Thomas Almero
Pada tanggal 9 Juni 2006, lahirlah seorang anak laki-laki yang bernama Thomas Almero di sebuah distrik kecil di kota Los Santos. Ia merupakan anak tunggal yang dibesarkan oleh ibunya seorang diri setelah ayahnya meninggalkan keluarga mereka ketika Thomas masih berumur lima tahun. Kehidupan mereka tidak mudah. Ibunya mengelola sebuah restoran kecil yang hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sejak kecil Thomas terbiasa melihat ibunya bekerja hingga larut malam. Kondisi pandemi COVID-19 membuat restoran ibunya sepi pelanggan, yang menjadi penyebab utama memburuknya kondisi ekonomi keluarga Thomas. Thomas yang baru saja pulang dari sasana tinju melihat ibunya sedang ditagih oleh pemilik apartemen melalui telepon untuk membayar uang sewaan bulanan apartemen yang mereka tempati. Ibunya meminta waktu satu bulan lagi untuk membayar biaya sewa apartemen. Melihat hal tersebut, Thomas mengurungkan niatnya untuk menghampiri ibunya dan menutup kembali pintu kamar. Thomas mulai menangis akibat melihat kondisi ekonomi keluarganya saat itu.
Setelah lulus sekolah, Thomas memutuskan untuk mengikuti wajib militer dan ditempatkan di United States Marine Corps. Selama bertugas, ia belajar mengenai disiplin, tanggung jawab, dan pentingnya menjaga orang lain. Setelah menyelesaikan masa dinasnya, Thomas menekuni tinju amatir sebagai cara untuk mempertahankan kebugaran sekaligus memperoleh penghasilan tambahan. Suatu hari Thomas mengikuti kejuaraan tinju kelas amatir yang dilaksanakan di kota Los Santos. Thomas berhasil mengalahkan lawannya satu per satu dengan mudah, dan Thomas pun berhasil melangkah ke babak final tinju kelas amatir tersebut. Pada babak final, Thomas bertemu lawan yang tangguh yang bernama Jackson. Pertandingan antara Thomas dan Jackson berlangsung sangat sengit,keduanya memiliki kekuatan yang seimbang. Kemudian pada ronde kesepuluh melalui pukulan hook yang telak Thomas berhasil menjatuhkan lawannya yaitu Jackson dengan hasil KO dan Thomas pun memenangkan tinju kelas amatir di kotanya. Setelah menang Thomas pun diberikan uang hadiah sebagai pemenang dari kejuaraan tinju kelas amatir. Sebelum Thomas pulang ke rumahnya, ia menyempatkan diri untuk menjenguk lawannya saat di final, yaitu Jackson yang sedang berada di rumah sakit. Jackson awalnya mengajak Thomas makan bersama di sebuah restoran, namun Thomas menolak hal tersebut karena ia sudah tak sabar untuk segera menemui ibunya.
Sesampainya di rumah, Thomas menghampiri sang ibu yang sedang duduk di ruang tamu. Sang ibu langsung menyambut Thomas dengan bahagia karena sudah menjadi juara tinju kelas amatir. Thomas mengeluarkan sejumlah uang yang dibungkus dalam amplop dan langsung memberikannya kepada sang ibu, Thomas mengatakan kepada ibunya bahwa uang tersebut untuk membayar uang sewaan apartemen dan untuk ibunya. Melihat hal tersebut, sang ibu menolak pemberian uang dari Thomas, ibunya mengatakan bahwa uang tersebut disimpan saja untuk Thomas. Namun tangis Thomas tak tertahankan, melihat hal tersebut ia langsung menjelaskan kepada ibunya bahwa ia akan mencari uang lebih banyak lagi dan memohon kepada ibunya untuk dapat menerima uang pemberiannya tersebut, dan Thomas dan ibunya berpelukan sambil menangis terharu. Suatu hari ketika Thomas sedang berlatih di sasana tinju tempat ia berlatih tinju, tiba-tiba ia menerima telepon oleh ibunya. Ibunya menangis sambil memohon kepada Thomas untuk segera datang ke restoran tempat ibunya bekerja, ibunya mengatakan bahwa restoran milik ibunya dihancurkan oleh sekelompok orang tak dikenal. Mendengar hal tersebut, tanpa pikir panjang Thomas langsung bergegas pergi ke restoran ibunya, sesampainya di sana ia langsung diperlihatkan pemandangan bahwa orang-orang berpakaian serba hitam sedang mengacak-acak restoran ibunya, ketika ingin mencoba masuk ke dalam restoran ia dicegat oleh beberapa orang bagian dari kelompok tersebut dan Thomas langsung menghajar mereka semua.
Dengan keahlian tinju yang dimiliki, Thomas mampu melumpuhkan sekitar sepuluh orang yang mencoba menghalanginya untuk masuk kedalam restoran. Setelah berhasil melumpuhkan sebagian kelompok perusuh tersebut, Thomas langsung menghampiri sang ibu yang sedang berdiri di dalam restoran dekat meja kasir dengan ketakutan sambil menangis. Sang ibu menjelaskan bahwa ibunya ditipu oleh sekelompok orang tersebut. Sang ibu menjelaskan bahwa dirinya beberapa waktu lalu ditawarkan pinjaman oleh sekelompok orang tak dikenal yang mengakui sebagai rentenir, mereka mengaku bahwa mereka bisa menyelamatkan kondisi keuangan restoran milik ibunya. Pada awalnya mereka terlihat ramah dan menjanjikan cicilan yang ringan. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah tagihan yang harus dibayar justru bertambah dan melebihi kesepakatan awal. Karena tidak mampu memenuhi tuntutan tersebut, sekelompok orang tersebut datang ke restoran dan mengintimidasi dirinya. Mendengar penjelasan sang ibu, Thomas mengepalkan tangannya dengan rasa amarah sekaligus menyadari bahwa masalah yang dihadapi keluarganya jauh lebih besar daripada yang pernah ia bayangkan.
Questions
Character Story Pertama: Yes
Durasi bermain di JG:RP: 3 - 6 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
Tidak ada
Account Forum yang saya miliki:
Saya King Sammor selaku pemilik account UCP Gregoryus bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Thomas Almero) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.