 5 dia mendengar suara gergaji dari bengkel bapak, dan setiap jam 8 malam dia mendengar suara sikat baju dari ibu. Pada usia 9 tahun Hanzy sudah bisa menghaluskan kayu dengan amplas dan menutup celah dengan dempul. Ketika berumur 12 tahun dia mulai membantu bapak mendorong gerobak untuk mengantar pesanan mebel ke rumah pelanggan. Di umur 14 tahun dia ikut ibu memikul karung berisi cucian dari satu komplek ke komplek lain. Tangan Hanzy penuh kapalan karena kayu dan sabun, tetapi dia tidak pernah mengeluh. Baginya setiap kursi yang selesai dibuat dan setiap baju yang selesai dicuci berarti ada nasi di meja makan malam itu. Hidup mereka memang pas-pasan, tetapi cukup dan penuh kerja keras. Perubahan besar datang ketika ada perusahaan pengembang masuk ke desa. Mereka ingin menggusur pasar untuk dijadikan ruko. Semua pedagang diminta pindah, tetapi bapak menolak karena bengkel itu warisan dari kakek. Sebulan setelah penolakan itu bengkel kayu mereka terbakar habis. Semua alat, kayu, dan pesanan pelanggan ikut musnah. Pihak kepolisian mengatakan penyebabnya korsleting. Dua minggu kemudian ibu dituduh mencuri perhiasan di rumah majikan. Padahal ibu tidak pernah masuk ke kamar majikan tersebut. Ibu harus mendekam di penjara selama 3 bulan. Ketika keluar, kondisi tubuh ibu sudah sangat lemah. Sebulan setelah itu ibu meninggal karena sakit. Warga sekitar menyebut keluarga Hanzy sedang sial. Namun di antara abu bengkel yang terbakar, Hanzy menemukan selembar sobekan nota. Nama perusahaan di nota itu sama dengan nama yang tertera di surat panggilan untuk ibu ke kantor polisi. Di usia 18 tahun Hanzy menjual semua sisa peralatan yang masih bisa dijual. Dia membawa uang 3 juta dan berangkat ke Kota Los Santos pada tanggal 1 Januari 2024. Dia bersumpah akan bekerja sampai memiliki tempat sendiri. Di Los Santos Hanzy bekerja tiga kali dalam sehari. Pagi dia menjadi kuli panggul di pasar, siang dia mencuci motor dan mobil, dan malam dia menerima servis kursi serta pintu panggilan. Dia hanya tidur sekitar 4 jam setiap hari. Dari hasil menabung, dia membeli sebuah motor bekas dan merestorasi sendiri. Motor itu diberi nama "Sanchezz" dan harganya 800 dolar. Bagi Hanzy motor itu bukti bahwa barang yang patah masih bisa diperbaiki dan dikuatkan lagi. Beberapa bulan lalu dia melihat spanduk besar di jalan. Perusahaan yang dulu menggusur pasar Dilliomore sekarang sedang membangun mall di Los Santos. Nama direkturnya sama. Perusahaan itu juga mulai membeli semua bengkel kecil di sekitar lokasi proyek. Tujuan Hanzy sekarang ada dua. Pertama dia ingin membuka bengkel kayu dan laundry kecil untuk para buruh. Kedua dia ingin mencari bukti siapa yang membakar bengkel bapak dan memfitnah ibu. Kelebihan Hanzy adalah sabar, kuat, ahli dalam pertukangan, dan cermat dalam mengurus kain. Kelemahannya adalah trauma terhadap api dan suara sirine. Barang yang selalu dia bawa hanya motor Sanchez, meteran kayu peninggalan bapak, dan ember biru peninggalan ibu. Saat ini nama Hanzy masuk ke dalam daftar pengganggu proyek karena dia menolak menjual sisa tanah warisan milik keluarganya. Questions Character Story Pertama: No Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan URL Namechange: Account UCP yang saya miliki: Tidak ada Account Forum yang saya miliki: Saya Frhanzz selaku pemilik account UCP Frhanzz bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Hanzy Velasco) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.
×
×
  • Create New...