Cortez Pernando
Cortez Pernando lahir pada 20 Juni 1999 di pinggiran kota Puebla, Meksiko, sebuah wilayah yang kaya akan sejarah namun keras secara ekonomi. Cortez tumbuh besar di penghujung milenium, Cortez adalah saksi bisu dari perjuangan ayahnya bekerja sebagai buruh pabrik. Ayahnya adalah seorang buruh pabrik tekstil yang menghabiskan lebih dari dua dekade hidupnya di balik mesin-mesin bising demi memastikan Cortez belajar bahwa martabat seseorang tidak ditentukan oleh jabatan, melainkan oleh ketulusan dalam bekerja dan tanggung jawab terhadap keluarga.
Meskipun Cortez hidup dalam keterbatasan, Cortez memiliki kecerdasan yang menonjol sejak sekolah dasar. Cortez sering membantu ayahnya memperbaiki peralatan rumah tangga yang rusak, menunjukkan bakat alami dalam bidang mekanik dan pemecahan masalah. Ketertarikannya pada teknologi mulai muncul saat Cortez berhasil merakit komputer pertamanya dari komponen bekas yang ia kumpulkan dari pasar loak di Mexico City. Di mata temen-temennya, Cortez adalah sosok yang rendah hati namun memiliki tekad yang semangat.
Memasuki usia dewasa, Cortez memutuskan untuk merantau demi mengubah nasib keluarganya, namun ketika Cortez merantau banyak sekali teman-temannya yang menghina Cortez bahwa Cortez tidak akan pernah sukes diluar sana tanpa adanya seorang Ayah, Cortez dengan semangat yang membara membawa nilai-nilai kejujuran dari ayahnya sebagai bekal moral dalam menghadapi tempat yang baru. Dengan semangat pemuda kelahiran 1999 yang adaptif, Cortez selalu ingat pesan ayahnya. Prinsip inilah yang menjadikannya karakter yang tangguh, setia kawan, dan tidak pernah melupakan asal-usulnya di tanah Meksiko.
Ketika Cortez berusia 20 tahun, Cortez berhasil meluncurkan komputer terbaru dan dapat membuat perusahan komputernya sendiri, namun dikala keberhasilan Cortez, Cortez tidak mengetahui penyakit yang di alami Ayahnya setelah beberapa tahun tidak bertemu dengannya. Cortez sangat terpukul dikarenakan mendapatkan pesan dari tempat tinggalnya bahwa Ayahnya telah meninggal dunia dikarenakan terkena penyakit jantung yang mengakibatkan meninggal dunia. Cortez merasa putus asa ketika mendengar seorang pahlawan yang berjasa kepadanya harus meninggalakannya ketika dirinya sukses. Namun Cortez hidup dengan tenang, bekerja dengan benar dan perusahannya semakin tinggi.
Questions
Character Story Pertama: Yes
Durasi bermain di JG:RP: Kurang dari 1 bulan
URL Namechange:
Account UCP yang saya miliki:
CortezPernando
Account Forum yang saya miliki:
hafizrizki alfani
Saya hafizrizki alfani selaku pemilik account UCP CortezPernando bersedia jika Character saya yang disebut di atas (Cortez Pernando) dibanned permanent jika character story yang saya buat di atas berupa plagiat dari story milik orang lain.