Ethan Markie
Ethan Markie ia lahir tanggal 29 Mei 2000 di Semarang, anak kedua dari tiga bersaudara. Ayahnya, Budi, seorang supir truk yang jarang pulang, sementara ibunya, Rini, bekerja jadi kasir di minimarket dekat rumah. Kakak perempuannya, Lina, selalu sibuk dengan teman-temannya. Sementara adik laki-lakinya, Radit, masih balita dan terlalu kecil untuk diajak bermain. Rumah mereka selalu berantakan, penuh dengan baju kotor dan piring-piring belum dicuci. Ethan tumbuh pendiam, lebih memilih menyendiri daripada ribut seperti keluarganya. Semuanya berubah di suatu malam hujan tahun 2009. Ayahnya pulang dengan wajah memerah, alkohol tercium dari napasnya.
Kamu pikir kamu bisa hidup tanpa aku? Sambil" teriak Budi kepada Rini. Ethan melihat ibunya menangis di sudut dapur, tangan gemetar memegang sapu. Ia berdiri di depan Lina dan Radit, mencoba melindungi mereka. Ayahnya akhirnya pergi setelah melempar piring ke dinding. "Dia tidak akan pernah kembali," bisik Ethan pada dirinya sendiri. Dan dia benar. Sejak itu, Budi menghilang tanpa jejak, meninggalkan mereka berempat berjuang sendiri. Tahun-tahun berikutnya penuh dengan pergolakan sambil rini bekerja lebih keras, sering pulang larut malam.
Ethan mulai menghabiskan waktu di perpustakaan sekolah, jauh dari keributan rumah. Ia bertemu dengan Pak Joko, guru matematikanya yang selalu memberi nasihat. Kamu punya potensi, Ethan, katanya suatu hari. Tapi Ethan gagal ujian nasional kelas 9, terlalu stres untuk fokus belajar. Ia sempat putus asa, merasa hidupnya akan selalu hancur, sementara kakaknya, Lina, menikah muda dan pindah ke Surabaya, meninggalkan Ethan merasa semakin sendirian. Sekarang, di usia 25 tahun, Ethan bekerja jadi desainer grafis di sebuah perusahaan kecil di Yogyakarta. Begitulah hidup. Ia masih pendiam, jarang bicara kecuali perlu. Teman-temannya bilang dia tenang, tapi ada sesuatu yang dingin dalam sikapnya.
Setiap pagi, Ethan bangun jam 6, minum kopi hitam tanpa gula, lalu berjalan kaki ke kantor. Dia masih menggambar di waktu luang, menghabiskan malam Minggu sendirian di kamar kosnya. Kadang, di tengah malam, dia terbangun dan memikirkan masa kecilnya. Apakah dia sudah baik?, dan apakah dia bisa melupakan hal itu? Pertanyaan-pertanyaan itu tetap mengganggu, tapi Ethan tahu dia harus terus berjalan. Hidup sudah mengajarinya untuk diam, tapi juga untuk bertahan.
Questions
Character Story Pertama: Ya
Durasi bermain di JG:RP: 1 - 3 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
klepirr
Account Forum yang saya miliki:
klepirr
Saya klepirr selaku pemilik account UCP klepirr bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Ethan Markie) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.